Gejolak Sosial

10 Hal Yang Diminta Dalam Doa – Mintalah Apa Yang Tidak Bisa Diberikan Manusia

Hal Yang Diminta Dalam Doa - Mintalah Apa Yang Tidak Bisa Diberikan Manusia

Kristen Sejati – Doa adalah nafas hidup orang percaya. Janganlah memetak-metakkan aktivitas ini sebab maknanya teramat luas. Kita melakukannya tidak hanya ketika melipat tangan dan menutup mata saja melainkan dalam setiap ucapan bibir dan kata hati, kita berdoa. Jadi bisa dikatakan juga bahwa bernyanyi termasuk aktivitas bersekutu dengan Tuhan. Sebab di dalam doa ada nyanyian berupa pujian kepada Allah pada bagian awal dan akhir. Hanya saja saat sedang bernyanyi, kebanyakan kita memuji kemahakuasaan Allah, bukan memohonkan/ meminta sesuatu dari-Nya.

Permintaan yang tidak melulu fokus kepada indra melainkan lebih fokus kepada hati

Apa yang biasanya anda minta saat sedang berdoa? Entah itu di awal hari, menjelang tidur atau di waktu-waktu lainnya, apa yang kita inginkan untuk dikabulkan Tuhan dalam kehidupan ini? Apakah itu tentang harta benda yang berlimpah-limpah, rumah yang serba mewah, kendaraan berkelas, jabatan yang tinggi atau hal-hal duniawi lainnya? Kemungkinan dalam berdoa sebagian besar orang menginginkan dan menghaturkan kenikmatan dan kemuliaan duniawi agar diberikan oleh Yang Maha Mulia. Permintaan seperti ini memang tidak salah tetapi dengan meminta hal-hal materi, kita mengabaikan inti dari ajaran kristen. Sebaiknya mulailah ubah fokus anda  dari sekarang, seperti kata rasul Paulus.

(II Korintus 4:18) Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.

Seorang kristen sejati tidak lagi fokus kepada gemerlapan dunia ini melainkan fokus kepada hal-hal sorgawi. Karena apa yang ada di dalam dunia ini bertautan langsung dengan panca indra tetapi apa yang ada di sorga bertautan langsung lewat hati/ pikiran masing-masing orang. Keadaan ini juga sama halnya dengan transformasi kepribadian Allah yang tidak lagi menyatakan diri-Nya lewat tanda-tanda ajaib yang bisa dibaca oleh panca indra. Melainkan di zaman ini, Allah datang langsung dalam kehidupan kita lewat Roh Kudus yang hinggap dalam hati/ pikiran masing-masing orang. Oleh karena itu, alangkah lebih baik jikalau setiap kita tidak lagi fokus kepada dunia ini saat berdoa melainkan lebih fokus kepada Tuhan dalam kerajaan sorga. seperti kata firman.

(Matius 6:33) Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Lagi, Tuhan berpesan bahwa “semuanya itu” (materi) akan diberikan Tuhan kepada kita sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Seperti kata firman.

(Matius 6:32) Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.

Doa yang benar tidak meminta gemerlapan duniawi melainkan meminta hati yang mampu membedakan antara yang baik dan yang jahat

Sudah seharusnya, apa yang kita minta selama berdoa kepada Tuhan jauh dari hal-hal  materi yang dapat diindrakan melainkan lebih kepada sesuatu yang tidak bisa diindrakan tetapi dapat dirasakan manfaatnya. Menarik sekali apa yang sebelumnya disampaikan oleh Pendeta kami, ia berpesan agar “setiap orang percaya meminta kepada Tuhan apa yang tidak bisa diberikan oleh manusia.” Dalam topik khotbahnya tentang Bartimeus anak Timeus yang meminta kesembuhan dari Kristus sesaat setelah meninggalkan kota Yerikho (Markus 10:46-52). Kami langsung terhentak dan menyadari bahwa inilah sebenarnya doa yang benar. Bukankah hal yang sama berlaku kepada Salomo ketika ia meminta sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh manusia yaitu “hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat (hikmat & pengertian – bnd I Raja-Raja 3:5-14).” Tetapi karena doanya itu benar maka Tuhanpun menambahkan “semuanya itu” kepadanya. Seperti tertulis dalam Alkitab.

(I Raja-Raja 3:10-14) Lalu adalah baik di mata Tuhan bahwa Salomo meminta hal yang demikian. Jadi berfirmanlah Allah kepadanya: “Oleh karena engkau telah meminta hal yang demikian dan tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian untuk memutuskan hukum, maka sesungguhnya Aku melakukan sesuai dengan permintaanmu itu, sesungguhnya Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorang pun seperti engkau, dan sesudah engkau takkan bangkit seorang pun seperti engkau. Dan juga apa yang tidak kauminta Aku berikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorang pun seperti engkau di antara raja-raja. Dan jika engkau hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dan tetap mengikuti segala ketetapan dan perintah-Ku, sama seperti ayahmu Daud, maka Aku akan memperpanjang umurmu.”

Apa yang diberikan Tuhan memampukan kita untuk meraih “semuanya itu

Apa yang kita minta kepada Tuhan sebaiknya berhubungan dengan hal-hal yang tidak dapat diberikan oleh dunia ini. Jika kita hendak meminta apa yang bisa diberikan oleh orang-orang duniawi berarti tidak perlu meminta kepada Tuhan melainkan memintanya langsung kepada orang tersebut. Tuhan bekerja memberikan sesuatu yang tidak dapat diberikan oleh sesama manusia dan dengan sesuatu itu kita dimampukan untuk meraih hal-hal lainnya (semunya itu – materi).  Tetapi di balik semuanya itu harap diingat bahwa hal-hal lainnya itu akan diberikan seturut kebutuhan dan bukan keinginan kita masing-masing.

Kita harus menyadari bahwa selama hidup di dunia ini, harus berjuang dalam segala sesuatu. Tuhan juga tidak suka melihat anak-anak-Nya hidup bermanja-manja karena semuanya menjadi mudah dan instan. Justru sesuatu yang terlalu cepat sifatnya tidak akan mendewasakan kita melainkan cenderung membuat diri ini memiliki kepribadian yang kurang berkembang dan buruk terus-menerus. Lalu bagaimana caranya kualitas yang diberikan Tuhan memampukan kita untuk menggapai hal-hal lainnya? Berikut akan kami ajukan beberapa contoh berdasarkan pengalaman pribadi.

  1. Soal penyakit.

    Kami dahulu sakit lalu meminta kesembuhan.

    Tetapi Tuhan memberi kami pengetahuan sehingga mampu menemukan obat buat penyakit itu sehingga sekarang sudah sembuh.

  2. Kesembuhan dari cacat fisik.

    Kami dahulu bahkan sampai sekarang memiliki kecacatan fisik di daerah wajah dan selalu berdoa agar hal tersebut dipulihkan secara total tanpa bekas.

    Tetapi tidak ada pemulihan total melainkan Tuhan menganugrahkan kami pengetahuan agar tetap kuat-tabah dan selalu lembut-santun menanggapi setiap ejekan karena kecacatan tersebut.

  3. Pulih dari gangguan keseimbang.

    Kami dahulu menderita gangguan keseimbangan sehingga kalau berjalan kesana-kemari selalu terombang-ambing bak perahu di tengah lautan.

    Tetapi Tuhan menunjukkan kami sebuah pengetahuan untuk selalu berjongkok dan berjalan seperti kera (senam jongkok gantung). Dua aktivitas inipun pada akhirnya membuat kami mampu menyeimbangkan diri saat berjalan kemana-mana.

  4. Keinginan untuk membeli smarthphone atau laptop.

    Ini memang bukan pengalaman kami tetapi kami kasih contoh saja. JANGAN MINTA SMARTPHONE DAN LAPTOP kepada Tuhan. Melainkan “mohon agar Tuhan memberi ketekunan untuk menabung dan menjauhkan kebiasaan ngemil yang boros.” Juga anda bisa memohonkan agar “orang-orang tertentu diberi kelembutan hati agar mau membantu mewujudkan hal tersebut.” Bisa saja berkat itu datang dari hasil pemberian orang, misalnya orang tua, nenek/ kakek, paman dan saudara lainnya.

  5. Keinginan untuk membeli baju natal.

    STOP MEMINTA BAJU NATAL KEPADA TUHAN melainkan “mohonkan agar Tuhan memberi kemampuan untuk berhemat, cuaca dibaikkan agar usaha lancar dan semoga ada rejeki lainnya di bulan desember ini.”

  6. Keinginan untuk membangun rumah.

    Kami kasih dah contoh lainnya. Misalnya anda “menginginkan rumah yang lebih baik.” Saat anda berdoa JANGAN MINTA RUMAH kepada Tuhan melainkan “kemampuan untuk berhemat menahan diri agar tidak jajan/ boros dan semoga pohon yang di tanam tumbuh besar bersama garam juga agar seluruh keluarga sehat walafiat sehingga tidak ada kejadian yang membuat uang dihabiskan untuk biaya ini-itu.”

  7. Keinginan untuk merampingkan badan (langsing).

    HINDARI MEMINTA AGAR BADANNYA DILANGSINGKAN OLEH TUHAN. Melainkan mintalah “kekuatan dari Tuhan agar sanggup menahan nafsu makan yang berlebih, mampu berhenti ngemil dan diberi kekuatan untuk berolahraga hari lepas hari.”

  8. Keinginan untuk mendapatkan jodoh yang baik.

    JANGAN MINTA JODOH DARI TUHAN. Bagaimana anda bisa memiliki jodoh sedangkan dekat dengan perempuan/ laki-laki saja tidak pernah? Mana mungkin anda dapat kekasih hati tetapi tidak pernah berkomunikasi sedikitpun dengan lawan jenis? Oleh karena itu, daripada meminta jodoh maka lebih baik meminta kepada Tuhan agar menjadi “pribadi yang ramah dan santun, mudah berbaur dan bergaul dengan sesama, tetap kuat dan santun saat menghadapi ujian sosial juga memiliki penghasilan sendiri.” Niscaya jikalau anda memiliki keempat hal ini maka lambat laun anda akan dipertemukan dengan jodoh yang baik.

Pada hakekatnya segala sesuatu tentang permintaan yang benar berorientasi pada proses bukan pada hasil. JANGAN MINTA HASILNYA tetapi mohonkan agar Tuhan memberikan hikmat untuk menjalani prosesnya. Dengan demikian kita menjalani proses tersebut dengan penuh perjuangan sembari bersyukur bahwa semuanya bisa diraih indah pada waktunya Tuhan.

Harap di pahami bahwa materi adalah dosa yang mendatangkan kehancuran bagi bumi

Sudah mengertikah anda tentang kesalahan umat manusia yang telah berlangsung dari sejak zaman purba kala? Ilmu pengetahuan yang kita miliki adalah hasil mencuri dari Tuhan. Itulah mengapa sampai saat ini kita masih tetap terjebak dalam dosa nenek moyang Adam dan Hawa. Artinya, semua materi hasil ilmu pengetahuan manusia adalah dosa. Jadi sebaiknya kurangi penggunaannya (seadanya – secukupnya) agar tidak semakin bertambah-tambah saja dosa itu. Semua pemanfaatan ilmu ini telah menggiring dunia dalam praktek konspirasi dan manipulasi sehingga setiap orang yang pintar-pintar memanfaatkan pengetahuannya untuk menekan dan memeras orang lain. Semua ilmu yang kita miliki hanya menggiring hidup ini dalam keberdosaan karena dimanfaatkan untuk mencari untung buat kepentingan pribadi dan kelompok sedangkan orang/ kelompok lainnya ditekan, diinjak dan diperas (sangat dirugikan).

Ada baiknya jika seorang kristen menjauhi diri dari berbagai-bagai permintaan yang lebay-berlebihan. Sebab pada dasarnya pemanfaatan teknologi dan ilmu pengetahuan yang keterlaluan hanya menciptakan iri hati dan kesombongan, menambah polutan, kerusakan lingkungan, bencana alam, kematian (manusia, hewan, tumbuhan) dan kehancuran (infrastruktur) yang dipicu oleh meningkatnya angka manipulasi terhadap sesama umat manusia lainnya. Oleh karena itu, jauhkan diri dari kemewahan, kenyamanan, kemegahan, kemudahan, pesona, kenikmatan dan kemuliaan duniawi yang berlebihan tersebut. Jadi berdoa untuk memohonkan gemerlapan materi sama saja dengan memohonkan agar dosa kembali melekat di dalam diri anda. Berusahalah untuk menggunakan materi dengan berbagai pengembangannya seadanya/ secukupnya saja dengan demikian dosa akibat ilmu pengetahuan diminimalisir.

Apa yang kita minta dalam setiap doa yang dihaturkan kepada Tuhan?

Seperti telah kami sampaikan pada paragraf sebelumnya, meminta sesuatu yang bersifat kemewahan materi sebaiknya dijauhi dalam kehidupan orang percaya tetapi mintalah sesuatu yang bersifat rohani yang terletak di dalam hati anda. Sadarilah bahwa jikalau hati anda sudah baik maka segala sesuatu akan dapat dijalani dengan sukacita tanpa harus bergantung pada besar-kecilnya materi. Orang yang memiliki kualitas kepribadian yang baik akan lebih mudah meraih hal-hal duniawi yang memang dibutuhkan olehnya.

Saat meminta sesuatu dalam doa, pastikanlah bahwa anda tidak meminta hasilnya sebab Tuhan tidak menganugerahkan sesuatu seperti sulap yang langsung ada di depan mata melainkan semuanya itu butuh proses. Inilah yang anda minta kepada Tuhan, kepribadian yang berkualitas sehingga mampu menjalani semua proses itu dengan baik hingga tercapailah hasil yang anda kehendaki dari awal. Berikut beberapa hal yang dapat anda minta agar dimampukan untuk menjalani proses kehidupan yang panjang.

  1. Sikap sabar dan hati-hati agar selamat selama menjalani hidup.

    Keselamatan di akhir zaman hanya kita dapat di dalam Yesus. Sedangkan sikap yang membuat kita selamat di bumi ini adalah “kesabaran dan kewaspadaan dini“. Jadi jika anda ingin selamat di dunia ini, mintalah kepada Tuhan agar selalu diberikan hati yang sabar dan hati-hati di dalam segala sesuatu.

  2. Kemauan untuk belajar dengan tekun agar beroleh hikmat yang dari Tuhan.

    Ketika anda menginginkan agar diberikan hikmat oleh Tuhan maka jangan terus-menerus meminta hikmat itu tanpa usaha untuk meraihnya. Melainkan mintalah kepada Tuhan agar diberikan kemampuan untuk tekun belajar dari “Kitab Suci, buku lainnya, orang lain, pengalaman pribadi dan masalah yang dihadapi.”

  3. Kesabaran dalam menunggu berbagai proses kehidupan.

    Ini adalah kualitas kepribadian yang tidak bisa diberikan manusia kepada anda. Saat kita mampu menunggu berbagai-bagai proses kehidupan niscaya ada ketenangan di dalam hati. Tetapi ketika hati dipenuhi oleh ketidaksabaran niscaya kegelisahan dan kegalauan akan menghimpit saat melewati persoalan biasa yang sebenarnya sepele.

  4. Kekuatan/ kesabaran dalam menjalani pahit-getir kehidupan.

    Ini juga merupakan kualitas yang tidak dapat diberikan dunia kepada anda tetapi Tuhan mampu mengajarkan anda untuk memperolehnya. Hati memang selalu sabar menjalani hal-hal yang baik. Tapi apakah hati anda tetap sabar dan sikap tetap tenang saat sedang diperhadapkan dengan masalah yang tidak disebabkan oleh kesalahan kita? Misalnya karena fitnah, bully, penghinaan, ejekan dan lain sebagainya.

  5. Kemampuan untuk memaafkan kesalahan orang lain.

    Ada beberapa orang jaman sekarang yang tidak mampu memaafkan kesalahan sesamanya. Mereka tenggelam dalam dendam yang berkepanjangan oleh karena tidak mampu melupakan masa lalu yang suram.

    Kesanggupan untuk memaafkan kesalahan sesama adalah kualitas kepribadian yang hanya di dapat dari Tuhan. Anda harus mendoakan hal ini dari sekarang sehingga dimampukan untuk mengampuni kesalahan orang lain sesegera mungkin.

    Tidak cukup sampai disitu saja, melainkan anda juga perlu memohonkan kepada Tuhan agar diberi kesempatan untuk melakukan kebaikan kepada orang tersebut. Sebab saat kita mampu berbuat baik kepada mereka maka tepat saat itu juga hati ini telah memaafkannya.

  6. Kemampuan untuk menerima kenyataan apa adanya.

    Ini juga kualitas yang tidak dapat diajarkan siapapun kepada anda melainkan Tuhan dapat menganugerahkan hal tersebut di dalam hati kita masing-masing. Oleh karena itu mulailah meminta hal tersebut sembari jalani hidup yang penuh kemelut sambil berusaha untuk menghadapinya dengan hati yang damai dan jauh dari sungut-sungut. Andapun perlu memastikan agar selalu tenang dalam menjalani hidup yang kadang kala tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan/ harapkan.

  7. Kebahagiaan menikmati pencobaan/ ujian kehidupan.

    Mampukah anda tetap tersenyum bahagia dalam kesyukuran di tengah tekanan hidup yang bertubi-tubi. Talenta semacam ini murni diperoleh dari Tuhan. Mohonkanlah kemampuan ini kepada-Nya sembari mohonkan juga agar diberikan kesanggupan untuk tetap setia menjalani ujian kehidupan yang berat.

  8. Ketenteraman hati di tengah dunia yang hiruk-pikuk.

    Di sekitar anda ada yang ribut-ribut atau ada keramaian, mampukah anda untuk tetap tenang dan santai menghadapi semuanya itu? Kemampuan semacam ini jelas diperoleh dari Tuhan sebab tidak ada seorangpun manusia yang bisa menerjemahkan caranya kepada anda. Memang pada blog ini kami memberikan panduan untuk mencapai ketenteraman hati tetapi anda mungkin saja tidak mengerti tentang hal tersebut. Oleh karena itu mohonkan ketenteraman di tengah keribatan ini kepada Tuhan sebab tidak ada manusia yang mengajarkannya kepada anda secara detail tetapi Roh Kudus yang ada di dalam diri memampukanmu.

  9. Tetap bahagia sekalipun ada atau tidak ada materi.

    Walaupun saat ini kami mengajarkan anda untuk selalu bersyukur dan bernyanyi memuliakan Tuhan agar tetap bahagia tetapi bisa saja anda tidak dapat mencapai hal tersebut.

    Camkanlah: jika Tuhan bisa mengajarkan kami untuk selalu bahagia sekalipun tidak ada apa-apa di depan mata niscaya andapun bisa demikian. Mohonkanlah ini kepada Tuhan sembari terus bersyukur dan bernyanyi memuliakan nama-Nya sampai pikiran terbuka hingga rasa senang-sukacita yang terkendali, tenang dan damai memenuhi hati lalu meluap dalam senyuman mungil di bibir masing-masing.

  10. Mampu melakukan kebaikan kepada lebih banyak orang.

    Kasih jelas membutuhkan pengorbanan. Setiap dari kita yang ingin mengasihi sesama jelas harus merelakan sesuatu untuk melakukannya. Bagaimana mungkin kita bisa berkorban untuk kepentingan orang lain lalu siapakah yang akan berkorban untuk kepentingan kita? Atau bagaimana mungkin kita memperhatikan orang lain saat tidak ada seorangpun yang memperhatikan kita?

    Untuk melakukan semuanya ini jelas tidaklah mudah tetapi yakinlah bahwa Tuhan bisa mengajarkan anda untuk melakukannya. Persoalannya sekarang maukah anda berkorban dengan penuh ketulusan atau malah berkorban demi maksud-maksud tertentu.

    Sadarilah bahwa berbuat baik itu akan lebih mudah jikalau kita melakukannya untuk kemuliaan nama Tuhan bukan demi kepentingan pribadi/ kelompok. Oleh karena itu tujukanlah semua kasih yang diekspresikan kepada Tuhan. Artinya, lakukan kepada sesama tetapi alamatkan kepada Tuhan sehingga hati menjadi tulus adanya.

  11. Selanjutnya dapat anda tambahkan menurut pengalaman masing-masing.

Pelajaran terbaik yang kita petik pada hari ini adalah JANGAN MEMINTA SESUATU JIKA ANDA TIDAK TAHU/ TIDAK MENGERTI CARANYA! Minta apapun kepada Tuhan dalam doa tetapi jangan meminta hasilnya melainkan mintalah agar diberikan kekuatan dan hikmat untuk menjalani proses ini dan itu. Sadarilah bahwa hati/ pikiran yang diubahkan oleh Tuhan lebih berharga dari emas Tua. Anda tidak bisa membeli kualitas kepribadian tersebut dari orang-orang dunia ini tetapi dapat memintanya dari Tuhan sembari bertekun mempelajarinya dari berbagai gejolak yang timbul dalam hidup ini. Bijaklah menjadi orang kristen sebab Tuhan bukan pesulap yang suka mengajarkan hal yang instan agar anak-anak-Nya tetap menjadi kanak-kanak yang manja. Melainkan berusaha dan berjuanglah semaksimal mungkin niscaya anda akan melihat berkat dan penyertaan-Nya yang luar biasa dalam setiap waktu yang dilalui. Simak juga, Cara berdoa yang benar.

Salam santun!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.