Gejolak Sosial

10 Alasan Keinginan Timbul Berlebihan, Hawa Nafsu Lebay Muncul Saat Pikiran Tertidur


Alasan Keinginan Timbul Berlebihan – Hawa Nafsu Lebay Muncul Karena Pikiran Tertidur

Segala sesuatu di alam semesta saling terhubung satu-sama lain. Memang masing-masing terpisah satu sama lain tetapi ada keinginan komponen yang satu yang dapat dipenuhi oleh bagian lainnya. Keadaan inilah yang membuat semuanya saling terhubung satu-sama lain. Misalnya saja dalam hal lingkaran  rantai makanan dalam kehidupan binatang. Seekor predator pasti kontak dan terhubung dengan mangsanya sebab itu mereka saling menyeimbangkan satu sama lain. Jika mangsanya berkurang maka jumlah pemangsa akan menurun (sebagian mati kelaparan). Tetapi jika mangsanya bertambah maka jumlah predatorpun turut berlipat ganda : inilah yang dimaksud dengan keseimbangan alam.

Pengertian

Ingin adalah hendak; mau; berhasrat. Sedangkan keinginan adalah (1) barang apa yang diingini (diinginkan); (2) peri-hal ingin; hasrat; kehendak; harapan (KBBI Offline). Menurut kami, ini adalah suatu dorongan yang timbul dari dalam hati untuk memiliki dan/ atau memakai dan/ atau mengkonsumsi sesuatu dari pihak lain, baik dari sesama manusia maupun dari alam sekitar kita. Tidak ada satupun makhluk hidup yang tidak memilikinya bahkan air sekalipun selalu menginginkan dirinya mengalir ke tempat-tempat yang lebih rendah di bumi.

Perbedaan keinginan dan kebutuhan

Ada yang disebut dengan kebutuhan, yaitu segala sesuatu yang mau-tidak mau harus dipenuhi sebagai bagian dari kehidupan seseorang. Sedangkan keinginan adalah sesuatu yang timbul dari dalam hati yang bisa saja terpenuhi dan bisa juga tidak. Jadi perbedaan mendasar antara kedua hal ini adalah kepentingan dan keutamaan dimana apa yang dibutuhkan selalu disediakan sedang yang tidak begitu penting akan dimasukkan dalam hawa nafsu yang bisa terwujud dan bisa juga tidak. Lagi, biasanya yang namanya kebutuhan selalu bisa dipastikan untuk tiap-tiap orang hampir sama atau setidaknya mirip-mirip sedang apa yang diingini adalah sesuatu yang bebas dan tidak dapat diidentifikasi secara buru-buru.

Manusia memiliki beragam macam keinginan di banding makhluk lainnya

Tahukah anda bahwa diantara seluruh makhluk yang ada di bumi ini, manusia adalah yang paling banyak dan paling beragam keinginannya? Kehidupan kita terus berkembang dan berkembang, itu tidak hanya menyangkut tentang diri sendiri melainkan juga tentang berbagai hal yang terjadi disekitar kita. Lewat kecerdasan yang dimiliki, kita bisa belajar dari alam untuk menciptakan pola-pola tertentu sehingga menemukan ilmu pengetahuan yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kehidupan ini. Lewat kecerdasan itu jugalah, hasrat yang bisa muncul di dalam hati sendiri bisa lebih tinggi dari makhluk lainnya bahkan sesama manusia sekalipun yang pada akhirnya akan bertransformasi menjadi keserakahan.

Keinginan bisa dibuat jadi cita-cita tetapi jadilah realistis

Tahukah anda bahwa apa yang kita inginkan cenderung membuat hati tidak tenang dan penuh rasa gelisah tat kala hal itu belum pernah terwujud? Ini terjadi karena kita mendambakan sesuatu yang tidak mungkin bisa dicapai dalam waktu dekat. Oleh karena itu sebaiknya kemauan semacam ini digolongkan dalam cita-cita. Yang akan kita usahakan sebisa mungkin. Merencanakan segala sesuatu yang mungkin untuk mencapai sesuatu di masa depan. Menjalankan semuanya itu lalu membiarkan/ mengikhlaskan/ mempasrahkan segala kenyataan yang didapati hanya kepada Tuhan saja.

Apapun cita-cita kita saat ini, jangan fokus kesana sebab dengan berlaku demikian, kehidupan ini menjadi tidak realistis. Hidup di masa depan hanya mendorong kita untuk terus bermimpi dan terlena hingga lupa menjalankan rencana sendiri dan memberikan kontribusi positif bagi Tuhan juga bagi kehidupan sesama. Keadaan ini jelas akan semakin menjauhkan kita dari apa yang dicita-citakan dari awal. Oleh karena itu, abaikan khayalan tak jelas lalu jalankan rencana yang sudah dibuat. Setelah itu jangan lupa untuk senantiasa fokus kepada Tuhan (doa, firman dan pujian) dan berbuat baik kepada sesama (lewat pelajaran dan pekerjaan yang ditekuni).

Pencapaian hasrat menentukan kebahagiaan

Kami tidak memaksa anda untuk membatasi diri agar tidak menginginkan sesuatu yang begitu tinggi? Jika hatimu memang menginginkan hal tersebut maka silahkan saja coba. Tetapi kami sendiri tidak memenuhi hati dengan sesuatu yang terlalu hebat melainkan lebih memilih untuk menargetkan hal yang standar saja. Dengan demikian saat hal tersebut tercapai maka ada rasa puas dan bahagia di dalam hati. Kami juga berusaha menghindari kekecewaan karena hasrat yang ditimbulkan oleh hati sendiri sehingga hati tetap tenang dan damai bebas dari berbagai gejolak akibat tidak sesuainya harapan dan kenyataan.

Faktor yang menyebabkan timbulnya keinginan bahkan hingga sampai berlebihan.

Silahkan pertimbangkan berbagai jenis keinginan yang muncul dari dalam hati anda. Apakah itu tergolong berlebihan atau tidak, anda pasti bisa menilainya sendiri. Istilah katanya adalah seseorang yang sudah dewasa dapat mengukur/ menakar sejauh mana kemampuannya untuk mencapai sesuatu. Kami sendiri membatasi diri pada sesuatu yang dapat dicapai saja menurut logika berpikir. Tetapi jika Tuhan memberikan lebih, kami tidak bisa menolak. Kembali lagi kami ingatkan bahwa pencapaian dari apa yang diinginkan oleh seseorang sangat menentukan bahagia-tidaknya dia dari waktu ke waktu. Jadi inginkanlah hal-hal yang bisa anda capai saja.

Pada dasarnya memiliki hawa nafsu itu jelas sebagai sebuah hal yang biasa (MANUSIAWI), sebab semua makhluk yang ada di bumi ini masing-masing memiliknya dalam porsi yang berbeda. Berikut ini, beberapa alasan mengapa keinginan yang berlebihan muncul/ mencuat/ keluar/ timbul dari dalam hati kita.

  1. Kurang fokus kepada hal positif (Tuhan, pelajaran dan pekerjaan).

    Aktivitas fokus kepada Tuhan (berdoa, membaca firman dan bernyanyi memuliakan-Nya) adalah salah satu cara terbaik untuk mengikat (mengekang) hawa nafsu di dalam hati. Begitu kita mengaktifkan pikiran dengan senantiasa bernyanyi memuliakan Tuhan maka tepat saat itu juga tidak ada kesempatan bagi keinginan untuk memunculkan dirinya. Segala bentuk hasrat yang lebay dan sesat juga tidak akan mencuat keluar melainkan posisinya yang terletak di alam bawah sadar akan semakin terlupakan.

    Kita bisa juga memusatkan pikiran dengan mempelajari sesuatu, misalnya Kitab Suci, buku-buku ilmu pengetahuan, motivasi, cerita dan lain sebagainya. Tentu saja ada buku yang sifatnya nyata (hard book) dan ada pula buku yang online (soft book), silahkan pilih sesuai kemampuan sendiri.

    Bekerja adalah sesuatu yang penting untuk dilakukan. Aktivitas positif menyelesaikan tugas yang diberikan kepada kita adalah salah satu cara menekan alam bawah sadar yang syarat dengan hawa nafsu yang sesat dan lebay sehingga hal-hal jahat tidak akan keluar dari dalam diri ini. Beraktivitaslah sesuai dengan bakat yang anda miliki agar sekalian menghibur diri dan mengisi waktu luang.

  2. Keinginan timbul dari indra.

    Indra adalah input (masukan) kehidupan dari dunia yang luas disekeliling kita. Ini adalah cara utama dunia mempengaruhi pikiran hingga mempengaruhi kehidupan kita. Jadi bisa dikatakan bahwa semakin berkuran indra seseorang maka semakin minim keinginannya. Demikianlah mereka orang-orang yang mengalami disabilitas (misal tidak bisa melihat, mendengar, mengecap dan lain sebagainya) memiliki hawa nafsu yang lebih minim daripada mereka yang indranya lengkap.

    Keadaan ini jugalah yang membuat orang yang lanjut usia memiliki hawa nafsu yang lebih rendah dibandingkan dengan orang yang masih muda. Dikarenakan sensitivitas indra mereka menurun drastis akibat degenerasi sel-sel syaraf.

    • Hati-hati gunakan matamu kawan. Biasanya apa yang selalu kita lihat akan membentuk hawa nafsu yang cepat atau lambat akan diwujudkan.
    • Berilah pendengaranmu pada hal yang baik. Jangan terlena dengan pujian dan jangan jatuh dalam tipu muslihat orang lain. Ada yang sengaja merayumu lewat pendengaran agar hati menginginkan ini dan itu. Segera hentikan itu agar hasrat yang lebay tidak membawa dalam kesalahan yang fatal.
    • Melalui hidung. Ada aroma-aroma yang anda cium dari sekitar, rasanya segar dan nikmat. Tetapi jangan inginkan itu sebab hal tersebut masih belum sanggup untuk kita miliki. Biasakan diri dengan aroma tersebut lalu kendalikan dan tepis hasrat yang tidak dimungkinkan dari dalam hati.
    • Ada godaan lewat indra pengecap. Ada beberapa orang yang mencoba menarik perhatianmu untuk membeli ini itu sehingga tabungan berangsur-angsur menipis. Alihkan fokus pada hal positif agar pikiran bebas dari keinginan itu.
    • Ada yang melemahkan imanmu lewat sentuhan. Anda mengalami suatu kejadian yang tidak sengaja yang membuat kulit dengan kulit tersentuh. Hasrat di dalam hati memuncak dan mula membayangkan yang aneh-aneh. Biasakanlah untuk menyentuh diri sendiri dan tetap fokus bernyanyi-nyanyi memuliakan Tuhan agar pikiran semacam itu tidak muncul lagi.
  3. Kecerdasan tinggi-hasrat juga tinggi.

    Manusia memiliki keinginan yang lebih banyak dari hewan dan tumbuhan sebab otak kita lebih cerdas dari semuanya. Oleh sebab itu, arahkanlah kecerdasanpun pada bakat tertentu. Misalnya menulis (buku harian, daftar khotbah yang diikuti dan lainnya), menyanyi, bermain musik, berpuisi, membuat lagu, cerita, melukis dan lain sebagainya.

    Lebih dari pada itu habiskan waktu luangmu untuk memusatkan pikiran kepada Tuhan dalam doa, firman dan nyanyian pujian. Bisa juga dengan mempelajari sesuatu (buku offline atau online) dan menyelesaikan pekerjaan rumah (bersih-bersih, atur-atur, rapi-rapi dan lain-lain).

  4. Sumber daya yang banyak.

    Biasanya semakin banyak uang yang kita miliki maka akan semakin bebas diri ini untuk menggunakannya. Masalahnya sekarang adalah bagaimana jika pendapatan anda berlebihan bahkan tidak habis digunakan dalam sebulan, dikemanakan duit tersebut? Ada beberapa orang yang terjebak untuk menikmati hidup dalam hal-hal negatif sebab limpahnya uang di tangan tidak tahu mau dikemanakan.

    Dipakai buat beli kendaraan yang banyak? Atau membuat rumah super mewah? Keadaan ini justru membuat kita semakin terisolir dan menjadi individualis. Lagipula kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh semua aktivitas glamour ini lama-kelamaan akan menimbulkan bencana.

  5. Arogansi – Ingin menjadi “the best of the best.”

    Keinginan itu selalu ada dalam diri setia makhluk hidup akan tetapi sikap yang arogan hanya dimiliki oleh manusia. Kita selalu ingin lebih dan lebih lagi, bagaimana caranya agar diri ini selalu dipuncak. Apa yang perlu dilakukan agar selalu menjadi yang terbaik? Hal-hal semacam inilah yang memunculkan lebih banyak keinginan di dalam hati. Bahkan bisa dikatakan bahwa bisa saja seseorang menghalalkan segala cara untuk mencapai hasrat tertinggi itu.

  6. Iri hati – ingin seperti orang lain.

    Sikap iri adalah sifat manusia yang selalu ingin menjadi orang-orang yang disukai/ digermari/ diidolakan olehnya. Keadaan ini jelas beresiko tinggi membuat seserong kehilangan jati dirinya. Dia cenderung menjadi orang lain untuk sekedar memenuhi keinginannya bukan kebutuhannya sehingga resiko penyimpangan dan kekecewaan semakin besar pula. Sebab sudah hukum alam bahwa setiap manusia diciptakan berbeda-beda satu sama lainnya.

  7. Kurang aktivitas.

    Apa yang kita lakukan saat aktivitas sehari-hari terlalu banyak waktu luang? Pastikanlah bahwa selengang apapun kehidupan ini, jangan pernah lupa untuk selalu aktif. Jika memang aktivitas belajar dan bekerja sudah tidak ada lagi maka silahkan beristirahat sejenak sambil memuji-muji Tuhan di dalam hati atau sambil membaca firman atau sambil berdoa.

    Agar keinginan di dalam hati tidak macam-macam, silahkan bercengkrama dengan teman-teman, bisa juga jalan-jalan ke tempat yang sejuk, bersosialita dengan warganet lainnya, membaca ini-itu dan lain sebagainya.

  8. Berimajinasi terus-menerus.

    Anda bebas untuk berkhayal asalkan hal tersebut ditujukan untuk menghasilkan suatu karya. Akan tetapi, bila hanya sekedar untuk menghibur diri, hindari melakukan hal tersebut. Biasanya saat berimajinasi seseorang hanya memikirkan hal yang indah-indah saja. Keadaan ini akan membuat kita cenderung tidak bisa menerima kenyataan yang terjadi sebab kenyataan hidup itu kerap kali disertai dengan sakit hati dan berbagai-bagai kepahitan lainnya.

  9. Tidak pernah berpuasa.

    Aktivitas berpuasa adalah salah satu cara terbaik untuk mengendalikan panca indra manusia. Anda bisa melakukan ini pada waktu-waktu khusus, sekali seminggu, dua kali seminggu dan seterusnya sesuai dengan kemampuan sendiri. Keinginan berawal dari panca indra yang mencitrakan sesuatu tetapi orang yang aktif berpuasa akan mampu mengendalikan dan memilih dimana hasrat yang pantas dan dimana pula yang berlebihan.

  10. Sudah terbiasa.

    Jangan menyangka bahwa sifat yang terbiasa itu hanya dibentuk oleh karena sering melihat/ mendengar/ menikmati/ merasakan/ membaui/ mencicipinya. Tetapi hal yang sangat berpengaruh terhadap sifat yang terbiasa ini adalah rasa kecewa. Saat seseorang kerap kali dikecewakan saat dia menginginkan sesuatu niscaya diwaktu-waktu berikutnya dia tidak lagi menginginkan hal tersebut.

    Tetapi, dibalik semuanya itu biasakanlah diri pada hal-hal yang baik dan hindari membiasakan diri pada aktivititas yang buruk. Jagalah konsistensi sikap agar sekalipun anda selalu menerima hal yang buruk dari orang lain tetapi tetap saja mau berbaik hati kepada mereka. Ini bisa dimulai dari hal-hal kecil, yaitu beramah tamah dan jangan lupa juga untuk memusatkan pikiran kepada Tuhan.

  11. Pengaruh keluarga dan teman-teman.

    Benarkah keluarga dan teman-teman bisa menambah hawa nafsu kita? Ini juga tergolong cobaan hidup. Kita harus menanggapi tawaran mereka akan hal-hal yang waw dan memukau dengan tenang dan santai. Jangan di tolak mentah-mentah dan jangan pula diterima semuanya tetapi iyakan saja sambil berkata “kalau itu kehendak Tuhan maka terjadilah tetapi kalau bukan hal tersebut tak akan terwujud.” Jika kita mampu bertahan dari keinginan lebay dan sesat yang di datangkan oleh keluarga dan sanak famili niscaya saat menghadapi tawaran dari dunia luar juga, iman kita tetap kuat-teguh tak tergoyahkan.

Hawa Nafsu Lebay Muncul Karena Pikiran Tertidur

Semakin cerdas seorang manusia maka akan semakin banyak keinginan yang timbul dari dalam hatinya. Jika kita tidak mampu mengendalikan indra lalu terpana dan terlena terhadap sesuatu maka itu adalah awal dari hasrat yang tinggi. Aktivitas yang minim dan waktu luang yang banyak sebaiknya tidak dihabiskan untuk terus-menerus bersantai dan beristirahat. Sadarilah bahwa saat aktivitas otak minim (pikiran kosong) maka secara otomatis alam bawah sadar mudah terbakar oleh hal-hal jahat lalu menguasai pikiran anda. Keadaan ini beresiko menggiring kehidupan anda dalam berbagai-bagai keburukan karena menginginkan hal-hal yang salah. Oleh karena itu, usahakan untuk tetap mengaktifkan pikiran dengan terus bernyanyi memuliakan nama Tuhan (bisa juga dengan berdoa, membaca firman). Lakukanlah juga kebaikan kepada sesama lewat aktivitas belajar dan bekerja dimulai dari yang sederhana.

Salam, pengendalian diri itu tidak membiarkan pikiran tidur!

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s