Gejolak Sosial

3 Potensi Antikristus – Lingkaran Dosa : Ilmu Pengetahuan Tanpa Keadilan Sosial


Peluang dan Potensi Antikristus - Lingkaran Dosa Ilmu Pengetahuan Tanpa Keadilan Sosial

Pengertian antikristus

Kristen Sejati – Mari kita cari tahu terlebih dahulu, sebenarnya siapakah yang dimaksud dengan antikristus? Mungkin beberapa orang menganggap bahwa mereka adalah iblis yang menyamar langsung menjadi manusia. Tapi tahukah anda bahwa sebenarnya di zaman sekarang Iblis sudah diikat penuh oleh Tuhan Yesus di dalam neraka ketika ia turun ke dalam dunia orang mati? Sedang di zaman sekarang, manusia cenderung terlena oleh hawa nafsunya sendiri sehingga itulah yang membuatnya lemah dan semakin jauh dari Tuhan. Keadaan ini berangsur angsur akan menciptakan manusia yang terlalu fokus kepada indra lalu mengabaikan kata hatinya (fokus Tuhan).

Antikristus adalah oknum yang tidak mengakui Anak yang dalam artian juga tidak mengakui adanya Allah. Sebenarnya apa yang dibawa oleh anak ke dunia ini? Sudah pasti Yesus datang ke dunia ini untuk menunjukkan kepada kita bagaimana seharusnya menjadi orang benar? Jika kita telusuri lagi secara lebih mendalam dari keseharian Tuhan Yesus selama di bumi maka pesan itu tidak lebih dari ajakan untuk hidup sederhana dan setara dengan orang lain. Jadi setiap orang yang tidak menyetarakan dirinya dengan sesamanya berpotensi besar untuk menjadi jahat hingga menyimpang dari jalur yang benar. Seperti kata rasul Yohanes.

(I Yohanes 2:3-6) Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya. Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran. Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia. Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.

Semua berawal dari ilmu pengetahuan warisan nenek moyang yang adalah dosa

Mengapa ilmu pengetahuan adalah dosa? Sebab di zaman purba kala telah melanggar sesuatu yang sebenarnya bukan hak kita. Bukan hanya anda tetapi kami sendiri juga mengakui bahwa diri ini berlumuran dosa. Mohon maaf saja kepada semua penghuni dunia maya (netizen), ini juga termasuk dosa. Bagaimana agar ilmu pengetahuan dengan berbagai outputnya itu tidak menjebak kita dalam kesalahan? Satu-satunya cara adalah dengan menekuni semuanya itu atas dasar kasih.

Bisa dikatakan bahwa ilmu tanpa kasih adalah sumber kehancuran. Oleh karena itu, apapun yang kita kembangkan saat ini, sistem politik, sistem ekonomi, sistem sosial, sistem keamanan, sistem kesehatan, sistem budaya dan lain sebagainya. Pada dasarnya semua sistem ini dihasilkan oleh kecerdasan umat manusia. Coba lihat hewan-hewan di luar sana, apakah mereka telah terorganisir dengan baik? Hanya manusia sajalah yang telah mencuri pengetahuan cara-cara mengorganisir itu dari Tuhan. Sedang manusia itu sendiri syarat dengan hawa nafsu yang tumbuh subur dalam kesombongan dan iri hati.

Kita berharap materi dapat memuaskan hati ini, padahal materi hanyalah pembalut sesaat dari kebutuhan yang sesungguhnya. Saat kita terlalu fokus kepada hal-hal duniawi timbullah rasa candu. Akibat ketergantungan pemakaian sumber daya (energi dan uang) semakin tinggi. Belum lagi karena masalah bosan dimana hati ingin sesuatu yang lebih dari itu. Semua keadaan ini turut mamancing manusia untuk berkonspirasi melemahkan orang lain agar dirinya sendiri beroleh keuntungan.

Antikristus bisa jadi ada disekitar anda – Jangan menghakimi! cukup tahu saja….

Selama ini beberapa tidak sadar bahwa antikristus itu tidak sedang jauh melainkan mereka sedang bekerja bersama-sama dengan kita. Benarkah demikian? Memang jika kita telaah di dalam Alkitab maka akan menemukan bahwa seolah-olah mereka digambarkan dengan sangat dahsyat, kekuatannya luar biasa, mampu melakukan muzizat dan tanda ajaib juga dan lain sebagainya. Tetapi tahukah anda bahwa orang-orang ini sama saja dengan nabi palsu atau disebut juga musang berbulu domba yang sebenarnya merupakan bagian dari orang-orang percaya itu sendiri tetapi telah kehilangan arah dari jalan kebenaran. Seperti kata firman.

(I Yohanes 2:19) Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.

Contoh antikristus dalam Alkitab: Saulus

Untuk mengetahui sifat yang menyimpang dari ajaran Kristus ciri umumnya adalah orang yang menolak mentah-mentah paham kesetaraan. Sebab jikalau seseorang enggan untuk hidup sejajar dengan orang lain berarti itu tandanya bahwa hawa nafsunya tinggi terhadap hal-hal materi (menginginkan kenikmatan dan kemuliaan duniawi). Di dalam Alkitab sendiri ada seorang mantan antikristus tetapi telah bertobat setelah bertemu Yesus Kristus dalam sebuah penglihatan. Sejak saat itulah rasul Paulus meninggalkan segala kenikmatan dan kemuliaan duniawi yang dahulu ia agung-agungkan. Seperti katanya.

(Filipi 3:4-8) Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya pada hal-hal lahiriah, aku lebih lagi: disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, dari suku Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum Taurat aku orang Farisi, tentang kegiatan aku penganiaya jemaat, tentang kebenaran dalam mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat. Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,

Mengapa dahulu rasul Paulus sangat anti dengan ajaran Kristus? Sedang ia sebelumnya sangat membanggakan kemuliaan duniawi yang dimilikinya? Ini dia jawabannya mengapa rasul Paulus sebelumnya menjadi antikristus.

Efesus 2:3 Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain.

Jika dalam gambaran umum, orang yang sesat dari ajaran Yesus dapat dilihat dari hawa nafsunya tinggi yang tidak mendukung kesetaraan manusia. Maka secara khusus orang-orang ini dapat dikenali karena tidak mengikuti 3 (tiga) aturan umum untuk mengkikut Yesus, yaitu: mengikut jalan kebenaran, memikul salib dan menyangkal diri (bnd. Matius 16:24). Artinya, orang yang tidak mengasihi Allah dengan sepenuh hati, jiwa, akal budi dan kekuatan berpotensi menjadi sesat. Mereka yang tidak mengasihi sesama seperti diri sendiri berpotensi menjadi murtad. Orang yang tidak siap dan mencle-mencle saat mengalami masalah berpotensi menjadi jahat. Sedang mereka yang tidak menyangkal diri dan cenderung meninggikan diri diantara orang lain berpotensi menjadi antikristus.

Tanpa kasih ilmu pengetahuan membentuk lingkaran dosa

Adam datang ke dunia membawa dosa akibat mencuri ilmu pengetahuan. Sedangkan Yesus datang ke dunia membawa kasih untuk menyelamatkan umat manusia. Kedatangan dua oknum ini sama-sama merupakan bagian langsung dari Allah (tidak diturunkan). Adam dihembuskan langsung nafasnya oleh Allah sedangkan Yesus Kristus merupakan inkarnasi dari Tuhan itu sendiri. Yang pertama datang hanya membawa kepahitan bagi bumi sedangkan yang kedua hadir untuk membawa cinta ditengah dunia yang fana.

Mengapa ilmu pengetahuan mendorong kita dalam lingkaran dosa? Berikut jawabannya akan kami uraikan.

  1. Pengetahuan yang kita miliki mendorong terciptanya berbagai barang dan jasa termasuk teknologi mesin. Sedang untuk pembuatan/ memproduksinya membutuhkan sumber daya dan energi.
  2. Media elektronik dan cetak mengiklankan produk tersebut.
  3. Masyarakat yang melihatnya akan tertarik hatinya lalu membeli salah satunya atau beberapa.
  4. Hal-hal duniawi yang kita beli itu kemudian membuat diri ini terlena merasakan sensi kenikmatan indra.
  5. Kitapun terus-menerus mengkonsumsinya sampai lupa waktu karena kenyamanan dan kenikmatan duniawi yang ditawarkan sangat mempesona.
  6. Keadaan ini membuat aktivitas otak dan otot sangat berkurang yang berimbas pada menurunnya kecerdasan.
  7. Saat kecerdasan menurun, kita tidak mampu lagi memproduksi (menciptakan) kebahagiaan tersendiri. Justru diri ini sangat ketergantungan dengan gemerlapan materi, pujian, penghormatan, penghargaan dan popularitas yang diperoleh dari orang-orang sekitar.
  8. Kebutuhan uang meningkat seiring meningkatnya hawa nafsu. Terlebih saat kita sudah mulai bosan/ mati rasa dengan hal lama, maunya yang lebih waw lagi.
  9. Untuk mewujudkan semuanya itu, perlu berkonspirasi untuk memanipuasi orang lain sehingga kita beroleh keuntungan.
  10. Kita memanfaatkan media untuk melancarkan dan menyebarluakan konspirasi manipulasi yang menguntungkan tersebut. Perputaran ini dapat digambarkan seperti pada bagan di bawah ini.

LINGKARAN DOSA ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI

3 Kekuatan besar yang berpotensi menyesatkan dunia dari orang Kristus

Mengapa kami katakan berpotensi? Sebab ketiga kekuatan ini sebenarnya sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia dimana semuanya itu adalah hasil dari Pohon Pengetahuan Tentang Yang Baik Dan Yang Jahat. Tetapi saat penggunaannya tidak disertai dengan kasih, cenderung akan menimbulkan kerugian terhadap kehidupan orang lain dan juga terhadapa lingkungan sekitarnya. Berikut selengkapnya peluang atau kemungkinan yang kami maksudkan.

  1. Ilmu pengetahuan.

    Sejak dari awal, nenek moyang kita telah melakukan tindakan yang tidak senonoh dengan mencuri Buah Pengetahuan Tentang Yang Baik Dan Yang Jahat dari taman Tuhan, Eden. Sampai sekarang, perkembangan ilmu pengetahuan telah mencapai pertumbuhan yang pesat. Sayang pemanfaatannya telah mengalami banyak penyimpangan. Efek kejahatan yang ditimbulkannya memang tidak langsung, yakni hanya karena menyembunyikan pengetahuan yang benar dari orang lain. Sehingga beberapa kalangan akan memanfaatkan kebodohan itu untuk mencari keuntungan bagi diri sendiri.

    Segelintir orang mengetahui bahwa ajaran kristen mengandung kebenaran yang hakiki. Tetapi mereka sengaja menyembunyikannya dari orang lain agar tidak menemukan sumber ide-ide tersebut. Bahkan lebih ekstrimnya lagi, mereka dengan sengaja mencari-cari kesalahan lalu menghujat ajaran kristen agar semakin banyak orang yang menyimpang lalu berpindah keyakinan menjadi agama lain atau menjadi atheis.

    Akibat dari konspirasi ilmu pengetahuan ini adalah sekelompok orang menderita penyakit fisik-mental karena ketidaktahuannya akan jalan yang benar. Beberapa orang justru lebih fokus untuk mencari uang dengan ilmunya demi bahagia. Keadaan ini membuatnya hidup mewah, nyaman, megah dan syarat pesta pora. Sifat antikristus semacam ini pada akhirnya membuat mereka mampu memutar balikkan kebenaran demi diri sendiri.

  2. Kekuatan kekuasaan.

    Pengaruh kekuasaan yang terlalu besar dan belum disetarakan jelas bisa membuat seseorang bersikap semena-mena terhadap sesamanya. Karena begitu banyak orang yang bekerja sebagai bawahannya maka ia bisa bersikap semena-mena dengan orang lain. Menyuruh beberapa orang saja maka segala hawa nafsunya pastilah akan terpenuhi. Orang semacam ini, cenderung menjadi antikristus dan tidak kenal lagi yang namanya mengasihi Allah dan sesama manusia seperti diri sendiri.

    Akibatnya, keadaan ini akan memicu instabilitas di dalam suatu wilayah. Sebab hanya orang-orang berkuasa saja yang mendapatkan hak khusus sedangkan yang lainnya tidak. Fasilitas dan sistem penggajian yang mereka terima telah menggiringnya untuk hidup bermewah-mewahan sehingga menimbulkan iri hati diantara masyarakat. Jelas saja ini akan memicu doa-doa yang membuat orang yang berkuasa semakin tidak tenang dan tidak tenteram dalam menjalani hidup.

    Lagipula penggunaan sumber daya yang besar lewat aktivitas konsumsi yang dilakukan beresiko merusak lingkungan dan menghabiskan energi. Keadaan ini akan menimbulkan bencana (akibat pencemaran lingkungan) alam sekaligus peperangan (krisis energi) yang pada akhirnya mendatangkan kiamat atas suatu wilayah.

  3. Kekuatan uang.

    Uang telah terbukti nyata sebagai salah satu alat yang membuat seseorang melupakan kekristenan dan tidak lagi mengasihi sesamanya seperti diri sendiri. Untuk memperebutkan uang, beberapa orang rela berkonspirasi melemahkan orang lain. Sedangkan di pihak lain kertas ajaib dijadikan pancingan untuk menggiring manusia menjadi preman, PSK, kriminal, homo seksual (guy, lesbian) dan lain sebagainya.

    Orang yang banyak uangnya akan menggiring manusia untuk fokus kepadanya, kepada ajarannya dan kepada perilakunya dengan demikian fokus kepada Tuhan tergantikan oleh hal-hal duniawi. Manusiapun menjadi konsumtif sebab indra mereka terlena oleh hal-hal duniawi yang ditawarkan oleh media.

    Uang telah membutakan mata manusia sehingga tidak mampu lagi membedakan dimana yang jahat dan yang baik. Akibatnya, pemanfaatan uang untuk hal-hal yang sesat akan menimbulkan instabilitas sosial. Orang-orang disana-sini mengalami kerugian akibat konspirasi yang syarat manipulasi dan lingkungan sekitar tercemari akibat imbas dari kemewahan dan kenyamanan duniawi. Pada akhirnya, semua ilmu yang kita eksploitasi secara berlebihan akan mendatangkan bencana alam karena kemewahan yang memicu pemanasan global dan ancaman peperangan yang disebabkan oleh menipisnya sumber daya dan energi yang tersedia.

Sebelum ketiga kekuatan besar ini diseterakan maka akan menjadi ancaman yang berpotensi besar menyesatkan orang-orang kristen diseluruh belahan dunia. Sehingga orang percaya menjadi atheis atau pindah agama sedangkan oknum tertentu akan diuntungkan lewat semuanya itu. Orang yang diuntungkan ini tidak lain dan tidak bukan adalah mereka yang memiliki kekuasaan, pengetahuan dan materi berlimpah-limpah. Oleh karenanya, berhati-hatilah terhadap kekuatan uang, kekuasaan dan pengetahuan yang begitu besar. Kuatkan kepercayaan anda dengan senantiasa fokus kepada Tuhan lewat doa, firman dan nyanyian pujian agar tidak mudah diombang ambingkan oleh berbagai-bagai pengaruh buruk dunia ini (kenikmatan dan kemuliaan duniawi).

Apa yang kami tulis telah mempersalahkan diri sendiri. Kami sendiri mengakui bahwa kehidupan kami saat ini sungguh jauh dari sederhana. Oleh karena itu, kami akan berusaha meminimalisir penggunaan materi sebisa mungkin.

Salam kristen sejati!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s