Gejolak Sosial

11 Keuntungan Pemanasan Global – Mesin Berteknologi & Kemewahan Merusak Pendukung Kehidupan Yang Diciptakan Tuhan Dari Awal


Manfaat Dan Keuntungan Pemanasan Global - Mesin Berteknologi & Kemewahan Merusak Pendukung Kehidupan Yang Diciptakan Tuhan Dari Awal

Pemanasan global adalah gangguan keseimbangan alam yang tercipta oleh karena keserakahan manusia itu sendiri. Alam semesta sudah diciptakan secara utuh dan seimbang oleh Tuhan dengan berbagai komponen pendukung kehidupan umat manusia. Sebenarnya apa yang diberikan Tuhan sudah sempurna adanya. Jika saja kita bisa memahami bahwa hidup ini hanyalah sebuah siklus yang terus saja berputar-putar dari tahun ke tahun.

Kita berpikir untuk mencapai batas bahkan keluar dari batasan kemanusiaan itu sendiri, mungkinkah?

Seperti dikatakan dalam Kitab Suci bahwa “tidak ada sesuatu yang baru di bawah matahari.” Demikianlah hidup kita di dunia ini terus saja berputar-putar disitu tanpa perubahan yang signifikan. Otak kita selalu berpikir untuk melampaui batasan kemanusiaan itu sendiri. Berpikir untuk memiliki ilmu sihir/ kekuatan super duper keren. Merasa mungkin untuk bisa terbang ke angkasa yang jauh. Bahkan berpikir untuk melampaui batas-batas alam semesta itu sendiri, berkendara antar galaksi dan melakukan perjalanan waktu.

Sadarilah bahwa adalah mustahil bagi kita untuk keluar dari batasan. Sebab bumi ini dikendalikan oleh hukum alam yaitu kebenaran sejati (mengasihi Allah dan sesama). Selama kita tidak berjuang demi kebenaran yang hakiki maka selama itu pula kecerdasan yang dimiliki cenderung dimanfaatkan untuk memanfaatkan dan/ atau membodohi orang lain. Jadi berhentilah hidup dalam dunia khayalan tiada akhir lalu mulailah mengahadapi hidup senyatanya. Kenyataannya adalah hidup harus dibentuk dari perjuangan dan rasa sakit, bukannya dalam kenikmatan materi yang kebutuhannya terus meningkat dari tahun ke tahun.

Semua khayalan ini justru membuat kita berpikir bahwa teknologi komputerisasi dan robotik adalah awal dari evolusi kecerdasan. Beberapa mengira bahwa saat segala sesuatu sudah otomatis maka keadaan tersebut sudah hebat dimana kita hanya operator saja yang menekan ini dan itu lalu semuanya jadi. Padahal minimnya aktivitas ini telah membuat pikiran kosong dalam banyak kesempatan sehingga hal-hal buruk diluar kewajaranpun terjadilah. Manusia itu semakin egois, hanya memikirkan diri sendiri/ kelompok sendiri dan lewat konspirasi mengorbankan kelompok lainnya.

Kita melawan takdir sendiri untuk hidup dalam siklus konstan

Belum cukupkah alam semesta mengajari kita? Apa belum cukup bumi sebagai Ibu Pertiwi yang mengasuh kita sejak dari kecil, menggambarkan dirinya dalam rotasi dan revolusi yang konstan? Inilah dasar dari segala sesuatu yang ada dalam kehidupan, yaitu siklus. Layaknya bumi, itulah takdir manusia untuk terus menerus berputar dalam siklus yang sama seumur hidup. Tidak bisakah kita menerima kenyataan tersebut? Atau hobinya justru melakukan berbagai-bagai inovasi: mendirikan bangunan pencakar langit, membangun rumah-rumah mewah, mendevolop taman-taman yang luas, memperbanyak kendaraan pribadi di jalanan, membangun sistem komputerisasi yang tinggal klik/ tinggal tekan.

Ketahuilah bahwa berbagai penemuan yang kita bangga-banggakan telah melemahkan kita sendiri. Teknologi membuat aktivitas manusia menurun, pikiran kosong, kecerdasan menurun dan keburukan (hawa nafsu sesat-lebay, kebinatangan, kejahatan lainnya) muncrat dimana-mana. Sistem kapitalisme menciptakan iri hati dan kesombongan yang meningkatkan persaingan usaha. Cara-cara kotor, konspirasi dan manipulasi dilegalkan untuk mendapatkan lebih banyak uang. Secara berangsung-angsur semua itu telah merusak lingkungan. Pada akhirnya, hidup kita akan diperhadapkan pada peperangan yang kelak akan terjadi dimana-mana.  Itukah yang kita inginkan?

Baiklah mari belajar hidup dalam takdir kita. Mengapa menjadi pribadi yang tidak pernah puas? Pernahkah anda mencoba hidup dalam siklus yang sama selama beberapa waktu? Itulah gunanya agama, mengajari kita anti bosan, merasa cukup dan berpuas diri. Marilah berhenti memelihara teknologi mesin yang berlebihan lalu mulailah hidup se-natural/ sealami mungkin. Gunakan teknologi untuk hal-hal yang penting saja dan manfaatkanlah pengetahuan untuk kepentingan bersama. Lalu marilah cintai hidup yang terus berputar-putar ini sembari menjadi bermanfaat bagi Allah Sang Pencipta dan sebisa mungkin berbagi kasih kepada lebih banyak orang.

Pihak yang diuntungkan dari pemanasan global

Pada dasarnya global warming mendatangkan manfaat besar bagi kalangan kapitalis dan intelektual. Mereka akan semakin bertambah-tambah kaya-raya karena mampu menggantikan hal-hal alami yang diberikan Tuhan sejak dari awal kehidupan. Pertanyaannya adalah mungkinkan kita mampu memenuhi kebutuhan yang tinggi akan bahan bakar minyak untuk mengoperasikan semua mesin yang ada? Atau jangan-jangan semuanya ini hanya akan membawa kita dalam perang besar?

Kembali lagi kami ulangi apa yang telah tertulis sebelumnya bahwa “tidak ada sesuatu yang baru di bawah matahari.” Pada dasarnya semua teknologi yang ditemukan oleh manusia adalah hasil meniru dari alam sekitarnya. Kelebihannya mungkin karena kita mampu mengoleks dan memadukan teknik tertentu kepada teknik lainnya sehingga menghasilkan sesuatu yang sepertinya baru tetapi sesungguhnya replikanya telah tersedia di alam. Manusia berpikir bahwa mesin berteknologi hasil buatan tangannya lebih baik dalam memberi kesejahteraan dibandingkan dengan lingkungan alamiah yang diciptakan Tuhan. Simak, Dampak negatif globab warming.

Berikut selengkapnya, siapa saja yang mendapat keuntungan dari dampak buruk global warming.

  1. Pengusaha properti.

    Panasnya udara di luar rumah akan membuat manusia membangun hunian yang ektra besar dengan dinding-dinding yang tebal dan ukuran yang luas. Belum lagi ketika trend kenyamanan menjamur diantara para kalangan menengah ke atas sehingga mereka membuat hunian mewah, bebas dari pemukiman penduduk dengan taman-taman yang kering dan luas disekitarnya.

  2. Perusahaan otomotif.

    Panasnya jalanan membuat manusia tidak bisa jalan kaki bahkan naik kendaraan terbuka (sepeda, motor roda dua) saja pasti kepanasan. Orang-orang akan berlomba-lomba membeli kendaraan tertutup roda empat alias mobil untuk melindungi dirinya dari teriknya siang hari.

  3. Industri pengolahan air bersih.

    Air bersih alami akan menjadi komoditas yang langka. Orang/ rumah tangga yang menginginkan air bersih harus membelinya dengan harga tertentu dari perusahaan swasta. Begitu lingkungan rusak sehingga tidak terun hujan maka tepat saat itu juga seluruh masyarakat akan menggantungkan kehidupannya pada perusahaan air negara.

  4. Industri makanan dan minuman.

    Rusaknya lingkungan membuat petani konvensional (petani tradisional) tidak dapat lagi menanam sesuatu di atas tanah yang tandus. Akibatnya, pertanian akan dilakukan di dalam gedung-gedung yang disinari oleh lampu ultraviolet (UV). Keadaan ini membuat kendali terhadap harga makanan dan minuman dilakukan oleh perusahaan besar yang memungkinkan mereka untuk mengatur harga (monopoli).

  5. Perusahaan pendingin udara dan kipas angin.

    Tidak ada lagi angin sepoi-sepoi yang sejuk-sedang. Melainkan hanya badai dan gelombang panas yang menyengat kulit. Akibatnya, kebutuhan akan pendingin udara di dalam rumah akan semakin tinggi, Semakin panas udara di luar maka semakin tinggi kekuatan AC dan kipas angin yang dibutuhkan untuk mendinginkan udara.

  6. Perusahaan kesehatan.

    Obat-obatan akan dibutuhkan dalam jumlah yang lebih banyak lagi. Pemanasan global menyebabkan muncullnya penyakit baru yang menular dari hewan ke manusia. Masyarakat akan lebih sering datang ke rumah sakit/ klinik dokter juga lebih sering mengkonsumsi obat-obatan tertentu. Penyakit semacam ini akan menekan populasi penduduk.

  7. Industri entertainment.

    Kapitalis akan memanfaatkan industri pertelevisian untuk menyebarkan iri hati dan kesombongan diantara masyarakat. Dengan demikian timbullah persaingan yang tinggi sehingga menguntungkan perusahaan tertentu. Entertainment adalah alat utama untuk menciptakan konspirasi yang syarat manipulasi sehingga menguntungkan pengusaha tertentu.

  8. Perusahaan telekomunikasi dan komputerisasi.

    Pengusaha yang bergerak di bidang telekomunikasi akan tumbuh dengan subur. Sebab teknologi membuat manusia sangat individualis dan cenderung mencari penghiburan dari berbagai teknologi yang ada. Mulai dari media sosial, chat, game online/ offline, judi online (poker) dan lain sebagainya. Teknologi mesin seperti gadget, smartphone, tablet dan lain sebagainya akan tumbuh subur bak jamur di musim hujan.

  9. Industri listrik.

    Penggunaan barang mewah berteknologi menjamur diantara penduduk. Manusia sukanya hanya jadi operator saja, tinggal klik maka semuanya jadi. Kebanggan akan kepemiliki teknologi yang semakin meningkat membuat konsumsi litrik juga turut meningkat.

  10. Pengusaha BBM.

    Semua teknologi hasil meniru dari lingkungan telah membuat penggunaan BBM terutama minyak bumi sangatlah tinggi. Manusia seolah tidak dapat lagi hidup tanpa menggenggam suatu mesin di tangannya. Bahkan di dalam rumah sendiri, banyaknya mesin-mesin yang memiliki CPU terpisah tidak dapat dihitung dengan jari. Semua mesin ini jelas saja membutuhkan sumber energi yang luar biasa, diperoleh dari pembakaran bahan bakar khususnya minyak bumi.

  11. Pemerintah pada umumnya.

    Inilah pertanyaan besar bagi kita, “mengapa pemerintah diam-diam saja saat global warming terus bergulir?” Mungkin banyak orang yang menanyakan hal yang sama saat ini. Jawabannya, karena pemanasan global jelas-jelas menguntungkan aparatur negara. Tingginya kerusakan lingkungan membuat kenyamanan yang dulu dihasilkan alam menjadi berbayar lewat teknologi yang diperjual belikan oleh perusahaan swasta. Keadaan ini jelas membuat perputaran ekonomi semakin tinggi, pajak yang dihasilkan juga meninggi. Keadaan ini jelas-jelas membuat kantong-kantong pegawai pemerintah menggelembung bahkan hampir tumpah.

Sebenarnya segala sesuatu sudah tersedia secara gratis tetapi manusia sengaja berkonspirasi untuk memanipulasi keadaan. Agar apa yang alami dan gratis itu dijadikan berbayar sehingga oknum tertentu semakin kaya-raya.

Kita ini bodoh atau pintar? Sudah jelas mesin-mesin berteknologi dan tawaran akan kemewahan duniawi telah merusak alam sekitar, tetapi masih saja menggantungkan kehidupan kepada hal-hal duniawi tersebut. Sadarilah bahwa sebanyak apapun uang ditangan tidak akan pernah cukup untuk memuaskan hidup ini. Alangkah lebih baik jikalau kita mencari penghiburan dengan mendekatkan diri dengan Tuhan dan menjalin hubungan yang penuh kasih kepada sesama. Candu terhadap kemewahan dan mesin berteknologi membuat hawa nafsu semakin tinggi terhadap hal-hal duniawi sehingga merusak lingkungan alamiah yang dari awal dipersiapkan Tuhan untuk mendukung kehidupan kita. Saksikanlah, Penyebab utama global warming.

Salam hijaukan Indonesia!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.