Gejolak Sosial

7 Alasan Kosmologi Ilmu Buta, Paranormal Suka Menebak-Nebak


Faktor penyebab Bukti Kosmologi Ilmu Buta, Paranormal Suka Menebak-Nebak

Kosmologi adalah ilmu pengetahuan tentang kosmos (cosmos – Yunani) atau universe. Istilah ini pertama kali digunakan oleh Pythagoras (580-500 SM) untuk menggambarkan keteraturan dan keharmonisan benda-benda yang terlihat di balik cakrawala yang begitu luas. Istilah universe ditujukan kepada segenap pangada atau segenap yang ada, yang tercipta mulai dari atom, molekul, batu metal, gas, tumbuhan, binatang, sistem solar (Matahari) dan segala yang ada lainnya di seluruh jagad raya (termasuk bumi).

Kosmologi sebagai sains

Telah dinobatkan sejak lama sebagai salah satu ilmu pengetahuan yang berusaha untuk menjelaskan struktur ruang-waktu dan komposisi alam semesta skala besar dengan menggunakan metode ilmu pengetahuan alam. Layaknya keilmuan di bidang sains, kosmologi menggunakan pengamatan yang terperinci, mengaplikasikan teori fisika untuk menebak data yang diperoleh dan menggunakan penalaran yang matematis (matematika) serta penalaran logika lainnya sehingga diperoleh pengetahuan lengkap mengenai alam semesta.

Keilmuan di bidang kosmologi tidak sama dengan astronomi yang membagi-bagi alam semesta ke dalam beberapa galaksi, matahari, planet, dan bulan/ satelit untuk kemudian ditafsirkan satu per satu. Melainkan bidang ilmu yang satu ini memadukan seluruh ilmu dari pohon pengetahuan untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh tentang jagad raya. Menekankan pengetahuan tentang ruang dan waktu, menyelidiki asal-usul semua materi pengisi alam, mempelajari peristiwa kosmis penting, termasuk asal mula kehidupan dan kemungkinan perkembangan kecerdasan.

Dasar pemikiran tentang terbentuknya alam semesta

Teori tentang terbentuknya alam semesta telah menjadi perhatian besar para astronom sejak lama. Hal ini diungkapkan melalui apa yang diketahui tentang ruang angkasa, bintang, galaksi, nebula, komet, planet dan sebagainnya. Hingga abad ini terdapat dua teori yang mencoba menerangkan bagaimana alam semesta terbentuk, yaitu teori keadaan tetap (Steady State Theory) yang menyatakan bahwa segala sesuatu di alam semesta telah berjalan sempurna dalam keseimbangan. Dan konsep lainnya adalah teori ladakan dahsyat (Big Bang Theory) yang menyatakan bahwa alam semesta berawal dari ledakan besar yang terus mengembang sampai sekarang.

Dari ke dua teori ini, yang paling mungkin untuk dipahami adalah teori keadaan tetap. Sebab mustahil suatu masa hancur lebur tersebar merata tetapi sisanya masih bersih dari debu di angkasa (ruang antar bintang) sehingga sampai sekarang kita masih dapat melihat bintang lainnya. Jika memang benar hal tersebut adalah ledakan maka masa debu antar bintang akan menghalangi pandangan untuk melihat bintang lainnya. The Steady State Theory lebih dibenarkan sebab segala sesuatu di alam semesta seperti sistem yang berputar sempurna. Siklus ini berputar terus dari zaman ke zaman sampai kepada waktu yang tidak dapat ditentukan. Justru lewat dasar ini kita belajar untuk menjaga keseimbangan alam dan tidak hanya berpikir untuk inovasi termutakhir yang berlebihan dapat berakibat pada gagalnya keseimbangan.

Apa yang kita pelajari dari proses penciptaan jagad raya

Teori keadaan tetap mengajari manusia untuk menjaga siklus kehidupan sembari menempatkan satu fungsi kepada peran yang seharusnya dari awal penciptaan. Bukannya malah bersikap serakah lalu melakukan perubahan besar disana-sini yang menyingkirkan pepohonan hijau dari lingkungan sekitar. Keadaan ini sama saja dengan aksi bunuh diri jangka panjang. Sebab tepat saat dimana kita menyingkirkan pepohonan sebagai penyuplai utama ozon maka itu otomatis membuat badai matahari atau lebih dikenal dengan gelombang panas. Demikian juga bumi akan menelan kita dalam bencana banjir, tanah longsor, banjir bandang, gempa bumi, kekeringan, kelaparan dan bencana alam lainnya. MATAHARI DAN BUMI BERSAMA-SAMA AKAN MENEKAN/ MENGHIMPIT UNTUK MENETRALISIR KESERAKAHAN MANUSIA ITU SENDIRI.

Semua penipuan dilakukan demi uang dan gelar hebat

Mengapa kami menyebut para kosmolog sebagai paranormal? Sebab segala sesuatu yang mereka jelaskan tentang teori ini dan itu hanyalah sebagai tafsiran yang dasarnya diambil dari berbagai-bagai kitab suci semua agama di dunia. Ketahuilah bahwa orang-orang cerdas pada jaman dahulu kala juga telah menelaah tentang pembentukan jagad raya beserta semua isinya. Jadi mereka hanya menggunakan pemikiran orang-orang tersebut lalu dikembangkan atau lebih tepatnya dihubung-hubungkan dengan ilmu-ilmu empiris (fisika, matematika) yang ada di zaman sekarang.

Mari kita telaah lagi secara lebih mendalam di masa lalu. Diantara sekian banyak pemikir, umumnya yang melakukan telaah pada bintang-bintang di angkasa adalah peramal. Mereka disebut paranormal yang dikenal memiliki kekuatan sihir untuk menyembuhkan rakyat dari berbagai penyakit. Biasanya para dukun/ ahli jampi ini menggunakan tanda-tanda langit untuk menggambarkan peristiwa yang telah dan akan terjadi dalam masyarakat. Zaman sekarang mereka berubah profesi menjadi ahli astronomi yang suka meramal nasib manusia (zodiac). Sedang dalam perkembangannya para ahli astronomi ini mengambil bidang studi dengan cakupan yang sangat luas, yakni kosmologi.

Semua cerita tentang permulaan alam semesta murni dibuat-buat untuk membuat para peramal tetap eksis (populer) dan berdompet tebal. Coba lihat gelar yang mereka peroleh untuk bidang keilmuan yang dimiliki: doktor, profesor, ilmuan dan lain sebagainya. Bukankah orang-orang ini tergolong manusia berdompet tebal plus memiliki fasilitas nan mewah, megah dan ekstra nyaman? Inilah yang disebut dengan dimana ada aksi maka disitu ada raksi. Ketika pemerintah membuat uang berlambai-lambai dalam jumlah yang sangat besar maka tepat saat itu juga manusia cerdas akan berlomba meraihnya salah satunya dengan manipulasi ala konspirasi.

Faktor penyebab kosmologi adalah ilmu buta

Mengapa disebut sains buta? Karena keilmuan dalam kosmologi sebagian berisi informasi tentang sains dan sebagian lagi hanya dibuat-buat. Misalnya untuk bidang studi matematika, dikenal satu ditambah satu sama dengan dua, ini berlaku selamanya. Sedangkan untuk bidang kosmos tidak ada sesuatu yang bisa dipastikan kebenarannya melainkan senantiasa berubah dari tahun ke tahun. Berikut ini beberapa alasan mengapa kosmologi termasuk keilmuan yang di sains-sains-kan.

  1. Teropong bintang tidak semuanya benar (hanya digunakan untuk menentukan satu variable).

    Harap dipahami bahwa luas benda yang dapat dilihat oleh mata ditentukan oleh seberapa jauh benda tersebut dan berapa ukurannya. Saat kita menggunakan rumus teropong maka yang dapat diketahui hanyalah seberapa besar perbesaran teleskop teropong tersebut. Sedangkan untuk menentukan luas dan jauhnya harus diketahui salah satu (berapa ukuran benda/ jaraknya). Mustahil kita bisa mengetahui luas permukaan benda dan jaraknya berapa (dua variabel sekaligus, harus diketahui salah satunya) secara bersamaan hanya dengan menggunakan teleskop bintang.

    Cahaya dari tempat jauh juga mustahil dapat ditangkap semuanya (sinar dapat berpendar) sehingga membuat pengamatan kurang akurat. Melainkan yang sampai ke teleskop tersebut paling-paling cahaya yang panjang gelombangnya tinggi. Artinya, kita tidak dapat melihat suatu bintang secara utuh karena sebagian besar cahayanya telah berpendar.

  2. Pengamatan menggunakan teropong kemungkinan besar biasnya tinggi (pembelokan cahaya).

    Pernahkah anda memperhatikan bentuk sendok di dalam gelas bening yang berisi setengah air putih jernih? Demikianlah juga belokan (pembiasan) cahaya yang berlangsung antara atmosfer bumi dengan ruang hampa tanpa udara, yaitu dua bidang yang kerapatannya berbeda. Jadi saat kita melihat bintang dari atas permukaan tanah tepat saat itu jugalah cahaya yang sampai adalah hasil pembiasan.

    Lapang pandang teropong bintang juga cenderung memiliki batas fokus sampai atmosfer bumi yang paling luar sehingga perhitungan jarak atau ukuran bintang cenderung tidak akurat. Jika memang di luar atmosfer bumi, tepatnya di luar medan/ sabuk elektromagnetik bumi, pesawat ulang alik dimungkinkan meluncur maka kita dapat memastikan setidak-tidaknya jarak atau ukuran bintang tersebut. Sayang, keadaan ini tidak dimungkinkan karena medan elektromagnetik matahari akan menarik dan menghancurkan pesawat tersebut di dalam ruang hampa (setelah keluar dari medan elektromagnetik bumi).

    Sedang dalam badai matahari saja dapat mengakibatkan gangguan kelistrikan, kekacauan sinyal komunikasi, kebakaran dan lainnya akibat tipisnya atmosfer di suatu wilayah. Untuk diketahui bahwa atmosfer berasal dari lautan (plankton, alga) dan daratan (tumbuhan hijau) yang berespirasi menghasilkan udara bersih sekaligus sebagai pelindung bumi dari pengaruh yang terlalu kuat dari medan elektromagnetik matahari.

  3. Perjalanan waktu tidak dimungkinkan.

    Banyak teori kosmologi yang kami temukan di internet yang membahas tentang perjalanan waktu dan dunia paralel. Dua hal ini jelas hanyalah berupa fiksi semata yang di ilmiah-ilmiahkan. Mengapa perjalanan waktu tidak dimungkinkan? Karena dunia ini tetap satu dan di masa lalu juga di masa depan bumi tetap satu.

    Satu-satunya yang dapat memungkinkan perjalanan waktu adalah bila dunia ini dijalani secara estafet ke atas. Dimana setiap detik/ menit/ jam/ hari kita lalui satu dunia, demikian juga pada detik/ menit/ jam selanjutnya kita masuki satu dunia. Seandainya banyak dunia sambung-menyambung yang membentuk dunia kita saat ini maka perjalanan waktu dimungkinkan. Tetapi sayang, bumi ini tetap satu, dulu, sekarang sampai waktu yang tidak dapat ditentukan.

    Perumpamaan lainnya adalah waktu tidak seperti memori hardisk/ flash disk dimana satu data disimpan dalam satu bagian memori. Saat kita menyimpan sesuatu, semakin besar data maka semakin banyak memori yang terpakai. Sehingga ketika hendak melakukan perubahan, yang dilakukan adalah mengecheck seluruh area memori yang tersedia. Sedang perjalanan waktu seperti satu data yang memakai satu bagian memori yang sama dari waktu ke waktu, tanpa penambahan jumlah memori (dunia) dimaksud.

    Anda memiliki satu flash disk lalu mengisinya dengan lagu sampai penuh. Dihari berikutnya, anda menghapus lagu tersebut lalu mengisinya dengan film sampai penuh. Kemudian dihari selanjutnya, anda kembali melakukan penghapusan lalu mengisinya dengan game. Lalu tiba hari yang baru, anda kembali melakukan penghapusan lalu mengisinya dengan dokumen pdf, word dan power point. Mugkinkah melakukan recover (kembali ke waktu awal) terhadap data yang telah anda hapus di hari pertama? Mustahil (sekalipun mungkin datanya tidak lengkap dan crash/ inilah yang disebut ingatan)- demikianlah juga perjalanan waktu mustahil untuk dilakukan, paling-paling hanya bisa diingat-ingat.

  4. Mereka sengaja menggunakan kata-kata jutaan/ miliaran tahun yang lalu untuk mengelabui kita.

    Kata jutaan atau miliaran tahun yang lalu atau yang akan datang jelas menegaskan bahwa ilmuan kosmologi buta. Apakah mereka ada/ masih hidup pada masa itu? Atau apakah ada bukti peninggalan pada masa lalu? Ini jelas sekali membuat para ahli yang intelek seperti peramal/ paranormal yang mencoba menebak-nebak penyebab dan akibat berbagai-bagai hal.

  5. Menggunakan ilmu fisika untuk menyamarkan manipulasi & ilmu matematika untuk membuatnya seolah-olah sains banget.

    Ilmu fisika dan kimia yang digunakan untuk memoles prodak kosmologi yaitu tentang reaksi atom (helium, hidrogen) dan perhitungan optik (lensa) pada teleskop bintang. Sedang bidang matematika yang mereka gunakan tentang ukuran, jarak dan lain sebagainya yang mencapai angka jutaan bahkan miliaran.

  6. Evolusi manusia adalah nihil.

    Jika memang terjadi evolusi maka keseimbangan alam murni akan terganggu. Sebab setiap perubahan fisik beresiko pada perubahan peran (misalnya dari herbivora menjadi karnivora atau sebaliknya). Jadi kosmologi yang mengambil bidang pada evolusi kecerdasan manusia justru semakin bias. Seperti kita ketahui sampai sekarang bahwa kepintaran telah membuat manusia saling berkonspirasi, melemahkan, memanfaatkan dan membunuh secara perlahan-lahan.

    Tahukah anda konflik di Irak dan timur tengah yang melibatkan ISIS dan lain sebagainya? Memang banyak alasan alias banyak faktor utama yang menyebabkan hal tersebut terjadi dan salah satu diantaranya adalah penguasaan/ perebutan energi secara rapih. Begitukah wujud dari evolusi kecerdasan yang kita inginkan? Menjadi binatang….

  7. Kosmologi lebih buruk dari pelajaran sejarah.

    Mengapa demikian? Sejarah di masa lalu masih menyimpan prasasti dan bukti-bukti lainnya untuk dipelajari. Sedangkan para ilmuan kosmos hanya membayang-bayangkan sesuatu sambil menghubungkannya pada faktor ini-itu dan menyebarkan ilustrasi tipu-tipu namun tetap sangat menarik untuk dilihat dan dibaca. Daya tarik lainnya dari keilmuan di bidang ini adalah soal hal-hal ajaib yang bisa saja terjadi, misalnya penemuan mesin waktu, kekuatan super dan lain sebagainya. Jadi jelaslah bahwa seharusnya kosmologi tidak dimasukkan dalam ranah sains dan ilmu terapan lainnya.

Tulisan ini kami maksudkan agar kita mengusahakan kesetaraan dalam hal pendapatan. Demikian juga dalam hal penghargaan, janganlah diberikan kepada orang-orang yang masih hidup melainkan hanya orang yang sudah tiada yang diberikan tanda jasa atau apalah. Sadarihal bahwa orang cerdas akan semakin bertambah-tambah banyak di dunia kita. Ketika sejumlah uang & penghargaan dijadikan sebagai pancingan untuk memaksa mereka bekerja keras maka hal-hal tahayul akan dibawa menjadi kenyataan hanya demi kenikmatan dan kemuliaan duniawi. Baiklah kita belajar dari masa lalu untuk menjaga keseimbangan alam agar kehidupan ini terus berlangsung dalam siklus yang sempurna dari generasi ke generasi.

Salam santun!

2 replies »

    • Maaf teman….
      Kami sendiri bingung setelah membacanya.berulang-ulang….
      Seperti kosmologi yang berupa tebak-tebakan, demikianlah juga kami hanya mengajukan sesuatu yang sebenarnya hanya ditebak oleh nalar.
      Soal kebenarannya siapa yang tahu….
      Kami sendiri belum melakukan praktek langsung dilapangan.
      Terimakasih…..

      Disukai oleh 1 orang

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.