Gejolak Sosial

8 Strategi Terkotor Atasan : Membuat Marketingnya Semakin Giat Bekerja

Strategi Terkotor Atasan : Membuat Marketingnya Semakin Giat Bekerja

Marketing adalah ujung tombak setiap perusahaan. Terlebih lagi perusahaan yang bergerak di bidang pemasaran produk, baik MLM (Multi Level Marketing), direct selling dan penjualan online. Tanpa kegigihan para marketing, perusahaan tidak berjalan mulus bahkan hanya berjalan di tempat.

Marketing merupakan suatu rangkaian usaha yang berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggan. Caranya dengan membuat produk, menentukan harga, tempat penjualan dan melakukan promosi terhadap produk tersebut kepada para konsumen.

Marketing dalam pemahaman pribadi

Prinsip kerja

Mempengaruhi konsumen yang awalnya “enggan” membeli menjadi “tertarik” membeli. Mempengaruhi konsumen yang awalnya membeli “1” akhirnya membeli “2, 3, sebanyak-banyaknya”.

Training yang ditekuni

  • Pengembangan Komunikasi Persuasif. Tekni komunikasi yang lebih dekat dari biasanya.
  • Pengembangan Marketing Area. Batasan wilayah bermain.
  • Pengembangan Teknik Presentasi. Cara menyampaikan produk agar dapat diterima oleh pelanggan.
  • Menguasai Produk. Mengetahui dengan pasti bagian-bagian, manfaat, cara mengatasi masalah pada produk yang di pasarkan.

Terjun kelapangan

  • Menentukan Konsumen,
  • Identifikasi Konsumen,
  • Membangun Kedekatan dan Kepercayaan Konsumen,
  • Memasarkan Produk.

PELAJARAN PENTING: Apa itu kerja tim dan bagaimana menyesuaikan diri didalamnya? Bagaimana menikmati pekerjaan? Cara membangun dan mempertahankan semangat kerja? Bagaimana memahami sifat-sifat pelanggan? Cara melakukan pendekatan kepada pelanggan? Bagaimana membangun kepercayaan pelanggan? Cara meyakinkan pelanggan? Apa teknik presentasi yang menarik? Bagaimana memasarkan produk?

Pengalaman buruk menjadi seorang seller

Apakah ini baik atau buruk, kami tidak begitu mengerti.

Tapi, kami mengalaminya dan sedikit miris karena hal ini.

 Atasan yang manipulatif memerah bawahannya untuk menghasilkan susu bagi perusahaan!

Strategi terkotor atasan untuk membuat para marketingnya lebih giat dengan mengajari mereka hidup boros dan syarat dengan foya-foya saat gajian. Ketika uang sudah mulai tipis dan hampir habis. Sudah pasti marketing akan lebih giat bahkan ada beberapa yang mengorbankan dirinya untuk memperoleh “Point” (istilah halus untuk upah di dunia marketing).

  1. Mencari sales yang sebatang kara (tidak punya keluarga di daerah tersebut) : sasaran adalah para perantau.
  2. Mencari sales yang setengah matang. Karyawan tipe ini mudah dibentuk, diarahkan dan didoktrin.
  3. Menghancurkan karakter dan keyakinan para sales : mis. para perantau tidak mungkin bisa sejahtera di negeri orang.
  4. Mengiming-imingi para sales: bahwa “cita-citanya” atau “keinginan besarnya“, pasti tercapai di perusahaan ini.
  5. Mendoktrin para sales: uang adalah tujuan kita. Dengan cara-cara halus para sales didoktrin untuk meyakini bahwa “Uang adalah segalanya“.
  6. Mengkisahkan kesuksesan hiperbola yang kenyataannya terkadang tidak sesuai.
  7. Yang terburuk adalah :
    Mengajari para sales untuk hidup boros, foya-foya dan glamour.
    – Belanja sesering mungkin
    – Karaokean sesering mungkin
    – Jalan-jalan ke negeri orang
    – Merokok disambung terus
    – Makan-makan
    – Pesta pora
    – Pokoke di tawari yang enak tenan
    Sehingga uang dikantong akhirnya habis, barulah kemudian giat cari “mangsa”.
  8. Tingkat dewa : mengisolasi mereka (di mess). Sehingga mereka tidak punya tempat lain yang terdekat untuk di tuju jika hendak resign (turnover/ keluar) dari perusahaan. Akhirnya potensi untuk resign semakin kecil karena

Stategi terkotor untuk membuat bawahan lebih giat menjual produk bahkan sampai menjual diri adalah dengan mengajar mereka untuk hidup boros.

Jika anda mengalaminya saudara…..

Mulailah ambil ancang-ancang untuk keluar dari perusahaan tersebut!

Pelajaran hidup

Jika anda seorang karyawan, jadilah pegawai yang cerdas. Jangan mau dibodoh-bodohi oleh siapapun termasuk atasan sendiri. Berhati-hatilah dengan tidak membiarkan diri terseret arus konspirasi yang dilakukan oleh penguasa yang licik. Carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang perusahaan dan pekerjaan yang anda jalani sehingga lebih selektif & kritis dalam menindaklanjuti setiap keputusan pimpinan.

Salam sukses

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s