Gejolak Sosial

11 Cara Berdoa Yang Baik & Benar, Menikmati Saat Bersekutu Dengan Sang Khalik


Cara Berdoa Yang Baik & Benar, Menikmati Saat Bersekutu Dengan Sang Khalik

Kristen Sejati – Doa adalah permohonan (harapan, permintaan, pujian) kepada Tuhan (KBBI Offline). Merupakan nafas hidup orang percaya yang selalu dilakukan walau tidak selalu terlihat oleh orang lain. Tenpa hidup yang selalu berdoa maka seorang beriman hanyalah memiliki status keyakinan sebagai KTP saja sebatas formalitas belaka. Merupakan salah satu cara terbaik untuk selalu terhubungan dengan Sang Pencipta Segala Masa. Ini adalah aktivitas bermutu tinggi yang tidak pernah ditinggalkan oleh seseorang yang percaya akan adanya Tuhan.

Doa adalah menjaga perkataan.

Sadarkah anda bahwa “Tuhan hanya sejauh doa?” Saat anda bersekutu, Dia tidak berada di luar negeri atau di seberang lautan atau di luar rumah melainkan Ia tepat berada di hatimu (Roh Kudus). Oleh karena Roh Allah ada padamu, Dia tepat berada di dalam mu sehingga semua yang terucap lewat bibir akan disampaikan-Nya kepada Allah. Ia tidak hanya menyampaikan kata-kata saat anda bersekutu melainkan dalam setiap langkah kaki bahkan dalam setiap detik yang dilewati, ia akan melakukan hal yang sama, lagi dan lagi. Jadi sadar atau tidak, Tuhan mendengar setiap ucapanmu. Oleh karena itu, jagalah lisanmu sebab Tuhan tidak pernah beranjak dari sisimu.

Mulai sekarang, konsistenlah dalam berkata-kata & berperilaku

Selalu ada korelasi positif antara apa yang dipikirkan, yang dikatakan dan yang diperbuat. Ketiga hal ini beradala dalam 3 dimensi yang berbeda-beda tetapi selalu bisa tertuju kepada arah yang sama. Artinya, apa yang anda katakan mencerminkan hati sendiri yang kelak akan dilakukan pula. Orang lain akan mengetahui isi hatimu (tujuan/ maksud) lewat perkataan yang keluar dari bibir ini dan dari perilaku yang diekspresikan setiap harinya.

Doamu sangat ditentukan oleh suasana hati saat ini. Apakah hati anda membahas hal=hal yang baik dan benar atau malah bermalas-malasan lalu pengennya tidur melulu. Berhati-hatilah dengan perkataan anda sebab  mustahil sesuatu yang benar bisa bercampur dengan yang jahat. Tidak ada orang benar yang mengeluarkan perkataan baik tetapi mengeluarkan perkataan buruk juga. Seperti ada tertulis.

(Matius  12:35) Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat.

Dari firman di atas jelas sekali bahwa kekristenan butuh konsistensi. Adalah mustahil seseorang menyebut dirinya orang percaya jika melakukan kebaikan tetapi disamping itu pula, ketika tidak ada yang mengawasi langsung saja melakukan kejahatan. Artinya, tidak ada manusia yang dibentuk untuk tujuan kebaikan dan juga kejahatan. Melainkan setiap orang pastilah menentukan pilihannya, siapa sebenarnya dirinya? Jadilah seperti kecenderungan yang selama ini menjadi pembawaanmu. Ingatlah bahwa Tuhan tidak menerima orang yang berada di areah abu-abu atau yang hangat-hangat kuku saja. Seperti dalam firmannya.

Wahyu  3:16 Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.

Jadi, sadarilah bahwa tidak ada posisi tanggung di tengah atau yang sedang-sedang saja melainkan tentukan pilihanmu dari sekarang. Ingin mengusahkan hal yang benar dengan konsisten. Atau anda ingin berusaha menegakkan kebenaran dan mendukung kejahatan juga? Ingatlah segala sesuatu yang sifatnya gantung adalah tidak layak bagi kehendak Allah. Melainkan segala kebenaran yang konsisten dan berlangsung terus menerus akan berada dalam pihak yang benar saat waktunya kelak sudah tiba (akhir zaman/ hari penghakiman).

Doa adalah ketergantungan kepada Tuhan

Manusia yang suam-suam kuku bisa juga berarti bahwa kehidupan yang tidak sepenuhnya ketergantungan kepada Tuhan. Mereka lebih mempercayakan hidup kepada kekuatan sendiri, uang mandiri, relasi sendiri dan kekuasaan yang diemban. Keadaan ini membuat manusia semakin rapuh oleh pengaruh buruk orang lain. Sebab semakin besar kecanduan yang kita berikan kepada dunia maka semakin tinggi pula pengaruhnya dalam kehidupan ini. Candu terhadap dunia ini mendorong anda menjadi orang yang munafik, dari luar terlihat rohani tetapi didalamnya penuh rampasan.

Saat memutuskan untuk berdoa maka mulai saat itu jugalah segala ketergantungan akan dunia harus dilepaskan. Sebab doa menandakan bahwa betapa kehidupan kita tidak dapat berlanjut tanpa kehadiran-Nya. Untuk apa melakukan hal ini bila sudah merasa mampu dan sanggup mengendalikan segala sesuatu yang terjadi? Justru karena kita menyadari bahwa tidak mampu mengendalikan segala sesuatu maka dengan itulah doa-doa dipanjatkan kepada Yang Maha Kuasa.

Kemampuan berdoa setara dengan tingkat kecerdasan

Doa  bisa dilakukan kapanpun, dimanapun dan bagaimanapun keadaan anda. Ini adalah aktivitas yang tidak bisa dinilai orang lain tetapi hanya diketahui oleh manusia itu sendiri. Kemampuan berdoa setara dengan kecerdasan seseorang. Saat ada kata-kata yang terucap, baik lewat bibir maupun lewat kata hati, maka saat itu juga otak anda akan dirangsang untuk terus berkembang. Semakin banyak perkataan yang keluar maka semakin cerdas seseorang.

Tidak perlu bertele-tele sebab Tuhan maha tahu

Sayang, harap berhati-hati kala mengucapkan doa-doa anda. Tidak perlu bertele-tele dan diulang-ulang, ini sama saja dengan menganggap bahwa Tuhan itu tidak mengerti tentang kehidupan kita. Sadarilah bahwa Allah mengerti segala persoalan yang kita hadapi. Ucapkan apa yang anda butuhkan, sampaikan seadanya saja sebab apa yang kita butuhkan telah diketahui sebelumnya oleh-Nya. Bukankah Dia adalah Allah yang maha tahu? Tidak ada satupun yang tersembunyi dalam pandangan-Nya bahkan sehelai rambut yang jatuh dari kepala manusia, selalu dipantau dan diketahui oleh-Nya.

Kemampuan berkonsentrasi sangat menentukan daya tahan terhadap gangguan sosial

Kecerdasan anda lebih dibutuhkan saat berkonsentrasi dalam setiap moment doa yang berlangsung. Sebab gangguan disana-sini bisa terjadi. Itu bisa saja berasal dari suara mesin kendaraan/ teknologi lainnya, aktivitas sesama manusia (terutama lisan) dan suara binatang di sekitar kita. Bila pikiran gagal fokus dan malahan memusatkan konsentrasi pada perkataan orang lain atau pada suara hewan di sekitar niscaya anda tidak akan mampu berdoa dengan luwes, tenang, damai dan tetap bahagia melainkan suasana hati akan buyar bahkan menjadi kacau balau.

Cara berdoa yang baik dan benar

Pada dasarnya doa yang benar adalah “Doa yang diajarkan Tuhan Yesus kepada murid-muridnya, yaitu Doa Bapa Kami.” Silahkan pelajari sendiri hal itu, bukankan semuanya sudah di ajarkan di Gereja dan persekutuan yang selama ini anda ikuti? Apa yang kami berikan disini adalah berdasarkan pengalaman pribadi yang ditekankan bukan pada susunan kata-katanya melainkan lebih kepada teknik umum saat melakukannya. Berikut cara berdoa yang baik dan benar.

  1. Susunan kata.

    Sekalipun kami katakan sebelumnya bahwa dalam bagian ini kami tidak membahas tentang susunan per kata saat bedoa namun ada baiknya bagi kami untuk menyinggungnya walau hanya sedikit saja. Berikut ini bagian-bagian doa yang kami peroleh dari bahan-bahan Doa Bapa Kami.

    • Memuliakan dan mengagungkan Allah dengan penuh rasa syukur.
    • Mempasrahkan diri sepenuhnya dalam kehendak/ rencana Allah.
    • Memohonkan pertobatan atas dosa-dosa.
    • Isi doa Anda.
    • Kembali memuliakan Allah dengan penuh rasa syukur.
    • Jalan doa yang ditempuh – Dipanjatkan kepada siapa?
    • Amin.

      Persyaratan umum saat berdoa.

  2. Doa adalah mengasihi Allah.

    Jangan pernah lupa memuliakan Allah dalam setiap kesempatan saat bersekutu dengan Allah pada waktu-waktu yang formal. Misalnya saat bersaat teduh (di pagi dan malam hari), saat di gereja dan dalam persekutuan lainnya.

    Memuliakan Allah sembari merasakan betapa kuatnya cinta yang telah Ia berikan kepada kita dimana hati ini penuh dengan kedamaian, kebahagiaan, ketenangan, kelegaan dan ketentraman di segala waktu : Bukankah semuanya itu gratis!

  3. Hindari sikap egois, doakan juga orang lain.

    Biar bagaimanapun doa anda, selalu beri kesempatan untuk mendoakan orang lain juga. Ini menandakan bahwa anda tidak hanya mengasihi Allah tetapi juga mengasihi sesama manusia. Mendoakan kebaikan orang lain juga merupakan suatu kebaikan yang sangat sederhana dimana kita berbagi kasih.

  4. Berdoalah dengan rendah hati.

    Orang yang meminta dengan rendah hati tidak mengucapkan kata-katanya seperti orang yang sedang marah-marah. Tetapi ini adalah kata-kata yang penuh dengan kesungguhan dan kelembutan dimana kita berharap bahwa Allah berkenan mengasihani kita.

    Ingatlah kata-kata ini : terimakasih, tolong/ mohon, dan kiranya/ semoga. Masukkan awalan ini dalam setiap kalimat yang dimungkinkan dimana anda menunjukkan kerendahan hatimu dan betapa tingginya Tuhan itu sedang kita bukanlah apa-apa dimata-Nya

  5. Berdoa yang tekun.

    Jangan pernah bosan melakukan hal ini tetapi budayakanlah aktivitas ini. Lakukan secara rutin hingga menjadi kebiasaan. Giatkan dengan tekun dan konsisten hari demi hari sehingga menjadi budaya. Ketika sesuatu sudah menjadi budaya niscaya itu akan dilakukan tanpa ada beban sama sekali bahkan ketika aktivitas tersebut terlupakan justru menciptakan rasa bersalah.

  6. Hindari sikap yang bertele-tele.

    Berdoa yang bertele-tele seperti orang yang sedang ketakutan. Sebab jika anda yakin dengan apa yang dikatakan maka tidak akan diulang-ulang dan tidak akan berputar-putar disitu saja. Sadarilah bahwa Tuhan yang kita sembah adalah maha tahu, tidak ada satupun yang luput dari pandangan-Nya, sehelai ramputpun tidak tersembunyi dari-Nya.

  7. Fokus kepada Allah bukan agar dihargai, dihormati, dipuji orang atau menjadi populer.

    Saat anda bersaat teduh lalu menutup mata hanya ada titik hitam dalam pandangan anda dan beberapa kenangan masa lalu yang berhubungan dengan doa yang diucapkan. Jauhkan hati dari hal-hal yang bersifat duniawi misalnya ingin dihargai, dipuji, dihormati dan menjadi populer saat berdoa.

    Kemampuan fokus anda sangat menentukan ketenangan saat bersekutu dengan Allah. Oleh karena itu, selalu aktifkan pikiran anda dalam doa, firman dan nyanyian pujian agar terus-menerus dilatih dan diasah menjadi lebih baik & cerdas hari lepas hari.

  8. Apa yang dirasakan saat berdoa?

    Jangan pernah bertanya kepada teman, “Bagaimana doa saya kali ini? Baguskah?” Ini adalah pertanyaan yang paling rancu sedunia. Pertanyaan semacam ini menandakan bahwa anda melakukannya bukan untuk Tuhan tetapi biar dipuji, dihargai dan dihormati orang lain.

    Fokuslah pada suasana hati anda saat sedang berdoa dan apa yang anda rasakan?” Berikut beberapa hal yang kemungkinan akan anda alami saat sedang melakukannya dengan penuh kesungguhan.

    • YANG PALING UMUM : Perasaan sukacita (bahagia-senang) yang penuh damai dan tenang hingga membuatmu tersenyum. Simak juga : Ciri khas kebahagiaan.
    • Pikiran/ otak yang berdenyut.
    • Perasaan bulu kudu merinding.
    • Badan terasa ringan seolah sedang melayang.
    • Menangis bahagia.
    • Apa yang dilihat saat sedang berdoa? Tidak ada, hanya ada area hitam yang kelam sembari memikirkan perbuatan Tuhan yang menolong kita (visualisasi-imajinasi). Misalnya saat mengucapkan syukur terhadap pertolongan Tuhan, langsung ingat saat kita hampir jatuh tetapi tidak sampai tergeletak, mengingat saat dalam ketidakmungkinan ternyata Tuhan masih memberi kesempatan, mengingat saat Tuhan menolong anda untuk menghadapi orang yang suka marah-marahi, mengingat petolongan Tuhan saat anda bisa menyelesaikan pekerjaan dan lain sebagainya. Imajinasi tentang pengalaman pribadi saat berdoa harus sesuai dengan konteks yang sedang didoakan dan tidak melayang-layang (berada di luar kata-kata yang diucapkan).Harap diingat bahwa visualisasi imajinasi saat berdoa bukanlah gambaran utuh yang lengkap tetapi hanya suatu gambaran yang samar-samar dan singkat tentang pengalaman pribadi anda.
  9. Mampu mempertahankan fokus dan siap terganggu.

    Ingatlah bahwa ujian sosial bisa terjadi dimana saja bahkan ketika anda sedang bersekutu sekalipun. Ditengah semuanya itu, jadilah tegar dan pertahankan fokus tetap tertuju kepada Allah kita.

    Jangan menyerah teman! Diawal-awal anda mungkin akan tergoda oleh semua gangguan ini tetapi jikalau anda terus berlatih dengan tekun niscaya semua bisa diabaikan dan pikiranpun tetap fokus kepada Tuhan.

    Inilah yoga atau semedi yang sebenarnya, yakni saat anda mampu tetap fokus kepada Tuhan di tengah riuhnya suasana di luar sana.

    • Godaan yang berasal dari imajinasi sendiri (pikiran melayang-layang) di luar konteks doa.
    • Teman-teman yang sedang risih.
    • Bunyi mesin yang meraung.
    • Suara hewan disekitar anda.
    • Bunyi dari lingkungan sekitar.
  10. Posisi & tempat saat berdoa.

    Sebenarnya doa dapat dilakukan dalam semua posisi, baik berlutut, berjongkok, duduk, berdiri, berjalan bahkan berlari sekalipun. Ini hanya masalah aktivitas yang sedang kita lakukan setiap hari. Sebab berdoa dapat dilakukan kapanpun, dimanapun dan bagaimanapun keadaan anda. Berikut beberapa tempat & posisi terbaik saat bersaat teduh dalam waktu-waktu khusus.

    • Berdoalah di kamar. Saat bersekutu dengan Tuhan dalam waktu khusus sebaiknya lakukanlah di kamar sendiri sebab Allah kita menyukai kerendahan hati. Bila itu dilakukan bersama keluarga maka lakukanlah di ruang tamu dengan pintu dan jendela masih tertutup. Sebab beberapa orang berdoa nada tinggi agar beroleh pujian dan hormat dari dunia ini.
    • Berlutut (duduk simpul). Melakukan hal ini adalah tanda kerendahan hati. Ada baiknya jikalau anda berlutut saat bersaat teduh yang menunjukkan betapa tinggi dan betapa hebatnya Allah dimata kita.
    • Miliki intonasi yang baik. Ada baiknya jikalau setiap kata yang anda ucapkan memiliki intonasi tertentu yang sesuai dengan diri anda. Ingatlah bahwa otak manusia sangat suka dengan nyanyian dimana salah satu yang menandakan bahwa anda sedang bernyanyi adalah dengan berintonasi.
      Bahkan dalam waktu-waktu tertentu yang sifatnya bebas (tidak sedang bersekutu dalam pertemuan formal) anda bisa menggubah kalimat doa dalam bentuk nyanyian.
    • Menggoyangkan jari, kepala atau badan. Ini bertujuan untuk menciptakan suasana santai diamana setiap gerakan yang anda lakukan sesuai dengan intonasi dari nada suara yang keluar.
  11. Biarkan setiap kata mengalir keluar apa adanya.

    Saat masih kecil, kita suka menulis apa-apa saja yang didoakan. Ini memang baik untuk dilakaukan dahulu. Tetapi ketika anda sudah dewasa sebaiknya tinggalkan kebiasaan ini. Melainkan biarkan semua perkataan yang keluar mengalir seperti air, apa adanya. Satu-satunya yang anda catat adalah “apa saja point-poin (topik yang didoakan) dari isi doa anda?

    Saat berdoa : Lupakan tulisan ini dan berdoalah menurut suara hati dan kemampuan yang dimiliki masing-masing.

Berdoa adalah begian dari permohonan kita kepada Yang Maha Kuasa, semoga Ia berkenan mengasihani. Setiap permintaan lantunkanlah dengan kerendahan hati yang meninggikan Allah di atas segalanya. Pastikan anda tidak mendoakan diri sendiri melainkan doakanlah juga kebaikan sesama. Latihlah diri anda untuk mengatasi gangguan fokus yang terjadi. Bila kemampuan berkonsentrasi anda sudah semakin baik karena telah teruji niscaya akan merasakan suasana hati yang luar biasa menyentuh kehidupan anda. Sehingga sekalipun sebelum berdoa dalam suasana sedih, galau, cemas, kuatir dan takut tetapi setelahnya kekuatanmu dipulihkan juga semangat hidup kembali terisi penuh.

Salam, paling tidak ada sukacita saat bersekutu dengan Sang Khalik!

5 replies »

  1. Trimakasih buat pencerahannya. Ketika berdoa ( doa syafaat) terasa seluruh jiwa ini seperti terangkat dan setelah selesai berdoa semua terasa ringan. Ketika saya akan berdoa syafaat saya berdoa terlebih dahulu mohon tuntunanNya.. dan terasa sekali Allah itu sangat dekat.

    Suka

    • Waw….
      Pengalaman yang luar biasa….
      Allah sangat dekat ketika kita mampu memfokuskan pikiran hanya kepada-Nya sembari mengabaikan gangguan yang berasal dari luar. Hati dipenuhi kebahagiaan saat kita bisa tersenyum dalam pengharapan yang benar.
      Salam jumpa kembali….

      Suka

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.