Kepribadian

10 Manfaat Tidak Buru-Buru, Santai Menikmati Setiap Langkah Kaki – Perlahan Tapi Pasti


Hidup di dunia ini hanya sementara saja. Beberapa puluh tahun lalu semuanya sudah berakhir. Walau begitu lama kedengarannya, saat kita mengingat masa lalu seperti baru kemarin terjadi. Beberapa kesalahan ingin kita perbaiki namun sayang tidak ada istilah putar balik, yang lalu biarlah berlalu. Jangan biarkan dirimu terkurung dalam masa lalu sebab banyak temanmu yang sudah meraih kehidupan yang lebih baik di luar sana. Oleh karena itu berusahalah, semoga beruntung….

Kita tidak akan pernah puas hanya dengan rasa di indra

Hidup dinikmati apa adanya. Sebab semuanya bukan soal rasa. Bila kita terlalu menginginkan rasa di indra maka diri ini sudah sama seperti hewan. Bahkan lebih dari binatang, yakni serakah. Perbuatan yang serakah menginginkan sesuatu secara berlebihan namun pada akhirnya tidak bermanfaat sama sekali. Sebab rasa di indra suatu saat akan berakhir alias enaknya makanan, indahnya pemandangan, lembutnya sentuhan, harumnya aroma dan halusnya suara tidak dirasakan lagi. Kemunduran fungsi indra pasti akan menemui kita, cepat atau lambat.

Selengkapnya, Manusia akan kehilangan rasa di Indra

Yakinlah bahwa, hanya dengan memuaskan indra saja tidak mungkin bisa puas. Inilah yang membuat kita kehausan terus dengan rasa puas akan ini-itu. Tanpa disadari/ diketahui oleh diri sendiri, kita telah jatuh dalam dosa keserakahan. Kita melupakan pusat kehidupan yakni hati/ pikiran sendiri. Jika hati belum puas maka ada kecenderungan indrapun tidak akan pernah puas. Ingatlah bahwa kepuasan itu bukan berasal dari luar melainkan pikiran sendirilah yang memuaskan hati ini. Puaskan hatimu secara prinsip maka setiap langkah kaki dapat dinikmati.

Keserakahan merusak belakangan, awal-awalnya aja terasa baik

Bila keserakahan menguasai diri ini maka apapun yang kita lakukan tidak dapat dinikmati. Ambil sana-ambil situ, tumpuk sana tumpuk situ, dan dibelakang kita hanya menyisakan kehancuran. Moralitas manusia amburadur karena ulah kita. Lingkungan terdegradasi akibat kemewahan yang kita dapatkan. Semua kemunduran ini justru membuat kita senang padahal diluar sana orang lain menderita karena efek samping dari perbuatan kita.

Bersikap realistis adalah hidup apa adanya

Lebih baik hidup apa adanya. Jangan fokus memikirkan sesuatu yang terlalu tinggi sebab pikiran kita cenderung liar. Hati boleh mereka-rekakan ini-itu dan bercita-cita tentang ini-itu. Tapi alangkah baiknya itu jika disimpan dalam hati saja. Biarkanlah itu menjadi bunga-bunga mimpi. Tidak perlu memberitahu orang lain sebab semuanya belum jadi apa-apa, bisa malu-malu sendiri ntar kalau tidak terwujud. Ingatlah untuk tidak fokus dengan masa depan melainkan hiduplah realistis lalu lakukanlah kebaikan hari ini sesuai dengan panggilan hidupmu.

Selengkapnya, Jangan fokus dengan berkat, muzizat dan kelimpahan melainkan lakukanlah yang benar

Demikian pula dalam hal mengejar harapan untuk hidup yang lebih baik. Bila memaksa diri untuk berusaha lebih keras sehingga kita berada di luar batas kekuatan dan kemampuan yang dimiliki (tidak wajar) niscaya tubuh ini tidak mampu bertahan lama dan menjadi sakit-sakitan (hang). Jika keinginan kita terlalu besar akan suatu hal artinya kita menekan diri sendiri untuk sesuatu yang tidak pasti. Buru-burupun kita kalau bukan rejeki pasti gak dapat. Santai sajapun kita bila sudah rejeki pasti jalannya tunjukkan sama Yang Di Atas.  Buru-buru dalam hal ini kami artikan sebagai sikap yang terlalu cepat.

Jangan Cuma yang besar-besar, hal kecil juga turut dinikmati

Kita cukupkan diri dengan apa yang dimiliki sebab apa artinya kita berlelah untuk rupiah yang jika mati kelak tidak sepeserpun di bawa dalam kematian. Bila hati tidak puas niscaya apapun yang kita raih tidak mendatangkan kebahagiaan. Melainkan yang ada hanyalah sungut-sungut, penyesalan dan rasa bersalah. Dalam kesyukuran setiap hembusan nafas inipun kita nikmati, setiap tapak kaki yang dihentakkan dirasa baik, setiap senyuman yang terpancar kita senangi, setiap kata yang terucap kita hidupi dan masih banyak lagi. Hal-hal kecil menjadi sangat berharga dalam hidup ini.

Manfaat sikap yang tidak terburu-buru

Bila kita mampu memaknai hidup sungguh semuanya begitu indah. Sayang sekali jika semua keindahan itu dilalui dengan cepat tanpa meninggalkan rasa sama sekali. Baik bagi kita untuk selalu berterimakasih dalam semua nikmat yang dirasakan dari siapapun itu terutama dari Tuhan. Menikmatinya perlahan-lahan adalah bagian dari memaknai kehidupan. Sebab segala sesuatu yang terburu-buru mustahil dapat dimaknai. Berikut ini keuntungan yang diperoleh dari sikap perlahan-lahan dalam melakukan segala sesuatu.

  1. Mampu fokus Tuhan: bersyukur sambil beraktivitas.

    Menyempatkan kita untuk bersyukur dalam setiap langkah kaki dan hembusan nafas ini. Ada doa-doa yang terucap dalam setiap langkah kaki. Bahkan kitapun bisa melakukan perjalanan sambil memuji-muji Tuhan di dalam hati.

  2. Menyempatkan kita berbuat baik.

    Saat kita berpapasan dengan seseorang di tengah jalan dan kebetulan orang tersebut memandang ke arah kita, lantas dibalas dengan senyuman atau anggukan. Sedangkan saat gerak langkah kaki kita menapaki setiap jalanan hitam panas terburu-buru niscaya ramah ke orang lainpun tidak sempat (bahkan orang yang memanggil nama kitapun diabaikan terus).

  3. Tanda kesabaran.

    Tidak terburu-buru itu identik dengan sikap santai dimana kita melakukan segala sesuatu seolah-olah dunia ini melambat tetapi tidak sampai membuat telat. Mengajari kita untuk bersabar dalam segala sesuatu.

  4. Sempat berpikir sebelum bertindak.

    Saat orang terburu-buru biasanya semua yang menghalangi dilibasnya dan yang membantu di peluknya. Padahal tidak semua penghalang tersebut adalah musuh. Sedang tidak semua juga yang baik-baik lakunya itu suka dipeluk. Sikap santai memampukan kita untuk berpikir dulu sebelum bertindak. Saat terlalu cepat melakukan sesuatu kita cenderung tidak sempat berpikir.

  5. Menjadi waspada.

    Saat kita buru-buru pastilah lebih fokus memandang ke depan tepatnya di tempat yang kita tuju sehingga mungkin saja kita tidak sempat melihat kanan kiri. Sedangkan saat berjalan dengan santai, kita sempat melihat kanan-kiri siapa tahu ada bahaya atau ada yang butuh pertolongan. Kebiasaan berjalan dengan santai meningkatkan kewaspadaan dini sehingga lebih hati-hati dalam segala sesuatu.

  6. Selamat di perjalanan.

    Orang yang selalu hati-hati di perjalanan lebih kecil kemungkinan untuk mengalami kecelakaan. Kemapun kita pergi, selamat sampai tujuan. Orang yang kita bonceng juga merasa aman dan nyaman saat berkendara bersama.

    Orang lain sebagai pengguna jalan dan fasilitas umum lainnya juga selamat keadaannya sebab kemanapun kita bergerak tidak pernah menyenggol apalagi menabrak siapapun.

  7. Barang yang digunakan lebih awet tahan lama.

    Tahukah anda bahwa sepatu yang digunakan untuk berlari setiap pagi lebih cepat aus dan rusak daripada sepatu yang dipakai sehari-hari ke sekolah/ kantor. Demikian juga saat kita terlalu terburu-buru saat berjalan, entah itu menggunakan kaki sendiri atau kendaraan. Alas kaki dan ban kendaraan (misalnya sepeda) yang digunakan lebih cepat tipis karena cepat-cepat di jalan.

  8. Lebih jeli memaknai hidup.

    Menata ulang sudut pandang sehingga dimampukan untuk melihat hal-hal kecil sebagai sesuatu yang sangat bermakna bagi kehidupan ini.

  9. Melatih kebijaksanaan.

    Orang yang tidak terburu-buru menyempatkan untuk senantiasa berpikir dalam setiap kesibukan yang ditekuninya. Kebiasaan ini membentuk kita menjadi orang yang bijak & tangguh (kuat). Baik dalam hal perkataan dan sikap juga tidak mudah tersulut emosi ketika diuji oleh orang lain.

    Selengkapnya, Cara menghadapi ujian kehidupan

  10. Kebersamaan langgeng.

    Hubungan dengan sesama menjadi harmonis sebab kita dikenal sebagai orang yang baik.

Lambat itu lama, karenanya mulailah lebih awal

Ada waktu untuk cepat dan ada waktu untuk lambat sedangkan saya memilih lebih baik melambat asal selamat daripada tergesa-gesa tapi tidak pernah sampai. Sikap yang terlalu cepat cenderung membuat kita kurang memperhatikan situasi yang dihadapi sehingga cenderung kurang waspada. Tapi kita juga harus sadari bahwa lambat itu berhubungan dengan penggunaan waktu yang lebih lama. Oleh karena itu mulailah segala sesuatu lebih awal sehingga tidak ada satupun yang terlambat kelak sebab penyelesaiannya.

Dampak buruk melakukan sesuatu tidak pelan-pelan saja

Berikut, kerugian sikap yang terburu-buru.

  1. Mental yang terburu-buru adalah ciri-ciri koruptor, seperti ingin cepat kaya.
  2. Membuat kita terbiasa mengabaikan sikap sabar.
  3. Beresiko kurang hati-hati sehingga menjadi kurang perhitungan.
  4. Merugikan diri sendiri. Misalnya tinggi resiko keracunan/ diracuni orang. Mengkonsumsi sesuatu yang diberikan oleh orang asing sekaligus memudahkan diri ini dijebak oleh orang lain.
  5. Akhirnya merugikan orang lain juga.

Santai itu pelan tapi pasti. Menikmati setiap hembusan nafas ini sebab tidak ada yang lebih indah di dunia ini selain menerima segala sesuatu apa adanya. Rasa syukur inilah yang membuat hidup kita luwes dan legowo saat menghadapi masalah. Menikmati segala sesuatu yang di lalui adalah wujud kepasrahan hidup kepada Yang Maha Kuasa. Sebab tidak ada kata dan kesempatan untuk berkeluh-kesah dengan sungut-sungut karena keinginan tidak terwujud. Karena dari Dia, untuk Dia dan oleh Dia semua pengharapan itu sehingga apapun yang terjadi kita pasrahkan kepada kehendak-Nya.

Ayo menikmati hidup dengan cara yang benar…..

3 replies »

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.