Kecerdasan Manusia

7 Cara Potensi Membuat Jauh Dari Kebenaran – Kelebihan Beresiko Membuat Kita Meninggalkan & Melupakan Tuhan


Cara Potensi Membuat Kita Jauh Dari Tuhan – Kelebihan Beresiko Membuat Kita Meninggalkan & Melupakan Tuhan

Pengertian potensi

Potensi adalah kemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan; kekuatan; kesanggupan; daya (KBBI Luring). Menurut kami ini adalah kelebihan yang dimiliki seseorang yang dapat dikembangkan untuk kemuliaan nama Tuhan dan bermanfaat bagi sesama manusia. Setiap orang di bumi ini memiliki bakat masing-masing. Bahkan petani sekalipun bakatnya adalah bertani; atau sanggupkah seorang pejabat melakukan apa yang mereka perbuat untuk mengolah tanah? Tentu saja tidak ada yang bisa melakukannya terkecuali petani itu sendiri. Jadi cintailah potensimu dan cintailah pekerjaanmu sebab dengan demikian kita bisa bermanfaat bagi Tuhan dan orang lain.

Semuanya berkembang

Apa yang ada pada kita senantiasa berkembang dari hari ke hari. Bukan hanya kita saja yang berkembang bahkan nilai uang yang kita investasikan di bank juga turut berkembang asalkan saldonya besar dan transaksi terus terjadi. Makhluk hidup di sekitar kita juga demikian, baik hewan akan mengalami kemajuan dalam hal bobot dan jumlah. Untuk tumbuhan akan mengalam pertumbuhan tinggi dan besar, menghasilkan bunga dan buah bahkan batangnya juga bisa digunakan untuk membuat rumah. Tidak ada stagnasi di bumi ini tetapi semuanya mengalami kemajuan.

Perkembangan selalu ada titik baliknya: itulah siklus kehidupan

Sehebat dan sejauh apapun perkembangan manusia tetap saja ia akan berakhir dalam kelemahan, kesakitan dan ketiadaan (kematian). Sebanyak apapun kelebihan anda di bumi ini tetap saja suatu saat nanti hidup ini akan berakhir dan tidak ada apa-apa yang di bawa ke penghakiman akhir selain amal perbuatan yang dilakukan hari demi hari. Bahkan sekalipun potensimu begitu banyak selama di dunia, Tuhan tidak akan menanyakan itu. Tapi yang ditanyakannya adalah seberapa besar manfaat yang sudah kita berikan kepada pihak lain lewat semua bakat yang dimiliki.

Hati-hati perkembangan materi beresiko merusak

Dibalik semuanya itu, tahukah anda bahwa perkembangan materi adalah ancaman terbesar dalam kehidupan ini? Saat seorang manusia semakin bertambah-tambah kaya saja maka kemampuan konsumsinya terhadap hal-hal duniawi semakin tinggi. Rumah-rumah dibuatnya besar dan tinggi sedang mesin-mesin berteknologi yang dimilikinya semakin meningkat tajam. Polusi yang dihasilkannya semakin tinggi dan kemampuannya merusak alam sekitar (konversi hutan dan pemanfaatan kayu yang lebay) juga semakin tinggi saja. Pada akhirnya, perkembangan materi hanya akan menyebabkan bencana alam dimana merugikan orang lain dan dirinya sendiri.

Mengembalikan kekayaan pada negara menggenapi siklus kehidupan

Manusia tumbuh, besar, memiliki anak tetapi suatu saat akan mati kembali jadi debu-tanah. Demikian juga harusnya dengan harta yang dimiliki, dicari, ditabung dari nol, menjadi besar dan ketika orangnya mati semuanya akan hilang. Kita bisa berkembang di segala bidang tetapi perkembangan materi itu ancaman terhadap kemanusiaan itu sendiri. Itulah mengapa kami mengusulkan agar setiap orang yang meninggal, segala harta yang dimilikinya akan dikembalikan kepada negara. Dengan begitu akan berlaku siklus kehidupan dimana semua yang dicari kembali jadi nol, anak-anak juga akan kembali berusaha dari nol. Ini juga salah satu cara untuk meminimalisir pemanfaatan potensi yang berlebihan oleh manusia, seperti korupsi.

Korupsi terjadi karena harta diturunkan padahal koruptor tidak bisa dihabiskannya uang haram itu

Mari sedikit melakukan refleksi. Lihat orang-orang yang berpotensi duduk di bangku pemerintahan. Tidak tertutup kemungkinan ada diantara mereka yang korupsi bahkan belakang ini sudah tertangkap sebagian besar. Padahal gaji yang mereka miliki besar-besa untuk dinikmati seumur hidup cukup bahkan berlebihan tetapi masih saja korupsi. Bukankah semuanya itu tidak habis mereka pakai? Melainkan di turunkan kepada anak-anaknya. Jadi MANUSIA SERAKAH AKAN UANG KARENA MEREKA MEWARISKAN HARTANYA KEPADA KETURUNANNYA. Padahal uang itu tidak habis mereka gunakan.

Hati-hati menggunakan potensi dalam jalur yang benar

Adalah baik bagi kita untuk memanfaatkan potensi yang dimiliki demi kepentingan bersama. Sebab kita sudah diperingatkan dari awal lewat kejadian di Taman Eden bahwa Buah Pengetahuan Tentang Yang Baik Dan Yang Benarlah yang membuat kita dibuang jauh dari hadapan Tuhan. Artinya kelebihan yang termasuk dalam pengetahuan yang kreatif bisa digunakan seseorang secara salah sehingga merugikan orang lain bahkan sampai mencela Tuhan (ateis). Oleh karena itu, pastikanlah selalu pemanfaatan potensi yang anda miliki berada dalam jalur kebenaran, yaitu bermanfaat bagi kemuliaan nama Tuhan dan juga bermanfaat bagi sesama manusia.

Cara bakat menjauhkan kita dari Tuhan bahkan merugikan orang lain dan merusak lingkungan sekitar

Apapun dalam hidup ini bagaikan pedang bermata dua. Semuanya tergantung di tangan anda, bisa menghasilkan manfaat positif dan bisa pula menghasilkan dampak buruk. Tanpa kemampuan pengendalian diri yang baik maka potensi yang dimiliki akan menjadi ancaman bagi kehidupan orang lain dan masyarakat sekitar bahkan merusak lingkungan sekitar juga.Oleh karena itu bijaklah menggunakan kelebihan yang anda miliki dan gunakakan itu untuk sesuatu yang tidak hanya bermanfaat di dunia ini tetapi bermanfaat juga untuk mengangkat kehidupan anda ke sorga saat menuju akhirat nanti.

Berikut selengkapnya cara pemanfaatan bakat yang mengarah kepada hal-hal yang jahat.

  1. Potensi membuatmu arogan.

    Seperti yang sudah kami sampaikan dalam bagian-bagian yang lain, bahwa arogansi adalah awal dari segala dosa manusia, itu tertulis jelas dalam Alkitab. Sekarang bagaimana agar kita tidak menjadi arogan dalam hidup ini? Satu saja intinya adalah setarakan kekuatanmu dengan orang lain. Apa itu kekuatan yang kita miliki? Itu adalah kekuasaan, pengetahuan dan pendapatan (harta benda). Jika anda mau hidup rendah hati maka dimungkinkan untuk menekan sifat ini akan tetapi bila dalam hati anda masih terbesit keinginan untuk lebih kaya, lebih berkuasa dan lebih cerdas dari orang lain maka pemanfaatannya akan mengarah negatif.

    Bila perlu sangkal dirimu setiap hari bahkan setiap waktu ketika muncul rasa yang ingin selalu unggul dan gelisah melihat orang lain lebih unggul dikit aja. Katakan kepada hatimu “biarkan dia menang ya Tuhan, kuatkan kami menjalani semuanya” atau bisa juga dengan berkata “itu sudah sepantasnya, dia memang lebih baik, kuatkan kami ya Tuhan.” Kebiasaan menginjak diri sendiri akan membuat hati lega penuh damai sehingga potensi kitapun mengalir sedikit demi sedikit tetapi tidak pernah habis.

  2. Saat tujuannya untuk mencari materi.

    Kita butuh materi seadanya saja, istilah kata cukup-cukup makan. Tetapi ketika kita melihat Bali lalu berpikir ingin ke sana, melihat Singapura lalu ingin kesana, melihat Korea Selatan lalu ingin ke sana, melihat Amerika lalu ingin kesana. Bahkan bila perlu sekalian aja keliling dunia: itulah yang namanya serakah. Jika sudah timbul niat semacam ini maka kitapun akan memanfaatkan potensi yang dimiliki di luar batas halal.

    Sebaiknya Pemerintah Daerah juga harus mulai berpikir bagaimana caranya mendatangkan Bali ke daerahnya masing-masing? Bagaimana caranya mendatangkan Ancol ke daerahnya masing-masing dan bagaimana caranya mendatangkan wisata lainnya agar nafsu untuk jalan-jalan keliling dunia tidak menawan hati. Lagipula jika ingin melihat keindahan seluruh dunia silahkan kunjungi internet maka andapun sudah keliling dunia: asalkan dinikmati dengan rasa syukur. Kita bisa mencari uang tetapi jangan gantungkan kehidupanmu kepada uang.

  3. Saat tujuannya untuk mencari kemuliaan duniawi.

    Kita mulai berpikir bahwa penghargaan dan penghormatan adalah sesuatu yang membahagiakan hati dan kebetulan ada potensi unik yang dimiliki. Lalu kitapun memacu diri sendiri untuk mengembangkan hal tersebut hingga menyentuh batas-batas kewajaran semata-mata demi pujian, hormat dan popularitas dari dunia ini. Keadaan ini jelas cenderung membuat bakat yang kita miliki menjadi awal bagi kemunduran pihak lainnya.

  4. Tujuannya untuk diri sendiri.

    Saat memiliki potensi, kita menyembunyikannya dan menggunakannya untuk diri sendiri. Kita enggan untuk membagikan pengetahuan tersebut kepada pihak lain karena terlalu takut,” jangan-jangan dia akan lebih baik dariku kelak!” Potensi yang semacam ini juga turut menggiring manusia kejurang yang paling dalam. Sama seperti air kalau tidak dibiarkan mengalir maka lama-lama akan menjadi sangat asin layaknya Laut Mati. Demikianlah kelebihan yang kita miliki akan berpengaruh buruk bagi diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar jika tidak disebarluaskan kepada sesama.

    Lalu pertanyaannya sekarang adalah bagaimana cara menyebarluaskan potensi yang kita miliki? Salah satunya dengan menulis, update status, menyampaikannya dalam forum diskusi, pidato dan lain sebagainya. Tapi ingat juga untuk menghindari keinginan “agar populer, dipuji dan dihormati orang lain.”

  5. Tidak tahan uji.

    Sadarilah bahwa semakin besar kelebihan anda dari orang lain maka akan semakin besar pula tantangan yang diperoleh. Ada ujian kehidupan yang kita alami karena potensi tersebut. Berhati-hatilah menanggapi hal ini, jangan sampai pencobaan tersebut membuatmu menjadi pendendam yang bertekad ingin menggapai mimpi yang lebih tinggi untuk dipamerkan kepada mereka kelak. Melainkan cerdiklah menghadapi pencobaan tetapi tetap tulus dalam bersikap. Tepislah segala rasa dendam dan silahkan tanggapi orang-orang tersebut dengan ramah.

  6. Fokus Tuhan gagal.

    Saat kemampuan kita untuk memusatkan pikiran kepada Tuhan berkurang bahkan tidak ada lagi karena waktu lebih banyak dihabiskan untuk menikmati hidup. Lalu kita berpikir bahwa kebahagiaan yang sebenarnya ada pada materi bahkan kitapun menjadi ketergantungan terhadap hal tersebut. Alhasil potensi yang kita milikipun akan mulai dieksploitasi untuk mencari materi sebanyak-banyaknya.

    Kita terlena dengan pujian dan penghormatan yang diberikan oleh orang lain, terus saja membahas-bahas hal tersebut di dalam hati. Kita merasa sangat populer dan terlena dalam popularitas itu sehingga LUPA untuk fokus kepada Tuhan, lupa untuk bernyanyi-nyanyi memuliakan nama-Nya di segala waktu. Malahan hal tersebut membuat kita semakin candu ingin dipuji dan dihormati terus-menerus sampai menghasilkan karya-karya yang terkesan berlebihan dan mulai keluar dari batas-batas kewajaran. Keadaan inilah yang membuat kita menggunakan potensi yang dimiliki untuk kejahatan.

  7. Materi yang sangat banyak kita miliki menghasilkan polutan dan merusak lingkungan hidup.

    Uang yang begitu banyak ditangan dihasilkan oleh bakat yang kita miliki. Keadaan ini membuat kita semakin bebas saja memakai berbagai sumber daya yang tersedia demi kepuasan semata. Kita menikmati dunia ini dengan berfoya-foya sehingga semakin banyak sampah yang dihasilkan. Berbagai mesin berteknologi yang dimiliki mengotori udara sehingga menyebabkan polusi. Sedang rumah yang kita beli semakin banyak dan luas saja memanfaatkan kayu dan lahan yang begitu besar sehingga membuat hutan semakin terpinggirkan dan semakin sempit saja. Pada akhirnya semua aktivitas ini akan memicu bencana alam yang merusak infrastruktur daerah, melenyapkan rumah-rumah penduduk bahkan memakan korban jiwa pula.

Jangan sampai kelebihan membuat kita meninggalkan & melupakan Tuhan

Lewat potensi yang kita miliki, kita beroleh penghidupan: kiranya itu tidak berlebihan. Sebab segala kekuatan uang yang berlebihan beresiko merugikan orang lain, lingkungan hidup dan diri sendiri. Itulah mengapa kami mengusulkan untuk menganut paham kesetaraan dan mengembalikan seluruh harta yang dimiliki kepada negara ketika seseorang wafat. INI ADALAH SOLUSI CEMERLANG UNTUK MENGHILANGAN SIFAT SERAKAH DAN PERILAKU KORUP diantara orang-orang yang menduduki tempat-tempat penting karena memiliki banyak kelebihan.  Oleh karena itu, manfaatkan bakatmu untuk kemuliaan nama Tuhan dan bermanfaat bagi sesama manusia. Lagi, jangan sampai keunggulan yang anda miliki membuat hati terlena lalu lupa untuk memuji-memuliakan nama Tuhan dari waktu ke waktu.

Salam, pembaharuan hidup!

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s