Gejolak Sosial

+10 Cara Materi (Uang) Buat Manja, Tidak Dewasa & Jauh Dari Ujian Kehidupan Sampai Menyebabkan Peperangan

Cara Materi (Uang) Memanjakan, Kurang Dewasa & Jauh Dari Ujian Kehidupan Sampai Menyebabkan Peperangan

Dalam kehidupan ini, materi seperti tabir yang menutupi indra manusia sehingga kehidupan kita melemah dan semakin jauh dari kebenaran. Bila hidup seseorang sudah mulai melemah, itu tandanya bahwa kecanduan akan materi sudah masuk dalam tahap akut. Ini baru awalnya, setelahnya ketergantungan semacam ini akan membuat seseorang mengejar sesuatu terus-menerus sampai menghalalkan segala cara bahkan sampai menggilainya. Keadaan inilah yang kerap kali membuat kehidupan ini menjadi kacau balau sebab pengejaran yang berlebihan akan terus menghasilkan kerugian bagi orang lain, diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Pelarian manusia pada uang hanya mendorong bumi ini kepada kerusakan yang berangsur-angsur tapi pasti. Sebab jikalau anda memiliki uang maka banyak hal yang akan menjadi mudah, sedang kemudahan itu sendiri membuat aktivitasmu semakin minim. Saat pergerakan badan, kemampuan berbicara dan aktivitas otak berkurang, sadar atau tidak saat itulah kesadaran manusian turut menurun. Gejala awal dari turunnya tingkat kesadaran adalah hawa nafsu yang sesat kerap kali datang secara tiba-tiba bahkan di bahas-bahas di dalam hati, misalnya saja tentang hubungan intim antara perempuan dan laki-laki.

Itulah mengapa beberapa orang yang hidup dalam kenyamanan, memiliki banyak harta, ada pembantu dimana-mana, teknologi mengerjakan semuanya dan lain sebagainya. Keadaan semacam ini membuat mereka tidak ada kerjaan seharian penuh selain mengurus masalah-masalah yang tidak penting, misalnya gosip artis, membicarakan keburukan tetangga, menjelek-jelekkan orang lain, sangat terpesona dengan mode fashion, tergila-gila dengan materi sampai-sampai orang yang memiliki banyak harta lebih diidolakan dari pada orang tuanya/ suaminya/ istrinya sendiri.

Terlalu banyak uang di tangan turut membuat pikiran manusia menyimpang. Ini keadaan yang menunjukkan tingkat kesadaran yang menurun dimana fokus kehidupan sudah mulai melenceng dari jalan yang benar. Manusia tidak lagi mau melewati jalan-jalan yang panjang dan rumit untuk menggapai sesuatu melainkan mereka mulai berkata, ada jalan pintas ya…./ lewat jalan tikus aja lah…./ nggak apa-apa salah sesekali saja. Saat semuanya lebih mudah, ada niat untuk mencoba-coba jalan yang salah, yakinlah bahwa ini adalah awal dari munculnya sifat ketergantungan yang kelak sangat sulit untuk ditinggalkan.

Cara uang membuat manja, kurang dewasa dan jauh dari ujian kehidupan

Uang adalah kekuatan: memilikinya sama dengan menggenggam kenyamanan tak terbatas. Bahkan jika andapun mengehendaki untuk tidak melakukan apa-apa selama seharian penuh, kecanggihan teknologi dan para pembantu akan mewujudkannya. Bukan maksud kami untuk melarang anda menggunakan teknologi atau memiliki orang lain untuk menghendel pekerjaan sehari-hari tetapi sadarilah bahwa segala sesuatu yang berlebihan adalah tidak baik. Sekarang masalahnya adalah sampai dimana kadar berlebihan itu?

Titik nyaman dalam hidup anda sudah berlebihan jikalau sifat-sifat baik & benar sudah mulai berubah dimana ketenteraman hati sangat labil dan mudah pecah. Selain itu hal-hal mengenai hawa nafsu yang sesat, kebinatangan dan kejahatan lainnya akan mulai bermunculan secara perlahan-lahan ke dalam hidup anda. Keadaan ini turut menggiring anda dalam kemunduran kesadaran sehingga mulailah penyimpangan itu timbul di dalam hati lalu dalam ucapan (lisan/ tulisan) dan akhirnya dalam perilaku sehari-hari keluarlah berbagai-bagai perbuatan yang tidak sepatutnya terjadi.

Berikut ini, tata cara pelepasan hal-hal buruk dalam diri anda karena terlalu lama dalam rasa nyaman yang memabukkan hati.

  1. Indra di manjakan oleh hal-hal duniawi.

    Saat kemampuan finansial cukup memadai, manusia mulai mencanangkan di dalam hatinya untuk menggunakan uang lebih dalam berbagai acara menikmati hidup. Uang yang banyak membuat indranya terlena karena dapat membelanjakan berbagai-bagai gemerlapan duniawi yang di pasarkan bebas. Bahkan berbagai-bagai jajanan absurd sekalipun turut dicicipi, misalnya seks bebas, rokok, narkoba dan lain-lain.

  2. Ada-ada saja masalah yang muncul – hati jauh dari tenteram.

    Persoalan hidup yang mengandung ujian kehidupan telah menghampiri hidup seseorang. Sadarilah bahwa sekaya dan sehebat apapun anda tetap tidak dapat menghindari pergumulan hidup, ada-ada saja persoalan yang muncul dalam keseharian anda. Hati tidak bisa lagi diam dengan tenang terlebih ketika situasi di luar mulai kacau dan berbagai-bagai gangguan mulai muncul.

  3. Pelarian dari masalah ke materi.

    Setiap kali di dera oleh berbagai-bagai tantangan hidup langsung saja melarikan diri untuk menikmati materi. Menjadikan materi sebagai penghiburan utama di dalam hatinya. Setia kali ada masalah langsung makan, surfing di dunia maya, masuk media sosial, belanja dan lain sebagainya.

    Bukan tidak boleh makan, main-main di media sosial & internet, belanja dan lainnya tetapi melakukan aktivitas ini untuk menghilangkan kegalauan, kesedihan, kekuatiran dan kehampaan hati adalah jalan pintas yang buruk.

  4. Segala kedamaian, kebahagiaan dan ketenteraman hati pelampiasannya ke materi.

    Karena anda selalu lari ke materi saat ada masalah dan ternyata semuanya bisa diatasi sesaat saja lalu mulailah anda berpikiran bahwa disanalah ada kebahagian, kedamaian dan ketenteraman hati. Sehingga setiap kali ingin senang (bahagia) dan tenteram langsung beli ini dan beli itu (membelanjakan uang). Anggapan yang salah kaprah ini akan terus ditekuni padahal efeknya sesaat saja padahal jumlah uang yang anda miliki terbatas.

  5. Mulai kecanduan sekaligus bosan, selalu ingin lebih.

    Manusia yang telah menetapkan di di dalam hatinya bahwa kenikmatan duniawilah yang membuat damai, bahagia dan tenteram akan terus-menerus mengkonsumsi materi hingga iapun kecanduan. Efek ketergantungan ini sekaligus membuatnya menjadi bosan untuk menikmati itu lagi-itu lagi…. Lalu hatinya mulailah menginginkan hal-hal yang lebih dan lebih lagi. Keadaan ini juga di dorong oleh propaganda televisi yang telah mengubah trendnya berulang-ulang kali agar manusia terus membelanjakan uangnya.

  6. Ia lantas menyadari bahwa butuh materi lebih karena kekuatiran akan masa depan.

    Mereka yang candu dengan materi hidupnya sangatlah boros bahkan bisa-bisa belanjanya perbulan melebihi gajinya. Keadaan ini membuat dia berpikir berulang-ulang kali untuk menambah penghasilan/ pemasukan. Iapun merasa kepunyaannya saat ini masih belum mencukupi untuk menjamin masa depannya beberapa tahun ke depan. Sehingga niatnya bekerja keras terkesan berlebihan. Lagipula berbagai-bagai rumor bermunculan tentang masa depan yang semakin buruk yang membuatnya berpikir untuk menimbun lebih banyak lagi.

  7. Niat mencari materi yang lebih banyak dengan berkonspirasi, manipulasi, korupsi dan menghalalkan segala cara.

    Merekapun mulai memutar otak untuk menemukan sumber daya yang lebih banyak lagi. Satu-satunya jalan untuk mencapai semuanya ini dengan memanipulasi situasi dan sesama manusia yang ada didalamnya. Merekapun berencana untuk melakukan berbagai-bagai praktek konspirasi, manipulasi dan korupsi untuk meraup keuntungan yang sebesar-besarnya.

  8. Kenikmatan duniawi berkelimpahan dan kenyamanan dimana-mana.

    Keuntungan yang mereka peroleh tidak terbatas sehingga mudah sekali untuk membeli fasilitas pribadi yang mewah. Kemampuan teknologi yang mumpuni dan para pembantu/ pelayan telah menghendel seluruh aktivitasnya. Ia merasa bahwa inilah puncak dari kenyamanan duniawi dimana semua telah dikerjakan oleh orang lain sedangkan dia sendiri duduk santai nggak ada kerjaan.

    Kemampuan materi yang sangat besar telah menggiring manusia dalam kenyamanan hidup yang mencapai batas yang kelewatan. Keadaan ini turut membuat indra manusia terlindungi dari berbagai-bagai gangguan. Sehingga sifat-sifat bawaan manusia berupa egosentris dan arogansi dipupuk dan dipelihara dengan baik yang cenderung “tidak mau diusik dan enggan untuk diuji” oleh situasi sebab kehidupannya telah benar-benar terisolir/ terpisah dari orang lain karena begitu besarnya rumah & halaman yang dimiliki.

  9. Aktivitasnya berkurang yang turut menurunkan tingkat kecerdasan.

    Para pelayan dan teknologi yang menyertainya telah mempermudah aktivitasnya bahkan menolkannya sama sekali. Ia hanya tinggal mengurus diri sendiri dan kebutuhannya saja sedangkan yang lain-lain sudah dihendel oleh orang lain. Aktivitas fisiknya menurun, jumlah kosa-kata (baik saat bercakap-cakap/ lisan maupun saat menulis/ tulisan) yang keluar dari dalam dirinyapun berkurang, Otaknya lebih banyak dalam keadaan kosong sebab seluruh harinya didedikasikan untuk menikmati hidup. Berkurangnya pergerakan fisik, komunikasi dan aktivitas otak turut membuat manusia mengalami penurunan tingkat kecerdasan/ penurunan IQ.

  10. Tingkat kesadaran turun hingga muncullah ke permukaan hawa nafsu sesat, kebinatangan dan kejahatan lainnya.

    Bila aktivitas seseorang menurun/ berkurang sama sekali maka sadar atau tidak keadaan ini turut mempengaruhi aktivitas impuls syaraf dalam otak yang juga turut berkurang. Menurunnya aktivitas otak membuat kesadaran seseorang turut berkurang. Semakin lama keadaan ini akan semakin buruk sebab hal-hal buruk yang selama ini telah ditekan oleh aktivitas positif berangsur-angsur lepas dan mulai muncul ke permukaan. Jika ini terus terjadi maka pikiran mulai dikuasai oleh hawa nafsu sesat-berlebihan, kebinatangan dan kejahatan lainnya. Keadaan ini terus berlanjut sehingga sikap (perkataan dan perbuatan) mulai menyimpang.

  11. Muncullah perilaku baru yang ekstrim tetapi dianggap keren.

    Manusia yang kehilangan kesadaran telah kehilangan kebenaran di dalam hatinya. Sebab fokusnya tidak lagi pada sesuatu yang benar melainkan kpada hal-hal duniawi. Ditambah lagi dengan daya tarik materi yang cenderung menggiring manusia kepada sesuatu yang disebut dengan “cari-cari sensasi” demi menghasilkan uang. Mulailah muncul kebiasaan ekstrim yang tidak masuk akal tetapi syarat dengan hawa nafsu, kebodohan dan pemborosan yang sifatnya lebay.

  12. Eksploitasi materi cenderung meningkat.

    Jumlah uang yang terus bertambah-tambah membuat seseorang lebih leluasa untuk mempengaruhi orang lain dan pemerintah agar melakukan penggalian dan pengerukan terhadap sumber-sumber daya yang ada di atas dan di dalam tanah.

  13. Sektor transportasi & properti terus meningkat.

    Penyediaan kendaraan mewah pribadi yang berkelas dan pembangunan rumah-rumah mewah yang besar-luas telah memakan banyak sumber daya dan menggeser (mempersempit) areal hutan. Jumlah pepohonan dan tanaman hijau lainnya mulai berkurang drastis yang semakin hari semakin menipis dan tidak memadai untuk menjaga keseimbangan.

  14. Sektor teknologi rumah tangga meningkat tajam.

    Berbagai-bagai sektor telah berkembang pesat dimana salah satunya adalah teknologi rumah tangga. Semua produk ini membutuhkan listrik dan bersifat otomatis sehingga Ibu-Ibu Rumah Tangga tinggal duduk santai sembari menantikan semuanya selesai. Setiap rumah membutuhkan asupan listrik yang sangat besar dan terus-menerus bahkan tanpa listrik tempat tersebut tidak bisa ditempati.

  15. Penggunaan energi (BBM) yang besar tidak sebanding dengan yang dihasilkan.

    Kebutuhan BBM baik dari industri listrik untuk kebutuhan rumah tangga, perusahaan, kantor dan transportasi. BBM juga sangat diperlukan untuk kebutuhan transportasi baik darat, udara maupun lautan. Pemborosan minyak bumi yang lebih besar terjadi disektor daratan yang melibatkan kendaraan pribadi nan mewah yang memenuhi jalanan pada jam-jam sibuk.

    Besarnya kebutuhan BBM dalam negeri tidak mampu dipasok oleh industri dalam negeri sehingga dengan terpaksa harus di impor dari luar. Keadaan ini turut membuat jumlah devisa menipis sedangkan utang luar negeri terus meningkat dari tahun ke tahun.

  16. Polusi dimana-mana dan suhu bumi mulai meningkat drastis.

    Jumlah pepohonan yang berkurang drastis yang didorong oleh keadaan dimana hutan-hutan hijau yang telah menyempit semakin memperkecil proses netralisasi. Padahal jumlah mesin industri, perkantoran, rumah tangga dan transportasi meningkat tajam. Keadaan ini menciptakan ketidakseimbangan alam yang mempercepat pemanasan global.

    Jumlah mesin yang menghasilkan panas lebih banyak dibandingkan jumlah pepohonan yang mampu menyerap energi sehingga suhu lingkungan turut meningkat tajam dari tahun ke tahun. Jumlah polusi yang dihasilkan lebih banyak daripada jumlah yang dapat diurai oleh tumbuhan hijau dan aktivitas lingkungan lainnya sehingga masa jenis udara semakin padat (karena dipenuhi oleh polutan). Masa jenis udara yang padat membuat panas matahari lebih lama tertahan di bumi bahkan di malam haripun gerahnya minta ampun. Semua keadaan ini telah mempercepat proses global warming. Bacalah, Tips mengatasi polusi udara.

  17. Muncullah bencana alam yang menghilangkan nyawa dan menghancurkan infrastruktur.

    Segala akumulasi yang berlebihan selalu berusaha dinetralkan oleh bumi ini untuk kembali menciptakan keseimbangan. Proses inilah yang kita kenal sebagai bencana alam yaitu usaha lingkungan untuk menetralkan diri sendiri. Bencana alam selain merusak habitat manusia, merenggut banyak nyawa juga turut menghancurkan berbagai-bagai fasilitas yang telah dibangun selama bertahun-tahun seperti jembatan, jalan, fasilitas publik dan lain sebagainya.

  18. Ujung-ujungnya peperangan untuk berebutan sumber daya.

    Kemewahan dan kenyamanan pribadi yang memanfaatkan teknologi mesin telah menelan banyak sumber daya yang ada. Salah satu makanan favorit teknologi mewah ini adalah bahan bakar minyak.

    Saat jumlah uang semakin bertambah maka bertambah pula jumlah orang kaya di negeri kita. Ini turut membuat pembangunan fasilitas mewah terjadi secara besar-besaran untuk kebutuhan para konglomeret, kapitalis dan para penguasa.

    Penggunaan BBM untuk membuat semua teknologi itu berjalan dengan baik sehingga melayani kebutuhan para konglomerat. Merekapun menggunakannya secara berlebihan untuk kepentingan pribadi dan demi kesenangan semata. Pemborosan sumber daya semacam ini telah menghabiskan banyak cadangan minyak bumi dalam sekejap mata. Bahkan cadangan tersebut hampir habis karena kecepatan konsumsi yang tinggi sedangkan kemampuan bumi menghasilkannya berjalan lambat.

    Kelangkaan BBM-pun terjadi sehingga para petinggi mulai banting setir untuk memutar otak darimana saja berbagai kekurangan ini akan diperoleh. Merekapun mulai melirik negara-negara lainnya untuk mengetahui cadangan minyak yang dimiliki. Mulailah para petinggi ini memutar otak bagaimana caranya untuk mewujudkan tekat tersebut, dimana salah satunya adalah dengan berkonspirasi untuk menyedot cadangan minyak milik negara lain baik dengan cara halus maupun dengan cara kasar.

Sebaiknya mulai saat ini, kita perlu berhati-hati untuk memanfaatkan uang yang dimiliki. Jangan sampai materi yang awalnya dibangga-banggakan menjadi jerat yang memunculkan sifat egois yang syarat dengan hawa nafsu, kebinatangan dan kejahatan lainnya. Semakin lama menikmati hidup secara berlebihan membuat kita sangat bergantung pada hal-hal materi. Keadaan ini menggiring indra untuk lebih berkuasa di bandingkan hati sehingga cenderung menggilai gemerlapan duniawi yang biasanya bukan semakin murah tetapi semakin mahal yang ditimbulkan oleh hawa nafsu yang juga semakin meningkat. Oleh karena itu, mulai balajar untuk melepaskan ketergantungan dari materi dengan mencarinya menggunakan cara-cara yang halal dan mulai mengasah kemampuan pikiran untuk selalu fokus kepada Tuhan dalam doa, firman dan nyanyian pujian.

Salam hidup sederhana itu tangguh!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.