Ekonomi

7 Alasan Garam Mahal Dan Langka – Krisis Natrium Kerja Sama Pemerintah CS Pengusaha


Alasan Garam Mahal Dan Langka, Kerja Sama Pemerintah CS Pengusaha

Garam adalah (1) senyawa kristalin NaCl yang merupakan klorida dan sodium, dapat larut dalam air, dan asin rasanya; (2) hasil reaksi asam dengan basa, yaitu satu atau lebih atom hidrogen pada asam diganti oleh satu atau lebih kation suatu basa; (3) pupuk (obat dan sebagainya) yang rupanya seperti garam (KBBI Luar Jaringan). Merupakan senyawa abadi yang selalu ada dan terus ada di bumi ini. Bisa dikatakan bahwa ini adalah mineral yang sangat dibutuhkan oleh setiap makhluk hidup yang tinggal di muka bumi, baik hewan, tumbuhan bahkan manusia.

Natrium pada umumnya

Garam adalah komoditas terpenting di muka bumi, mengapa tidak? Mineral ini dimanfaatkan dalam segala lini kehidupan manusia, baik dari segi kesehatan, kebersihan, kecantikan, makanan dan minuman dan lain sebagainya. Tidak hanya digunakan dalam proses biologis melainkan dimanfaatkan juga untuk pemantapan proses sintetis (kimiawi) dalam berbagai industri (misal perusahaan sabun, sampo dan lainnya), baik dalam skala besar maupun dalam skala kecil.

Sebagai obat paling mujarab

Bisa dikatakan bahwa niatan untuk menjadi penguasa/ pejabat/ pengusaha atas suatu daerah bisa diwujudkan dengan memanfaatkan senyawa yang satu ini. Bisa dikatakan bahwa kunci utama untuk menjadi seorang kapitalis kaya raya adalah dengan “menyembunyikan garam dari masyarakat lalu menjualnya dengan nama dan bentuk yang paling keren”. Misalnya saja, pemanfaatan senyawa ini menjadi berbagai-bagai jenis obat-obatan yang di jual bebas di pasaran. Harap dipahami bahwa tidak ada satupun penyakit yang tidak bisa disembuhkan oleh sodium klorida sehingga pantaslah disebut sebagai raja segala obat.

Penemuan natrium sebagai obat tidaklah terjadi pada zaman ini melainkan telah lebih dahulu diketahui oleh bangsa Israel. Seperti termuat jelas dalam Alkitab, baik perjanjian baru maupun  perjanjian lama. Jadi, tidak ada seorangpun yang menemukan garam melainkan hanya menegaskan perannya yang sangat vital dalam kehidupan. Peran utamanya dalam kesehatan adalah sebagai detoksifikasi yang akan menetralisir berbagai-bagai senyawa racun yang terlanjur termuat di dalam badan anda. Selain itu, dikenal juga sebagai senyawa yang melisiskan berbagai bakteri dan jamur termasuk mengeliminasi virus (yang kerap menimbulkan tumor dan kanker).

Penikmat makanan dan minuman

Dalam industri pengolahan makanan dan minuman, bisa dikatakan bahwa senyawa yang satu ini sangat penting bahkan bisa dibilang sebagai kunci kelezatan dan kenikmatan panganan yang disajikan. Kenikmatan yang diberikannya memiliki sensasi yang sangat khas, serasa manis-manis madu. Memang di luar sana masih sangat banyak perisa sintetis yang berasal dari berbagai jenis dan bentuk. Tetapi rasa yang diberikan oleh natrium klorida sangat khas dan nyaman di lidah. Jika perisa kimiawi tidak baik dikonsumsi banyak-banyak maka perasa alamiah ini dapat anda manfaatkan seberapapun jumlahnya asalkan dikonsumsi isotonik.

Kami sendiri suka mencampurkan perisa natrium ini ke dalam berbagai-bagai panganan yang dikonsumsi. Misalnya saat minum air putih, susu, sirup, teh dan lainnya selalu disertai dengan penambahan sodium. Contoh lainnya saat membuat nasi manis nikmat, nasi goreng, sambel, gulai, rebus dan lain sebagainya selalu ditambahkan dengan senyawa ini. Sungguh menurut kami, makanan yang pada awalnya terasa hambar akan lebih nikmat di langit-langit dan menyegarkan hingga ke ulu hati. Lihat juga, Cara menambah rasa pada makanan.

Manusia bisa hidup hanya dengan mengkonsumsi natrium

Seperti yang kami katakan sebelumnya bahwa, “semua materi adalah garam dan semua garam adalah materi.” Semua makanan dan minuman yang anda konsumsi dari hari ke hari asalnya dari natrium. Hanya saja telah termuat didalamnya energi yang diolah dan diubah bentuknya dari matahari. Jadi tanaman hijau akan mengubah bentuk sodium klorida, air, udara dan sinar matahari menjadi buah, daun, batang, ranting dan akar tanaman. Kemudian bagian-bagian inilah yang akan dijadikan sumber karbohidrat, protein, kolesterol dan zat gizi lainnya oleh hewan dan manusia.

Pernah ada orang yang hidup di lautan selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan setelah kapalnya karam. Semua ini bisa terjadi karena ia mengkonsumsi air laut yang adalah sumber sodium, sedikit demi sedikit. Sebenarnya, buah, roti, sayur, ikan dan panganan lainnya bisa dibentuk dari garam. Bahkan bisa dikatakan bahwa semuanya itu hanya soal waktu saja sampai menjadi besar yang prosesnya dibantu oleh klorofil. Sedang kita sendiri tahu bahwa manusia dan tumbuhan sama-sama makhluk hidup yang diciptakan dalam pabrik yang sama, yaitu bumi ini. Jadi, hanya dengan mengkonsumsi garam + air + mondok di bawah sinar matahari saja: itu sudah menyehatkan bahkan membuat berenergi juga.

Faktor penyebab mengapa garam menjadi mahal dan langka

Kelangkaan garam adalah fenomena yang paling aneh sejagad raya. Seandainya Indonesia adalah salah satu negara yang berada ditengah-tengah benua tanpa pinggir pantai, mungkin saja ini terjadi. Tetapi krisis komoditas yang tersedia banyak di alam ini jelas merupakan suatu hal yang tidak wajar. Sebagai negara maritim seharusnya kita merasa malu saat ada dalam pemberitaan tentang krisis natrium, apalagi sampai di dengar oleh negara lain. Mungkin saja dalam hatinya mereka ketawa-ketiwi karena menyadari bahwa negara tetangga, Indonesia penuh konspirasi.

Seperti kami katakan sebelumnya bahwa natrium adalah senyawa paling penting bahkan lebih penting daripada emas tua. Karena manfaatnya yang begitu penting inilah, makanya harganyapun mahal dan langka. Bahkan jikalau seandainya saja senyawa ini semahal emas saking langkanya, tetap saja masih dibeli oleh masyarakat luas saking pentingnya. Berikut beberapa alasan mengapa sodium menjadi langka dan mahal di seantero negeri Indonesia.

  1. Manfaat yang luar biasa membuat komoditas ini sangat penting.

    Seperti yang telah kami jelaskan di atas, keutamaan bahan mineral ini sangatlah mempengaruhi hidup-matinya seseorang. Bisa dikatakan bahwa terlalu lama tidak mengkonsumsi sodium akan berakibat pada gangguan kesehatan hingga menimbulkan berbagai macam penyakit di luar maupun di dalam tubuh. Andai ketersediaannya terbatas maka mungkin akan semahal emas tetapi karena keberadaannya melimpah-limpah maka masih lumayan murah.

  2. Pengetahuan masyarakat bertambah sehingga kebutuhan akan sodium (permintaan) sangat tinggi.

    Seiring dengan semakin tingginya wawasan masyarakat tentang manfaat natrium yang diperoleh dari berbagai sumber termasuk di internet dan media sosial. Maka masyarakat akan menyadari betapa pentingnya komoditas ini sehingga permintan terus meningkat dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, kita patut berterimakasih kepada para pengembang internet dan media sosial yang telah memberikan pencerahan yang memadai bagi seluruh masyarakat Indonesia.

  3. Usaha menyembunyikan natrium dari publik.

    Kembali lagi kita kepada konspirasi, bagi mereka yang belum mengenal betul tentang manfaat mineral ajaib ini, saat menyadari kelangkaan dan kenaikan harga maka konsumsi dibatasi. Akibatnya, orang yang mengurangi konsumsi garam jelas akan mengalami juga masalah kesehatan sehingga timbullah berbagai-bagai macam penyakit. Solusinya mereka akan mencari obat alternatif atau pergi berobat ke instalasi kesehatan. Bukankah semuanya ini, yang diuntungkan adalah kapitalis?

  4. Pengolahannya yang masih tradisional membuat produksi lambat.

    Sistem pengolahan yang hanya mengandalkan sinar matahari jelaslah bahwa produksinya sangat ditentukan oleh cuaca. Saat matahari bersinar terus maka produksinya stabil. Akan tetapi ketika cuaca kadang mendung bahkan hujanpun turun niscaya produksinya menurun. Penurunan ini jelas-jelas membuat keberadaan stok di pasaran turut berkurang. Jika keadaan ini terus berlanjut maka dapat dipastikan bahwa asupan natrium di daerah-daerah menjadi langka.

  5. Pengolahan yang lebih modern produksi cepat tapi harga mahal.

    Ada pula sistem pengolahan sodium yang mengandalkan mesin bertenaga diesel atau solar. Jelaslah bahwa mesin semacam ini akan menghasilkan emas putih kristal dalam jumlah banyak bahkan melimpah-limpah (tergantung lama waktu operasional). Sayang, keadaan tersebut juga jelas-jelas membuat biaya produksi meningkat akibat perawatan mesin dan bahan bakar yang digunakan sehingga membuat harganya mahal selangit seperti sekarang ini.

  6. Merupakan hasil import.

    Mengapa di negara-negara maju natrium lebih murah? Sebab sistem sanitasi dan pengairan di kota-kotanya terhubung satu sama lain dalam sistem yang berputar. Sistem sanitasi modern semacam ini dilakukan di ruang bawah tanah tempat dimana semua limbah masyarakat dan industri diolah. Artinya, mereka tidak serta merta membuang limbah rumah tangga dan pabrik langsung ke lautan melainkan mengolahnya terlebih dahulu dalam mesin/ sistem/ teknik khusus sehingga air menjadi bersih karena telah dipisahkan dari berbagai-bagai zat pengotor termasuk garam. Jadi, sistem sanitasi yang terhubung dan berputar semacam ini membuat produksi NaCl dihasilkan bersamaan dengan zat kimiawi lainnya termasuk didalamnya air bersih.

  7. Kebijakan pemerintah cs pengusaha.

    Siapa lagi sih yang mengontrol harga mineral ajaib ini selain pemerintah dan pengusaha? Bahkan bisa dikatakan bahwa oknum kapitalis mungkin saja menyembunyikan berton-ton NaCl di dalam gudangnya sehingga harga di masyarakat melambung tinggi. Toh mereka punya uang banyak sehingga berton-tonpun natrium klorida bisa dibeli dan disembunyikannya dari masyarakat. Inilah yang kami maksudkan tentang betapa bahayanya kapitalisme dalam suatu negara. Karena memiliki uang banyak maka mereka akan sangat mampu mengontrol harga komoditas dipasaran.

    Sedang peran pemerintah juga dalam hal ini, seperti membiarkannya terjadi begitu saja. Seharusnya mereka mampu melakukan pengawasan terhadap pihak-pihak/ pedagang/ pengusaha tertentu yang melakukan usaha menyembunyikan komoditas ini dipasaran. Tapi ya… Bagaimanalah…. Kita hanya bisa mengatakannya… Toh dosanya dipertanggung jawabkan diakhirat… Bukankah semua orang Indonesia percaya kepada Tuhan?

Masalah kelangkaan garam di daerah dan harganya yang melambung tinggi di pasaran merupakan suatu momok yang sederhana. Jika saja pemerintah mau bekerja dengan mengedepankan niatan yang tinggi untuk peduli dengan kebutuhan masyarakat luas niscaya keadaan ini tidak akan terjadi. Tapi mau bagaimana lagi pemerintah adalah kapitalis dan kapitalis adalah pemerintah yang sukanya cuma cari untung saja dari setiap konspirasi yang sedang berlangsung di seluruh negeri kita. Itulah bahayanya sistem pemerintahan kapitalisme, mereka selalu bisa, selalu banyak cara, selalu pintar untuk memanfaatkan rakyat luas menjadi sumber-sumber kekayaan pribadi. Padahal sebagai orang yang percaya Tuhan maka kita semua sudah tahu bahwa harta tidak di bawa ke akhirat bahkan sehelai benangpun tidak tetapi yang akan dibawa adalah amalan perbuatan yang baik.

Salam mental tangguh tapi santun!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s