Buah Ajaib

10 Cara Merawat Kulit Tetap Cerah Walau Sering Terkena Sinar Matahari

Cara Merawat Kulit Tetap Cerah Walau Sering Terkena Sinar Matahari

Indonesia sebagai salah satu negara beriklim tropis dimana hanya ada dua musim, yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Keduanya memiliki keunikan masing-masing dimana pada dasarnya matahari bersinar sepanjang Tahun. Ini tergantung juga dari wilayah dan curah hujan masing. Sinar matahari jelas bukanlah musuh melainkan sahabat bagi manusia. Untuk mengimbangi pekerjaan energi di dalamnya maka kita butuh garam, seperti yang termuat dalam ajakan Tuhan Yesus tentang “menjadi garam dan terang bagi dunia ini“.

Bila kulit anda hanya terpapar dangan sinar matahari saja (dari luar-eksternal) maka ia akan mendorong kulit menjadi semakin gelap dari hari ke hari. Akan tetapi ketika cahaya dari luar yang datangnya bertubi-tubi dan terus-menerus diimbangi juga dengan asupan garam dari dalam (secara internal) maka bisa dipastikan bahwa sekalipun anda bekerja di bawah matahari terik sepanjang hari, kulit tetap cerah dan merona.

Harap di bedakan antara putih dan cerah. Putih adalah bahasa iklan televisi yang sengaja menghasut anda sehingga menginginkannya dan produk mereka semakin laku. Tetapi cerah yang kami maksudkan adalah warna kulit yang beragam (kuning langsat, sawo matang, cokelat dan lainnya) tetapi tidak menghitam (sehitam arang dari dapur anda). Sadarilah bahwa setiap orang memiliki warna kulit yang eksotik, khas dan spesial. Lagipula manusia itu lebih berharga isinya (hati, lisan dan perbuatan) dari pada kulitnya.

Kulit kita adalah pesona terluar yang bisa dilihat oleh siapa saja termasuk mereka yang tidak dikenal. Tetapi apa untungnya bagian luar yang kelihatan cerah jika di dalamnya tidak sehat dan cenderung sakit-sakitan? Lagipula, pada umumnya bila badan ini sakit maka permukaan tubuh kita cenderung pucat pasi atau terlihat sakit juga. Oleh karena itu bisa dikatakan bahwa kesehatan dari dalam sangat mempengaruhi pesona yang terpancar ke luar diri anda.

Dalam banyak pemahaman yang kami temukan dalam kehidupan sehari-hari, terdapat begitu banyak jenis manusia yang lebih fokus untuk merawat kulit dibandingkan dengan memelihara dan menjaga sesuatu yang lain dari mana asalnya semua kecerahan itu. Kalau kita perhitungkan lagi maka dibawahnya terdapat jaringan lemak, dibawahnya lagi terdapat daging dan lebih kedalamnya lagi terdapat tulang dan organ vital. Dimana semuanya ini dipersatukan oleh sel darah putih, sel darah merah dan cairan elektrolit tubuh.

Bisa dikatakan bahwa “selama darah anda sehat maka selama itu pula tubuh tetap sehat (termasuk kulit). Tetapi jikalau darah mengalami kelainan maka bagian-bagian tubuh yang lainnyapun (organ, jaringan dan sel) akan turut mengalami gangguan. Pada dasarnya, sakit di bagian organ atau jaringan tertentu akan mempengaruhi struktur dan komposisi darah. Oleh karena itu, di seluruh rumah sakit yang ada, pemeriksaan darah memiliki peran yang sangat penting untuk menentukan jenis dan derajat keparahan suatu penyakit.

Bila kita lebih menelisik lagi ke dalam darah maka akan kita temukan bahwa sel-sel darah tersuspensi dengan sangat terampil di dalam cairan elektrolit. Cairan ini sering disebut sebagai plasma dan sangat besar peranannya untuk membuat manusia tetap sehat luar dalam. Bisa dikatakan bahwa perannya yang terutama adalah transporter alamiah (sarana pengangkutan). Selain itu cairan elektrolit ini juga berperan untuk menekan, meminimalisir, mentralisir hingga menyingkirkan kuman penyakit (virus, jamur, bakteri dan parasit lainnya) dari dalam tubuh manusia.

Selain itu diketahui juga bahwa cairan elektrolit inilah yang menjaga permukaan kulit anda tetap cerah dan kencang. Sebab saat seseorang menjadi tua (menua) maka pH tubuhnya cenderung menurun (menjadi asam). Sedangkan yang mengatur keasaman tubuh manusia adalah cairan elektrolit itu sendiri. Jadi bisa dikatakan bahwa “selama mampu menjaga pH cairan elektrolit tetap netral maka selama itu pula anda tidak akan pernah menjadi tua“. Tahukah anda bahwa kinerja cairan ini sangat bergantung dari asupan garam yang anda konsumsi sehari-hari.

Garam adalah senyawa multifungsi yang membuat manusia tetap sehat luar dalam. Ia juga diketahui sebagai komponen untuk mendetoks berbagai macam bentuk racun yang berasal dari dalam tubuh manusia. Berperan besar dalam membantu sistem imun untuk menekan dan mengeliminasi virus, jamur, bakteri dan parasit yang terdapat di dalam tubuh manusia. Bahkan diketahui juga bahwa senyawa ini sangat berperan untuk menjaga kecerahan dan kekencangan kulit dari dalam. Oleh karena itu asupan yang tepat benar sangat mempengaruhi penampilan anda.

Cara membuat kulit tetap cerah walau selalu terkena cahaya matahari

Kesehatan kulit sangat berpengaruh dengan asupan makanan sehari-hari. Mengoleskan ini dan itu dari luar yang disebut dengan kosmetik tidak begitu berpengaruh terhadapanya. Lagipula hal ini cenderung membuat anda terus-menerus ketergantungan dengan kosmetik tersebut. Belum lagi masalah bahan-bahan kimia yang bisa saja beresiko menyebabkan iritasi bahkan keracunan juga. Salah satu kemampuan bahan kimia kosmetika yang tidak terduga adalah saat ia mampu meresap ke dalam pori-porih hingga menyebabkan penuaan dini. Oleh sebab itu, utamakanlah bahan-bahan alami saat merawat tubuh anda.

  1. Jangan takut dengan sinar matahari.

    Seperti yang kami katakan sebelumnya bahwa cahaya adalah sahabat manusia. Kita perlu sinar matahari sebagai sumber energi utama di bumi ini. Bila kita mampu mengambil persepsi positif dibalik terpaan panas maka dapat kita katakan bahwa keberadaannya untuk menguji kesehatan manusia. Bukankah emas dimurnikan dalam panasnya api? Tidak perlu terlalu over protektif terhadap sinarnya melainkan belajarlah bertahan dan menyesuaikan diri dengan panas itu sehingga kseshatan fisik dan kepribadiaan tidak tetap kekanak-kanakan yang manja.

  2. Jaga asupan garam harian.

    Kita jelas butuh keseimbangan. Saat matahari mampu membakar dengan cara meningkatkan dehidrasi dipermukaan tubuh. Maka garam berperan penting untuk menjaga konsentrasi air di di dalam dan di bawah kulit tetap stabil dan jauh dari dehidrasi sekalipun terik matahari tetap menyengat. Asupan garam harian berada pada kisaran 9 gram per hari atau setara dengan satu setengah sendok teh.

    Harap di ingat bahwa yang 9 gram itu tidak langsung dikonsumsi melainkan alangkah lebih baik jikalau anda mencampurkannya dalam makanan sehari-hari dan juga dalam minuman. Anda sudah tahukan bahwa penambahan garam dalam jumlah yang tepat dapat menambah nikmat dalam makanan dan minuman yang dikonsumsi sekelas makanan luar negeri.

    Selama tubuh anda digarami maka selama itu pula anda tidak perlu takut terkena sinar matahari. Sebab efek membakar yang menyebabkan kulit kehitaman terutama disebabkan oleh karena dehidrasi permukaan. Sedangkan garam adalah senyawa yang mampu menjaga kulit anda agar tidak mengalami dehidrasi secara berelebihan sehingga tetap terjaga kecerahannya. Beberapa orang juga meyakini bahwa warna kulit itu berhubungan dengan keberanian seseorang, semakin gelap semakin berani, anda percayakah? Berarti yang gak bewarna itu nggak berani dong? Anda percaya? Silahkan buktikan sendiri.

  3. Konsumsi air dalam jumlah yang cukup.

    Asupan air sangata dibutuhkan oleh tubuh manusia. Selama anda memiliki air maka selama itu pula permukaan kulit tetap kencang. Tahukah anda saat orang memasuki usia lansia konsentrasi air dalam tubuhnya mulai berkurang? Tidak lagi berada dalam kisaran 70% melainkan lebih rendah. Kami berpikir bahwa ini jugalah yang menyebabkan mereka yang lanjut usia memiliki kulit yang berkeriput dan kehilangan kekencangan.

    Asyoab air untuk orang dewasa berada pada kisaran kurang lebih 2 liter per hari atau kira-kira 8 sampai 10 gelas perharinya.

  4. Makanlah secara seimbang.

    Pola makanan yang seimbang itu sangat memperhatikan keberagaman jenis makanan yang dikonsumsi. Artinya, setiap hari tidak hanya mengkonsumsi nasi saja, atau lauk saja, atau sayur saja atau buah saja melainkan perlu memperhatikan keseimbangan dari semua hal itu.

    Anda juga harus memperhatikan jumlah makanan yang dikonsumsi. Bagi yang bekerja di dalam ruangan sebaiknya mengkonsumsi nasi dalam jumlah yang agak dikurangi. Sedangkan bagi yang bekerja di luar ruangan justru lebih baik jika mengkonsumsi nasi dalam jumlah yang memadai dengan berat-ringannya pekerjaan yang dilakukan. Ini untuk mencapai prinsip “input sama dengan output” sehingga anda tidak mengalami obesitas atau kekurusan.

  5. Konsumsi buah dan sayur.

    Menanam sayuran dan buah jaman sekarang mudah. Bagi anda yang tidak memiliki uang yang lebih maka tidak ada salahnya memeliharanya di pot-pot di sekeliling rumah. Tetapi bagi mereka yang dikasih pemerintah uang dalam jumlah yang berlebih maka alangkah lebih mulia jikalau ia menjalankan uang yang ada di tangannya itu dengan membeli sesuatu dari pasar/ pajak.

    Salah satu buah yang sehat, murah dan mudah di dapatkan adalah jeruk nipis. Manfaat buahan yang satu ini sangat dibutuhkan untuk kesehatan fisik luar dalam.

  6. Tambahkan herbal ajaib dalam masakan anda.

    Bawang putih, bawang merah dan jahe adalah komponen herbal yang penting untuk kesehatan tubuh dari dalam. Selama anda memasak aneka makanan di dapur maka tambahkanlah dalam berbagai masakan keluarga ketiga bahan ini. Selain manfaatnya luar biasa untuk menjaga daya tahan tubuh, mereka juga dapat menambah sensasi rasa dan harum-wangi pada makanan yang disajikan. Sistem imun juga berperan aktif dalam menjaga umur sel kulit bagian luar lebih panjang (life time) sehingga mengurangi resiko penuaan dini.

  7. Olahraga teratur.

    Berolahraga amatlah baik bagi kesehatan anda. Selain berperan penting untuk membakar kalori dan lemak di bawah kulit, juga dapat memperlancar sirkulasi di seluruh areal tubuh. Keringat yang keluar menandakan keluarnya racun sisa hasil metabolisme sel-sel tubuh. Rutin melakukan olahraga akan membawa anda pada tingkat kebugaran tubuh yang maksimal dimana tidak ada lagi nyeri disana dan disini sebab semua otot dan persedian bergerak dengan baik.

    Satu hal yang harus anda ketahui mengenai aktivitas ini adalah hindari melakukannya secara berlebihan dan jangan lupa untuk memenuhi asupan elektrolit anda yang telah terbuang bersama keringat dengan mengkonsumsi air garam manis isotonik. Resikonya jikalau cairan tubuh khususnya elektrolit tidak tergantikan saat berolahraga maka secara tiba-tiba anda akan mengalami gejala penyakit jantung aritmia dimana detak jantung tidak stabil dan berdetak kencang.

  8. Hindari mengkonsumsi Narkoba.

    Hidup ini penuh dengan masalah, bukan hanya anda yang mengalami hal tersebut melainkan kami juga merasakannya. Bahkan dalam beberapa kesempatan, persoalan yang mendera kita bisa datang seperti “durian runtuh yang jatuh secara bertubi-tubi”. Bila anda berlari menjauhi kepenatan otak ini dengan mengkonsumsi ganja, sabu-sabu, ekstasi dan lainnya maka tidak butuh satu-dua kali saja melakukannya melainkan terus-menerus. Sebab yang namanya pergumulan hidup terus-menerus ada sepanjang nafas kehidupan masih ada di dalam tubuh yang fana ini. Bila anda terus melakukan hal ini maka bukan saja hanya ketergantungan akan kecanduan narkoba yang dialami melainkan uangpun akan habis di kantong, semua teman pergi bahkan keluarga sendiri akan membuang anda.
    Fokus Berpikir Manusia Agar Hidup Lebih BerkualitasBaik bagi anda untuk menemukan narkoba sejati dalam hidup ini agar sekali memilikinya maka seumur hidup menikmati keberadaannya. Hanya dengan mengenal Tuhan yang benar maka hati kita dipuaskan oleh hadirat-Nya. Selama kita mampu terhubung dengan Yang Maha Kuasa (memusatkan pikiran) dalam doa, firman dan nyanyian pujian setiap hari bahkan di setiap detik yang dilalui maka selama itu pula hati ini dipenuhi oleh persepsi yang positif sehingga pikiran selalu damai dan tentram.

    Silahkan melirik ke link yang telah kami tautkan. Menjadi candu kepada Tuhan harus terus-menerus dilakukan agar menjadi rutinitas. Bila ini diulang-ulang lagi dan lagi di segala waktu yang ada terutama di waktu-waktu luang maka akan menjadi kebiasaan. Jikalau kebiasaan yang positif dilakukan dengan tekun secara konsisten maka akan bertransformasi menjadi suatu budaya yang membawa ketenangan, kelegaan dan kebahagiaan di dalam hati.

  9. Jauhi minuman beralkohol.

    Minuman beralkohol jelas tidak baik bagi tubuh anda. Daripada melarikan diri dari masalah dengan mabuk-mabukan tidak jelas di warung tuak yang malah menambah dosa sebab mengundang keributan dengan orang-orang disana maka lebih baik merefresh pikiran yang sedang penat dan penuh sesak dengan kembali kepada Tuhan dalam doa-doa yang penuh keberserahan dan kepasrahan atas kehendak-Nya. Setiap kejadian dalam kehidupan kita adalah rencana-Nya dan selalu ada solusi dalam setiap masalah yang dihadapi: maka temukanlah itu teman!

    Bila nafsu anda masih tinggi terhadap minuman beralkohol maka silahkan detoksifikasi lidah dan otak dengan cara rutin mengkonsumsi air garam manis isotonik sesaat ketika hasrat itu muncul. Niscaya keinginan untuk mengkonsumsi minuman beralkohol inipun akan lenyap bersamaan dengan berjalannya waktu. Daripada minum tuak lebih baik kumpulkan uang itu untuk membeli sesuatu yang berharga.

  10. Jangan mengkonsumsi rokok.

    Asap adalah makanan tumbuhan hijau yang mengandung klorofil. Jika manusia membuang karbon dan menghirup oksigen maka tumbuhan di padang sebaliknya, mengkonsumsi karbon (yang kaya polutan) lalu melepaskan oksigen. Akan tetapi, para perokok justru berbuat yang sebaliknya, mereka ingin menjadi pohon cangkokan yang pada saatnya nanti akan menderita penyakit serius akibat kebiasaan buruk ini.

    Asap rokok jelas tidak baik bagi kesehatan kulit sebab bahan ini kaya dengan gas asing dan radikal bebas. Ia akan menurunkan daya tahan tubuh anda hingga membuat life time (rentang hidup) sel-sel tubuh menjadi lebih pendek sehingga mudah sakit dan mengalami proses penuaan dini yang lebih cepat dibandingkan orang biasa pada umumnya.

Kulit anda bukanlah benda mati yang harus dilindungi mati-matian. Sadarilah bahwa ia hidup maka perlakukanlah ia sebagai makhluk hidup layaknya anda memandang sesama manusia yang mampu bertahan dari kerasnya hidup.

Hindari melindungi kulit di bawah sinar matahari secara berlebihan sebab organ ini mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan situasi lingkungan sekitar. Semakin anda memanjakannya maka semakin rapuh dan lemah kekuatannya. Akan tetapi, bila anda bijak maka akan membiarkan hal itu terjadi begitu saja sembari memperkuat kulit anda dari dalam sehingga ia mampu bertahan dari kerasnya lingkungan bahkan menyesuaikan diri juga. Saata sinar matahari membakar kulit anda maka garam menjaganya untuk tetap lembab dan terawat: inilah yang kami maksudkan dengan keseimbangan hidup.

Salam kulit sehat nan eksotik!

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s