Gejolak Sosial

Alkitab Penuh Teka-Teki & Jebakan Agar Orang Berdosa Bingung & Sesat – Kebenaran Dinyatakan Kepada Keturunan Abraham Untuk Menjadi Berkat Bagi Semua Bangsa


Alkitab Penuh Teka-Teki & Jebakan Agar Orang Berdosa Bingung & Sesat - Kebenaran Dinyatakan Kepada Keturunan Abraham Untuk Menjadi Berkat Bagi Semua Bangsa

Kristen Sejati – Sebagai tulisan tertua yang pernah ada, Alkitab banyak memberikan informasi yang sangat berharga untuk kebaikan hidup umat manusia. Sayang tidak semua orang dapat mengungkapkan rahasia dibalik kisah-kisah kemaknaan di dalam Kitab Suci bahkan beberapa orang yang membaca dan mempelajarinya menjadi salah kaprah bahkan terjerumus dalam kesesatan berpikir. Oleh karena itu, untuk menerjemahkannya tidak hanya membutuhkan logika duniawi yang cenderung memikirkan keuntungan pribadi melainkan harus didasarkan atas ketulusan hati yang di tuntun langsung oleh Roh Kudus.

Alkitab bukan tempat untuk mencari keuntungan duniawi tetapi Kebenaran

Mungkin anda pernah mendengarkan orang-orang yang menjadikan Alkitab sebagai sumber keuntungan bagi dirinya sendiri dan kelompoknya. Mereka menerjemahkan ayat-ayat di dalam sana secara dangkal dan cenderung mengarah kepada hal-hal yang menggiring orang pada pemahaman yang baru yang jauh dari nilai-nilai kebenaran. Sebelum menerjemahkannya alangkah baiknya jikalau setiap orang mengenal apa kebenaran sejati menurut iman kristen. Kebenaran ini juga dapat di katakan sebagai intin dari Hukum Taurat dan kitab para Nabi. Seperti yang dikatakan oleh Tuhan Yesus sendiri.

(Matius 22:37-40) Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”

Setiap orang yang menerjemahkan Alkitab namun menjauh dan/atau bertentangan dari dua dasar di atas adalah tidak layak disebut sebagai anak Allah sebab ada kecenderungan melakukannya untuk kemuliaan dan keuntungan pribadi. Kemuliaan dapat diartikan sebagai tujuan untuk menjadi orang yang terkenal, dipuji dan dihormati orang lain. Sedangkan keuntungan pribadi bisa diartikan sebagai seseorang yang bertujuan untuk memiliki lebih banyak uang dan harta duniawi. Ketahuilah bahwa sebelum hati anda tulus dan bersih dari keinginan duniawi, mustahil mampu menemukan arti sesungguhnya dari kisah-kisah yang termuat didalamnya.

Artinya dinyatakan kepada orang percaya melalui karya Roh Kudus sebagai bukti keturunan Abraham

Semua yang ada tertulis disana memang ditujukan untuk orang-orang tertentu saja tetapi tetap peruntukannya dinubuatkan/ disiarkan kepada semua orang. Agar dengan demikian nyata bahwa kitalah anak-anak Allah yang sesungguhnya. Seperti yang dikatakannya dalam firman.

(Lukas 8:10) Lalu Ia menjawab: “Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang lain hal itu diberitakan dalam perumpamaan, supaya sekalipun memandang, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mengerti.

Dari penjelasan di atas seolah-olah firman itu dibukakan kepada orang-orang tertentu saja, yaitu hanya kepada murid-murid Tuhan Yesus. Apakah ini berarti bahwa kebenaran dari firman hanya dinyatakan kepada orang percaya saja? Lalu kita berhak merahasiakannya dari orang-orang non-kristen? Tujuan Tuhan sebenarnya bukan agar orang lain tidak mengetahuinya tetapi “agar lewat murid-murid-Nya kabar keselamatan yang benar itu disebarkan ke seluruh penjuru bumi.” Dengan demikian nyatalah kepada dunia bahwa kita bukan murid asal-asalan (asal jadi).  Sebab di zaman sekarang ini, banyak orang yang mengaku murid Tuhan Yesus tetapi mereka tidak layak karena memiliki tujuan sempit. Hanya kepada orang yang benar-benar murid arti dari setiap firman itu dinyatakan sebab mereka mendengarkannya langsung dari Tuhan Yesus sendiri, yaitu lewat Roh Kudus yang sudah ada di dalam hati setiap orang percaya. Seperti ada tertulis:

(Yohanes 14:16-18) Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.

Setiap orang percaya akan beroleh pengertian tentang firman Allah lewat Roh-Nya yang sudah ada dalam hati setiap manusia, seperti ada tertulis.

(Yohanes 14:26) tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Kabar keselamatan yang benar akan dibukakan di dalam hati setiap orang percaya, tanpa ada satupun yang dirahasiakan lagi. Tepat saat semua arti firman itu dibukakan maka saat itu jugalah setiap orang percaya akan menjadi berkat bagi seluruh umat manusia. Ini adalah bukti bahwa orang yang mengikut jalan Kristus adalah keturunan Abraham yang sesungguhnya (asli dari Tuhan). Seperti ada tertulis.

(Kejadian 22:18) Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku.”

Lagi kata Tuhan

(Kejadian 26:4) Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat,

Jadi saudara-saudaraku, jangan pernah berhenti mendatangkan berkat bagi orang-orang disekelilingmu dengan demikian anda telah terbukti sebagai keturunan bapa orang beriman yaitu keturunan langsung dari bapa Abraham.

Firman hanya dinyatakan kepada orang percaya saja tetapi untuk disiarkan kepada seluruh umat manusia

Ada firman yang memiliki arti langsung sehingga dapat dimengerti oleh setiap orang yang membacanya. Tetapi banyak bagian di dalamnya memiliki arti tersembunyi bahkan bisa dikatakan bahwa semua firman tersebut memiliki maksud rahasia yang hanya bisa diungkapkan lewat kuat kuasa Roh Kudus yang hadir dalam setiap hati manusia. Semua arti dari firman ini hanya dinyatakan kepada orang-orang percaya yang dikaruniai oleh kuat kuasa Roh Allah untuk bernubuat. Tetapi tidak untuk disembunyikan untuk diri sendiri saja melainkan untuk diwartakan ke seluruh penjuru bumi. Seperti firman yang menyatakan bahwa semua hal-hal tersembunyi kelak akan dinyatakan kepada semua orang.

(Lukas 8:16-17) “Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya. Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan.

Bahkan hal-hal yang tersembunyi itupun harus dinyatakan/ disiarkan kepada orang-orang berdosa, seperti ada tertulis:

Matius 9:13 Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”

Tidak hanya orang-orang disekitar anda yang berhak mengetahui rahasia dari firman melainkan seluruh umat manusia di berbagai penjuru dunia. Seperti ada tertulis:

(Matius 28:18-20) Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

Firman Allah mengandung teka-teki dan jebakan yang membutuhkan kuat-kuasa Roh Kudus untuk mengartikannya

Berhati-hatilah menerjemahkan firman yang anda baca sebab Alkitab penuh dengan misteri yang mengandung teka-teki yang berpotensi menjebak pemahaman anda. Jika mengartikannya berdasarkan logika duniawi niscaya tidak akan menemukan apa-apa disana. Ketika anda menerjemahkannya untuk mencari keuntungan duniawi pastilah maknanya semakin tersembunyi. Saat anda mencoba memahaminya dengan tujuan-tujuan sempit, demi kepentingan pribadi dan kelompok, alhasil memberikan jawaban yang nihil. Seperti ada tertulis:

(II Petrus 3:14-18) Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia. Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat, seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya. Hal itu dibuatnya dalam semua suratnya, apabila ia berbicara tentang perkara-perkara ini. Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yang sukar difahami, sehingga orang-orang yang tidak memahaminya dan yang tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan yang lain. Tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, kamu telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah, supaya kamu jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh. Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.

Dalam menerjemahkan firman Allah, setiap hati yang melakukannya harus tulus adanya. Bukan untuk kepentingan sempit yang bersifat pribadi/ kelompok, tidak untuk mencari keuntungan duniawi dan juga bukan untuk melemahkan/ menjatuhkan orang lain/ kelompok tertentu melainkan semata-mata demi kebenaran yang hakiki. Anda membutuhkan tuntunan Roh Kudus untuk mendapatkan jawaban dari setiap pergumulan hidup yang dihadapi. Carilah itu dengan kerja keras yang sungguh, lakukan dengan tekun secara terus-menerus dan sabarlah menjalani segala proses yang berlangsung. Ketahuilah bahwa makna yang termuat dalam Alkitab tidak jauh-jauh dari kebenaran sejati yaitu pertama, mengasihi Allah dengan segenap hati, segenap jiwa dan dengan segenap akal budi; sedang yang kedua, mengasihi sesama  seperti diri sendiri.

Salam, mari menjadi berkat bagi segala bangsa!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.