Gejolak Sosial

9 Perang Informasi, Konspirasi Dibalik Konspirasi, Selektif, Kritis & Fokus Tuhan Saat Menyimak Sesuatu


Perang Informasi, Konspirasi Dibalik Konspirasi, Selektif, Kritis & Fokus Tuhan Saat Menyimak Sesuatu

Perang informasi adalah suasana penuh gejolak dalam peredaran suatu pengetahuan dan wawasan yang belum pasti kebenarannya. Dunia internet dan media sosial, tidak semuanya benar tatapi juga tidak semuanya salah. Oleh karena itu, andapun harus ekstra waspada menanggapi semua informasi yang diserap. Kewaspadaan yang kami maksudkan adalah memiliki pikiran yang selalu sadar dan tetap positif. Saat pikiran anda tetap positif maka kemungkinan besar hal-hal negatif akan ditolak/ dijauhkan secara otomatis. Sebab pada umumnya, pola penyerapan informasi sifatnya searah. Jadi jikalau selama ini pikiran dipenuhi dengan hal-hal yang buruk maka secara otomatis semua informasi yang anda serap tidak jauh-jauh dari keburukan itu demikian sebaliknya.

Ada banyak teori konspirasi yang beredar luas di dunia maya. Semua orang bisa menemukannya dengan mudah di Internet. Lantas, kami berpikir, “mengapa seseorang hendak mengungkapkan sebuah kebenaran?” Kita hanya berharap semoga mereka melakukannya dengan setulus hati tanpa kepentingan sempit. Sebab dari beberapa artikel yang kami baca, situsnya sangat rapih dan kosa-kata, gaya bahasa dan tanda bacanya begitu terperinci. Seperti ditulis oleh seorang profesional yang berpendidikan tinggi dan ahli di bidangnya, setidak-tidaknya seorang sarjana komunikasi atau mata kuliah sosial lainnya..

Dari yang kami amati dan memang tidak semua; beberapa situs yang membahas tentang teori konspirasi menganut muatan negatif. Seolah-olah mereka mengungkapkan kebenaran tetapi menyudutkan pihak tertentu. Kemudian menggali opini lebih dalam dan luas untuk membingungkan pembaca. Inilah yang disebut dengan perang informasi. Sebagai seorang yang ahli di bidang masing-masing, sudah otomatis bahwa kalangan terpelajar ini tidak melakukannya dengan gratis melainkan pastilah ada seseorang yang membayar mereka untuk menulis berita yang garing tetapi bermuatan negatif itu.

Tersangka utama (otak) yang melakukan aksi ini pastilah bukan orang biasa melainkan mereka memiliki cukup banyak dana untuk membiayai semua aktivitas tersebut (biasalah oknum kapitalis). Pada dasarnya konspirasi di balik konspirasi akan sangat menguntungkan bagi mereka yang menjadi otak pelakunya. Sebab ada begitu banyak dana yang dikucurkan maka sudah seharusnya bias informasi tersebut (informasi sampah) menghasilkan banyak keuntungan cepat ataupun lambat. Bias infomasi yang mereka berikan memang tidak berpengaruh secara langsung tetapi akan membentuk pola-pola khusus dalam pikiran yang semakin bertambah-tambah hingga mempengaruhi kepribadian masing-masing.

Perang informasi dan konspirasi dibalik semuanya itu

Peperangan atas  infomasi telah terjadi jauh sebelum kita lahir. Ini merupakan ciri khas masyarakat terbuka. Keadaan ini juga menegaskan bahwa masyarakat setempat sangat cerdas dan bebas dari kehidupan primitif. Tetapi ketahuilah bahwa di balik semuanya itu telah di taburkan benih-benih kebencian dan ketakutan kepada oknum atau kelompok tertentu dan mereka berharap lama-kelamaan anda mempercayai hal itu. Berikut perang informasi yang kami maksudkan.

  1. Mengundang hawa nafsu untuk kaya.

    Konspirasi yang sering sekali ditebarkan di dunia maya adalah seputar betapa indahnya dunia ini beserta gemerlapan yang ada didalamnya. Kita kadang tidak menyadari saat beberapa orang memamerkan mobil mewah, mobil sport, rumah mewah dan hal lainnya yang megah di dunia maya. Sadarilah bahwa lewat tulisan, gambar, video yang mereka tampilkan semenarik mungkin akan menjadi benih-benih nafsu yang sengaja ditanamkan di dalam pikiran anda tetapi tidak disadari. Mereka yang pikirannya kosong akan mudah terpengaruh untuk menjadi kaya raya sedangkan mereka yang selalu fokus kepada Tuhan akan menenggelamkan keinginan semacam ini.

  2. Memancing hawa nafsu untuk membeli.

    Ada begitu banyak konspirasi yang dilakukan oleh oknum/ kelompok tertentu yang memancing pemirsa untuk belanja. Selain di dunia maya dan media sosial, pemikat semacam ini juga terdapat dalam televisi. Anda bisa terpengaruh dan bisa juga tidak. Semua ini bergantung dari fokus pikiran masing-masing. Saat terlalu fokus kepada indra dimana materi adalah segalanya maka keadaan ini lebih mudah untuk menarik perhatian agar membelanjakan uang. Hanya saat fokus pada hal positif (memusatkan pikiran kepada Tuhan, bekerja dan belajar) pikiran dihalau dari pengaruh buruk itu.

  3. Mengajari orang untuk bersikap suudzon.

    Berhati-hatilah saat anda membaca artikel tentang sebuah konspirasi. Pengetahuan semacam ini bisa mengubah kebiasaan anda untuk curiga kepada sikap orang lain. Ini adalah salah satu efek pengetahuan yang membuat manusia selalu sinis memandang masa depan. Jauhi prasangka buruk (tentang orang lain, masa lalu dan masa depan) dalam pikiran anda sebab ini bisa menimbulkan kesedihan, kesakitan dan kepahitan di dalam dirimu.

  4. Menebar kebencian kepada kelompok tertentu.

    Ketika para informan di dunia maya dan media sosial mencoba membeberkan sesuatu kepada anda, ketahuilah bahwa orang yang mereka jelek-jelekkan dan mereka tekan dalam artikel tersebut berpotensi membuat hati benci. Terlebih ketika anda sendiri memiliki hubungan khusus yand dekat dengan para korban yang mereka maksudkan. Oleh karena itu, jangan terlalu emosional menanggapi tulisan semacam ini, melainkan anggaplah itu sebagai masa lalu sebagai pelajaran berharga dan bagian dari sejarah kehidupan manusia.

  5. Menciptakan dendam terhadap oknum atau kelompok tertentu.

    Dendam adalah penyakit hati yang beresiko membuat anda tersandung dan jatuh. Semakin dendam terhadap orang lain atau kelompok tertentu maka semakin buruk suasana hati, jauh dari damai, bahagia dan tenteram.

    Biasanya, saat dendam sudah menguasai anda, sikap kepada orang-orang tersebut menjadi berubah. Saat ketemu, mukanya jadi masam, tidak disambut dengan keramahan. Ketika berkomentar, tidak bisa menjaga netralitas, cenderung tidak adil. Sewaktu mengambil keputusan, cenderung menekan kelompok tertentu dan memanjakan yang lainnya. Pada dasarnya dendam yang dipendam jauh di dalam hati akan membuat anda bersikap tidak adil saat melakukan sesuatu.

  6. Merangsang sikap sentimen terhadap kelompok tertentu.

    Sikap yang seperti ini biasanya mudah sekali memicu konflik. Saat terlalu anti dengan oknum/ kelompok tertentu cenderung membuat suasana lingkungan tidak kondusif sebab berpotensi terjadinya perselisihan karena hal-hal kecil.

    Informasi yang kita terima sengaja dikatakan sebagai usaha untuk membuka lebar konspirasi antara kelompok ini dan itu. Dimana salah satu dari kedua kubu yang sedang bertikai adalah orang dekat dalam hidup kita. Saat cerita yang disampaikan begitu dekat dengan kehidupan pribadi, bisa saja sisi emosional dalam diri ini bergejolak. Karena tidak bisa mengendalikan emosi sehingga kehilangan sudut pandang (persepsi) positif, tepat saat itu jugalah anda cenderung sentimen berlebihan terhadap oknum/ pihak tertentu.

  7. Menebar ketakutan tertentu.

    • Ketakutan akan masa depan.

      Pernahkah anda menemukan beberapa informasi yang menyatakan bahwa dunia akan segera kiamat, perang akan pecah dan bencana alam akan meluluh lantakkan sebuah kota. Ini adalah salah satu dari kelemahan pengetahuan yang berlebihan. Yaitu menyadari bahwa sesungguhnya masa depan penuh kekacauan.

      Maksud mereka tidak lain dan tidak bukan adalah agar anda mempersiapkan uang sebanyak-banyaknya, senjata, ruang bawah tanah dan bahan kebutuhan lainnya: bukankah ini mengarahkan anda untuk menjadi serakah dan cenderung mencari uang secara berlebihan bahkan sampai menghalalkan segala cara, Padahal semuanya itu hanyalah spekulasi yang belum tentu terjadi di masa depan (camkanlah bahwa masa depan adalah rahasia). Daripada sibuk memikirkan masa depan lebih baik sibukkan diri dengan fokus kepada Tuhan, melakukan pekerjaan dan belajar.

    • Ketakutan kepada Amerika dan sekutunya.

      Kami banyak menemukan artikel yang menyatakan betapa jahat, bengis dan kotornya Amerika dan antek-antekknya. Dari konspirasi yang mereka ungkapkan, seolah-olah negara yang satu ini bebas keluar masuk negara lain, memiliki akses terhadap kamera, memantau orang dari langit, mengendalikan cuaca dan lain sebagainya. Padahal dari yang kami ketahui, semua hal-hal waw itu hanya ada di film yang genre-nya adalah since ficsion, sky-fi dan lainnya.

      Sadarilah semuanya ini, hanya upaya untuk menakut-nakuti anda agar selalu memiliki pengawal, kemana-mana bawa pengawal (bodyguard). Inilah salah satu bisnis yang cukup laris sekarang terutama diantara orang-orang yang berduit tebal. Manipulasi informasi semacam ini turut mempengaruhi nafsu terhadap materi sehingga cenderung membuat seseorang mencari uang sebanyak-banyaknya untuk cari aman dari semua gejolak di atas.

    • Ketakutan akan sistem ekonomi.

      Siapa bilang orang Amerika tidak menyukai sistem ekonomi sosialis? Perlu anda ketahui bahwa negara-negara maju di dunia tidak mungkin seberkembang itu jika mereka tidak menganut paham sosialis. Hanya saja sekarang masalahnya adalah sosialis seperti apa? Bahkan situs wikipedia sekalipun menegaskan bahwa rakyat Amerika tidak anti dengan sosialis. Harus anda ketahui bahwa paham sosialis utopia (sosialis awal) dipelopori oleh pemikir kristen dan Amerika mayoritas kristen.

  8. Mengadu domba.

    Ada sebuah artikel yang menyatakan bahwa sedang mengungkapkan beberapa konspirasi yang terjadi diseantero negeri. Lalu disela-sela ungkapan tersebut mereka akan mencaci maki pihak tertentu, terlalu menyudutkan dan cenderung tidak netral lalu seolah-olah mengajak pembaca untuk melakukan hal yang sama. Sadarilah bahwa informasi semacam ini hanya mengadu domba manusia atas dasar sejarah yang tidak jelas di masa lalu.

    Ada baiknya jikalau setiap orang move on dari masa lalu. Terlebih saat ada sejarah kelam yang bisa saja dihubung-hubungkan antara ini dan itu. Ketahuilah bahwa segala hal di dunia ini bisa dihubungakan tetapi ada bukti konkritnya tidak? Selalu gunakan azas tidak percaya terhadap tulisan/ gambar/ video apapun yang anda temukan di dunia maya. Baru percayai hal itu saat anda bisa membuktikannya di dunia nyata.

  9. Memutar-balikkan sejarah.

    Dahulu kami pernah menemukan sebuah artikel yang ditulis dengan rapih lalu memuat tentang salah seorang tokok politik Indonesia. Saat membacanya, kami yakin dengan tulisan tersebut sebab tata bahasa dan gaya penulisannya sangat rapih. Faktor yang dihubung-hubungkannya juga sangat cantik sehingga semakin menguatkan keyakinan kami. Tetapi belakangan ini kami menemukan bahwa fakta itu bisa saja berubah dan diotak-atik oleh kubu yang satu juga kubu yang lain. Oleh karena itu, mulai saat ini kami menggunakan prinsip “asal tau aja” terhadap fakta konspirasi yang diungkapkan di media sosial dan situs web/ blog apapun.

Miliki sikap yang selektif dan kritis menanggapi informasi yang diperoleh sebab perang informasi yang sedang berlangsung saat ini cenderung memakan korban. Pastikan itu bukan anda!

Ketahuilah bahwa di atas tulisan segala sesuatu bisa diimajinasikan. Apapun konspirasi yang anda baca di internet, jangan langsung dipercayai lalu ditanggapi dengan penuh omosional. Pertama, ada baiknya jikalau anda menggunakan azas tidak percaya terhadap konten apapun di dunia maya sebab tidak ada jaminan yang memberikan garansi terhadap semua informasi itu. Anda baru mempercayai hal tersebut saat bisa dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, apapun tulisan/ gambar/ video yang anda temukan di internet, gunakanlah prinsip “asal tahu aja,” Anggap itu sebagai hiburan yang tidak untuk ditanggapi serius sebelum anda melihat orang disekitar meyakininya dan anda sendiripun bisa membuktikannya di dunia nyata. Selalu siagakan pikiran pada mode positif yaitu dengan senantiasa memusatkannya kepada Tuhan (doa, firman, nyanyian pujian) sembari bersyukur dan bernyanyi di dalam hati dalam segala aktivitas yang dilakukan.

Salam pikiran positif!

1 reply »

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.