anak

+10 Cara Menghindari Pornografi Agar Tidak Kecanduan, Mengatasi Pikiran Mesum Sejak Dini


Tips Menghindari Pornografi Agar Tidak Kecanduan, Mengatasi Pikiran Mesum Sejak Dini

Pornografi (1) penggambaran tingkah laku secara erotis dengan lukisan atau tulisan untuk membangkitkan nafsu berahi; (2) bahan bacaan yang dengan sengaja dan semata-mata dirancang untuk membangkitkan nafsu berahi dalam seks (KBBI Offline). Merupan segala jenis konten (gambar, video, tulisan) baik online maupun offline yang mengundang libido menjadi liar. Ini sejenis konten yang biasanya digandrungi oleh para remaja dan anak muda jaman sekarang tapi tidak tertutup kemungkinan kalau mereka yang sudah memiliki pasangan terjerumus kedalamnya.

Narkolema untuk bahagia, bagi yang tidak mengenal kebahagiaan hati

Sebagai narkolema (narkoba lewat mata), daya sengat pornografi memang terbilang kuat. Tapi tidak sampai membuat anda teler seperti narkoba lainnya melainkan membuat seseorang memiliki perilaku menyimpang. Sikap-sikap mesum yang diekspresikan manusia sebenarnya merupakan tindakan pencarian akan kebahagiaan ala sukacita kehidupan. Seseorang yang sudah bahagia tidak lagi menginginkan rasa senang dengan menonton bokep. Sayang, mereka yang masih belum merasakan hati yang bahagia cenderung masih mencari-cari kebahagiaan lewat indra dimana salah satunya dengan menikmati hal-hal yang berbau syur.

Menggunakan baju adalah ilmu pengetahuan yang ada baik dan buruknya

Tahukah anda bahwa dahulu manusia itu telanjang adanya? Tetapi setelah mencuri Buah Pengetahuan Tentang Yang Baik Dan Yang Jahat, kita menjadi cerdas dengan pengetahuan yang sama seperti Allah sendiri. Sadarilah bahwa pengetahuan adalah awal dosa yang membuat kita semakin jauh dari Tuhan. Oleh karena itu, harus hati-hati dalam mengaplikasikannya. Dibalik semua ilmu yang dimiliki selalu memberikan dampak ganda, bisa untuk kebaikan dan bisa untuk kejahatan sesuai dengan nama Pohon tersebut.

Seperti halnya ketelanjangan, baiknya itu ditutupi atau tidak? Tentunya harus bijak dalam menangani pengetahuan semacam ini. Saat kita bersama orang lain dan masyarakat luas, baik untuk menggunakan pakaian. Tetapi masakan saat mandi masih menggunakan pakaian. Lebih jelasnya cobalah perhatikan remaja/ anak muda pastilah sangat penasaran pada bagian-bagian yang tertutup itu. Coba amati hewan-hewan di luar sana, apakah mereka pernah mempermasalahkan soal “telanjang di depan umum? Atau apakah anak hewan dan hewan muda histeris saat dihadapkan dengan ketelanjangan?” Saat kita menyadari ketelanjangan ini lalu menggunakan busana untuk menutupinya, tepat saat itu juga kita membuat anak-anak, remaja dan anak muda penasaran karena hal tersebut. Inilah yang kami maksudkan “Pengetahuan selalu berdampak positif sekaligus negatif.”

Telanjang adalah pengetahuan, menutupinya adalah kewajiban. Tetapi hindari rasa penasaran dengan membiasakan diri untuk melihat orang telanjang dalam simulasi pornografi (khusus untuk usia 18 tahun ke atas).”

Semua pengetahuan yang kita miliki dapat diarahkan untuk kebaikan dan bisa juga untuk kejahatan. Itulah mengapa banyak orang yang meyakini situasi seperti ini seperti buah simalakama atau yang lain juga mengatakan bagaikan pedang bermata dua. Satu-satunya yang dapat menetralisir pengetahuan tersebut adalah saat disandingkan dengan kebenaran. Nilai-nilai yang benar seperti kontrol untuk mengarahkan pemanfaatan ilmu sedemikian rupa sehingga tidak jauh-jauh dari kasih kepada Allah dan kasih kepada sesama manusia.

Cara mencegah & mengatasi kecanduan dengan pornografi

Seperti kata pepatah, “adalah lebih baik mencegah daripada mengobati.” Sebelum ketergantungan dengan konten porno maka adalah lebih baik jika kita memahami bahwa konten mesum jelas memiliki dualisme didalamnya. Oleh karena itu jangan menjauhinya mentah-mentah tetapi bagi yang sudah dewasa pemikirannya baik untuk membiasakan mata sembari mengecewakan diri sendiri saat nafsu seks meningkat ketika menonton konten tersebut.

Inilah manfaat dahsyat dari kekecewaan, yaitu membuat kita menjadi terbiasa sehingga biasa saja saat menanggapi hal-hal yang berbau mesum. Pastikan pikiran selalu bernyanyi memuliakan Tuhan saat menyaksikan gambar-gambar telanjang. Begitu birahi seksual anda memuncak langsung kecewakan diri sendiri dengan menutup gadget, smartphone dan laptop yang ada di depan mata. Jika kekecewaan ini terus-menerus anda nikmati setiap hari niscaya pada satu titik semuanya itu bisa dibiasakan.

Berikut selengkapnya cara mencegah dan sekaligus mengatasi ketergantungan pornografi sedini mungkin.

Dasar-dasar untuk mencegah keadaan ini.

  1. Upayakan untuk senantiasa fokus kepada Tuhan.

    Senantiasa fokus kepada Tuhan adalah dasar dari segala aktivitas yang kita lakukan selama hidup di dunia ini. Sadarilah bahwa pikiran manusia itu lebih liar dan jahat dari otak binatang karena kecerdasan yang terkandung didalamnya. Oleh karena itu, kita membutuhkan sebuah jalur patok berupa rel untuk menggiring pikiran selalu lurus dan benar adanya.

    Tidak ada pemikiran lain yang membuat kita begitu candu selain untuk memuji dan memuliakan Allah. Bahkan kerap kali kami bernyanyi dengan mengucapkan “Haleluya” selama berulang-ulang kali, hanya saja musik latarnya diambil dari lagu-lagu populer yang kebetulan terngiang di otak atau sedang diputar oleh tetangga sebelah rumah. Ketergantungan untuk memusatkan pikiran kepada Tuhan dapat menyingkirkan pornografi dari dalam otak kita.

    Memusatkan pikiran kepada Tuhan tergolong aktivitgas multitasking. Artinya, kebiasaan ini dapat memperbesar kapasitas kerja otak anda hari lepas hari. Bagi yang masih muda dan baru-baru belajar memustkan hati kepada Tuhan mungkin hal ini belum begitu terasa nyata. Tetapi bagi mereka yang sudah terbiasa dengan-Nya pastilah dapat mencapai level yang lebih baik. Berikut beberapa level aktivitas fokus kepada Tuhan.

    • Ambil waktu khusus untuk berdoa, membaca firman dan bernyanyi memuliakan Tuhan.
    • Kita dapat melakukannya di dalam hati sambil menikmati waktu istirahat (break).
    • Bernyanyi memuliakan Tuhan sambil menikmati hidup (misalnya saat sedang makan dan disela-sela iklan saat menonton televisi).
    • Memuji-muji Tuhan di dalam hati sambil berjalan kaki atau saat sedang berkendara (dengan sepeda, motor roda dua, mobil, kapal, pesawat dan lainnya).
    • Senantiasa fokus memuji Tuhan sambil melakukan pekerjaan ringan (saat membersihkan kamar, rumah dan halaman; saat menyuci piring).
    • Berkomunikasi dengan Tuhan, memuji-Nya disela-sela pekerjaan atau pembelajaran yang sedang kita tekuni.
    • Saat sedang ada masalah, kita tetap memusatkan pikiran kepada Tuhan sambil menyelesaikan pekerjaan yang digeluti. Ditambah lagi selalu mampu untuk bersikap ramah kepada orang lain sekalipun berada di tengah tekanan kehidupan.
  2. Selalu berbuat baik kepada semua orang.

    Membuat hidup ini bermanfaat bagi orang lain merupakan sebuah kewajiban seorang manusia untuk menepis keegoisan di dalam diri kita masing-masing. Selalu pastikan bahwa dalam satu hari ini, kita telah melakukan setidak-tidaknya tujuh kali kebaikan. Lebih dari itu malah sangat baik. Kebaikan adalah aktivitas positif yang dapat mulai dilakukan dari hal-hal kecil di dalam keluarga. Misalnya ramah tamah (senyum, sapa, salam, terimakasih, tolong, maaf, menjadi pendengar yang baik), setia, jujur, adil, konsisten, perhatian, lemah lembut, berbagi informasi, berbagi solusi dan lain sebagainya. Selanjutnya anda dapat melakukannya berdasarkan sumber daya, potensi (talenta) dan pekerjaan yang dilakukan sehari-hari.

    Hindari sikap yang terlalu hitung-hitungan sesaat sebelum berbuat baik. Selama anda sanggup melakukannya, mengapa harus menahannya? Jangan membatasi diri untuk menjadi berkat bagi orang lain sebab dengan demikian Tuhanpun akan hitung-hitungan sebelum memberkati anda kelak. Oleh karena itu lakukan kebaikan kepada sesama tetapi tujukanlah itu untuk kemuliaan nama Tuhan dengan demikian hati menjadi tulus adanya. Lagi pula aktivitas berbuat baik kepada sesama dapat membuat suasana hati bahagia sehingga tidak melulu menonton bokep (juga berbagai jenis pornografi lainnya).

    Selalu persiapkan hati saat kebaikan anda dibalas dengan kesombongan, acuh tak acuh, sinis dan sekalipun beberapa diantaran bersikap sebaliknya, yaitu menjadi pribadi pengganggu. Janganlah menyalahkan diri sendiri atau menyalahkan orang lain. Melainkan anggap saja semuanya itu sebagai ujian kehidupan yang membantu untuk menjadi lebih dewasa dalam menjalani hidup.

  3. Siap diuji oleh situasi dan orang lain.

    Ada-ada saja hal di ]uar sana yang dapat menguji kehidupan. Mulai dari sesama manusia (pribadi pengganggu, usil, fitnah bully), alam sekitar kita (siang menyengat, cuaca malam yang dingin, jalan setapak yang licin, binatang buas yang menakutkan, situasi lingkungan yang gemuruh/ bising) dan sistem masyarakat (organisasi yang ada di sekitar kita). Terkadang manusia tenggelam dalam pornografi yang berkepanjangan sebagai sebuah pelarian dari masalah yang dihadapinya selama ini.

    Masalah adalah kesempatan emas bagi anda untuk belajar mengendalikan diri. Biasanya saat kepribadian kita ditekan, hal-hal buruk akan keluar dari dalam hati, misalnya amarah, kebencian dan hasrat untuk membalas dendam suatu hari nanti. Jika kita adalah orang yang bijak, di tengah tekanan sekalipun kita mampu tabah menjalaninya dan tetap menjaga kesantunan sikap yang diekspresikan.

    Tidak perlu menyalahkan orang lain atas keburukan yang telah terjadi (kecuali hal-hal yang berkaitan dengan kerugian materi, anda dapat melaporkannya). Untuk mempermudah diri memaafkan mereka katakanlah di dalam hati, “Orang ini masih muda, dia tidak tahu apa yang dilakukannya, kasihanilah Dia ya Tuhan. Tidak ada yang patut dipersoalkan disini.”

  4. Berupaya untuk menyangkal diri.

    Kerendahan hati adalah sebuah suasana perasaan yang dibentuk oleh diri sendiri dengan cara menyangkal diri sendiri yang syarat dengan kesombongan. Semakin banyak kelebihan/ keunggulan kita dari orang lain maka semakin sering pula menyangkal diri. Saat amarah dan rasa kesal mulai timbul dari dalam hati, kitapun harus semakin sering merendahkan diri sendiri. Katakanlah di dalam hati, “Kami ini hanya debu-tanah, sampah tidak berguna. Semua ini sudah seharusnya terjadi ya Tuhan. Kuatkan hati menjalani semuanya ini.”

    Menyangkal diri adalah aktivitas yang membantu kita menjadi pribadi yang bahagia sehingga tidak perlu lagi menyaksikan pornografi untuk menciptakan kebahagiaan di dalam hati. Orang yang rendah hati lebih mudah berbahagia oleh hal-hal sederhana. Sedangkan orang yang tinggi biasanya membutuhkan hal-hal yang luar biasa agar menjadi bahagia.

  5. Menghilangkan kecanduan akan materi.

    Anda harus cerdas menikmati hidup, jangan biarkan diri ini diatur oleh uang. Melainkan berupayalah untuk fleksibel dalam hal menggunakan materi. Menikmati hidup harus dilakukan secara fluktuatif, jangan hanya suka yang mahal-mahal, terkadang yang murah itu juga baik. Saat mengkonsumsi lauk, jangan hanya yang enak-enak saja melainkan konsumsilah juga ikan asin. Ini justru lebih sehat karena kandungan garamnya lebih banyak.

    Saat begitu ketargantungan terhadap sesuatu, kita kecewa karena tidak dapat mewujudkan keinginan tersebut. Bisa saja rasa sakit semacam ini dilampiaskan dengan cara membuka konten yang syarat pornografi di smartphone/ tablet yang dimiliki. Jadi tidak ketergantungan terhadap materi apapun memperkecil resiko untuk tersakiti.

  6. Berusaha untuk tidak bergantung kepada kemuliaan duniawi.

    Jangalah berpikiran bahwa bahagianya kita ditentukan oleh jumlah penghormatan dan penghargaan yang kita terima dari sesama. Sadarilah, bukan apa yang kita terima yang menentukan suasana hati melainkan apa yang keluar dari dalam hati ini. Artinya, bukan saat kita dihargai dan dihormati orang lain melainkan saat kita menghormati dan menghargai sesama disanalah kebahagiaan itu penuh.

    Kecanduan dengan penghormatan dan penghargaan dari manusia sama saja dengan menggantungkan suasana hati di tangan/ pada kehendak orang lain. Keadaan semacam ini membuat kita rapuh dan mudah tersakiti sehingga bisa saja melakukan pelarian untuk membaca berbagai-bagai cerita masum yang tersebar luas di internet.

  7. Jangan mencobai Allah – Terima kenyataan apa adanya.

    Keinginan kita tidak mampu mengatur dunia ini seutuhnya. Sebagai entitas yang sangat kecil, kehidupan kita bukanlah apa-apa. Jadi tidak ada yang membuat kita berhak menentukan segala sesuatu. Memang ada sebagian hal pribadi yang bisa kita atur sendiri (sesuai pilihan). Tetapi, saat terjun di dunia yang sesungguhnya, kenyataan jelas diatur oleh keputusan banyak orang yang terlibat.

    Sifat yang terlalu memaksakan kehendak membuat kita sulit menerima kenyataan apa adanya. Akibatnya seseorang sangat mudah mengalami hal-hal buruk hingga terjerumus dalam pornografi yang berkepanjangan sebagai pelarian.

    Mengatasinya secara langsung.

  8. Jangan gunakan internet sendiri secara diam-diam.

    Jarang sekali orang yang online di tempat umum (public space: stasiun, taman bermain, perpustakaan dan lainnya) sambil menyaksikan hal-hal yang syur. Cara ini paling ampuh untuk mencegah anak anda menonton konten dewasa. Biasanya ini digunakan oleh kebanyak orang tua yang memperbolehkan anak untuk browsing ke cloud secara terpimpin.

    Orang tua yang bijak mengizinkan anak (terutama yang di bawah umur) untuk menggunakan teknologi yang bisa online ini dimana Ayah dan/ atau Bunda ada disekitarnya (masih dalam jangkauan pandangan/ pengawasan). Mungkin saja anak lagi butuh bertanya ke mbah Google tentang tugasnya. Pastikan ortu tidak membiarkan anak membawa gadget/ laptop ke kamarnya. Melainkan jika hendak menggunakan itu, dilakukan di ruang keluarga. Misalnya di ruang tamu atau ruang makan.

    Ada baiknya juga orang tua di rumah meletakkan barang-barang yang dapat terhubung dengan dunia maya di tempat-tempat umum. Dengan demikian orang yang menggunakannya tidak akan merasa terlalu dibebaskan dan tingkat kewaspadaannya meningkat sehingga kecil kemungkinan melihat-lihat pornografi.

  9. Tulis firman atau kata-kata rohani di gadget anda.

    Untuk menjauhkan diri dari hal-hal porno maka lebih baik bagi kita untuk membuat semacam pertanda yang mudah dilihat dan diingat pada barang-barang elektronik tertentu. Misalnya menuliskan semacam pengingat di layar gadget/ laptop/ PC yang dimiliki. Sehingga setiap kali anda membuka alat elektronik dimaksud maka pengingat itu akan muncul sebagai peringatan agar tidak terlalu bebas menikmati internet.

    Kami sendiri menggunakan wallpaper yang diedit untuk mengingatkan kami tentang iman yang dimiliki. Andapun dapat memanfaatkan pengingat atau catatan terjadwal di smartphone/ gadget/ tablet yang dimiliki. Sehingga tepat saat layar utama aktif, tulisan itu menjadi ingat-ingatan kepada kita agar tidak mudah terjerumus ke dalam kesesatan berpikir.

  10. Tempelkan di dinding foto yang identik dengan Tuhan dan Foto Ayah-Ibu.

    Ini adalah tanda-tanda yang kita miliki di rumah dan kamar masing-masing. Perlu memasang beberapa simbol atau tanda yang mencirikan karakter Tuhan. Pasanglah tanda ini tepat di depan dinding di mana anda biasa membuka laptop/ komputer.

    Menempelkan foto orang tua di kamar kos juga manfaatnya banyak. Ketika mereka jauh dari kita maka foto itu bisa menjadi ingat-ingatan bagi kita agar selalu bersikap sesuai dengan nasihat orang tua. Lagipula ketika mengingat semua pengorbanan dan perjuangan mereka sampai kita besar seperti saat ini bahkan mampu melanjutkan pendidikan, pastilah rasa segan itu muncul. Suatu perasaan yang tidak ingin menyia-nyiakan pengorbanan mereka dengan menjauhi perempuan/ laki-laki jalang juga pornografi.

  11. Browsing di Internet sambil bernyanyi lagu-lagu rohani.

    Inilah aktivitas yang sering kami lakukan hari lepas hari. Bernyanyi lagu rohani sambil browsing adalah aktivitas multitasking yang membantu meningkatkan kecerdasan. Tidak hanya sebatas itu saja, kebiasaan ini juga membuat kami lebih sabar saat online di depan smartphone/ tablet/ laptop. Juga manfaat yang tidak kalah pentingnya adalah menjauhkan hati untuk berbuat atau menyaksikan hal-hal yang menyimpang seperti kemesuman dan tontonan yang mengundang syahwat.

  12. Relakanlah/ abaikan kb data kartu anda yang berlebihan di akhir bulan.

    Biasanya diakhir bulan (paket mendekati waktu akhir/ kadaluarsa) ada-ada saja beberapa megabyte kb data yang tersisa dari layanan yang digunakan. Tidak perlu terlalu kasihan kepada paket yang tersisia tersebut. Sebab terlalu pelit untuk membiarkannya hangus beresiko membuat kita memanfaatkannya untuk menyaksikan/ menonton/ mendownload sampah di internet, salah satunya konten dewasa.

    Jika memang paket anda terlalu banyak yang tersisa maka silahkan kunjungi Youtube.com untuk menonton hal-hal baik disana. Termasuk tentang sesuatu yang rohani atau tentang minat/ bakat yang dimiliki. Bisa juga dengan mendownload beberapa film terbaik. Tentunya cari tahu dulu apa film itu atau kami sendiri lebih suka membandingkannya berdasarkan rating di IMDB.com. Tentu saja hanya film yang ratingnya bagus (lebih dari 5) dan votersnya banyak (90 ribu ke atas) yang akan di download. Sekalipun syaratnya diperketat, dari antara semuanya itu masih ada juga kok beberapa film yang agar menunjukkan adegan yang sedikit hot.

  13. Hindari bermain-main dengan api dan manfaatkan kekecewaan, kecewakan dirimu.

    Adalah lebih baik menghindar daripada mengobati. Sebaiknya jauhkan diri dari aktivitas yang anda ketahui syarat dengan hal-hal porno. Tidak perlu mengunjungi tempat-tempat gelap dalam pesta tengah malam yang bebas dan mabuk-mabukan (cafe).

    Melihat pornografi untuk menjadi terbiasa adalah baik saat umur kita sudah delapanbelas tahun ke atas. Tetapi karena fokus Tuhan gagal, mungkin ada orang yang lupa diri sehingga terjerumus untuk menyaksikannya dalam waktu yang lama lalu ketagihan.

    Dalam posisi inilah anda butuh menyakiti diri sendiri dengan menegaskan rasa kecewa. Saat anda melihat hal-hal yang begitu mempesona dan menggoda, saksikan selama 3-5 detik saja lalu segera hentikan itu. Nafsu/ birahi anda yang sempat naik pastilah “rasanya nyesak, maunya diteruskan lagi.” Tetapi anda tegas dan segera mengakhir keadaan tersebut sehingga muncullah rasa kecewa. Sadarilah bahwa rasa kecewa inilah yang membuat anda terbiasa dengan gambar/ video/ cerita mesum.

  14. Sibukkan diri dengan aktivitas positif.

    Fokus Berpikir Manusia Agar Hidup Lebih BerkualitasAda tiga aktivitas positif yang dapat mendatangkan kebahagiaan, yaitu fokus Tuhan (sudah di jelaskan di atas), menyibukkan diri dengan belajar dan menyelesaikan pekerjaan yang mendatangkan kebaikan. Perhatikan untuk selalu sabar, displin, kerja keras dan tekun menyelesaikan semuanya ini agar waktu tidak terbuang sia-sia.

    Ada pepatah mengatakan “waktu adalah uang” tapi kami menegaskan bahwa “waktu yang diisi dengan aktivitas positif lebih berharga dari uang.” Ia dapat menjauhkan pikiran dari kekosongan sehingga terbebas dari hawa nafsu sesat-lebay, kebinatangan dan kejahatan lainnya.

  15. Isilah waktu bersama keluarga, sahabat, saudara dan lainnya.

    Ada banyak hal yang dapat anda lakukan bersama orang lain. Jarang sekali bahkan tidak ada orang yang berani menyaksikan hal-hal parno saat bersama orang lain, kecuali untuk belajar (bagi pasangan yang baru menikah). Jadi manfaatkan orang-orang disekitar anda sebagai pengawas sehingga membuat kita segan untuk melakukan hal yang menyimpang. Kita dapat melakukannya dengan cara.

    • Bermain dengan anak/ saudara di ruang keluarga.
    • Membersihkan rumah bersama.
    • Bercengkrama (sekedar ingin tahu) tentang sesuatu dan lain hal antara orang tua dan anak.
    • Keluar bareng untuk menikmati beberapa jajanan atau kuliner seadanya di pasar.
    • Jalan-jalan/ hangout bareng keluarga, saudara, sahabat dan teman lainnya ke tempat wisata tertentu.
    • Dan lain sebagainya.

Aksi mesum yang hot di dunia maya sama sekali tidak nyata. Itu hanyalah akting yang jauh sekali dari kenyataan yang sesungguhnya. Terlalu banyak mainframe yang diedit oleh operator/ teknisinya. Jadi kebiasaan yang rutin menonton film porno jelas menipu diri sendiri. Kalau hanya sekedar melihat teknik baru, lebih baik buat gaya sendiri sesuai dengan yang terlintas di pikiran anda dan/ atau pasangan anda.

Pornografi bukanlah suatu kesalahan melainkan sebuah kenyataan tentang kehidupan manusia, sebab begitulah kita saat sedang telanjang: mengapa harus membencinya? Ada baiknya, kita belajar mengendalikan diri sampai terbiasa dengan hal-hal tersebut. Sadarilah bahwa otak yang ketagihan pornografi cenderung terikat oleh pikiran kotor yang selalu mesum dimana-mana. Akibatnya tingkat kecerdasan akan mengalami stagnasi bahkan semakin bodoh pula, seiring dengan perilaku menyimpang yang kerap terjadi. Oleh karena itu, anggaplah bahwa telanjang itu biasa (wajar – pada tempatnya) tetapi menggunakan pakaian adalah wujud kesopanan yang rapi dan indah dilihat.

Salam bebaskan diri dari kekolotan berpikir!

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s