Kepribadian

10 Tipe Senior 8 Perbedaan Dunia Pendidikan (Perkuliahan) & Dunia kerja

Sikap (lisan-tulisan, perbuatan) Yang Meniadakan-Melenyapkan Ramah Tamah Budaya Khas Indonesia (2)

Tipe Senior – Manusia memang wedan…. Baranjak dari satu tempat kerja ke tempat kerja lain layaknya kutu loncat (kata teman kita :D) mencari pekerjaan yang benar-benar “pas” yang sesuai dengan “panggilan jiwa“. Hal yang tidak kalah menggelikan dan cukup fundamental ketika kita berada ditempat kerja yang baru adalah “Sikap para senior“.

Hal pertama yang dilakukan : beradaptasi

Apa yang seharusnya dilakukan seorang anak baru ditempat kerja? Menurut kami, orang yang baru datang harus mampu tampil lebih dekat dengan para pegawai lama. Ini adalah proses penjajakan yang tidak mudah. Prinsipnya adalah “mau mengalah“. Bila senior menanggapi anda dengan sikap sombong, lebih baik diabaikan saja lalu cobalah untuk menyesuaikan diri dengan sikap itu.

Sebagai pendatang baru, seharusnya anda tidak memaksa mereka yang stok lama untuk menyesuaikan diri. Melainkan, kita yang datang belakangan harus mampu mengubah kebiasaan sendiri dan menyesuaikannya dengan lingkungan yang baru. Tidak mudah untuk melakukan adaptasi, butuh perjuangan dan ada hal-hal yang harus dikorbankan.

Perbedaan dunia perkuliahan dengan dunia kerja

Sekedar share saja dengan pengalaman kami dahulu bahwa dunia kerja sangat berbeda dengan dunia pendidikan. Satu yang sangat kentara adalah saat dikursi belajar lebih dominan teori sedangkan kalau sudah bekerja lebih banyak prakteknya.

Kenyataan berikutnya yang kami temukan adalah terkadang teori tidak sama dengan praktek di lapangan. Sehebat apapun kita menguasai teori di bangku kuliah, jangan memaksakan itu untuk dipraktekan. Disinilah sangat penting prinsip “menunggu arahan & bimbingan” dari senior.

Bila dalam dunia pendidikan, unggul dan tampil vokal adalah hal yang biasa. Tetapi saat sudah sampai di dunia kerja tidak ada lagi yang bekerja sendiri-sendiri. Sangat dibutuhkan kerja sama, baik antara rekan maupun dengan pimpinan sendiri. Tanpa kebersamaan tidak ada pekerjaan yang selesai tepat pada waktunya.

Tidak ada lagi kata untuk berjuang sendiri agar berprestasi melainkan yang ada adalah perjuangan bersama. Usaha yang dilakukan adalah usaha bersama yang disinergikan untuk mencapai sebuah target. Apapun yang dapat dicapai maka itu adalah prestasi bersama.

Tidak ada lagi sikap tertutup dan menunggu perintah dari dosen/ guru. Sehingga ketika guru/dosen tidak ada maka kelaspun dibebaskan dan mahasiswapun keluyuran kemana-mana. Peran pemimpin bukanlah suatu yang absolut nan ditaktor. Perusahaan yang baik seharusnya memberikan kesempatan kepada karyawannya untuk berargumen demi kebaikan bersama.

Jika diperkuliahan, tugas yang dibebankan dapat dikerjakan dengan orang lain dari fakultas lain bahkan dari universitas lain. Saat didalam menyelesaikan pekerjaan, beberapa hal menjadi rahasia dan harus dijaga kerahasiaannya agar tidak menyebar kemana-mana. Membocorkan hal itu kepada orang lain diluar tim yang ditetapkan sama saja dengan membuka rahasia perusahaan.

Saat masih pendidikan, posisi masyarakat sama dengan kita yakni sebagai warga negara yang hak dan kewajibannya sama. Akan tetapi, saat perusahaan tempat anda bekerja bergerak dibidang pelayanan publik maka pelanggan adalah tamu istimewa yang harus dilayani dengan baik.

Melakukan kesalah di bangku sekolah berarti siap menanggung hukumannya sendiri. Sedangkan kesalahan di tempat pekerjaan dapat berdampak pada seluruh anggota tim yang ada. Artinya dibangku kuliah dampak dari kekhilafan sendiri terbatas akan tetapi ditempat kerja dampaknya dapat meluas yang dialmi oeleh semua orang.

Tipe senior di tempat kerja anda

Sejak dari awal manusia diciptakan berbeda. Ini adalah kodrat sehingga mereka yang tidak menerima perbedaan menghina kodrat manusia yang diberikan oleh Sang Pencipta. Mari kita bedakan, macam-macam sikap yang unik dan aneh itu agar bisa mengantisipasinya dari awal:


Senior yang suka beramah tamah

1. Senior RT

Kita masih di pintu, doi dah senyam-senyum. Membuat suasana baru jadi hangat.:) Kita dekat, seperti tanpa jarak yang berarti. Tipe Senior Ramah Tamah membuat kita lebih cepat menyesuaikan diri.

Sikap kita: Harus dua kali lebih ramah dari doi. :capedes Kalau doi lebar senyumnya 3 cm, kita lebar senyumnya 6 cm.


Kakak Senior Harga Diri Tinggi (HDT)

2. Senior HDT

Kelihatan dari mukanya (…. Seolah banyak masalah). Mereka acuh saja dengan kehadiran kita. Bahkan disapapun tidak mau menjawab. :hammers Jadi benar-benar segan sama senior tipe nich. Tipikal Senior Harga Diri Tinggi adalah orang-orang yang sulit didekati, apalagi sama anak bawang seperti kita.

Sikap kita:  Sibos emang selalu begitu gan :matabelo: Ramah plus Muka tembok aja.


Senior Yang Suka Diam Tanpa Kata (DTK)

 

3. Senior DTK I

Sejak menginjakkan kaki diruangan yang baru, yang satu ini tidak pernah mengucapkan sepatah katapun. (Mungkin doi lagi sakit gigi kali). Tipe Senior Diam Tanpa Kata adalah karyawan dengan kinerja yang patut kita tiru.
Sikap kita: Saat jam istrahat, ajak ngobrol aja gan…. yang satu ini pasti wawasannya luas dah…..


 

Kakak Senior Ditanya Kenapa (DTK)

4. Senior DTK II

Yang satu ini cukup membingungkan sekaligus buat kita penasaran. Dari tadi liatin kita terus. Tatapannya itu lho : tatapan mata yang penuh harapan. Seperti ada yang mau diungkapkan tetapi tidak dapat terucap dengan kata-kata. Tipe Senior Ditanya Kenapa bakalan buat elo penasaran :matabelo: sekaligus “on fire”.

Sikap kita: Amat-amati dulu teman….. Emang elo suka sama dia? Boleh tuh jadi calon bini. :ngakaks Sebagai profesional: pacarannya setelah nikah aja. 😀


Tipe Senior Rempong Sekampung (SK)

5. Senior RS I

Tipe senior yang ini emang bawel banget. :hammers Doi sekaligus sebagai Instuktur baru kita yang bertugas menjelaskan Standar, Prosedur, Kinerja di perusahaan ini. Senior Rempong Sekampung ini adalah karyawan yang cerewet tetapi tetap baik hati :matabelo:

Sikap kita: Jangan ada satu katapun yang tidak kita dengar saat doi cuap-cuap. Jika ini terjadi sebaliknya: Siap-siap aja di bully


Jenis Senior Yang Suka Lempar Batu Sembunyi Tangan (LBST)

6. Senior LBST

Mungkin saja hanya ingin lebih dekat dengan kita. Jadi jahilnya kentara. Tipikal Senior seperti ini membuat kita repot sekaligus segan untuk berbuat macam-macam di tempat kerja yang baru. Senior lempar batu sembunyi tangan  mengerjai kita sekedar uji mental anak bawang. :hammers

Sikap kita: “Kue Asam”-nya Terima aja gan….. Entar bosan, pasti berhenti juga toh….


Senior Berjenis Barisan Sakit Hati (BSH)

 

7. Senior BSH

Tipe senior yang mulus dimuka tetapi duri dibelakang. Harus cerdas membedakan senior yang baiknya benar-benar tulus :matabelo: dengan senior yang baiknya hanya aspal.:mads Senior Barisan Sakit Hati adalah senior yang enek karena kehadiran kita.

Sikap kita: Hati-hati gan, senior tipe ini suka main belakang dengan skill jebakan yang bakal buat elo repot.. Jangan digubris ! Sekalipun mereka salah: mereka punya banyak alibi (pengalaman) dan relasi (Jaringan) diperusahaan ini.


Tipe Senior Muka-Muka Plesetan (MMP)

8. Senior MMP

Senior tipe ini adalah senior dengan keahlian komunikasi menengah ke atas  tapi sayang skill komunikasi itu hanya digunakan untuk menyudutkan kita dengan plesetan. Lucu memang tapi terkesan merendahkan, untung kami memang rendah hati dari awal. jadi gak begitu terkejut. Senior Muka-Muka Plesetan adalah senior yang menekan kita dengan kata-kata tetapi sebenarnya doi baik lho….

Sikap kita: Tutup mata dan telinga ama senior yang satu ini.


Tipe Senior Yang Sok Kenal Sok Dekat (SKSD)

9. Senior SKSD

Tipikal Senior yang pandai sekali pendekatan. Membuat kita terpana walau sekejap saja. Senior sok kenal sok dekat memiliki maksud-maksud tersembunyi saat dekat dengan kita. Singkatnya: “Ada Udang Dibalik Batu”.

Sikap kita: Manfaatin aja gan…. Minta sesuatu darinya dan berikan apa yang dia mau, 😀 tentu saja tidak ada maksud untuk merendahkan dia. :hammers


 

 Senior Yang Suka Bawel - Risih Sekampung (RS)

10. Senior RS II

Tipe Senior yang tidak terbiasa dengan hal-hal yang baru. Sebagai kita yang juga baru sering merasa kurang enak dengan situasi ini. Sepertinya sikawan tidak senang dengan kehadiran kita. Senior Risih Sekampung: pelototi kita dengan sinar matanya yang tajam (setajam silet :ngakaks) plus hentakan suara kejut yang bakalan membuat nyali anak bawang menciut. :ngakaks:hammers

Sikap kita: Kedepankan kesabaran dan Santai saja gan….. Ntar juga kita terbiasa dengan sikapnya tuh dan lama kelamaan juga mereka terbiasa dengan kehadiran kita. 🙂 Balas dengan senyuman ajah 🙂

Kalau kita sebagai anak baru, mengalah aja doeloe! Jangan letakkan ego di depan. Sembari menunjukkan kinerja sekaligus attitude yang sopan dan jangan lupa menghargai dan menghormati keberadaan mereka yang notabene lebih berpengalaman dari kita walaupn kita pendidikannya lebih tinggi.

Akhir kata

Selamat menjadi pegawai baru, Semoga dapat membawa teladan yang baik bagi semua. Buang yang buruk dan ambil yang baiknya! Itulah yang namanya cerdas!

Salam santun!

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s