Gejolak Sosial

+7 Alasan Menebang Pohon, Mengatasi Penebangan Hutan Hanya Merusak Sang Pelindung Bumi


Alasan Menebang Pohon, Mengatasi Penebangan Hutan Hanya Merusak Sang Pelindung Bumi

Pohon adalah makhluk hidup produsen penghasil udara bersih sejuk, magnet hujan dan merawat tanah tetap subur. Pada dasarnya bukan hanya pepohonan yang dapat memproduksi sesuatu melainkan semua tanaman hijau adalah penghasil yang mampu mengubah mineral dari tanah dan kotoran makhluk hidup menjadi bahan organik yang dapat dimanfaatkan oleh makhluk hidup lainnya sebagai bahan konsumsi jangka panjang dan jangka pendek. Konsumsi jangka pendek misalnya sebagai sumber bahan pangan sedangkan untuk jangka panjang misalnya sebagai bahan bangunan & perabotan (properti).

Sekilas manfaat pohon – Sang pelindung hayati

Mengapa pohon atau lebih tepatnya tanaman hijau disebut sebagai sang pelindung? Sebab perannya sangat luas bagi kehidupan umat manusia. Saat makhluk hidup yang aktif bergerak hanya bisa mengkonsumsi sesuatu lalu melepaskan polutan dan kalor maka tanaman mampu memproduksi sesuatu untuk dimanfaatkan makhluk lainnya. Ozon adalah salah satu hasil dari bentukan respirasi hijau. Udara yang dihasilkan oleh tanaman dapat mempertahankan ketebalan ozon untuk melindungi bumi dari radiasi sinar matahari langsung. Sedang struktur pepohonan yang tinggi dan besar seperti payung alamiah agar kulit kita tidak terkena langsung dengan cahaya matahari.

Pepohonan hijau dan tanaman lainnya aktif menghasilkan oksigen untuk menjaga udara tetap segar. Selain itu bermanfaat untuk menyerap CO2 yaitu salah satu gas yang menyebabkan polusi. Juga menjadi agen yang membuat udara tetap sejuk, siang dan malam. Tidak hanya itu saja, tanaman jenis ini juga membantu menarik hujan untuk turun tepat pada waktunya. Bukti nyata perannya untuk mengubah udara menjadi air adalah saat malam atau dini hari seluruh permukaan tanah menjadi lembab dan basah. Selain itu, merawat tanah tetap subur, gembur dan kokoh satu sama lain. Akar-akarnya yang kuat saling kait-mengait sehingga menjaga struktut tanah tetap stabil.

Ketika pepohonan di singkirkan demi kemewahan, kemegahan dan kenyaman pribadi

Sayang sekali, peran tanaman yang begitu besar ini telah banyak diabaikan oleh manusia. Banyak orang terutama koorporasi dan swasta yang berusaha membabat habis hingga menyingkirkannya sampai ke pinggiran untuk kepentingan pribadi dan kelompok. Beberapa ada yang menebangnya untuk keperluan properti sedangkan yang lainnya sengaja melakukan pembalakan liar untuk mendorong laju pemanasan global. Sedang bekas tanah tempatnya berada digunakan untuk membagun gedung-gedung berlantai banyak dan lapangan yang luas. Naasnya semua itu digunakan oleh diri sendiri alias milik pribadi dimana anggota keluarga yang menempatinya hanyalah 4-6 orang saja.

Manusia memang edan, mereka lebih mencintai gedung-gedung mewah berdinding tebal yang berlantai banyak daripada hal-hal alami seperti pohon. Mungkin orang-orang ini bernafsu tinggi ingin jadi pencipta dan mengatakan, “emang hanya Tuhan yang bisa menciptakan, kami juga bisa tau!” Orang-orang yang menganggap dirinya cerdas ini berusaha menyingkirkan tanaman hijau lalu mendirikan gedung-gedung yang luas, tinggi, mewah dan megah untuk dijadikan sebagai kebanggaan. Semakin besar gedung (rumah) yang dimiliki kapitalis maka semakin tinggi pula harta kekayaan yang dimiliki. Pemukiman yang dipuja-pujinya telah memuaskan hati karena diisi dengan banyak barang yang menandakan kemewahan, kemegahan, kenyamanan, kemudahan dan pesona duniawi.

Mengapa manusia suka menebang pepohonan?

Mari kita tinjau terlebih dahulu, ada apa dengan orang-orang zaman sekarang, Mengapa mereka menebang sesuatu yang jelas-jelas penting? Atau lebih tepatnya mengapa manusia suka membabat habis sesuatu yang sangat bermanfaat ini? Berikut beberapa alasan yang kami berikan.

  • Tidak tahu manfaatnya sebagai pelindung.
  • Ingin menguangkan.
  • Untuk pembangunan (perabotan, rumah, gedung, jalan).
  • Usaha konspirasi – unsur kesengajaan untuk meningkatkan laju pemanasan global.
  • Hanya tahu menebang dan tidak mau menanamnya kembali.
  • dan lain sebagainya.

Apapun alasannya, kayu yang telah ditebang sebaiknya digunakan untuk tujuan yang positif dan bukan demi konspirasi manipulasi untuk mendapatkan keuntung agar iklim berubah menjadi lebih ekstrim. Pada dasarnya, Tuhan telah memberikan semuanya itu untuk memenuhi kebutuhan manusia. Hanya saja, manusia yang dikuasai oleh keinginan yang berlebihan akan memanfaatkannya untuk tujuan sempit demi kepentingan pribadi semata.

Sayang, jaman sekarang kepentingan pribadi itu sangat menentukan nasib suatu wilayah. Terlebih ketika pemuasan keinginan itu dipegang oleh seorang kapitalis bermodal banyak. Niscaya gedung mewah, megah dan berkelas akan mewarnai keperluannya. Dan semuanya itu pastilah akan terwujud karena mereka memiliki uang yang sangat tebal. Naasnya, rakyat kecil yang tidak tahu apa-apa juga turut mendukung usahanya sebab “duitnya digoyang dikit aja membuat orang klepek-klepek.” wkwkwkkkkk 😀

Kita yang melihat dan mengetahui dampak dari pemanasan global hanya mengelus dada dan sabar. Sebab biar bagaimanapun juga, rakyat kecil bermodal cetek (dangkal-tipis) akan terkena dampak global warming berupa kepanasan, kekurangan air, kemacetan, meningkatnya harga dan lain sebagainya. Sedang orang-orang kaya-raya berduit tebal yang menyebabkan semuanya itu duduk santai dengan nyaman dirumahnya yang mewah dan megah. Ini yang kami sebut kehidupan rakyat akan semakin melarat sedang orang-orang atas goyang kaki senang-senang ditengah pemanasan global.

Faktor penyebab membunuh tanaman demi pembangunan jalan, rumah dan gedung mewah

Mengapa kita harus menyingkirkan pohon saat membangun sesuatu? Bukankah lebih baik jikalau kita dimungkinkan untuk hidup bersama? Kami sendiri juga heran dengan kebiasaan orang jaman sekarang. Ketika sebagian orang di seluruh dunia berbalik dari modernisasi yang menindas/ merusak lingkungan menjadi pro lingkungan. Berikut ini beberapa alasan yang kami temukan mengapa manusia lebih suka menebang pepohonan untuk membuat dirinya senang beserta solusinya.

  1. Ambisi menciptakan kota modern yang syarat teknologi.
  2. Lingkungan pemukiman yang sudah sangat rapat.
  3. Demi membuat rumah yang mewah dan megah.
  4. Pohon dapat tumbang dan menimpa gedung, kendaraan dan makhluk hidup di bawahnya.
  5. Dapat mengganggu aliran listrik ke daerah lain.
  6. Mencegah masuknya hewan liar ke dalam rumah.
  7. Uang yang terlalu besar mendorong tingginya pembalakan liar.

Solusi mengatasi penebangan pohon

Sifat manusia biasanya bisa dikendalikan dengan cara membuka lebar kebenaran tentang alam semesta sampai ketelinga masyarakat bawah. Ini dilakukan untuk meningkatkan kecerdasan sehingga “seseorang tidak hanya terpaksa melakukan sesuatu melainkan juga menyadari apa yang dilakukannya adalah penting atau tidak.” Untuk mengendalikan aktivitas pembalakan liar tidak hanya dibutuhkan tenaga satu dua orang saja melainkan harus ada kerja sama yang terkoordinasi dengan baik. Berikut ini beberapa hal yang kami usulkan untuk mengantisipasi penebangan kayu yang berlebihan.

Regulasi dan sosialisasi yang baik.

  1. Harus ada peraturan yang mengatur tentang perlindungan terhadap lingkungan hijau.
  2. Perlu ada aparat yang bekerja khusus di bidang pelestarian lingkungan agar mereka lebih fokus.
  3. Harus ada pihak yang mengsosialisasikan manfaat hutan pada umumnya dan khususnya pohon juga dampak buruk akibat penebangan yang berlebihan.
  4. Setiap wilayah perlu disadarkan bahwa kawasan perkotaan yang kurang hijau dapat mengganggu kesehatan, mengurangi keindahan dan sumber pemborosan (akibat tingginya penggunaan pendingin dan alat transportasi).
  5. Masyarakat perlu diarahkan untuk menciptakan siklus kehidupan: tidak hanya tahu memakai (mengkonsumsi) saja melainkan harus peduli juga untuk menumbuhkannya (menanam-membantu memproduksi) kembali.
  6. Perlu dikembangkankan sebuah trend bahwa kemewahan dan kemegahan suatu rumah tidak terlepas dari pepohonan dan tanaman hijau yang ada disekitarnya.
  7. Perlu adanya penekanan bahwa menanam pohon adalah menanam kebaikan sebab manfaat pepohonan untuk membersihkan udara, menjaga keberadaan air dan kesuburan tanah adalah demi kebaikan sesama manusia juga.

    Mengendalikan uang dengan uang.

  8. Mensyaratkan AMDAL khusus berbiaya tinggi untuk pembangunan gedung-gedung pencakar langit.
  9. Mereka yang memiliki rumah yang mewah dan megah perlu di berikan pajak retribusi yang tinggi sebagai sumbangsih terhadap lingkungan yang telah dirusak.

    Aturan lainnya yang tidak kalah penting.

  10. Orang-orang yang memiliki pohon di lingkungan rumahnya perlu diberikan reward berupa pemotongan pajak tertentu.
  11. Untuk pemukiman padat penduduk perlu rekayasa pembangunan yang tidak hanya melebar ke samping tetapi juga di buat bertingkat ke atas.
  12. Sebaiknya aliran listrik dan trafo tidak lagi ditempatkan di atas tanah menggunakan tiang melainkan di tanam di dalam tanah yang dibungkus dalam isolator khusus.
  13. Perlu diketahui bahwa saat disekitar rumah ada pohon, justru kemungkinan besar hewan liar tidak akan memasuki rumah sebab ada banyak makanan dan kehidupan yang melekat pada sebuah pohon yang besar. Lagipula binatang apapun dia, pasti melihat kita (manusia) sebagai monster) yang jelas-jelas lebih besar ukurannya.
  14. Penggunaan garam sebagai pupuk memperkecil kemungkinan pohon tumbang. Sebab garam yang mengandung logam lunak natrium dapat membantu memperkuat struktur akar dan batang tanaman.
  15. Para pemimpin harus memberikan contoh yang baik sehingg patut diteladani dalam usahanya melestarikan lingkungan, baik dari rumah dan lingkungannya maupun dalam gaya hidup sehari-hari.

Manusia dan pohon tidak bisa dipisahkan – perlu ada keselarasan hidup diantara semua ciptaan. Sebab satu ciptaan berperan penting untuk mengimbangi ciptaan lainnya. Sadarilah bahwa menanam tumbuhan hijau adalah ibadah, mengapa demikian? Karena klorofil berperan aktif untuk terus melakukan konservasi air, tanah dan udara di lingkungan anda. Sedang manusia sendiri sangat membutuhkan udara yang bersih, hujan yang turun pada waktunya dan tanah yang subur untuk ditaburi: bukankah semuanya itu membawa manfaat kepada sesama? Oleh karena itu, jangan menjadi angkuh lalu tidak peduli lagi dengan orang lain apalagi dengan lingkungan hijau lalu membangun fasilitas pribadi yang mewah dan megah demi kenyamanan sendiri. Bila anda peduli dengan sesama maka pedulilah dengan penghijauan dan bangunlah properti yang penting-penting saja!

Salam ramah lingkungan!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.