Gejolak Sosial

7 Hubungan Iblis – Manusia, Pengaruh Setan Dalam Kehidupan Kita

Hubungan Iblis Dengan Manusia, Pengaruh Yang Dibawa Setan Di Dalam Kehidupan Kita

Kristen Sejati – Iblis adalah Si jahat yang melawan Allah serta rencana keselamatan-Nya. Juga disebut: “yang jahat” (mis. Mat. 6:13). Kata asli dalam bahasa lbrani dan Yunani berarti: pendakwa (bd. Ayb. I). Ia adalah “pembunuh manusia sejak semula … di dalam dia tidak ada kebenaran dan ia adalah pendusta dan bapa segala dusta ” (Yoh. 8:44). Pada akhir zaman kuasanya akan meningkat (Wahyu 12), tetapi akhirnya ia akan dikalahkan oleh kuasa firman Allah (Wahyu 19:11-20:6), bd. juga Setan (Kamus Alkitab LAI).

Hubungan iblis dengan manusia, bisa sedekat Tuhan – semua tergantung pilihanmu

Menurut KBBI, Iblis adalah makhluk halus yang selalu berupaya menyesatkan manusia dari petunjuk Tuhan; roh jahat; setan. Merupakan sosok yang berkuasa untuk memanipulasi materi. Awalnya, pengetahuan kami tentang makhluk jenis ini sangatlah minim. Tetapi akhir-akhir ini kam baru menyadari bahwa “seperti dekatnya Tuhan maka sedekat itulah iblis di dalam hidup kita.” Ini terjadi ketika seseorang memilih untuk menjauhkan diri dari kebenaran (mengasihi Tuhan dan sesama). Jadi, jangan terlalu sepele terhadap kekuatannya tetapi juga jangan terlalu takut. Sebab Tuhan Yesus dahulu telah datang ke dunia ini untuk menaklukkan dan mengikat kuasa setan saat Dia berada 3 hari di dalam dunia orang mati. Seperti firman yang mengatakan.

(Lukas 11:2023) Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu. Apabila seorang yang kuat dan yang lengkap bersenjata menjaga rumahnya sendiri, maka amanlah segala miliknya. Tetapi jika seorang yang lebih kuat dari padanya menyerang dan mengalahkannya, maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata, yang diandalkannya, dan akan membagi-bagikan rampasannya. Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.”

Dalam firman di atas “seorang yang kuat dan yang lengkap bersenjata menjaga rumahnya sendiri” adalah iblis yang berkuasa atas bumi ini. Sedangkan yang dimaksud dengan “seorang yang lebih kuat dari padanya” adalah Tuhan Yesus Sendiri yang telah menyerang dan mengalahkan pemilik rumah itu. Bumi dan seluruh yang ada di dalamnya berada dalam kuasa iblis Tetapi Tuhan yang lebih kuat telah mengalahkan setan-setan. Bahkan Dia telah mengikat mereka di neraka saat Ia turun ke dalam kerajaan maut selama tiga hari. Jadi tidak perlu lagi ketakutan terhadap kuasanya, itu tidak akan berpengaruh banyak kecuali kita memilih dan menginginkannya.

Tubuh kita dikuasai oleh kedagingan karena materi adalah asalnya. Tetapi nafas yang adalah roh berasal dari Allah saja. Sekarang masalahnya adalah siapakah yang lebih kita dengarkan? Mendengarkan hawa nafsu yang penuh kedagingan atau mendengarkan roh yang penuh kebenaran? Sesungguhnya di dalam diri sendiri kita tidak mampu membedakan dimana perkataan roh dan dimana perkataan daging. Tidak ada ciri khas yang membedakan suara Tuhan dengan suara iblis. Tetapi keadaan ini lebih dibentuk oleh kebiasaan dan kecenderungan aktivitas yang ditekuni hari lepas hari. Jika selama ini anda lebih senang menekuni yang jahat niscaya suara hatipun tidak jauh-jauh dari kejahatan, demikian sebaliknya.

Dari sudut pandang pikiran, alam bawah sadar manusia dikuasai oleh kedagingan. Artinya secara default kejahatan itu sudah ada di dalam diri masing-masing. Semuanya tinggal menunggu diekspresikan saja. A.kan tetapi, bila anda mengaktifkan sistem sadar dengan senantiasa memfokuskan pikiran pada hal-hal positif (fokus Tuhan, pekerjaan/ aktivitas dan belajar) niscaya hal-hal baik & benar dalam diri masing-masing akan keluar dengan sendirinya. Jadi tetaplah aktifkan pikiran anda teman dengan senantiasa memusatkannya kepada Tuhan agar pemikiran iblis (alam bawah sadar) tidak berkuasa dalam hidup hari demi hari.

Jika diperhitungkan dengan seksama maka bisa dikatakan bahwa Tuhan dan iblis itu sama dekatnya di dalam kehidupan kita. Masalahnya sekarang adalah siapa yang dipelihara? Atau lebih tepatnya, pihak mana yang sering bahkan selalu anda kasih makan? Bisa juga dikatakan, siapakah yang paling aktif? Ketahuilah bahwa semuanya ini bergantung pada pilihan yang telah anda tetapkan di dalam hati sendiri. Selama anda melakukannya dengan penuh kerja keras, tekun dan sabar niscaya cepat atau lambat sinar Roh Kudus akan berkembang atau kegelapan akan meliputi harimu! Tentukan pilihanmu dari sekarang, teman!

Seberapa besar kuasa iblis terhadap manusia?

Untuk memahami kuasa Tuhan dan kuasa iblis dalam hidup kita sebaiknya jangan fokus kepada indra melainkan pada kebenaran yang hadir di dalam segala sesuatu. Sebab saat kita mengatakan bahwa bumi ini adalah di bawah kekuasaan iblis, lalu mengapa Tuhan membuat manusia dari debu-tanah? Bila kita mengatakan bahwa pesawat, mobil, kereta api adalah iblis; lalu mengapa orang-orang benar menggunakannya? Oleh karena itu, abaikan materi lalu peganglah kebenaran dengan cara  melihat dan menganalisis tujuan awal, pertengahan dan akhir dari pengembangan materi tersebut. Misalnya jikalau suatu materi bermanfaat bagi semua orang maka kembangkanlah tetapi jika suatu materi menyebabkan kerusakan maka hentikan itu dengan cepat.

Mari kembali lagi melihat ke belakang tepatnya di zaman purba kala, bukankah Tuhan telah memberikan bumi ini kepada kita, seperti kata-Nya “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” Tuhan tidak berpesan kepada kita untuk menghancurkan bumi ini melainkan untuk berkuasa dan berkembang biak didalamnya. Jadi, bencana alam bukanlah kehendak Tuhan melainkan akibat dari hawa nafsu manusia yang terlalu berlebihan atas bumi ini.

Semakin kita fokus kepada materi maka semakin tinggi hawa nafsu untuk menginginkan kenikmatan dan kemuliaan duniawi. Keadaan ini jugalah yang mendorong timbulnya kerusakan lingkungan yang menyebabkan pemanasan global dimana-mana hingga menimbulkan bencana alam yang memakan korban jiwa sekaligus menghancurkan segala yang ada di permukaan bumi ini. Oleh karena itu, jangan biarkan kedagingan menguasai anda melainkan pusatkanlah pikiran di segala waktu dalam doa, firman dan nyanyian pujian.

Hubungan manusia dengan iblis, seberapa besar setan mampu mempengaruhi hidupmu?

Ada relasi antara manusia dengan Tuhan dan manusia dengan iblis. Yang menentukan siapa yang lebih dekat dan lebih besar pengaruhnya adalah pilihan pilihan masing-masing. Hubungan ini tercipta secara otomatis (sebab dilahirkan dalam daging) dan disengaja (hanya mau menikmati hidup – pikiran sering kosong). Lewat ini jugalah iblis mencoba mempermain-mainkan sekaligus menggoda kita agar sekiranya mungkin, ia menggiring kehidupan ini ke dalam jalan-jalannya yang sesat dan jahat. Berikut beberapa cara setan yang mencoba untuk terkoneksi sekaligus berpotensi memprovokasi (mengintimidasi) anda.

  1. Berkuasa atas daging.

    Dari dulu sampai sekarang, setan berkuasa atas dunia ini. Sedang Tuhan sendiri sengaja mengutus kita ke dunia ini dimana kerajaan si jahat berdiri untuk menguji manusia. Ketahuilah bahwa masalah yang kita peroleh dari si jahat akan membuat diri ini semakin cerdas juga bijak dalam menjalani hidup. Pada akhirnya ujian yang diberikannya kepada kita telah membuat kepribadian ini berkembang dengan pesat.

    Pengaruh setan juga nyata dalam tubuh kita, yakni dengan membuat diri ini sakit. Seperti sakit parah yang dialami oleh nabi Ayub (Ayub 1-2). Tapi jangan kuatir berlebihan sebab itulah mengapa Tuhan Yesus turun ke dalam dunia orang mati selama tiga hari untuk mengalahkan dan mengikatnya di neraka. Lagi pula Yesus telah berpesan agar setiap orang percaya menjadi garam dan terang (matius 5:13-16), lagi Dia berpesan bahwa garam adalah pupuk (Lukas 14:35). Sedangkan dalam perjanjian lama garam adalah perjanjian Tuhan dengan bangsa Israel (Imamat 2:13). Dan masih banyak kisah lagi dalam Alkitab yang menunjukkan bahwa garam sebagai obat. Jadi dengan adanya mineral ajaib ini, manusia tidak lagi sakit kecuali oleh karena kelalaiannya sendiri (misalnya terjatuh, lupa makan dan kecelakaan lainnya)

  2. Mengontrol pikiran lewat alam bawah sadar.

    Rasul Paulus menuliskan pengaruh si jahat dalam pikiran sebagai perbuatan daging (Galatia 5:19-21). Kuat kuasa setan dalam tubuh kita tidak hanya mampu mempengaruhi sakit yang di alami oleh fisik. Melainkan ia juga dapat mempengaruhi pikiran anda. Tempat pikiran yang dikuasai oleh iblis adalah alam bawah sadar manusia. Wilayah ini akan aktif sendiri saat anda sedang tidak memikirkan apa-apa. Pertama-tama ia akan membawamu ke dalam alam bawah sadar yang penuh dengan khayalan yang menawan hati. Lalu anda akan digiring dalam prasangka buruk, iri hati, kesombongan, hawa nafsu sesat-lebay, kebinatangan dan kejahatan lainnya. Semua hal-hal buruk ini akan menimpa dan mampu mempengaruhi anda sewaktu-waktu. Oleh karena itu, demi menekan hal-hal buruk ini berusahalah untuk senantiasa memusatkan pikiran kepada Tuhan dalam doa, firman dan nyanyian pujian. Dalam kehidupan sehari-hari andapun bisa menyibukkan diri dengan melakukan hal positif seperti bekerja dan balajar untuk menekan alam bawah sadar yang syarat dengan kedagingan.
    Fokus Berpikir Manusia Agar Hidup Lebih Berkualitas

  3. Memberikan anda ide-ide yang salah.

    Berhati-hatilah dengan suara-suara dalam pikiran anda, pastikan bahwa semuanya itu tidak bertentangan dengan inti kebenaran sejati, yaitu mengasihi Allah dan sesama manusia. Seperti ada tertulis.

    (Matius 22:37-40) Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”

    Lagi, ada pula tertulis.

    (Matius 7:12) “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.

  4. Melalui orang lain.

    Juga ada orang lain yang berusah melemahkan sekaligus memprovokasi anda untuk menjadi budak-budak iblis.

    Bukan gaya mereka mengatakan kepada anda untuk menjadi hamba si jahat tetapi mereka akan merayu sampai membuat anda terlena. Jika tergoda lalu menginginkan pancingan tersebut maka perlahan-lahan dia akan mengikatmu sehingga tidak bisa lari lagi. Bersama atau mungkin menjadi pemain tunggal, kalian semua akan melakukan aksi-aksi pencurian, manipulatif dan kelicikan untuk melemahkan orang lain demi mempengaruhi anda.

    Pengaruh teman-teman tidak dapat kita hindari dalam hidup ini. Jika anda tidak fokus Tuhan saat berhubungan dengan sesama niscaya mereka akan menggiring fokusmu pada keinginannya yang sesat dan lebay.

    Berhati-hati jugalah menanggapi perilaku teman-teman yang mencoba menggoda anda. Jangan menaruh dendam kepada mereka melainkan kasihilah musuhm. Reaksi yang terlalu berlebihan menanggapi musuh justru akan semakain membuat kita repot. Oleh karena itu, biasa saja dan tetap santai dalam bersikap.

  5. Memperalat kenikmatan duniawi.

    Kenikmatan duniawi yang anda lihat dan/ atau miliki adalah sebuah cara si jahat untuk mempengaruhi anda. Pengaruh yang didatangkannya seperti.

    • Memilikinya dengan cara yang tidak halal.
    • Bisa menurunkan kecerdasan anda.
    • Beresiko tinggi membuat terlena.
    • Membuat anda ketergantungan.
    • Menggiring anda untuk menginginkan yang lebih bernilai.
    • Mendorong anda untuk mempertahankannya dengan berbagai cara (melegalkan segala cara).
    • dan lain sebagainya.
  6. Menyogok anda dengan kemuliaan duniawi.

    Hawa nafsu akan kemuliaan duniawi merupakan salah satu tawaran iblis yang paling kuat. Terlebih ketika suatu sistem tidak memberlakukan paham kesetaraan niscaya iri hati akan berkembang mendorong semua orang untuk berdiri di puncak tertinggi. Hubungan yang sangat mempengaruhi ini dapat dilihat dalam bentuk.

    • Menginginkannya dengan melegalkan berbagai cara.
    • Membuat pikiran kosong.
    • Anda terjatuh dan terlena, mau saja diatur untuk melakukan ini-itu.
    • Sifat ketergantungan mulai muncul.
    • Ada rasa tidak puas lalu menginginkan kemuliaan/ kedudukan yang lebih lagi.
    • Mempertahankan kemuliaan tersebut dengan berbagai cara bahkan sampai mengorbankan orang lain.
  7. Dengan memperalat media.

    Media-media di sekitar kita memang buatan manusia tetapi bisa saja unsur-unsur yang terkandung didalamnya membuat hati cenderung melakukan kejahatan. Penyesat itu memang selalu ada tetapi celakalah mereka yang melakukannya, seperti kata Tuhan Yesus.

    (Matius 18:7) Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.

    Yudas Iskariot memang harus ada di zaman Yesus tetapi celakalah ia karena telah menjual Tuhannya. Apa yang diperbuatnya setimpal dengan apa yang dialaminya.

    Oleh karena itu, sebaiknya jangan menyesatkan seorangpun diantara manusia. Alangkah lebih baik jikalau kita cenderung untuk mengujinya saja, bukankah kita senantiasa saling menguji lewat kekhilafan yang dilakukan sehari-hari? Itu sudah cukup untuk melatih kecerdasan agar semakin bijak sehingga membuat diri ini semakin dekat dengan Tuhan.

Jangan menyangkan bahwa iblis itu sangat jauh melainkan dia ada didalammu (inside): dialah daging dan alam bawah sadarmu. Masih banyak hal yang bisa diperalat iblis untuk mempengaruhi anda tetapi jangan bersusah hati sebab Tuhan selalu disisimu saat hati selalu fokus kepada-Nya dalam doa, firman dan nyanyian pujian. Lagipula pergumulan hidup yang anda alami akan mendatangkan kebaikan jika dilalui dengan penuh ketegaran (sabar) tetapi tetap lembut (santun) dalam bersikap. Lewat masalah kepribadian kita akan dibentuk untuk menjauh dari hawa nafsu sesat-lebay, kebinatangan dan kejahatan lainnya. Oleh karena itu, upayakan untuk selalu bersyukur dan memuliakan Tuhan sampai pikiran terbuka agar rasa senang-sukacita yang terkendali, tenang dan damai memenuhi hati hingga meluap dalam senyuman mungil di bibir masing-masing.

Salam damai!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.