Gejolak Sosial

+10 Manfaat Penderitaan Adalah Jalan Kepada Perubahan Hidup Yang Lebih Baik

Manfaat penderitaan dalam hidup sehari-hari hingga membuatmu berkembang dan maju

Derita adalah sesuatu yang menyusahkan yang ditanggung dalam hati (seperti kesengsaraan, penyakit). Sedangkan penderitaan adalah keadaan yang menyedihkan yang harus ditanggung; penanggungan (KBBI Offline). Merupakan sesuatu yang bertentangan dengan hati dan menyebabkan rasa sakit berkepanjangan. Beberapa orang menganggap hal ini sebagai kelemahan yang memalukan tetapi mereka yang mampu berpikiran positif berkesempatan menemukan sudut pandang, persepsi yang baik adanya.

Ada beberapa orang yang beranggapan bahwa “untuk apa menderita? Bukankah hidup ini harus dinikmati?” Kami juga setuju dengan pernyataan tersebut. Seburuk apapun hidup ini, tetap harus dinikmati. Temukan waktu santai sejenak lalu menikmati secangkir teh disela-sela derita yang sedang dijalani, itulah yang namanya menikmati penderitaan. 😀 Menikmati hidup, tidak perlu ribet: cukup temukan/ beli/ petik/ buat sesuatu lalu konsumsi bersama keluarga dengan rasa syukur. Alhasil sesederhana apapun materi yang dimiliki, nikmatnya sampai ke dalam hati.

Sayang, ada yang beranggapan bahwa segala sesuatu yang tidak diinginkannya terjadi adalah bagian dari penderitaan. Bila kita terlalu sensitif dengan hal-hal sepele terutama gangguan yang menyertainya maka kehidupan ini cenderung amburadur oleh karena hal-hal yang tidak berarti itu. Oleh karena itu, biasakanlah diri dengan gangguan kecil yang datangnya secara tidak disengaja dengan cara tetap bersikap baik dan santun saat menghadapinya. Atau setidak-tidaknya diam saja dulu, hanya orang yang sudah mampu mengelola perasaannya mampu melakukan adaptasi dan improvisasi sehingga keadaan itu  bisa dimengerti, ditoleransi lalu disenyumin/ diramahin aja.

Filosofi kehidupan – kelahiran seorang bayi

Penderitaan adalah bagian dari pembentukan hidup. Dahulu saat kita berada dalam kandungan Ibunda, bakal bayi itu disuapi terus, mulai dari makanan, minuman hingga oksigenpun disuapi oleh Ibunda tersayang. Diawal-awal kehidupan kita bernaung dibawah kepak sayapnya ibunda, aman, sejahtera dan terlindungi. Tahun pertama, yaitu sembilan bulan di dalam rahim ibu adalah taman Eden bagi setiap manusia. Disanalah pusat kenyamanan dan kebaikan hidup tanpa titik-koma. Begitu lahir di dunia ini, kita dicampakkan dari pusat kemewahan dan kenyamanan itu untuk tumbuh, berkembang dan menjalani hidup di dunia yang fana ini. Itulah mengapa setiap bayi menangis sesaat setelah dilahirkan.

Sekalipun telah keluar dari pusat kenyamanan dunia, tetap saja dahulu kita masih seorang bayi yang selalu dilindungi dalam dekapan Ayah-Bunda dan seluruh keluarga tercinta. Saat beranjak masuk sekolah, mulailah merasakan dunia yang sesungguhnya. Tingkatakan demi tingkatan dilalui dari  tahun ke tahun. Lewat dari bangku sekolah masuk ke bangku kuliah. Kita baru mulai merasakan dunia yang sesungguhnya ketika kehidupan ini tidak lagi di bawah perlindungan orang lain. Saat umur makin bertambah maka semakin meningkat pula tanggung jawab yang dipercayakan kepada kita yang turut membantu melatih kecerdasan. Semakin mandiri kehidupan ini maka semakin banyak saja tantangan/ masalah yang ditemukan hari lepas hari. Setiap tantangan/ penderitaan itu akan melatih diri ini untuk lebih bijak dalam menjalani hidup.

Menyelesaikan masalah kecil memapukan kita untuk menuntusakan persoalan yang besar

Hampir semua tantangan yang kita hadapi sehari-hari berpotensi menghasilkan derita. Apapun masalah yang sedang anda hadapi saat ini, sadarilah bahwa ada kebaikan yang tersembunyi dibalik semua kejadian tersebut. Cari, gali, temukan dan kembangkan sisi positif tersebut. Alhasil ia akan menjadi pelajaran hidup yang mendatangkan kebahagiaan, kelegaan dan kedamaian di dalam hati. Jangan abai dengan pergumulan hidup yang kecil-kecil sebab hal yang sederhana mengawali lalu membuka pengertian pada sesuatu yang bobot & lingkupnya lebih besar lagi.

Penderitaan mengajari kita untuk tidak bergantung kepada dunia ini

Terkadang kita lupa diri sehingga terlena oleh hal-hal yang sudah dimiliki saat ini. Saking candunya dengan posisi tersebut, berusaha mati-matian untuk mempertahankannya semaksimal mungkin. Saat tidak mampu mempertahankannya, beberapa orang akan berakhir dengan kondisi stres, depresi dan ada pula yang menggila hingga bunuh diri. Oleh karena itu, batasi ketergantungan anda terhadap dunia ini sebab keadaan tersebut beresiko melemahkan anda. Oleh karena itu, ikhlaskanlah semuanya itu, anggap itulah yang terbaik, terima kenyataan apa adanya dan mulailah belajar candu kepada Tuhan dan bergantung kepada kemampuan sendiri niscaya hidup lebih damai, bahagi dan tetap lega hati ini melewati semua penderitaan tersebut.

Semua masalah menarikmu keluar dari zona nyaman untuk berkembang

Banyak manusia yang hanya menggantungkan tujuan hidupnya pada kenyamanan belaka. Mereka berpikir untuk menjauhi dan menolak ketidaknyamanan. Padahal dalam posisi semacam inilah kehidupan mulai dibentuk hari lepas hari. Saat seseorang berada dalam zona nyaman mulailah aktivitas menurun, hidup santai dan lebih banyak diam saja. Mereka berpikir bahwa inilah hidup yang sebenarnya padahal keadaan tersebut telah menuntun mereka kepada kebodohan karena ketumpulan pola pikir dan daya analisis yang menurun.

Saat berada dalam zona nyaman, seseorang memiliki kecenderungan pasif karena sedang menikmati hidup. Dimana ada orang-orang yang menikmati hidup maka disanalah ada mereka yang pikirannya kosong. Artinya, terus-terusan berada dalam zona nyaman lebih banyak membuat pikiran kosong sehingga beberapa hal lepas kendali, yakni hawa nafsu yang sesat juga lebay, kebinatangan (amarah, kekerasan, kebencian dan dendam) dan kejahatan lainnya akan bermunculan ke permukaan. Pertama-tama yang dirugikan oleh keadaan ini adalah diri sendiri kemuadian orang lain dan lingkungan sekitar juga.

Berbahagialah saat anda mampu keluar dari zona nyaman sebab keadaan ini membantumu untuk mengembangkan pemahaman, potensi, kecerdasan dan kreativitas yang sudah dimiliki. Secara tidak langsung masalah menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan level kehidupan manusia menjadi lebih baik dari hari ke hari. Jadi ketika anda mau maju, hadapi saja penderitaanmu kawan. Dibalik semuanya itu, alangkah lebih baik jikalau melaluinya dengan penuh semangat. Hanya ada dua hal dalam hidup ini yang disebut sebagai kebenaran sejati sekaligus sebagai penghiburan bagi hati, yaitu saat setiap waktu terhubung dengan Tuhan dalam doa, firman dan nyanyian pujian (yang pertama). Penghiburan kedua adalah saat kita mampu berbagi kasih/ memberi manfaat kepada sesama dimulai dari dalam keluarga, sanak-saudara, sahabat bahkan seluruh masayarakat luas (jika mampu).

Derita jalan kepada perubahan hidup yang lebih baik

Kami sendiri adalah seseorang yang pernah, sedang dan akan terus mengalami penderitaan di dunia ini. Keadaan ini sedikitpun tidak kami sesali sebab dampaknya telah mengajari diri ini tentang berbagai-bagai hal yang dahulu tersembunyi, kini telah dibuka lebar di depan mata ini. Dahulu kami adalah orang yang terus sakit-sakitan karena daya tahan tubuh lebih lemah daripada orang normal lainnya. Syukur kepada Tuhan Yesus dengan bantuan Roh Kudus kami menemukan solusinya. Jalan kepada penyakit ini telah menemukan berbagai-bagai obat herbal alami, mujarab, ajaib hingga membuat manusia panjang umur. Ada tiga hal yang membuat kami lebih sehat, yaitu herbal ajaib (jahe, bawang putih dan bawang merah), buah ajaib (jeruk nipis) dan mineral ajaib (garam). Coba kalau dahulu kami bukanlah orang yang suka sakit-sakitan, pastilah rahasia ketiga jenis obat mujarab ini jauh dari jangkauan mata.

Dahulu kami juga termasuk orang yang tidak sabaran, pendedam, keras dan penuh dengan kebencian. Tetapi karena begitu banyaknya masalah yang dihadapi sehingga semua itu membuat diri ini mengerti bahwa sifat-sifat itu hanya membebani kehidupan manusia yang semakin terjun bebas dari hari ke hari. Syukur kepada Tuhan Yesus dengan bantuan Roh-Nya yang Kudus kami dapat menemukan pencerahan. Walau sakit rasanya, kami mencoba lebih sabar menjalani hidup. Sekalipun dendam menendang, kami mencoba memaafkan. Saat kekerasan dan kejahatan mencokol di dalam hati, kami menyangkal diri, merendahkan diri bahkan menekan, menginjak dan menganggap diri sendiri hina agar niat buruk itu segera dihancurkan dari dalam hati.

Perubahan itu nyata ketika kita mencicipi akibatnya. Banyak orang tidak mengerti dengan kejahatannya, terus saja melakukan hal tersebut sekalipun telah di tegur oleh banyak orang. Mental semacam ini termasuk dalam orang yang hatinya keras dan kepalanya seperti batu. Tidak ada yang bisa mengubah orang-orang ini sekalipun mulut anda berbusa-busa menasihati dan menjelaskan tentang persoalan tersebut. Satu-satunya cara untuk mengubah mereka adalah dengan membiarkannya terjatuh dan merasakan kesakitan juga kepahitan akibat sikap yang telah dilakukannya. Penderitaan yang mereka cicipi karena kesalahan sendiri adalah jalan kepada masuknya doktrin perubahan yang kita ajukan namun selama ini ditolak.

Jenis-jenis penderitaan

Derita yang mungkin pernah, akan atau sedang dialami saat ini adalah sebuah proses kehidupan untuk meningkatkan kecerdasan dan kebijaksanaan yang ada di hati. Tetapi jika anda tidak menghadapinya dengan ikhlas sambil berlapang dada dan tetap tenang, beresiko menggiring kehidupan kepada hal-hal yang lebih buruk (potensi negatif). Berikut ini beberapa sumber penderitaan yang mungkin pernah, sedang dan akan dialami.

  • Derita oleh diri sendiri. Biasanya dikarenakan oleh kelemahan yang sudah ada secara default dalam diri manusia.
  • Derita oleh orang lain baik mereka yang dekat maupun mereka yang asing. Asalnya dari orang-orang disekitar kita. Tentu saja ini terjadi sebagai bagian dari interaksi bersosial (pergaulan) yang dilakukan hari lepas hari.
  • Penderitaan dari lingkungan sekitar. Biasanya keadaan ini terjadi karena sikap kita yang tidak baik dan ramah kepada lingkungan hayati. Manusia yang serakah akan kemewahan pribadi mendorong kerusakan lingkungan yang lebih besar.

Menurut asal kesalahan sebuah penderitaan dibagi atas beberapa bagian, yakni sebagai berikut ini.

  • Menderita karena kesalahan sendiri. Tekanan hidup yang kita alami karena persoalan tidak mampu mengendalikan diri adalah sebuah dosa pribadi. Kita pantas mengalami derita itu agar kedepannya lebih waspada dan tidak terulang lagi.
  • Menderita karena kesalahan tim (bersama). Kita telah membentuk sebuah tim lalu merencanakan beberapa set perlakuan. Akan tetapi perlakuan tersebut telah merugikan orang lain sehingga mereka menekan tim dimana kitalah salah seorang yang ada didalamnya.
  • Menderita karena kesalahan orang lain. Penderitaan karena kesalahan orang lain terdiri dari dua bagian, yaitu dari orang yang dekat dan dari mereka yang jauh/ tidak dikenal/ orang asing. Istilahnya adalah orang lain yang bersalah sedangkan diri sendiri menjadi korband dari pelanggaran tersebut.
  • Menderita tanpa alasan. Penderitaan semacam ini membutuhkan pengorbanan yang besar sehingga memerlukan kerelaan hati saat menekuninya. Disinilah sebenarnya kebenaran di dalam hati senantiasa diuji dan dimurnikan dari hal-hal yang salah/ buruk/ negatif.

Manfaat penderitaan bagi perkembangan kehidupan manusia

Jika anda mampu melihat sisi positif dibalik sakitnya penderitaan yang dialami hari lepas hari, niscaya semua kejadian itu bermanfaat bagi kehidupan umat manusia. Tanpa anda sadari, masalah akan melatih kemampuan berpikir dalam mencitrakan dunia ini sehingga pandangan jernih terhadap berbagai-bagai situasi yang dihadap saat ini. Berikut beberapa manfaat dari derita yang mungkin pernah, akan dan sedang dialami saat ini.

  • Tandanya bahwa kita harus lebih dekat dengan Tuhan.

    Dalam hidup ini tanpa Tuhan maka manusia kehilangan arah hidup. Kenikmatan dunia dan berbagai gemerlapan disekitar anda membuatmu semakin jauh dari Yang Maha Kuasa. Oleh karena itu lewat masalah yang terjadi hidup ini akan digiring untuk kembali fokus kepada Tuhan. Baca juga, Cara mengisi kekosongan di hati

  • Kesempatan untuk merasakan penyertaan dan kemurahan hati Tuhan.

    Sadarilah teman bahwa permasalahan yang anda alami adalah jalan kepada penyertaan Tuhan. Jika anda disakiti oleh orang lain maka Tuhan akan membalaskannya dengan berkat sebab Ia adalah Allah yang membalikkan situasi. Kutuk yang tidak pantas anda terima akan diubahnya menjadi berkat. Perlakukan buruk yang tidak pantas anda terima akan diubahkan menjadi perlakuan baik. Milikilah pengharapan itu teman.

  • Membuat anda lebih rendah hati.

    Saat masalah tidak ada banyak orang yang mengedepankan ego dan kesombongannya. Dengan adanya persoalan hidup hal-hal yang seperti ini akan terkikis sedikit demi sedikit.

  • Pengalaman bertambah.

    Menambah pengalaman pribadi untuk dipelajari sendiri maupun untuk diajarkan/ diceritakan kepada orang lain. Pengalaman sangatlah berharga teman bahkan kami dapat mengatakan dalam banyak hal, ini tidak dapat dibeli oleh siapapun.

  • Membuat anda lebih cerdas.

    Pergumulan hidup mampu mengasah kemampuan menyelesaikan masalah, sehingga sikap-sikap yang kita ekspresikan semakin mendekati nilai-nilai Ke-Tuhanan (kepercayaan yang dianut). Artinya ini mengembangkan kemampuan intelektual dan spiritual anda.

  • Jadi lebih sabar.

    Masalah membuat anda tetap sabar dalam segala situasi sebab ini merupakan sarana latihan kesabaran sehingga mendatangkan kebaikan bagi kehidupan emosional anda. Sifat yang biasanya pemarah akan menggiring anda untuk berkepala dingin dalam segala situasi.

    Melatih kekuatan hati dan daya tahan : Mengajari kita untuk lebih sabar dan tetap tegar dalam segala keadaan. Tetap tegar dalam menghadapi berbagai persoalan tidak mudah melainkan ini butuh proses latihan yang tekun.

  • Mengenal orang lain.

    Ada kemungkinan untuk lebih mengenal kepribadian orang disekitar kita termasuk mengenal orang yang baru. Ini adalah kesempatan bagus buat anda untuk memiliki lebih banyak teman/ koneksi/ klien/ partner.

  • Memperbaiki hubungan dengan orang lain.

    Jika anda mampu melihat suatu persoalan sebagai sebuah jalan kepada kebaikan maka pikiran positif yang seperti itu akan membawa anda dalam jalan kebaikan salah satunya dapat memperbaiki hubungan yang sudah lama renggang dengan orang lain.

  • Belajar memahami pola penyelesain masalah.

    Tahukah anda bahwa saat kita diperhadapkan dengan keadaan yang tidak baik maka ada hal-hal tertentu yang secara rutin dilakukan? Inilah yang kami maksudkan dengan hal-hal kecil mengantarkanmu kepada hal besar. Jikalau anda dapat menyelesaikan suatu persoalan maka ada pola yang dipelajari dari sana. Dikemudian hari pola ini bermanfaat untuk mengajari anda bagaimana menyelesaikan masalah dalam skala besar.

  • Kesempatan untuk mengoreksi diri dan memperbaiki sikap dan tutur kata.

  • Keuntungan sebagai batu loncatan yang mengawali perubahan besar menuju hidup yang lebih baik (revolusi mental).

  • Belajar mengendalikan diri dari hawa nafsu yang sesat.

  • Dimampukan untuk menekan sifat kebinatangan dari dalam hati (kebencian, dendam dan amarah).

  • Pada akhirnya gejolak sosial yang dapat diselesaikan sendiri membuat kita lebih dewasa dan mandiri.

  • Terkadang pergumulan yang kita hadapi membuat diri ini terinspirasi menemukan sebuah karya yang inovatif, kreatif dan kolaboratif.

  • Ketika anda mampu memaknai penderitaan maka ia akan menjadi pelajaran berharga yang turut meningkatkan kecerdasan anda.

  • Pada akhirnya masalah yang terjadi menambah kemampuan beradaptasi, menyelesaikan masalah hingga menjadi lebih bijak dari hari ke hari.

Tidak semua masalah akan menjadi penderitaan tetapi semua pergumulan hidup akan mendatangkan kebaikan dalam diri manusia itu sendiri maupun terhadap orang lain dan lingkungan sekitar. Jalanilah semuanya itu dengan lapang dada, ikhlaskan setiap kejadian, terima kenyataan apa adanya lalu belajarlah dari setiap peristiwa yang telah terjadi. Dibalik semuanya itu, kedepankan untuk selalu bernyanyi di dalam hati, memuji-memuliakan Tuhan sembil beraktivitas-bekerja memberi manfaat (berbagi kasih) kepada sesama. Dua hal ini adalah kekuatan, penyemangat sekaligus sebagai penghiburan yang mendatangkan kebahagiaan, kedamaian dan kelegaan dalam hati sekalipun berada di tengah pencobaan hidup.

Sebaik-baiknya penderitaan adalah lebih baik derita karena melakukan, mempertahankan dan memperjuangkan kebenaran. Pengorbanan yang anda dedikasikan pahalanya akan dituai di akhirat (hari penghakiman). Apapun deritanya, pastikan saat itu anda berada dalam posisi yang benar. Kalau anda menderita karena kesalahan sendiri berarti itu adalah layak sebagai tanggungan yang harus dijalani.

Salam, ikhlaskan saja ujian kehidupan itu!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.