Keluarga

10 Cara Hidup Tanpa Makan – Mungkinkah Manusia Hidup Tanpa Makanan? Belajar Menghilangkan Ketergantungan Materi (Kenikmatan Duniawi)


Cara Hidup Tanpa Makan - Mungkinkah Manusia Hidup Tanpa Makan Belajar Menghilangkan Ketergantungan Materi (Kenikmatan Duniawi)

Manusia sebagai orang yang percaya kepada Tuhan wajib bersyukur dalam segala hal. Sebab nyatalah bahwa keberadaan kita di dunia ini telah direncanakan Allah sejak dari mulanya. Tidak ada sesuatu yang terjadi secara kebetulan melainkan semuanya berada dalam jalurnya untuk menyatakan betapa besar, hebat dan dahasyatnya Allah yang kita sembah. Kebaikan-Nya tidak hanya berlaku bagi kita yang masih hidup saat ini, melainkan bagi anak-cucu bahkan sampai kepada keturunan yang berikutnya hingga Tuhan kembali sebagai hakim yang adil untuk menjerat setiap pendosa ke dalam api neraka dan menempatkan orang benar ke dalam sorga yang kekal.

Semua yang kita butuhkan sebenarnya telah disediakan oleh bumi ini. Tidak ada satupun kekurangan yang pantas membuat kita bersedih karena segala sesuatu sudah dijatahin dalam jumlah yang sepadan. Bumi ini pada dasarnya berputar-putar dan demikian jugalah dengan sumber daya yang tersedia didalamnya. Semuanya berada dalam siklus yang saling ketergantungan satu sama laian dimana manusia sebagai puncak pengendali ekosistem. Pada awalnya, tumbuhan hijau memproduksi berbagai bahan-bahan kebutuhan, mulai dari bahan makanan dan bahan properti. Kemudian manusia mengkonsumsi bahan organik kompleks tersebut (baik yang cepat maupun lambat) lalu sisanya akan dibuang menjadi kotoran (sampah, urin dan feses). Bahan-bahan buangan ini kemudian di demineralisasi oleh garam (yang terdapat dalam air hujan maupun di dalam kotoran itu sendiri) untuk kemudian menjadi bahan pupuk yang berperan menyuburkan Tanah.

Perputaran bahan organik menjadi anorganik (demineralisasi) yang turut menghasilkan gas metana

Karena semuanya sudah ada bukan berarti kita bisa memboros-boroskannya, tebang pepohonan sembarangan untuk membangun rumah bak istana, bunuh hewan-hewan untuk mengadakan pesta pora yang lebay, menggali perut bumi untuk menghasilkan emas, intan, perak, tembaga, biji besi dan lain sebagainya. Justru aktivitas semacam inilah yang mengganggu keseimbangan alam sehingga turut merusak lingkungan karena kemampuan produksi lebih rendah dibandingkan dengan kecepatan konsumsi. Pemanfaatan sumber daya alam secara berlebihan tidak akan membawa kebaikan dalam kehidupan kita. Sadar atau tidak, keadaan ini lambat laun akan memicu bencana alam di wilayah masing-masing.

Manusia dengan segala kecerdasannya syarat dengan hawa nafsu yang berlebihan. Penting bagi kita untuk mengendalikan bahkan bila perlu menekan keinginan akan materi yang lebay sebab keinginan yang belum terpenuhi merupakan salah satu faktor yang tidak menempatkan kita pada posisi bahagia. Salah satu pemicu terbesarnya adalah sifat arogansi manusia. Oleh karena itu, ada baiknya melemahkan bahkan menghancurkan sifat egois semacam ini dengan menyangkal diri dan rela hati mengikuti ujian sosial. Kemudian mencari penghiburan dan kebahagiaan dengan senantiasa fokus kepada Tuhan dalam doa, firman dan nyanyian pujian.

Mungkinkah manusia hidup tanpa makan?

Lautan adalah sumber makanan utama di bumi ini. Sebab pusat energi terluas letaknya di samudera tepatnya dalam hal kandungan garam. Sodium klorida yang terasa asin seolah-olah menipu indra manusia sebab dibalik keasinan yang menggetirkan lidah ada manisnya manfaat yang tersembunyi. Jika saja setiap orang dapat menggali lebih dalam lagi tentang khasiat mineral yang satu ini maka ditemukanlah bahwa NaCl yang warnanya putih seperti kristal ini menyembunyikan energi siap pakai untuk kebutuhan setiap makhluk. Bahkan bisa dikatakan bahwa sebenarnya ikan-ikan di lautan besarnya karena mengkonsumsi air laut pada kadar yang tepat.

Tahukah anda bahwa sistem organ, jaringan dan sel juga biokimiawi dalam tubuh manusia mirip-mirip dengan hewan? Wajah dan perawakan kita saja mirip dengan kera di luar sana dimana perbedaan kontrasnya terjadi dalam hal habitat mereka yang lebih keras. Apakah manusia di mungkinkan untuk hidup seperti kera, hanya memakan serangga dan buah-buahan? Ini seratus persen dimungkinkan asal DIBIASAKAN. Bahkan tahukah anda bahwa sistem organ, jaringan dan sel juga biokimiawi dalam tubuh ikan di samudera (perairan) mirip-mirip dengan tubuh manusia di daratan? Oleh karena itu, bukan mustahil bagi kita untuk hidup tanpa mengkonsumsi makanan asalkan DIBIASAKAN!

Cara hidup tanpa makan Belajar Menghilangkan Ketergantungan Materi (Kenikmatan Duniawi)

Ketergantungan manusia akan materi membawa kehidupan kita pada fokus indra yang terlalu berlebihan. Artinya, manusia cenderung sangat terlena dengan kemewahan, kenyamanan dan pesona gemerlapan duniawi. Keadaan ini membuat beberapa orang mengejar materi terus-menerus, tanpa kenal lelah bahkan sampai menghalalkan segala cara. Keadaan ini selain menghabiskan sumber daya juga memicu polusi, kerusakan lingkungan hingga benca alam yang dahsyat. Oleh karena itu, belajar membatasi ketergantungan atas materi adalah penting agar keberadaan kita tidak menekan lingkungan yang telah menyuplai kehidupan manusia sejauh ini.

Intinya adalah dibiasakan, bila ikan-ikan di laut mampu melakukannya, mengapa manusia tidak? Sebab semua makhluk hidup yang ada di bumi ini diciptakan dari debut-tanah yang kelak kalau matinya juga akan menjadi debu-tanah. Jadi, jangan pernah sombong dan merasa lebih tinggi dari makhluk hidup lain sebab semua yang hidup di dunia ini dilahirkan oleh Ibu Pertiwi alias cetakan dan pabriknya adalah debu-tanah (bumi) itu sendiri. Jadi, bila ikan-ikan di lautan dapat melakukannya, mengapa kita tidak dapat? Berikut beberapa cara anda agar bisa hidup tanpa makan.

  1. Komitmen yang bulat.

    Segala sesuatu jika dilakukan dengan niat yang tulus untuk kebaikan diri sendiri  dan tidak mengganggu kebahagiaan orang lain akan lebih mudah untuk diaplikasikan. Sebab jalan kepada kebaikan selalu menemukan titik terang yang biasanya bukan semakin meredup tetapi semakin meluas dan menjalar kepada orang lain juga. Pastikan tujuan hidup anda tidak jauh-jauh dari mengasihi Allah dan mengasihi sesama.

  2. Selalu fokus kepada Tuhan.

    Ini adalah aktivitas yang harus dibiasakan hingga membudaya. Sebab saat pikiran kita senantiasa berpusat kepada Tuhan maka manfaat yang dirasakan double-double, diantaranya adalah membuat pikiran senantiasa positif, tetap bahagia, meningkatkan kesadaran, mencerdaskan, menyingkarkan hawa nafsu lebay, menjauhkan sungut-sungut, menepis iri hati, menekan kesombongan dan lain sebagainya. Bila dimungkinkan, tetap upayakan agar pikiran senantiasa terpusat kepada Tuhan dalam doa, firman dan nyanyian pujian.

    Ini juga bisa menjadi salah satu alternatif saat pikiran sedang memikirkan makanan dan minuman yang lezat. Alihkanlah konsentrasi semacam ini lalu pujilah Tuhan di dalam hatimu niscaya ada sukacita yang terkendali, tenang dan damai yang meluap dalam senyuman mungil di bibir anda sehingga nafsu untuk mengkonsumsi makanan segera berlalu.

  3. Menjadi pribadi yang bermanfaat.

    Bila anda mengasihi Tuhan maka Ia akan membimbingmu dalam cara bagaimana mengasihi sesama. Jangan berpikiran bahwa mengasihi sesama itu adalah kesempatan yang langka melainkan ini bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun berada. Mulai dari doa, setiap kali membuka hubungan yang intim dengan Tuhan pastikan untuk tidak hanya berdoa bagi diri sendiri dan keluarga melainkan bagi mereka juga yang tidak kita kenal. Manfaat yang bisa kita berikan selanjutnya adalah dengan beramah tamah kepada sesama. Setelah itu lakukanlah kebaikan kepada sesama sesuai dengan potensi, kemampuan, pekerjaan dan sumber daya yang di miliki.

    Aktivitas ini merupakan salah satu cara menghabiskan waktu luang saat pancaindera dipuasakan. Daripada hati terpikat terus oleh makanan dan minuman adalah lebih baik jikalau menyibukkan diri pada hal-hal positif dimana salah satunya adalah dengan berbagi kebaikan kepada orang lain.

  4. Pahamilah bahwa garam adalah semua makanan dan semua makanan adalah garam.

    Tahukah anda bahwa segala sesuatu yang ada di depanmu adalah senyawa yang asalnya dari garam? Tetapi semua bahan-bahan itu telah mengalami dekomposisi, sintesis (kimiawi maupun biologis), tekanan, pemanasan, fermentasi dan berbagai-bagai proses alamiah & industri lainnya sehingga rasa, bentuk, warna dan teksturnya berbeda-beda satu sama lain. Sadarilah bahwa dari semua jenis makanan, pada dasarnya masing-masing berasal dari garam dan kelak akan kembali menjadi garam.

  5. Protein, karbohidrat dan lemak: semua yang anda butuhkan adalah garam.

    Garam bisa menjadi protein, karbohidrat dan lemak setelah mengalami proses-proses alamiah dan buatan (sintesis kimiawi-industri). Perbedaan mendasarnya hanya terletak pada rasa, bentuk dan struktur yang dikonsumsi, dimana pada awalnya lembut sampai agak keras menjadi “cairan tok!” Yang perlu anda lakukan setelah ini adalah membiasakan diri sehingga organ-orang pencernaan anda bisa menyesuaikan diri dan aktivitas yang ditunjukkannya tidak berlebihan dan menyebabkan penyakit saat asupan makanan keras mulai dikurangi.

  6. Belajar makan dua kali sehari – selama 2-3 bulan.

    Kita hanya belajar makan dua kali sehari tetapi tetap dapat minum. Teknik makan semacam ini bisa dilakukan hanya di pagi (sarapan, 06.00-07.00) dan di sore hari (03.00-04.00). Atau versi yang lainnya mengatakan bahwa mengkonsumsi makanan yang nyata hanya pada saat menjelang siang hari (10.00-11.00) dan sore hari (17.00-19.00). Sekarang tergantung anda memilih paket yang mana alias tergantung selera masing-masing.

    Jika masih tidak tahan, andapun bisa menambahkan cemilan buah-buahan dan umbi-umbian disela-sela jam makan yang hilang. Anda perlu membiasakan hal ini. Pertama-tama pasti organ pencernaan terasa aneh tetapi setelah dibiasakan semuanya akan berjalan lancar.

  7. Belajar makan sekali sehari saja – selama 2-3 bulan.

    Kami sendiri baru sampai tahap ini. Setelah lulus aktivitas mengkonsumsi makanan dua kali sehari maka tingkatkanlah diet anda dengan lebih hemat lagi, yaitu makan sekali sehari. Sekalipun hanya makan sekali sehari tetapi masih ada cemilan dari buah atau umbi-umbian atau sayuran di sore hari. Yang sekali sehari itu adalah mengkonsumsi nasi dan lauk pauk dalam porsi banyak.

    Anda bisa melakukan hal ini perlahan-lahan. Tidak perlu terburu-buru sebab kita sedang tidak melaksanakan “perlombaan diet ketat sekabupaten!” Jika anda tidak tahan bisa membatalkan puasa tersebut lalu santaplah makanan seperti biasanya..

  8. Tidak makan sama sekali melainkan hanya mengkonsumsi air garam manis.

    Tahukah anda bahwa dahulu kala ada orang-orang yang terdampar di tengah lautan selama berminggu-minggu tetapi mereka tidak meninggal? Rahasianya adalah mereka meneguk air laut ke dalam mulutnya sedikit-sedikit hari lepas hari sampai mereka ditemukan oleh orang lain.

    Air garam manis seperti pelipur lara di tengah kelaparan yang anda alami. Begitu perut anda kedengarannya keroncongan, sakit bahkan mulai mulas >> konsumsilah air yang ada manis-manisnya ini sebanyak 200 ml niscaya rasa laparnya akan hilang dalam sekejap.

  9. Cara membuat air garam manis untuk menunda lapar di perut.

    NaCl adalah energi yang tersedia melimpah di alam dan akan tetap seperti itu. Sebab semua kotoran yang dilemparkan dan disalurkan ke lautan akan didemineralisasi oleh bakteri sehingga kembali menjadi NaCl. Untuk membuatnya silahkan :

    • Tambahkan air dalam gelas sebanyak 200 mL.
    • Sebanyak setengah sendok teh NaCl (atau lebih sedikit sesuai selera) tambahkan ke dalam gelas.
    • Campurkan kesemua bahan-bahan itu sehingga menyatu.
    • Minumlah perlahan.
    • Konsumsilah air yang ada manis-manisnya ini saat anda terasa lapar atau perut sebelah kanan mulai sakit niscaya rasa lapar dan sakitnya langsung hilang.
  10. Efek samping dan kontra indikasi.

    Bagi yang belum terbiasa mengkonsumsi air garam manis akan mengalami batuk ringan sesaat saja. Jangan khawati tentang hal ini, anda hanya butuh penyesuaian. Lama-lama juga akan berhenti sendiri.

    Ada juga orang yang mengaku setelah mengkonsumsi air yang ada manis-manisnya ini langsung mulas perutnya dan buang air ke toilet. Ini adalah gejala biasa yang disebabkan oleh karena pengalaman pertama. Sadarilah bahwa lama kelamaan semuanya itu akan terbiasa sehingga berlangsung tanpa efek samping. Saksikan juga, Garam palsu beracun.

    Kami tidak menyarankan aktivitas mengurangi kebiasaan makan ini terhadap pasien-pasien yang menderita asam lambung tinggi/ maag/ tukak lambung/ GERD. Terlebih dahulu sembuhkan penyakit yang anda derita dengan menjaga asupan sodium harian dan menjaga pola makan. Setelah penyakit maag anda sembuh silahkan coba langkah-langkah yang kami berikan.

  11. Keajaiban : HIDUP TANPA MAKAN.

    Apa yang kami lakukan disini hanyalah sedikit gambaran dari kehidupan yang sesungguhnya. Pada dasarnya target kita hampir mendekatai tetapi untuk selanjutnya, terserah anda berdasarkan pengalaman pribadi masing-masing.

    Apakah anda percaya manusia bisa hidup tanpa makan? Sadarilah bahwa iman yang anda miliki sangat menentukan kenyataan yang akan terjadi. Sebab “iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat” (Ibrani 11:1). Tetapi berhati-hatilah, sebab terkadang iman kita masih belum dimurnikan dari hawa nafsu oleh ujian kehidupan. Bila keyakinan anda sudah dimurnikan dari hawa nafsu, kebinatangan dan kejahatan lainnya seperti layaknya “emas yang dimurnikan di dalam bara api.” Alhasil setiap kebutuhanmu akan dipenuhi oleh Allah. Sedang Yesus sendiri pernah berpuasa 40 hari tidak makan. Jika anda layak dan membutuhkan muzizat hidup tanpa makan, niscaya Tuhan akan menunjukkan jalan. Hanya, percayalah itu nyata pada waktunya Tuhan!

Pada dasarnya makanan adalah garam dan garam adalah makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Tetapi lagi-lagi semua jenis makanan itu hanyalah fatamorgana indra agar anda lebih tertarik untuk membeli dan mengkonsumsinya. Salah satu bukti dari teori yang kami ajukan ini adalah, “pas saat rasa lapar muncul dan perut terasa sakit, konsumsilah air garam manis niscaya semuanya itu akan hilang.” Oleh karena itu, jangan terlalu senang saat anda selesai mengkonsumsi makanan yang mahal-mahal sebab itu hanya tipuan indra sedangkan pada dasarnya semua yang tersaji berasal dari garam dapur di ruang makan rumah anda.

Salam, hidup itu mudah jangan dibuat susah!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.