Gejolak Sosial

11 Cara Agar Tidak Pernah Bosan RAHASIA ANTI JENUH Dunia Berputar-Putar, Setiap Hari Sama Saja Tapi Jangan Bosan Hidup

Cara-agar-tidak-pernah-merasa-bosan-rahasia-anti-kebosanan

Kami tidak tahu apa yang anda rasakan saat ini sama dengan yang kami rasakan. Kami mengetahui sebuah titik temu kehidupan yang membuat setiap orang di dalamnya tetap berputar satu-sama lain. Itulah titik temu kehidupan dimana semuanya statis, tidak meningkat dan juga tidak menurun. Pernahkah anda mengalami hal seperti ini atau jangan-jangan anda memang sedang menjalaninya saat ini (seperti yang kami alami).

Kita jangan menipu diri sendiri, seolah-olah menginginkan peningkatan padahal sekarang hidup sudah mencapai titik sejahtera. Sebelum lanjut ke bagian berikutnya, harus paham betul, apa ciri-ciri hidup yang sejahtera? Kami sendiri menganggap bahwa titik itu adalah sebuah pencapaian dimana anda tetap bisa makan, memiliki tempat tinggal yang layak dan memiliki pekerjaan. Jika anda sudah makmur namun masih saja haus & lapar terhadap uang, sadarilah bahwa anda telah mencapai titik keserakahan.

Sekali lagi kami katakan bahwa jangan memaksa diri untuk mengalami peningkatan. Sebab keinginan semacam ini dapat mendorong anda untuk melakukan perbuatan menyimpang. Hawa nafsu yang melebihi kekuatan anda akan membuatmu shock, pingsan bahkan mati ditengah jalan sebelum meraihnya. Oleh karena itu, hindari memanipulasi diri demi meraih harapan kosong semata.

Mengapa bosan? Adakah alasan untuk merasa jenuh?

Jangan pernah berkata “saya bosan hidup!”. Apakah anda pernah bosan makan nasi? Sudahkah anda pernah bosan minum air? Pernahkah anda bosan bergerak? Ingatkah anda kapan terakhir kali mengatakan “saya bosa berjalan kaki!” Atau net-netnya, apakah anda pernah bosan bernafas? Terdapat banyak rutininas yang sama untuk dilakukan sehari-hari, tapi mengapa kita tidak pernah bosan?

Pekerjaan yang dilakukan sehari-haripun begitu-gitu saja, namun mengapa tidak pernah jenuh? Sesungguhnya, banyak hal kecil di dunia ini yang “itu-itu saja”, “dia lagi – dia lagi”, “tiap hari sama saja”. Sadarkah anda bahwa kebosanan itu sebenarnya tidak ada sama sekali. Satu-satunya yang mengalami kejenuhan didunia ini adalah benda mati. Sedangkan organisme hidup tidak pernah bosan.

Kebosanan tidak ada, itu hanya istilah matematika

Mari bertanya sama Tuhan yang menciptakan kita “Apakah Ia pernah bosan? Atau Apakah ia pernah jenuh menyaksikan kehidupan manusia di dunia yang berputar-putar ini?”. Kita harus tahu diri bahwa ada banyak hal didunia ini yang sifatnya begitu-gitu saja, stagnan dan tidak pernah berubah, tapi mereka tidak pernah merasa jenuh. Coba perhatikan hewan-hewan disekeliling anda, pernahkah mereka merasa jenuh?

Kami sendiripun jadi ketawa-ketiwi menyaksikan banyak fakta anti kejenuhan disekitar kita. Lalu kami melihat ke dalam diri sendiri, merasakan hati sendiri, “apa yang salah dengan diri ini? Mengapa hati ini seperti benda mati, layaknya gula yang dilarutkan dengan air, memiliki titik jenuh? Kita harus sungguh-sungguh menyadari bahwa kebosanan adalah bahasa kimia yang ada hubungannya dengan matematika zat/ unsur. Padahal kita ini bukan gula, batu, kayu atau benda mati lainnya. Kitalah organisme hidup, yang sebenarnya tidak mengenal kejenuhan itu sama sekali.

Jangan sampai diintimidasi oleh propaganda diluar diri anda. Apabila “kata orang” mempengaruhimu dengan mudah maka hidup andapun mudah kacau balau. Miliki prinsip dalam hidup bahwa masalah kebosanan tidak tergantung dari apa yang sedang dilakukan. Melainkan pikiran andalah penyebab utama mengapa perasaan itu muncul. Oleh karena itu, saran pertama dari kami adalah silahkan refresh otak anda.

Teknik rahasia anti kebosanan (wkwkwkkkk)

Untuk membuat hidup ini tidak pernah bosan kuncinya adalah mindset sendiri. Saat konsep berpikir anda sudah tepat benar maka hal-hal seperti inipun akan cenderung menjauh. Berikut cara agar tidak pernah bosan menjalani hidup yang berputar-putar.

  1. Dalam banyak kesempatan tetap fokus kepada Tuhan.

    Satu hal yang sangat diperlukan untuk tetap fokus kepada Tuhan adalah kerendahan hati. Ini dapat dilakukan dengan senantiasa menyebutkan firman-Nya, memuji & meninggikan nama-Nya di dalam hati atau bisa juga dinyatakan lewat mulut dan alat musik apapun. Ingat satu hal saat melakukan ini, HATI ANDA NYAMAN DAN MENIKMATINYA.

  2. Perbaiki mindset – merasa cukuplah.

    Yakinkan diri sendiri bahwa rasa jenuh itu tidak ada. Asal saja anda dapat memenuhi kebutuhan biologis (makan & minum), menempati rumah yang nyaman dan memiliki pekerjaan yang bisa menjamin kehidupan anda kedepannya ; maka apa lagi yang harus dicari? Sudah sepatutnya hati ini merasa cukup dengan semua nikmat yang diberikan Tuhan.

  3. Refresh pikiran saat rasa jenuh itu datang.

    Saat anda mulai mengeluh tentang hidup ini niscaya rasa bosan itu akan muncul juga. Lihatlah ciptaan Tuhan yang lainnya, misalnya saja, kucing, anjing, kerbau, sapi dan lain sebagainya. “APAKAH MEREKA PERNAH MENGATKAN, SAYA JENUH NICH….”. Apabila hewan saja tidak pernah merasa bosan hidup, apalagi manusia, makhluk yang levelnya lebih tinggi dari segala makhluk hidup yang ada di muka bumi. Oleh sebab itu sekali lagi kami sampaikan agar anda kembali merefresh untuk mereset pikiran kembali ke sistem default.

  4. Nikmati hidup ini bersama orang terdekat.

    Terdapat tiga syarat penting saat menikmati hidup, yaitu : (a) Merasa pantaslah menerima semuanya itu (terima apa adanya – nikmati apa adanya), (b) anggaplah bahwa semua itu adalah YANG TERBAIK,

    Adalah baik bagi anda untuk menikmati hidup bersama orang lain. Menikmatinya sendiri memang baik adanya tetapi saat bersama orang yang kita cintai pastilah suasananya jadi asik. Tidak perlu muluk-muluk harus memiliki pacar (bagi yang single/ jomblo). Melainkan andapun bisa melakukannya bersama orang tua dan sahabat juga teman-teman sebaya.

  5. Jangan sering-sering (terlalu) menikmati materi.

    Saat anda memiliki sumber daya uang yang banyak lalu tiap hari membeli sesuatu yang menyenangkan hati (bukan kebutuhan). Misalnya makan diluar, jajan bersama, jalan-jalan bersama dan lain sebagainya. Memang jelaslah bahwa kita butuh hal-hal seperti ini. Akan tetapi jika terlalu sering maka perut anda akan kekenyangan sehingga timbullah rasa mual, muntah dan pusing. Demikian jugalah otak, saat diisi dengan hal yang sama terus menerus niscaya akan muncul rasa jenuh, muak, mati rasa dan akhirnya sakit kepala.

  6. Lakukan secara bergantian (selang-seling).

    Saat anda mengerjakan/ menekuni sesuatu maka sekiranya mungkin lakukanlah itu secara selang seling. Melakukan sesuatu dengan cara bergantian akan membuat pikiran ini lebih fresh sebab tidak begitu terbeban. Akan tetapi bila sesuatu difokuskan kepada satu hal saja alhasil bisa jadi anda merasa jenuh.

    Menikmati materi ada baiknya pula jika dilakukan secara bergantian agar tidak terlalu ketergantungan dengan hal-hal duniawi. Misalnya jangan terus-terus makan di restoran yang mewah, kadang juga di kaki lima, di kedai, di gerobak sorong dan lain sebagainya. Demikian juga dalam hal lauk pauk, jangan ikan basah terus tetapi kadang juga telur, tempe dan tahu bahkan ikan asin juga. Menikmati materi jangan yang mahal melulu tetapi  yang murah juga.

    Lalu bagaimana jika kita bosan dengan istri/ suami di rumah, haruskah saling gonta ganti pasangan? Perlukah kita selingkuh? Yang Jelas, hal-hal yang berlebihan tidak diperlukan untuk mengobati rasa ini melainkan yang perlu dilakukan adalah menemukan gaya bercinta yang unik (sesuai dengan yang ada dalam pikiran sendiri) dan jangan terlalu sering melakukannya. Juga yang tidak kalah pentingnya adalah sikap saling terbuka (jujur), setia dan saling melayani antar pasangan (hindari egois yang hanya mau dilayani – tetapi selalu jaga keseimbangan antara melayani dan dilayani).

  7. Hindari mengambil kesenangan dan kenikmatan dunia menjadi milik pribadi.

    Misalnya saat anda memiliki kolam renang pribadi, pasti malas untuk berkunjung ke tempat wisata yang bertemakan air dan berenang. Saat anda memiliki mobil pribadi pasti ogah jadinya untuk berwisata dengan bus kota. Ketika anda bisa mendownload film sendiri (dari internet) pasti berpikir dua kali untuk menonton film yang sama dibioskop sekelas twenty one. Jadi ketika anda telah memiliki kesenangan itu secara pribadi niscaya ia tidak asyik/ tidak menyenangkan lagi untuk dinikmati sebab sudah terbiasa.

  8. Cari tahu dan kembangkan bakatmu.

    Ketahuilah apa yang sebenarnya menjadi bakat alamiahmu. Latihlah potensimu secara rutin, hindari tujuan sempit untuk dipuji, populer, dihormati dan diperlakukan dengan baik. Sadarlah bahwa hal-hal semacam ini dapat mendorongmu terlalu ketergantunga, kecewa, menyimpang bahkan menggila. Biarlah itu mengalir begitu saja. Banyak waktu luang yang terisi saat anda menekuni hobi. Beberapa talenta yang dimiliki juga bisa menjadi salah satu cara untuk memberi manfaat bagi banyak orang.

  9. Bekerjalah dan sibukkan dirimu sobat.

    Cintailah apa yang kamu kerjakan dan kerjakanlah apa yang kamu cintai. Saat anda tetap dan terus bekerja niscaya anda bahkan lupa untuk mengatakan “Saya sudah jenuh”.
    Fokus Berpikir Manusia Agar Hidup Lebih BerkualitasAnda bisa mengambil waktu untuk bekerja atau andapun dapat mengambil beberapa buku untuk dipelajari dalam waktu-waktu luang yang dimiliki.

  10. Tidak lupa juga untuk memberi manfaat kepada orang lain.

    Tidak perlu muluk-muluk sampai mengorbankan materi untuk memberi manfaat kepada orang lain. Melainkan hanya dengan ramah tamah saja maka itu sudah lebih dari cukup. Akan tetapi jikalau anda memiliki sumber daya yang lebih maka tidak ada salahnya untuk bersedekah kepada sesama baik yang dekat maupun jauh. Sebab itulah hakekat seorang manusia, memberi manfaat bagi Penciptanya dan sesamanya.

  11. Ada waktunya untuk berdiam diri sembari tetap fokus kepada Tuhan.

    Setelah semua kelelahan anda maka berikanlah waktu sejenak untuk mengucap syukur dalam diam kepada Yang Maha Mulia. Anda dapat merasakan kebahagiaan sekalipun dalam diam dengan senantiasa terhubung kepada Sang Pencipta dalam Firman dan Puji-Pujian.

  12. Berkomunikasi dan bercanda.

    Komunikasi itu penting lho teman. Saat kita menjalin hubungan dengan beberapa orang maka mulailah semuanya itu dalam ramah-tamah. Ini termasuk salah satu kebaikan hati yang sangat dianjurkan untuk dilakukan. Memang menurut beberapa orang yang berpiikiran sempit, hal tersebut “cuma basa-basi” tetapi biasakanlah itu! Juga saat berkomunikasi jangan lupa memberi apresiasi kepada teman, seperti ucapan selamat, pujian, tepuk tangan dan lain sebagainya.

    Saat hubungan kita dengan orang lain membaik maka ada-ada saja hal-hal unik yang pantas dibahas dan membuat kita tertawa bersama.

  13. Menyelesaikan masalah dengan rekan.

    Ketika hubungan dengan orang lain sedang terganggu, terkadang kita merasa bosan sendiri lama-lama didekat orang tersebut. Ingin rasanya segera keluar dari situasi yang menjenuhkan tersebut. Saat anda di dera persoalan dengan teman belajar / rekan kerja, ada baiknya jikalau masalah itu segera diselesaikan. Anggaplah semuanya itu sebagai sebuah ujian kehidupan untuk membentuk kepribadian masing-masing menjadi lebih dewasa dan lebih bijak.

    Biasakan diri untuk berpikir positif, jangan menganggap pergumulan hidup sebagai beban melainkan sebagai sebuah kesempatan untuk mengembangkan kepribadian kita menjadi lebih baik lagi. Sadarilah bahwa masalah dapat meningkatkan kecerdasan dan mampu melatih anda untuk belajar mengendalikan diri.

  14. Membiasakan diri bahkan menjadikan semua hal baik sebagai budaya.

    Saat suatu aktivitas telah dibiasakan maka tidak ada lagi kata bosan saat menjalaninya. Orang yang cepat bosan hanyalah mereka yang memiliki sudut pandang sempit sehingga tidak mampu melihat keunikan dibalik setiap hal yang terjadi.

    Jadikan aktivitas yang baik sebagai sebuah rutinitas yang wajib dilakukan hari lepas hari. Lakukan rutinitas anda dengan penuh kesungguhan dan ketekunan hingga menjadi kebiasaan yang baik. Saat suatu kebiasaan dilakukan secara konsisten dari waktu ke waktu maka lama kelamaan hal tersebut akan menjadi budaya yang sangat membahagiakan untuk dilakukan.

  15. Selalu bercakap-cakap dengan Tuhan di dalam hati saat ada kejadian unik.

    Kebosanan juga sering dihubung-hubungkan dengan keadaan dimana pikiran kebanyakan kosong. Oleh karena itu ada baiknya jikalau anda mulai memperbaiki fokus menjadi positif (lihat bagan di atas) dan selalu mengisi hati dengan senantiasa bercakap-cakap dengan Tuhan di dalam hati. Keadaan ini utamanya bisa dilakukan saat tidak ada siapa-siapa yang sedang berkomunikasi dengan anda (tidak ada yang mengajak anda bicara).

    Komunikasi dengan Tuhan misalnya,

    • Saat melihat seseorang yang tertekan, berdoa dalam hati agar Tuhan kuatkan.
    • Melihat yang marah-marah, mohon Tuhan memberi kesabaran.
    • Ketika melihat teman lagi di jalan yang salah, berdoalah agar ia diberikan kesadaran/ hidayah dan pintu pertobatan.
    • Menyaksikan orang yang kekurangan, mohon Tuhan agar menguatkan dan selalu bersyukur mencukupkan diri dalam kesyukuran.
    • Saat teman melakukan kesalahan kepada kita, biasakan untuk berbelas kasihan dan langsung memaafkannya. Anda harus mampu melihat sudut pandang tertentu yang membuatmu merasa kasih kepadanya. Misal, “Ampuni orang ini Tuhan, Kasihanilah dia masih sangat muda/ masih anak-anak. Kiranya Tuhan membimbingnya dalam kebenaran.”
    • Dan lain sebagainya, silahkan temukan sendiri.

 

Simak juga, Teknik mengantisipasi kebosanan

Jenuh adalah bahasa anak-anak sebab kehidupan orang dewasa penuh dengan hal-hal yang stagnan/ konstan sama sekali. Pada akhirnya kami menyadari bahwa hidup ini begitu-gitu saja, berputar-putar, kembali dan pergi. Keadaan ini sudah berlangsung selama berabad-abad yang lalu. Ini memang fakta yang nyata dalam kehidupan kita. Hanya orang yang kurang cerdas sajalah yang menganggap hidup ini membosankan. Sebab rasa bosan hanyalah fatamorgana yang telah menipu pikiran anda. Oleh karena itu sadarlah sebelum terlambat.

Salam santai!

Iklan

3 replies »

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s