Gejolak Sosial

17 Manfaat Hidup Hijau-Ramah Lingkungan Tak Perlu Cemas Soal Energi, Umat Manusia Harus Memanajemen Penggunaan Mesin!


Manfaat Hidup Hijau-Ramah Lingkungan Tak Perlu Cemas Soal Energi, Umat Manusia Harus Memanajemen Penggunaan Mesin!

Ramah lingkungan adalah aktivitas yang menandakan pemanfaatan lingkungan yang tertata, terstruktur dan terkendali untuk menjaga keseimbangan alam sehingga bumi yang hijau tetap terjaga dari generasi ke generasi. Hidup hijau adalah hidup yang mengkonsumsi yang diberikan alam apa adanya, sealami mungkin agar keseimbangan alam tetap terjaga. Peran utama manusia di bumi ini adalah manajemen sumber daya alam agar dalam pemanfaatannya tetap terjaga dari generasi ke generasi. Tanpa keseimbangan maka mesin berteknologi yang kita ciptakan lambat laun akan menjadi bumerang yang akan meningkatkan suhu lingkungan (pemanasan global) bahkan menimbulkan berbagai-bagai bencana.

Pencarian materi berlebihan tidak ramah lingkungan

Apa tujuan hidup anda di dunia ini? Apa itu untuk menjadi kaya, terkenal, terhormat, terkuat dan lainnya? Sadarilah bahwa tujuan hidup untuk mencari materi sama saja dengan merelakan diri untuk ketergantungan seumur hidup dengan materi. Meraih materi sebanyak-banyaknya hanyalah sebuah aksi konyol yang kelak merugikan diri sendiri sebab semuanya itu akan menimbulkan bencana sehingga bumi menelan setiap manusia yang ada didalamnya. Jikalau anda dapat luput dari bencana yang akan datang maka anak-anakmu, cucu-cucumu, cicit-cicitmu atau keturunanmu yang kesekian akan mengalaminya.

Ramah lingkungan itu hubungan yang baik dengan Allah dan sesama manusia

Mari kembali samakan persepsi, sebenarnya mengapa orang ingin kaya raya, terhormat, memiliki jabatan, terpandang, terkenal, terpuji, tercantik, terganteng dan lain sebagainya? Bukankah semuanya itu, karena mereka ingin hidup damai, bahagia dan tenteram selama sisa umur di bumi ini? Pahamilah bahwa selama hidup di dunia ini ada dua garis besar yang menjadi alasan seseorang berbahagia, berdamai dan bertenteram hati yaitu karena harta duniawi dan karena kebenaran. Harta atau materi hanya memberikan nikmat sesaat sehingga anda harus membelinya lagi dan lagi. Sedangkan kebenaran (hubungan baik dengan Tuhan dan sesama manusia) sifatnya terus menerus & gratis sampai akhir hayat.

Hidup hijau adalah menjaga keseimbangan

Sadarilah bahwa manusia dan hewan sama-sama berperan untuk menghancurkan sumber daya yang tersedia (disebut konsumen) sedangkan tumbuhan hijau termasuk pohon berperan membangun segala sesuatu dari awal (disebut juga produsen). Teknologi mesin hasil buatan tangan manusia termasuk sebagai penghasil polutan tertinggi (mengotori lingkungan) sedangkan pepohonan akan menyerap semuanya itu secara gratis (membersihkan udara). Jadi perlu ada keseimbangan antara konsumen dan produsen, antara pengotor dan pembersih. Bahkan bila perlu titik amannya adalah seharusnya produksi lebih banyak 30 % dari konsumsi dan pembersih lebih banyak 30% dari pengotor dengan demikian terciptalah yang namanya keseimbangan alam yang berlangsung harmonis dari tahun ke tahun.

Ilmu pengetahuan membuat kita fokus pada materi

Ilmu pengetahuan yang kita miliki saat ini telah jauh melenceng dalam pemanfaatannya sebab lebih banyak digunakan untuk berkonspirasi menghasilkan berbagai-bagai produk manipulasi yang menguntungkan secara sepihak. Pengetahuan yang berlebihan membuat kehidupan ini lebih tertarik pada materi. Lantas beberapa orang cerdas berkonspirasi demi meraup untung, uang yang sebanyak-banyaknya. Pada akhirnya, uang hasil konspirasi tersebut mereka gunakan untuk membeli kemewahan pribadi. Hidup bermewah-mewahan telah menjadi sebuah trend bagi para kapitalis, pemimpin dan konglemerat kelas atas. Seolah-olah itu membuat mereka bahagia, damai dan tenteram padahal efeknya hanya sesaat saja lalu semuanya menjadi biasa saja.

Uang yang banyak mendorong manusia untuk membeli dan belanja, lagi dan lagi. Sebab tujuan diciptakannya uang memang didedikasikan untuk dibelanjakan. Semakin banyak uang maka semakin tinggi jumlah konsumsi dan akibatnya semakin tinggi polutan/ zat pencemar yang mengotori lingkungan (udara, air dan tanah). Oleh karena itu, satu-satunya jalan untuk menggiring manusia untuk hidup sederhana adalah dengan mengendalikan jumlah penerimaan setiap orang, yang lebih dikurangi dan yang kurang ditambahkan sehingga terciptalah kehidupan yang syarat dengan kesetaraan. Sebulum adanya pemerataan maka hidup sederhana hanya berlaku bagi orang-orang seperti kami, yang perekonomiaannya menengah ke bawah sedangkan para konglomerat akan hidup sesukanya.

Perumpamaan : pemanasan global disebabkan oleh penggunaan mesin yang semakin banyak

Hidup sederhana adalah aktivitas yang dilakukan dengan menekan penggunaan teknologi. Sebab sesungguhnya pencemar pertama di bumi ini adalah mesin-mesin yang berada di jalanan dan di dalam rumah masing-masing. Coba lakukan tes ini : “masukkanlah seember air biasa (suhu ruangan) ke dalam sebuah baskom. Lalu silahkan ambil air panas, masukkan dalam plastik bening sebesar tinju. Buatlah bola-bola sebesar tinju dari air panas dalam plastik sebanyak 20 buah. Masukkan bola-bola tersebut ke dalam baskom yang tadi, tunggu beberapa saat lalu amati suhu air tersebut. Bukankah air dalam baskom itu menjadi hangat alias suhunya terus meningkat? Coba tambahkan bola-bola plastik panas yang sebesar tinju itu, bukankah suhu airnya terus meningkat?” Jadi fix, suhu lingkungan menjadi panas karena jumlah mesin berteknologi yang kita gunakan semakin banyak.

Pengetahuan kita membunuh generasi selanjutnya

Ternyata ilmu pengetahuan yang kita hasilkan dengan penemuan mesin berteknologi yang dibangga-banggakan semua pihak telah menjadi jerat bagi bumi ini. Selain menghasilkan emisi karbon yang mengotori lingkungan, mesin juga menghasilkan panas yang meningkatkan suhu lingkungan. Artinya, dampak penggunaan mesin double-double yang semakin memperparah pemanasan global. Bila sekarang anda masih belum merasakan suhu udara yang semakin panas maka kelak anak, cucu, cicit atau keturunan anda yang berikutnyalah yang akan merasakannya. Sebab jumlah mesin yang digunakan pastilah bertambah-tambah seiring bertambahnya jumlah penduduk dan jumlah uang yang diterima oleh masyarakat dari tahun ke tahun.

Kekuatiran akan kehidupan generasi berikutnya

Jumlah manusia yang semakin bertambah-tambah adalah sebuah fakta yang tidak bisa dibantah oleh siapapun. Adalah mustahil anda memaksa orang untuk membatasi kepemilikan anak sebab perintah Tuhan adalah “penuhilah bumi“. Jadi tidak ada dasar apapun untuk membunuh seseorang atau menyuruh keluarga ini dan itu untuk tidak punya anak. Ini adalah fakta yang harus kita terima apa adanya. Jikalau mesin terus-menerus diproduksi dari tahun ke tahun, alhasil jumlahnya semakin meningkat sehingga suhu udarapun semakin meningkat. Jika keadaan ini terus berlanjut maka gelombang panas akan melanda suatu daerah hingga memakan korban jiwa.

Manfaat hidup hijau-ramah lingkungan

Hidup ramah lingkungan adalah pembaharuan mindset dimana manusia tidak lagi fokus kepada kemewahan materi untuk menemukan ketenteraman, kedamaian dan kebahagiaan melain lebih fokus memuliakan Tuhan dan melayani sesama manusia. Ketergantungan akan materilah yang membuat kehidupan kita tidak tenang sebab akan terus ada penemuan-penemuan baru, akan terus ada model baru, teknologi baru yang lebih modern dan lain sebagainya. Jika kita fokus untuk memiliki semuanya itu niscaya kalau bukan kita yang akan menerima dampak pemanasan global maka anak, cucu, cicit atau keturunan yang berikutnya akan merasakan ancaman itu. Oleh karena itu, sebaiknya mulai dari sekarang umat manusia harus memanajemen penggunaan mesin.

Berikut ini akan kami utarakan beberapa manfaat hidup sederhana yang benar-benar hijau-ramah lingkungan.

  1. Air Gratisss

    Tahukah anda bahwa alam mampu memurnikan air layaknya PDAM melakukannya? Itulah yang dimaksud dengan siklus hidrologi dimana semua air yang dibuang oleh manusia akan dimurnikan lalu akan keluar dalam dua jalur yaitu:

    • Air tanah.
    • dan Air hujan.
    • juga Air sungai.
    • Coba bayangkan bila air hujan yang selama ini anda terima disediakan oleh PDAM, bukankah semuanya itu akan berbayar? Sebab PDAM, perusahaan daerah dan perusahaan swasta lainnya menggunakan listrik dan BBM untuk menghidupkan mesin pemurnian dan penyaluran air yang dimiliki.
  2. Alam Hujan selalu turun pada waktunya.

    Tahukah anda bahwa air yang kita konsumsi sehari-hari tersedia secara gratis karena hujan selalu turun pada waktunya? Coba bayangkan kalau hujan tidak turun-turun, bukankah kita akan ketergantungan dengan air yang dibeli terus-menerus? Entah itu air dari PDAM atau perusahaan daerah atau perusahaan swasta lainnya.

    Mari bahas lebih jauh lagi ke depan, tarohlah beberapa puluh tahun ke depan cadangan minyak nasional mulai menipis. Lalu pemerintah memutuskan untuk mengurangi pasokan BBM untuk setiap daerah. Lama kelamaan, minyak bumi itupun habis juga sehingga asupan untuk setiap daerah tidak ada lagi. Kemudian perusahaan PDAM TUTUP sehingga air di rumah tidak ada lagi. Sedangkan harga air yang dijual oleh perusahaan swasta selangit sehingga rakyat biasa tidak bisa lagi mencicipi air bersih hanya konglomerat saja yang mampu. Bukankah keadaan ini membuat rakyat jelata terbunuh sedangkan kapitalis, pemimpin dan konglomerat lainnya tetap hidup karena uang mereka?

  3. Kesejukan gratis.

    Rasa sejuk yang dihasilkan oleh alam sekitar adalah suatu hal yang gratis dan tidak akan pernah habis selama kita menjaga aktivitas yang selalu ramah lingkungan. Bila orang di luar sana menggunakan kipas angin untuk membuat rumahnya sejuk tetapi hanya dengan menanam pepohonan di sekitar rumah sendiri, kesejukan itu gratis. Seseorang harus membeli AC untuk membuat udara disekitarnya sejuk sedangkan kita hanya duduk di bawah pohon rimbun saja sudah adem banget rasanya.

  4. Suara yang mencerdaskan gratis.

    Pernahkah anda mendengar bahwa musik klasik membuat orang menjadi cerdas? Ketahuilah bahwa suara alam rimba yang campur aduk lebih mencerdaskan dibandingkan dengan musik klasik yang anda miliki saat ini. Terlebih saat malam hari tiba, suara-suara dari serangga, ampibi dan burung akan merangsang aktivitas otak untuk belajar mengabaikan hal-hal tertentu sedangkan yang lainnya diberi perhatian.

  5. Mengurangi penggunaan uang – hemat.

    Bagi kita, orang yang biasa-biasa saja, hemat itu penting banget! Apakah para konglemerat juga menyukai prinsip hidup hemat? Terus mau dikemanakan semua uang itu? Saat anda memutuskan untuk mulai belajar ramah lingkungan berarti berusaha menghilangkan ketergantungan yang tidak diperlukan terhadap mesin. Lalu mengerjakan sesuatu dengan kemampuan/ kekuatan sendiri dengan demikian aktivitas kitapun turut meningkat.

  6. Mencerdaskan otak anda.

    Sadarilah bahwa mesin berteknologi canggih hanya membuat aktivitas kita minim. Sebab segala sesuatu yang kita kerjakan telah di hendle oleh mesin. Misalnya saja, saat berkendara di jalanan kita menggunakan motor. Kelelahan yang seharusnya kita rasakan menjadi tidak lagi ada sebab si kawan duduk manis di atas sepeda motor. Ketahuilah bahwa kebiasaan semacam ini membuat otot dan otak anda melemah hari demi hari. Kami sendiri sebagai pengendara motor berusaha untuk selalu bergerak di atas motor, entah itu menggoyangkan kaki, jari, kepala, badan dan lain sebagainya (dalam gerakan halus) sambil memuji-muji Tuhan dalam hati. Bahkan ke depan ini kami berencana untuk membeli sepeda sebagai kendaraan dari rumah ke kantor dan sebaliknya. Sadarilah bahwa mesin yang memanjakanmu sekaligus membuat otak melemah. Sebab aktivitas yang minim turut membuat aktivitas otak lemah yang beresiko menurunkan kecerdasan anda.

  7. Pengairan pertanian gratis.

    Air untuk kebutuhan pertanian adalah penting sebab tanpa air tidak akan ada tanaman pangan yang mampu bertahan lebih lama. Bila anda harus membeli air dari perusahaan swasta untuk kebutuhan pertanian, bukankah itu akan meningkatkan biaya produksi? Lagipula air hujan yang berasal dari lautan sebagai pusat garam mengandung nutrisi yang lebih baik daripada air yang di bor dari dalam tanah.

  8. Bahan makanan tetap tersedia.

    Panganan yang anda konsumsi sehari-hari akan terus ada dari tahun ke tahun, dari keturunan ke keturunan berikutnya tanpa ada yang harus dikuatirkan. Sebab tanah terus menghasilkan buahnya oleh karena air dari surga tetap tersedia pada waktunya.

  9. Bahan bakar minyak selalu ada.

    Air selalu ada disediakan oleh alam sehingga perusahaan air tidak membutuhkan banyak BBM sebab hanya menyuplai areal perkantoran dan fasilitas publik lainnya. Sedangkan masyarakat telah berhenti menggunakan kendaraan pribadi melainkan hanya menggunakan transportasi masal bahkan beberapa lainnya menggunakan sepeda dan berjalan kaki. Bukankah semua aktivitas ini sangat ramah lingkungan dimana penggunaan BBM lebih sedikit? Mesin hanya digunakan untuk hal-hal penting yang bermanfaat langsung bagi masyarakat itu sendiri. Penghematan semacam ini menjamin ketersediaan BBM terus ada dari generasi ke generasi.

  10. Hidup menjadi sehat alami.

    Andapun setiap hari menghirup udara bersih, mengkonsumsi air alami dan mengkonsumsi makanan organik. Semua ini asalnya dari alam yang tidak pernah di sentuh oleh bahan pencemar dari metal, pupuk kimiawi atau zat-zat kimia berbahaya lainnya sehingga tidak meninggalkan residu di dalam tubuh. Keadaan ini membuat badan sehat dan bebas dari berbagai-bagai macam penyakit.

  11. Menekan, meminimalisir bahkan meniadakan pemanasan global.

    Mengurangi penggunaan mesin turut menurunkan polutan sehingga membuat udara bersih. Penggunaan mesin yang terus berkurang akan menurunkan suhu total lingkungan sehingga menjadi lebih sejuk bahkan di siang hari sekalipun rasa sejuk itu tetap ada.

    Cara pertama untuk menekan pemanasan global adalah sebisa mungkin mengalihkan kehidupan manusia dari mesin yang modern menjadi konvensional yang manual. Bila upaya ini digalakkan pada hal-hal yang tidak penting saja (tidak semuanya) niscaya pengurangan jumlah mesin dapat meminimalisir pemanasan global. Bila hendak menekan pemanasan global maka setiap area yang kosong sebaiknya di tanami pepohonan bahkan pinggiran jalanpun ditanami semuanya.

  12. Ramah lingkungan artinya tidak ada lagi yang disembunyikan, tidak ada konspirasi.

    Mengapa manusia melakukan konspirasi untuk melemahkan kehidupan sesamanya? Bukankah semuanya itu agar dia beroleh untung untuk hidup mewah-mewahan? Ia berpikir bahwa dengan kemewahan itulah bisa merasakan kebahagiaan, kedamaian dan ketenteraman hati. Padahal dengan berlaku demikian masyarakat biasa akan menanggung akibatnya cepat atau lambat.

    Jika saja manusia mau hidup sederhana, apa adanya dan ramah lingkungan niscaya tidak ada lagi niatan untuk melemahkan orang lain sebab semua yang dibutuhkan sudah ada. Lagipula di dalam kesederhanaan kebahagiaan, kedamaian dan ketenteraman mudah diperoleh hari lepas hari. Sedangkan kemewahan hanya menciptakan arogansi, kesombongan, iri hati dan ketamakan.

  13. Ada kebersamaan antar masyarakat.

    Hidup yang ramah lingkungan berarti menggunakan fasilitas tertentu secara bersama-sama, misalnya alat transportasi publik. Ada rasa kebersamaan yang memenuhi hati setiap orang sebab tidak ada lagi yang berjalan sendiri-sendiri melainkan semuanya menyatu di atas bus yang sedang ditumpangi. Secara tidak langsung aktivitas semacam ini akan menjalin rasa kebersamaan setidaknya lewat keramahan masing-masing penumpang yang ada didalamnya.

  14. Masyarakat yang ramah lingkungan artinya kesetaraan.

    Landasan hidup yang ramah lingkungan adalah kesederhanaan. Tanpa kesederhanaan tidak ada aktivitas hijau sebab uang yang banyak akan melegalkan seseorang untuk membelanjakan uangnya demi kepentingan sendiri tanpa memperhatikan kepentingan pihak lain sedangkan orang lain akan merasa dengki lalu turut melakukan konspirasi juga. Oleh karena itu, kesetaraan adalah langkah pertama untuk memasyarakatkan kebiasaan hidup yang lebih hijau. Sebab tanpa kesejajaran maka orang yang pintar-pintar akan mendapatkan lebih banyak materi sehingga membuat mereka bebas mengkonsumsi sesuatu bahkan cenderung berfoya-foya menghamburkan uang.

  15. Masyarakat yang sederhana meminimalisir tingkat iri hati dan kesombongan.

    Mereka yang ramah lingkungan biasanya hidup sebagaimana orang lain hidup alias hidup seperti orang lain hidup. Tidak ada sesuatu hal yang perlu lagi disombongkan sebab materi yang kami konsumsi dikonsumsi juga oleh orang lain. Bila tidak dikonsumsi secara serentak maka pastilah dikonsumsi secara bergilir. Keadaan ini mempertipis persaingan tidak sehat di dalam masyarakat sekaligus menekan tingkat kesombongan dan dengki di dalam hati masing-masing.

  16. Masyarakat yang ramah lingkungan adalah telah beralih fokus dari materi ke Tuhan – tipisnya budaya konsumtif.

    Sekelompok orang yang hidup sederhana tahu betul bahwa kebahagiaan, kedamaian dan ketenteraman hati tidak dapat diraih lewat materi yang dikonsumsi sehari-hari. Sekalipun itu ada rasanya, tetap saja hanyalah sesaat. Mereka yang telah mengalami pembaharuan mindset akan lebih memilih untuk hidup memuliakan Allah dan berdamai dengan orang lain untuk mencapai ketenteraman hati sepanjang hayat.

  17. Menghasilkan individu yang sehat secara emosional.

    Saat kita memutuskan untuk hidup hijau maka ada banyak momen yang dilalui bersama-sama. Keadaan ini melatih emosional masing-masing sehingga sikap yang arogan turut ditekan. Terlebih dalam keadaan tersebut ada-ada saja , gejolak yang menguji dan membebaskan hati dari berbagai-bagai hawa nafsu yang sesat, kebinatangan dan kejahatan lainnya.

  18. Turut memelihara kehidupan hewan liar.

    Seperti yang kita ketahui bahwa dunia ini tidak hanya didedikasikan untuk ditempati oleh manusia saja melainkan makhluk hidup lainpun bisa hidup berdampingan dengan kita. Ini adalah perwujudan untuk menepis sifat arogansi di dalam diri manusia sehingga bisa rukun dengan sesama manusia dan juga dengan hewan-hewan di padang belantara.

  19. dan masih banyak lagi.

Hidup yang ramah lingkungan adalah aktivitas yang menyatu dengan alam sekitar, memanfaatkannya dengan baik tanpa melakukan eksploitasi yang berlebihan. Meminimalisir penggunaan mesin berteknologi hanya untuk hal-hal yang bersifat masal demi kepentingan masyarakat luas. Dimana semuanya ini akan menghemat penggunaan energi sehingga tetap ada untuk kelangsungan hidup umat manusia dari generasi ke generasi. Saat kita peduli dengan lingkungan, itu artinya kita peduli dengan alam sekitar terlebih lagi kepada sesama dan Tuhan. Ialah yang mengajari diri ini untuk tidak fokus pada indra yang menginginkan materi melainkan fokus pada hati masing-masing. Sebab disanalah pusat kebahagiaan, kedamaian dan ketenteraman hati.

Salam hijaukan Indonesia!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s