Gejolak Sosial

11 Orientasi berpikir – Seni berpikir untuk mengisi kekosongan di hati

fokus berpikir manusia - macam seni berpikir untuk mengisi kekosongan hati

Pikiran adalah pusat kendali kehidupan setiap insan di dunia ini. Semua aktivitas harian dipetakan oleh otak. Dari sanalah semua perintah berasalh yang kemudian disebarkan ke seluruh tubuh melalu rangkain sistem syaraf. Sambung menyambung informasi sehingga seluruh organ, jaringan bahkan sel dapat tetap hidup dan saling bersinergi satu sama lain. Coba kalau tidak ada otak, pasti kinerja dari masing-masing bagian tubuh anda kacau balau bahkan tidak dapat dikontrol sama sekali. Jika keadaan ini terus berlanjut maka akan berujung pada kematian.

Dahulu, kami juga dapat merasakan betapa pentingnya peran Otak dalam kehidupan ini. Saat kondisi kesehatannya terganggu oleh karena aktivitas daging tumbuh (tumor) Maka jaringan dan organ lainnya ikut mengalami kelainan. Seperti wajah, mulut, hidung, mata dan lain sebagainya. Sebelum penyakit tersebut dihilangkan secara manual melalui proses operasi maka selama itu pula kondisi pasien akan tetap/ stagnan disitu-situ saja bahkan semakin banyak syaraf yang tertekan dan rusak (namanya juga daging tumbuh).

Seperti kata pepatah, “Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada” (Alkitab). Ini sepadan dengan : “apa yang paling berharga dalam hidupmu maka kesanalah pikiranmu berfokus”. Jadi, arah langkah kaki dan tindak tanduk manusia ditentukan oleh siapa yang selama ini meninggalkan kesan yang baik baginya. Jawabannya tergantung pada pengalaman pribadi yang dialami oleh masing-masing orang. Sedangkan di dalam pengalaman ada berbagai macam cita rasa oleh karena  sesuatu dan lain hal.

Apakah yang paling mempengaruhi semua rasa yang anda alami? Dalam segala keadaan, kemanakah pikiran anda tertuju saat mengecap segala rasa yang menghampir? Dan yang tidak kalah pentingnya, bagaimanakah anda mencicipi rasa sakit itu? Sesuatu yang berharga adalah hal yang dapat membuat anda ketergantungan. Itu seperti sebuah magnet yang mampu menarik hidupmu ke dalam kebaikan. Bahkan dapat pula mengubah sikap hati yang selama ini dingin menjadi lebih hangat dan penuh semangat.

Jangan biarkan pikiran anda kosong terlalu lama. Sebab hawa nafsu jahat menanti-nantikan datangnya hari itu. Jika tidak ada yang dipikirkan artinya lubang di hati sedang mengalami kekosongan maka lewat lubang itulah hawa nafsu anda memberikan ide-ide yang menyimpang dari nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Kekosongan hati adalah kesempatan bagi si jahat untuk merasuki kehidupanmu. Isi lubang dihatimu kawan sebelum hal itu diisi oleh si iblis.

Lirik saja, Cara mengisi lubang di hati

Seni berpikir adalah cara mengelola pikiran sendiri agar tetap positif dan kreatif namun bebas dari rasa bersalah, kebencian, dendam, amarah, kesombongan, iri hati, kekerasan dan berbagai pikiran negatif lainnya.

Ingatlah bahwa pikiran adalah pusat komando kehidupan. Cara berpikir sangat menentukan sikap yang keluar. Setiap perkataan dan perbuatan yang dilakukan adalah luapan dari isi hati. Ide, inovasi dan kreativitas juga keluarnya dari dalam otak. Jadi jaga otak anda dengan seni berpikir tertentu sehingga menghasilkan sesuatu yang baik yang kreatif dan inovatif.

Orientasi dalam seni berpikir untuk mengisi kekosongan hati

Pada dasarnya terdapat tiga landasan pikiran seseorang yaitu pada Penciptanya, diri sendiri dan lingkungan sekitarnya (termasuk sesama manusia). Ketiga hal ini selalu ada dalam kehidupan kita. Yang menjadi persoalan sekarang adalah dari antara semuanya itu kemanakah anda berfokus? Fokus anda sangat mempengaruhi sikap sehari hari dan kehidupan di masa depan.

Jadi selama ini kemana pikiran anda tertuju dalam segala keadaan? Kami telah melakukan beberapa tinjauan yang sederhana dan menyaksikan kebiasaan manusia dalam menjalani harinya, dimana saja ia mengorientasikan seluruh hatinya. Berikut jenis-jenisnya.

  1. Orientasi berpikir pada harta duniawi.

    Memang jelaslah bahwa uang dapat membuat susana hati menjadi senang seketika. Ini memang bukan sekedar retorika belaka melainkan sudah banyak orang yang terlanjur ketergantungan terhadapnya. Padahal keberadaan harta di dunia ini sangat terbatas. Lagi pula harus berlalah terlebih dahulu agar bisa menemukannya. Mungkin diawal-awal saat menjadikan uang sebagai penghibur hati menjadi lancar saja. Akan tetapi, kegelisahan itu muncul saat membahas masa depan. Sebab mana mungkin uang terus mengalir seperti air dalam hidup ini? Mengorientasikan segala sesuatu pada harta cenderung tidak bertahan lama rasa dan faedahnya.

    Kami tidak menyiratkan bahwa benci dengan rupiah melainkan kertas ajaib ini bukan untuk memfokuskan pikiran melainkan untuk dibelanjakan. Keadaan inipun tidak selalu bisa dilakukan setiap saat (emang loe punya duit dari mana?).

  2. Orientasi berpikir pada teknologi modern.

    Barang-barang IT sangat menawan pada pandangan pertama. Beberapa orang yang telah memilikinya terus saja ngeyel dan hanyut dalam angan untuk terus memikirkan teknologi yang baru saja diperoleh. Mungkin hati anda juga pernah tertawan oleh pengaruhnya. Bahkan ia bisa saja menjadi pelarian yang manis dalam situasi yang genting. Artinya, saat ada masalah anda selalu berpikir untuk

    Ada keasyikan yang unik saat memanfaatkannya sehingga menjadi ketergantungan. Padahal teknologi sifatnya boros sumber daya. Lagi pula cinta terhadap barang-barang tersebut membuat anda terus saja memperbaharuinya. Istilahnya adalah di-update atau dengan membeli yang baru lagi.

    Sekedar meyakinkan anda bahwa kamipun senang-senang aja tuh dengan yang satu ini. Bahkan blog inipun merupakan hasil dari kecanggihan tersebut. Harus ada penegasan bahwa barang canggih tersebut bukan untuk dipikirkan melainkan untuk digunakan mempermudah pekerjaan manusia.

  3. Orientasi berpikir pada jabatan/ kedudukan yang dimiliki.

    Berpikir untuk menjadi pejabat memang menimbulkan rasa senang. Bahkan beberapa orang rela berkorban lebih untuk meraihnya. Memang dapat dikatakan bahwa ini adalah gula-gula di telinga dan mata lewat penghormatan & pengakuan dari orang lain. Fokus kepada jabatan dapat juga dijadikan sebagai sebuah pelarian dari rasa sakit yang sedang di alami. Tapi itu tidak akan bertahan terlalu lama teman.

    Ditambah lagi kebiasaan manusia yang satu menghormati anda namun yang lain tidak. Mungkinkan untuk memaksa semua orang menghargai anda? Ada yang namanya titik balik kesenangan yaitu kebosanan yang mendalam. Terlebih ketika anda berpikir tentang, bagaimana kedepannya? Sebab untuk menjadi pejabat waktunya sebentar saja (singkat) dan setelah itu akan berlalu. Jelaslah bahwa kenyataan ini akan menambah beban pikiran anda sehingga hatipun tidak tenang.

  4. Orientasi berpikir pada popularitas duniawi.

    Kami akui bahwa popularitas terkadang memberi kepuasan. Banyak orang berjuang untuk meraihnya. Bahkan mereka melakukannya mati-matian sampai mengorbankan diri sendiri. Sadar betul bahwa ini juga dapat membuat anda bertahan saat menghadapi masalah.

    Katakan saja, demi popularitas saya rela diginikan dan digitukan. Melakukan segala sesuatu dengan alasan untuk populer adalah perbuatan yang tidak tulus yang mengabaikan eksistensi manusia untuk memberi manfaat.

    Popularitas identik dengan pujian dari orang lain. Namanya juga pujian, sudah pasti rasa senang dan bahagianya sampai disitu saja, istilahnya seperti hembusan angin sepoi-sepoi, setelah dirasakan maka segera berlalu. Lagipula dalam hidup ini pujian itu tidak merata dilakukan oleh semua orang. Melainkan orang ini memuji anda sedangkan orang lain malah sebaliknya, merendahkan/ mempermainkan anda. Orientasi berpikir yang mengarah pada popularitas tidak bertahan lama. Suatu saat anda akan sadar bahwa semuanya itu adalah hampa.

  5. Orientasi berpikir pada sesama manusia.

    Ada orang-orang tertentu yang kita senangi secara khusus. Mungkin anda menyebut mereka sebagai cinta dan sahabat sejati. Kami juga memiliki yang seperti itu teman. Tapi sayang, mereka juga pernah mengecewakan hati ini. Bagi remaja yang masih falling in love mungkin dengan memikirkan buah hatinya yang tersayang maka ada suka di hati. Seperti sensasi rasa senang, sayang itu tidak berlangsung lama. Begitu anda menjalin hubungan yang dekat dalam satu atap (menikah) maka rasa itu akan segera tergantikan dengan kekesalan hati karena telah menyaksikan tabiatnya yang kurang pas dihati ini. Tanpa pengertian dan kesabaran niscaya keduanya akan berujung pada perpisahan.

    Kami akui bahwa bercengkrama dengan orang lain juga turut membantu merilekskan pikiran seperti terbuka rasanya. Hanya saja ada hal-hal tertentu tidak dapat dibagikan dengan orang lain. Komunikasi itu nikmat selama berjalan dalam koridor waktu yang pas (tidak kurang dan tidak lebih).

    Mengorientasikan setiap pandangan anda kepada manusia jelas tidak baik sebab mereka juga sama seperti anda, sama-sama memiliki kelemahan. Fokus kepada sesama manusia juga sama saja dengan mengingat-ingat kesalahan orang lain yang akan memicu kebencian, dendam dan amarah dihati ini. Semakin anda memikirkan dosa seseorang maka semakin besar kemungkinan untuk mengekspresikan sikap yang tidak manusiawi (anarkis-kekerasan).

  6. Orientasi berpikir pada lingkungan sekitar.

    Beberapa tulisan kami sebelumnya memang menyarankan anda untuk refresing sejenak saat mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan. Ini memang cara yang bagus teman tetapi sampai berapa lamakah anda terus menghindar dari persoalan hidup ini? Anda tidak dapat terus-menerus melakukan hal itu, adakalanya refresing dan adakalanya juga harus dihadapi dengan lapang dada.

    Liburan ke tempat-tempat yang indah nan eksotik memang baik terlebih lagi jika dilakukan bersama keluarga tercinta. Namun semuanya ada titik baliknya dimana hal itu tidak lagi membuat hati kagum melainkan lebih kepada biasa saja (karena sudah sering). Cara berpikir untuk berorientasi pada keindahan lingkungan sekitar tidak simple dan praktis : “masakan kalau ada masalah harus jalan-jalan dulu?

    Ada banyak komponen lingkungan yang dapat menghibur anda. Salah satunya adalah hasil bumi, buah-buahan. Kami akui bahwa saat anda mengkonsumsi buah tertentu ada rasa senang di dalam hati sebab rasanya yang manis dan nikmat. Demikian juga dengan makan dan minuman yang terdapat di sekitar anda. Semuanya itu membuat hati senang teman.

    Satu-satunya kelemahannya adalah “Dapatkah semuanya itu selalu ada setiap hari bahkan kapanpun saat diinginkan?“. Buah-buahan sahja ada musimnya terlebih lagi makanan dan minuman yang lainnya. Anda tidak dapat selalu menikmati hal ini (setiap saat). Bahkan saat musim buahpun ada titik kebosanan sehingga rasanya tidak manis lagi akan tetapi enek.

  7. Orientasi berpikir pada masa lalu.

    Biar bagaimanapun, masa lalu tidak mungkin kembali lagi. Ini sudah hukum alam yang berlaku ribuan tahun sebelum masehi diawal penciptaan. Ada beberapa kejadian di masa lalu yang mungkin membuat hati senang. Bernostalgia sesaat dapat kembali memulihkan kesedihan/ kegalauan yang anda alami. Tapi mengingat-ingat masa lalu tidak banyak memberi manfaat.

    Lebih baik bagi anda untuk segera move on sebab masa lalu tidak selamanya indah. Sepertinya terdapat beberapa kejadian yang memilukan hati dan terasa pahit saat dikenang. Oleh karena itu tidak baik berlama-lama menyusahkan diri sendiri dalam persoalan yang tidak dapat diubah lagi. Mari perbaiki sikap di hari ini agar kejadian yang sama tidak terulang lagi nanti.

    Mengorientasikan pikiran ke masa lalu hanya akan membuat kehidupan anda stagnan bahkan mengalami kemunduran. Masa lalu tidak mungkin diputar balik.

    Masa lalu tidak kembali

  8. Orientasi berpikir pada masalah yang terjadi.

    Siapakah manusia yang tidak pernah mengalami pergumulan hidup? Justru kami sendiri hendak mengakui bahwa ada hal-hal yang menantang menghampiri diri ini setiap hari. Apabila kami fokus dengan semua tantangan itu niscaya konsentrasi pecah dan hidup menjadi berantakan.

    Menganalisis masalah yang terjadi tidak sama dengan bersusah hati karena pergumulan tersebut. Analisis hanya dilakukan sekali untuk kemudian dicari tahu solusinya. Akan tetapi bersusah hati dilakukan berkali-kali (itu-itu saja yang dipikirkan) sampai mendatangkan kesedihan (istilah kerennya adalah galau)

    Semakin fokus pikiran ini pada masalah maka semakin susah hati dibuatnya. Terlebih ketika anda berada di posisi yang salah. Mati-matianpun memikirkan masalah dan orang-orang yang terlibat di dalamnya akan berakhir dengan kebencian, dendam dan amarah. Oleh karena itu pikirkanlah solusi dan lakukanlah segera apa yang pantas untuk diperbuat.

    Baca juga, Tidak fokus pada persoalan hidup melainkan solusi

  9. Fokus pada masa depan.

    Adalah sesuatu yang wajar apabila anda memiliki rencana di masa depan. Ini baik untuk mempersiapkan kehidupan anda. Sudahi sampai disitu dan jangan diteruskan teman. Sebab terus menerus memikirkan sesuatu yang masih belum terjadi sama saja dengan mengkhayal atau sering disebut ngeyel.

    Aktivitas ini akan menghabiskan waktu anda sedangkan jam terus berputar. Pekerjaan jadi terbengkalau karenanya. Kelamaan berpikir tentang masa depan juga dapat membuat hati ini susah sendiri karena ada hambatan yang diperkirakan akan terjadi.

    Angan-angan yang terlalu tinggi juga tidak baik dalam hidup ini. Sebab masa depan tidak semudah “main tebak-tebakan” seperti yang pernah dilakukan waktu kecil. Lebih baik hiduplah dalam alur spontanitas – apa adanya mengikuti arus yang sedang ramai diperbincangkan disekitar anda. INGAT  hanya mengikuti dan jangan sampai itu membuat anda terpuruk karena meninggalkan kebaikan hati yang selama ini anda perjuangkan.

    Berorientasi pada masa depan hanya akan mendorongmu ke dalam dunia mimpi. Imajinasi memang baik apabila ia menghasilkan suatu karya seni berupa puisi, carpen, novel, roman dan lain sebagainya. Akan tetapi khayalan yang tidak ada ujuang dan pangkalnya sebaiknya segera di tinggalkan.

  10. Orientasi berpikir pada ilmu pengetahuan yang dibidangi/ ditekuni.

    Ilmu pengetahuan adalah salah satu cara yang diberikan Sang Pencipta agar umat manusia dapat menemukan solusi buat segala masalah yang dihadapinya. Berkonsentrasi untuk memikirkan sesuatu yang bermanfaat untuk kepentingan bersama adalah salah satu cara untuk memenuhi panggilan jiwa.

    Sayang ini butuh energi ekstra sebab dibutuhkan kemampuan berkonsentrasi yang tinggi untuk melakukannya. Artinya, tidak dapat dilakukan sembil melakukan pekerjaan lainnya. Misalnya, berkendara, berjalan kaki, berolahraga, memasak dan masih banyak lagi pekerjaan lainnya.

    Ini sama saja dengan bunuh diri. Apabila konsentrasi pecah pengendara dapat celaka, memotong bawang bisa terluka, jalan kaki bisa kesrempet dan lain sebagainya. Oleh karena itu lakukan hal ini pada waktu khusus yang telah dipersiapkan.

    Ilmu pengtahuan yang kita miliki terbatas sebab saat anda mengedepankan logika, diri ini cenderung tidak mau rugi. Intinya adalah logika dan penalaran membuat anda tidak mau menerima kerugian yang diderita sehingga mencari-cari cara untuk menghindar atau mengkambing hitamkan orang lain. Padahal hidup di dunia ini penuh pengorbanan dan tanpa pengorbanan tidak ada kebaikan hati.

    Mengorientasikan pikiran pada logika dan penalaran duniawi akan membuat anda cenderung anti sosial dan syarat dengan sikap manipulatif bahkan menjalankan konspirasi kepada orang lain.

  11. Melandaskan cara pandang kepada Tuhan, memuji & memuliakan nama-Nya dalam kerendahan hati.

    Manfaat dan cara berfokus kepada Tuhan

    Hakekat manusia di dunia ini adalah untuk menyatakan kemuliaan Tuhan dan menjadi bermanfaat bagi orang lain. Tidak ada paksaan atau keharusan. Lakukanlah apa adanya, seolah-olah hal itu mengalir begitu saja dari dalam hati anda. Entah itu dengan mengeluarkan suara, menggunakan musik atau dalam hati saja.

    Saat pikiran selalu fokus kepada Yang Maha Kuasa dalam kerendahan hati, kita tetap waras dan lebih hati-hati dalam segala sesuatu. Sebab pikiran kosong mudah sekali dibakar oleh hawa nafsu yang sesat.

    Pernahkah anda mendengar aksi kejahatan hipnotis di media cetak, elektronik dan online yang sering dikunjungi? Keadaan ini bisa saja menimpa secara tiba-tiba. Penyebab utama mengapa orang berhasil menghipnotis karena pikiran sedang kosong. Pikiran yang kosong adalah sasaran empuk bagi penjahat, penyesat dan hawa nafsu kotor untuk menanamkan dosa dimulai dari dalam pikiran anda.

    Senantiasa terkoneksi/ terhubung dengan Tuhan dalam kerendahan hati adalah salah satu cara untuk membuat sikap anda berada di jalur yang benar. Dengan selalu terhubung kepada-Nya berarti jiwa dan raga pasrah akan kehendak-Nya. Sebab satu-satunya hal yang selalu menghubungkan anda dengan Sang Khalik adalah pikiran sendiri.

    Selanjutnya, Cara memfokuskan pikirkan kepada Tuhan

Kesimpulan

Memikirkan segala nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan tidak salah. Ini patut disyukuri teman. Uang & harta benda yang dimiliki, jabatan, popularitas atau sekecil apapun itu kembalikanlah untuk memuliakan nama-Nya dan menjadi bermanfaat bagi orang lain. Syukuri satu per satu karena memang semuanya itu telah dikaruniakannya untuk kehidupan bersama.

Tidak salah apabila anda memikirkan masa depan mungkin juga kadang masa lalu yang pernah dilewati. Namun ingatlah untuk selalu pasrah dan bersyukur atas semuanya itu.

Memikirkan masalah yang terjadi jangan berlarut-larut melainkan bawa ke hadapan-Nya dengan penuh rasa syukur dan baca firman-Nya atau dengarkan hamba-Nya sembari mencari tahu solusi terbaik.

Mengorientasikan pikiran kepada Yang Maha Kuasa adalah cara berpuas hati paling simple dan mudah untuk dilakukan. Tentu saja ini juga didukung oleh perkataan dan perbuatan yang sesuai dengan kehendak-Nya. Apabila sikap anda tidak benar mana mungkin hati bisa damai?

Tidak lupa juga, Berbagia dalam diam

Salam orientasi!

Iklan

3 replies »

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s