Gejolak Sosial

10 Arti Firman “Hari Tuhan Sudah Dekat” – Kerajaan Sorga Sudah Dekat Bagi Setiap Orang Percaya

Arti Firman Hari Tuhan Sudah Dekat - Kerajaan Sorga Sudah Dekat Bagi Setiap Orang Percaya

Kristen Sejati – Ada banyak hal dalam Kitab Suci yang tidak kita mengerti, apa maksudnya hal itu disampaikan kepada kita? Dan bagaimana meresponinya dalam kehidupan sehari-hari? Itulah firman Tuhan yang hanya dimengerti oleh orang-orang yang memiliki Roh Allah. Dialah (Roh Kudus) yang senantiasa membisikkan kepada kita kehendak Allah dalam kehidupan ini senyatanya. Jadi, jangan pernah berpikir bahwa Tuhan tidak lagi berkomunikasi kepada kita melainkan Ia selalu melakukannya asalkan kita memfokuskan pikiran pada hal-hal positif saja. Berikut firman yang berkata.

Yohanes 14:26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Tanpa penyertaan-Nya, maksud firman tidak akan disampaikan secara penuh melainkan cenderung diselewengkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka akan memakainya untuk mencapai keinginan hatinya yang sesat dan/ atau berlebihan. Situasi semacam ini harap kita jauhi bersama sebab menyelewengkan firman demi kepentingan pribadi sama saja dengan mencela Allah. Oleh karena itu, ada baiknya kita selalu berpatokan dalam dua dasar Hukum Taurat dan kitab para nabi. Jika ada pernyataan yang menyimpang dari kedua dasar ini maka sudah sepatutnya hal tersebut diabaikan. Seperti yang disebutkan oleh Tuhan Yesus selama mengajar di dunia ini.

(Matius 22:37-40) Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”

Firman tentang “Hari Tuhan sudah dekat” termuat banyak sekali di dalam Alkitab. Ini bukan sekedar firman biasa yang terkesan “iming-iming” seperti yang dikatakan seorang entah berantah. Seolah-olah ada oknum kenamaan yang kebetulan mengucapkan janji dan tidak pernah menepatinya. Andai yang berjanji itu adalah manusia (sepopuler apapun dia), mungkin kami juga akan berpikiran sama. Tetapi yang menjanjikannya adalah Tuhan sendiri, sehingga kami percaya sampai sekarang.

Tidak ada keraguan disini, sebab Abraham sendiri telah membuktikan hal tersebut. Sekalipun Ia tidak melihat apa-apa selama ia masih masih hidup tetapi tetap percaya kepada Tuhan. Bukan dalam zamannya janji tentang menjadi bangsa yang besar di tepati tetapi di zaman Musa, yaitu kepada keturunannya yang ke enam dan/ atau yang ke tujuh. Sedangkan janji tentang menjadi berkat bagi segala bangsa di genapi di zaman Yesus Kristus, yaitu keturunannya yang ke empat puluh dua. Jika bapa orang percaya saja baru menerima janji-janji yang diucapkan Tuhan pada zaman generasi berikutnya/ keturunannya yang kemudian maka bukan mustahil kita juga akan mengalami hal yang sama.

Maksud firman “Hari Tuhan sudah dekat

Jika anda bisa memaknai firman yang berkata, “Hari Tuhan sudah dekat” maka hati akan tergugah hingga menjadi berapi-api karenanya. Coba ulang-ulangi kata-kata tersebut di dalam hati anda niscaya anda akan merasakan betapa dekatnya Tuhan itu. Sebutkan itu dalam setiap pergumulan hidup yang dihadapi niscaya anda dikuatkan untuk menghadapi ujian kehidupan yang datang bertubi-tubi. Jikalau anda mampu merasakan betapa kuatnya firman ini niscaya anda akan berkata “Haleluya, terpujilah Allah di segala waktu.”

Berikut ini beberapa makna yang kami pahami baik secara alkitabiah maupun menurut penalaran kami sendiri.

Pemahaman yang Alkitabiah.

  1. Hari pembalasan bagi setiap orang berdosa di bumi.

    Setiap orang yang berdosa jangan berpikir tidak menerima akibatnya di selama hidup di bumi ini. Hari-hari akhir bagi mereka yang tidak kunjung bertobat telah ditetapkan Tuhan sejak dari awal. Akan datang harinya dimana bencana yang akan mendatangkan kesialan dan maut menghampiri mereka.

    (Yesaya 13:6) Merataplah, sebab hari TUHAN sudah dekat, datangnya sebagai pemusnahan dari Yang Mahakuasa.

    Lagi katanya,

    (Yoel 2:1) Tiuplah sangkakala di Sion dan berteriaklah di gunung-Ku yang kudus! Biarlah gemetar seluruh penduduk negeri, sebab hari TUHAN datang, sebab hari itu sudah dekat;

    Ini adalah peringatan yang diberikan Tuhan bagi orang-orang yang terus-menerus melumpur dengan dosa-dosanya. Artinya, mereka adalah orang yang sudah tahu itu dosa tetapi masih saja diulang-ulang untuk memuaskan hawa nafsunya yang sesat dan berlebihan. Oleh karena itu Tuhan memberi peringatan bahwa hari kemalangan dimana pendosa akan dihukum: waktunya sudah dekat, sudah di depan mata!

    Jika anda adalah orang benar, jangan jadikan ini sebagai penyemangat untuk merendahkan musuhmu (orang yang bersalah kepada anda). Dengan berlaku demikian anda mendoakan mereka agar dihukum Tuhan. Padahal Tuhan sendiri tidak pernah berkehendak untuk mengkafirkan anak-anak-Nya. Melainkan sebisa mungkin Ia akan menyelamatkan domba-domba yang hilang. Oleh karena itu, jangan doakan agar musuh anda beroleh celaka karena hari Tuhan sudah dekat. Tetapi doakanlah agar mereka bertobat.

  2. Peringatan untuk bertobat.

    Maksud dari perkataan firman yang menegaskan bahwa Kerajaan Sorga sudah dekat adalah agar orang-orang yang berdosa segera bertobat. Ini adalah hasrat tertinggi Tuhan sendiri, Ia tidak mau orang-orang berdosa semakin menjadi-jadi dosanya melainkan hendak menyelamatkannya. Lain halnya dengan orang-orang farisi dan ahli taurat yang mengehendaki kematian setiap pendosa (Bandingkan dengan peristiwa saat seorang perempuan yang berbuat zinah mau dirajam batu tetapi Yesus menyelamatkannya). Pesan ini tertulis jelas dalam perkataan Tuhan Yesus yang berbunyi,

    (Matius 15:24) Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.”

    Jadi, jangan pernah membenci orang berdosa melainkan sebisa mungkin tunjukkanlah kepada mereka jalan kepada kebenaran sejati. Atau setidak-tidaknya doakanlah mereka dalam setiap persekutuan yang intim dengan Tuhan.

    Kita sebagai orang kristen juga bisa memanggil orang lain untuk bertobat tetapi tidak harus dengan kata-kata. Sebab jaman sekarang menyebarkan firman lewat kata-kata tidak lebih baik daripada melakukannya lewat sikap hati yang memberi manfaat kepada sesama. Artinya kasih yang kita berikan dengan tekun kepada orang lain bisa saja membuatnya bertobat suatu saat nanti. Sebab kita adalah surat-surat kristus dimana orang lain membaca Alkitab lewat sikap kita (perkataan dan perbuatan) sehari-hari. Seperti ada tertulis.

    (II Korintus 3:3) Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.

    Lagi katanya,

    Matius 3:2 “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!”

    Lagi katanya,

    Markus 1:15 kata-Nya: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!”

  3. Merujuk kepada pemulihan – kesembuhan.

    Jika hari Tuhan bisa mendatangi orang-orang berdosa sehingga mereka beroleh sial dan maut. Demikian sebaliknya, saat hari Tuhan mendatangi setiap orang yang percaya dan setia mengikuti firman-Nya di bumi ini. Niscaya bagi orang benar, berkat-berkat akan dilimpahkan dan seluruh beban hidupnya akan dilepaskan. Seperti ada tertulis,

    (Lukas 10:9) dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu.

    Jadi, jika saat ini hidup anda berada dalam tekanan dan pergumulan hidup datang silih berganti, sadarilah bahwa hari Tuhan sudah dekat. Dibalik semua penderitaan yang anda rasakan ada waktu dimana semuanya akan dipulihkan seturut apa yang tertulis di dalam firman Tuhan (bukan seturut kehendak kita).

    Seperti yang kami alami sendiri, masalah yang datang silih berganti awalnya membuat hati sengat terluka dan hidup penuh kebencian. Tetapi Tuhan telah memulihkan segala luka hati (sakit hati) dan menghilangkan kebencian dari dalam diri ini. Berkat pemulihan tersebut tidak kami peroleh dari manusia tetapi Tuhan memberikannya secara gratis kepada diri ini. Artinya, berusahalah pertama-tama untuk meraih  berkat pemulihan mental/ psikhis dibandingkan berkat-berkat jasmani yang membuat indra terpesona (materi). Berkat-berkat mental-emosional diperoleh dari latihan menjalani cobaan bersama Tuhan sedangkan berkat-berkat fisik bisa kita usahakan bersama orang lain.

  4. Sumber semangat berjalan dan bergiat dalam kebenaran.

    Apakah saat ini anda sedang tidak bersemangat untuk berbuat baik? Bahkan mungkin sedang tidak semangat-semangatnya untuk datang beribadah ke gereja. Perkatakanlah firman ini di dalam hati secara berulang-ulang niscaya api semangat anda akan berkobar-kobar untuk mengasihi Tuhan lebih lagi dan mengasihi sesama seperti diri sendiri. Ulang-ulanglah kata-kata, “Hari Tuhan sudah dekat!” di dalam hati sendiri maka kita akan semakin intim dan dekat dengan Tuhan.

    Jadi, selain mendongkrak semangat melakukan dan memperjuangkan kebenaran, perkataan ini sangat ampuh mendorong kehidupan untuk lebih positif hari demi hari. Seperti ada tertulis,

    (Filipi 4:5) Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!

  5. Peringatan untuk berjaga-jaga.

    (Markus 13:35-37) Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta, supaya kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapatinya sedang tidur. Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang: berjaga-jagalah!”

    Kita harus senantiasa terjaga agar Iblis tidak mengambil kesempatan untuk merasuk lalu mempengaruhi diri ini. Jangan menyangka bahwa Iblis itu jauh dari dalam dirimu melainkan “ialah dagingmu.” Karena itulah rasul Paulus telah memperingatkan kita betapa buruknya perbuatan daging. Perbuatan semacam ini tepatnya berada dalam alam bawah sadar sendiri dan juga berasal dari informasi negatif yang dicitrakan indra. Oleh karena itu, untuk menjauhkan berbagai-bagai hal buruk tersebut dari dalam hati, perkataan dan perbuatan sehari-hari, yang harus dilakukan adalah fokus Tuhan di segala waktu.

    Aktivitas berfokus kepada Tuhan dalam doa, firman dan nyanyian pujian adalah cara paling ampuh untuk menangkal hawa nafsu sesat-lebay, kebinatangan dan kejahatan lainnya. Jangan biarkan pikiranmu tertidur lalu menjadi kosong sedetikpun sebab dengan jalan demikianlah berbagai hal negatif akan merasuk di dalam hati ini. Seperti ada tertulis,

    (I Tesalonika 5:6) Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.

  6. Merujuk kepada kiamat – kedatangan Tuhan Yesus yang ke dua.

    Akhir zaman adalah pertanda yang menunjukkan bahwa dunia ini akan segera berakhir. Tidak ada lagi damai melainkan bangsa dengan bangsa akan berperang dan rupa langit akan menjadi aneh (selengkapnya anda dapat membacanya di dalam kitab Matius, Markus dan Lukas juga dalam berbagai-bagai nubuatan lainnya di dalam Alkitab).

    Ketika semua tanda yang aneh dan menggemparkan ini menghampiri kehidupan kita, ketahuilah bahwa Tuhan Yesus akan segera turun ke bumi untuk menghakimi umat manusia. Jadi berjaga-jagalah karena anda telah lebih dahulu mengetahui hal tersebut.

    (I Petrus 4:7) Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.

    Lagi katanya,

    Markus 13:29 Demikian juga, jika kamu lihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu.

    Lagi katanya,

    Lukas 21:31 Demikian juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa Kerajaan Allah sudah dekat.

    Pengertian firman tersebut berdasarkan pemahaman kami sendiri.

  7. Selalu merasa Tuhan dekat.

    Hari Tuhan sudah dekat! Saat kita meyakini dan memperkatakan firman ini secara berulang-ulang, bukankah dengan demikian Tuhan ada dekat dengan kita? Saat kita merasa Tuhan ada di dekat kita maka pastilah sikap kitapun akan sangat jauh berbeda dari orang-orang duniawi yang hanya menghabiskan waktunya untuk meraih juga menimbun (serakah) berbagai-bagai kenikmatan dan kemuliaan yang berlebihan di dalam kehidupannya.

  8. Setiap kebahagiaan sorgawi yang anda terima itulah hari Tuhan.

    Tahukah anda berkat terbesar yang lebih tinggi dari nilai materi? Yaitu saat kita mampu menikmati hidup apa adanya dalam sukacita yang penuh sampai menutup mata. Kebahagiaan sorgawi ini tidak putus-putusnya dari waktu ke waktu yang membuat hati selalu berbunga-bunga di segala waktu.

    Bukankah orang-orang sorgawi aktivitasnya adalah memuji-muji Tuhan di segala waktu? Jadi, kita meyakini bahwa hari Tuhan sudah dekat bahkan saat ini Ia ada disisi kita untuk mendengarkan setiap senandung pujian yang kita lantunkan, baik di dalam hati, lewat bibir, menggunakan alat musik dan juga sambil menari.

  9. Agar selalu siap sedia.

    Saat kita, terus memperkatakan di dalam hati, “Hari Tuhan sudah dekat!” Ini merupakan salah satu cara untuk membuat kita berada dalam posisi siap, sedang tidak bermalas-malasan dalam memperjuangkan kebenaran. Melainkan mengusahakannya sedaya upaya sendiri alias semampunya.

    Apa yang dilakukan oleh seseorang yang selalu siap sedia menyambut kedatangan Tuhan? Ia melakukan usaha maksimal untuk memperjuangkan kebenaran, yaitu kasih kepada Tuhan dan kasih kepada sesama.

    Tahukah anda bahwa saat orang lain berbuat baik kepadamu, itu adalah Tuhan sendiri, sebab di dalam hati setiap manusia ada Roh Allah. Jadi, tidak perlu ribet menunggu Tuhan melainkan lakukanlah kebaikan kepada sesama maka dengan demikian ia beroleh hari Tuhan dalam hidupnya. Dibalik semuanya itu, tulus dan rendah hatilah dalam berbagi kasih, seperti ada tertulis,

    (Matius 6:3) Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.

  10. Semangat saat menghadapi masalah.

    Misalnya saja, anda sedang menghadapi situasi yang sangat menjengkelkan. Ingin rasanya marah-marah kepada orang lain.

    Silahkan perkatakan di dalam diri anda bahwa “Hari Tuhan sudah dekat” niscaya emosi yang awalnya meluap-luap langsung down dan mendingin. Demikian juga saat menghadapi pergumulan lainnya, ulang-ulangilah dalam hati kalimat ini. Alhasil semua pergumulan hidup akan mampu ditanggung dengan penuh kesabaran dan ketenangan.

    Kami sendiri baru menyadari manfaat dahsyat dari firman tersebut karena dalam beberapa khotbah hamba Tuhan menyinggung tentang firman tersebut akhir-akhir ini.

Selalu perkatakan di dalam hati, “Hari Tuhan sudah dekat.” Saat anda sedang bersedih,  mungkin karena banyak masalah dan pergumulan hidup, yakinkah dirimu bahwa Tuhan sudah dekat, sambutlah Dia dengan sukacita – alhasil kesedihan anda akan segera berlalu. Saat anda sudah mulai kurang semangat dalam menjalani hidup ini, ada  rasa jenuh menawan hati. Sebutkan secara berulang-ulang firman “Kerajaan Sorga sudah dekat” sambil bernyanyi-nyanyilah memuliakan Tuhan di dalam hati, alhasil semangat itu akan kembali. Jangan tunggu Tuhan untuk berbuat baik kepada sesama melainkan kitalah kristus-kristus kecil yang diutus ke tengah-tengah dunia ini untuk menebarkan kasih Allah dimapun berada.

Salam santun!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.