Internet & Media Sosial

Penipuan Lewat Akun Linkedin.Com – Lowongan Pekerjaan Dari Akun Perusahaan Palsu (Fiktif)


Penipuan Lewat Akun Linkedin.Com – Lowongan Pekerjaan Dari Akun Perusahaan Palsu (Fiktif)

Yang namanya manusia adalah makhluk yang dapat mengkondisikan dirinya untuk bertahan. Dunia yang sulit membuat seseorang menderita karena merasakan betapa buruknya kehidupan ini. Tetapi bagi mereka yang bertahan mampu menyesuaikan diri setidak-tidaknya dikondisikan untuk mengkikuti derasnya arus yang tidak stabil. Sambil-sambi meraih apa-apa saja yang dibutuhkannya. Tidak perlu ada yang di debat dan tidak usah menentang orang lain juga jangan ada yang melawan sesamnya. Tetapi, baiklah kita mengikuti saja alurnya sembari berdoa semoga para pengemudi di depan (pemimpin dan pejabat negeri) mau peduli dengan nasib rakyat banyak.

Pengertian penipuan

Tipu adalah perbuatan atau perkataan yang tidak jujur (bohong, palsu, dan sebagainya) dengan maksud untuk menyesatkan, mengakali, atau mencari untung; kecoh (KBBI Luring). Penipuan adalah usaha untuk mengakali seseorang agar yang lainnya mendapat keuntungan sebesar-besarnya. Segala dusta berasal dari Iblis karena dia adalah bapa segala dusta. Pertanyaannya adalah, mengapa manusia sebagai anak Allah masih saja melakukan kebohongan? Keadaan ini lebih disebabkan oleh karena situasi yang kurang menguntungkan sehingga memaksa seseorang untuk melakukan dan melegalkan hal-hal buruk. Biar bagaimanapun tetap ada hubungannya antara sikap manusia dengan situasi yang sulit sebab masing-masing orang tanpa terkecuali selalu mencoba untuk bertahan dalam situasi paling rumit sekalipun.

Ilmu akan diarahkan untuk merugikan orang lain tanpa sistem yang adil

Tanpa keadilan sosial, orang-orang cerdas dan yang lainnya yang merasa membutuhkan uang akan berusaha sekeras mungkin untuk memilikinya berdasarkan skill yang mereka miliki. Bahkan segenap kemampuan tersebut diupayakan untuk lebih maksimal dengan menghalalkan segala cara. Akibat perilaku semacam ini maka akan berlangsunglah seleksi alam yang digembar-gemborkan oleh Charles Darwin, yaitu yang cerdas akan menginjak yang bodoh. Orang-orang pintar akan memanfaatkan kemampuan yang dimilikinya secara tidak langsung untuk meraih rupih dari kantong orang yang sedikit kikuk dan tidak tau apa-apa. Penipuan adalah salah satu cara paling praktis untuk mengecoh orang lain lalu mengambil keuntungan dari keadaan tersebut.  Ini bisa jadi sebagai tempat paling aman untuk  mencuri sesuatu.

Kehilangan satu orang akan mempengaruhi sistem

Sadar atau tidak kejadian ini akan terus berlangsung dari waktu ke waktu. Bahkan orang pintar tersebut terkesan serakah. Sebab yang namanya uang bisa saja membuat orang ketagihan. Pengaruhnya seperti narkoba yang mampu menjebak seseorang dalam ketagihan yang tidak akan pernah puas. Artinya, besar kemungkinan bagi mereka untuk melakukan penipuan berskala besar. Ujung-ujungnya yang dirugikan bukan pihak lain tetapi kita semua. Mengapa kami berkata demikian? Sebab saat seseorang kehilangan uangnya maka kemampuan untuk membeli berkurang sebab besar kemungkinan orang tersebut melakukan penghematan. Bukankah kita juga yang melihat keadaannya akan turut prihatin atas kejadian tersebut terlebih jika hal itu sampai membuatnya tidak punya apa-apa lagi.

Sekilas tentang Linkedin.Com

Kami sendiri baru mengenal situs ini selama beberapa tahun belakangan, itu tdak begitu lama setelah aktif mencari pekerjaan secara online. Situs yang digembang-gembongkan sebagai tempat berkumpulnya para profesional muda yang intelektal, terpelajar dan aktif berkarya. Kami sendiri sangat percaya dengan hal tersebut karena beberapa orang yang memposting kata-kata motivasi disana sangat positif dan elegan. Kamipun langsung saja jatuh hati dan sebagian dari gambar-gambar yang mereka tampilkan , disimpan dalam hardisk yang dimiliki. Ada sebuah slogan yang sangat terkenal di Linkedin.Com, mungkin beberapa orang teman sering menyaksikan hal ini, yaitu LINKEDIN TIDAK SAMA DENGAN FACEBOOK. Kami sendiripun percaya akan hal itu dan tidak pernah memperlakukan situs ini secara biasa-biasa saja. Melainkan selalu menjaga setiap tindak tanduk yang direalisasikan.

Kepercayaan kami terhadap linkedin sangat kuat tetapi beberapa waktu belakangan ini, kami menemukan semacam kecurangan yang telah dilakukan oleh oknum yang  mengatasnamakan dirinya sebagai PT ini dan itu (salah satu perusahaan ternama di Indonesia). Sejak pertama melihat lowongan kerja tersebut, kami tidak menaruh curiga sedikitpun sebab berpikir bahwa mustahil situs seprofesional ini disusupi oleh penipu/ penyesat/ pemalsu murahan semacam itu. Tetapi seiring waktu berlalu kami tersadar bahwa baru saja terhempas oleh berbagai-bagai aksi penipuan lowongan kerja dari perusahaan teranyar yang dilancarkan oleh oknum tertentu. Semanjak saat itu, kami memandang bahwa segala sesuatu di dunia ini bisa membawa dampak negatif dan dampak positif. Termasuk dalam hal ini adalah penggunaan situs media sosial profesional Linkedin.Com.

Makna di balik semua yang terjadi

Tidak perlu menyalahkan orang lain aplagi menyalahkan situs dimaksud, atas apa yang terjadi kepada kita. Inilah hidup yang sebenarnya, penuh dengan cobaan, jebakan dan ujian. Semuanya itu bermanfaat untuk membentuk kita menjadi pribadi yang lebih tangguh dalam menjalani hari-hari yang tidak selalu baik. Sebaliknya, kita harus mampu melatih sikap selektif dan kritis terhadap segala sesuatu agar tidak mudah terjebak dalam situasi yang merugikan. Perlu cerdas dan cermat saat menghimpun informasi dari berbagai tempat. Jangan tertipu dengan brand apapun, cerdaslah meneliti dan menelaah segala sesuatu. Apalagi di internet jangan sampai terkecoh oleh perilaku tidak bertanggung jawab yang membawa ke mata & telinga anda nama besar tetapi ujung-ujungnya, anda dikibuli. Terjebak satu kali tidak masalah tetapi terjebak berkali-kali adalah  pertanda bahwa anda belum belajar sama sekali dari pengalaman.

Ciri-ciri lowongan kerja palsu dari akun linkedin palsu

Penipuan semacam ini murni sebagai tantangan yang perlu disikapi dengan bijak sebab cara-cara yang mereka tampilkan sangat khas dan berbeda dari biasanya. Dari sini bisa kita pelajari bahwa oknum tersebut memang dari awal menyasar orang-orang yang kurang cerdas dan sangat butuh pekerjaan dalam waktu dekat. Tidak tertutup kemungkinan orang yang menjadi sasarannya adalah oknum pengangguran yang sudah lama mencari tempat peraduan untuk mengais rejeki. Juga termasuk di dalamnya adalah mereka yang tertekan di tempat kerja dan ingin segera menemukan pekerjaan yang lebih layak. Jadi pada dasarnya, siapapun yang melamar kesana pastilah sedang terdesak dan sesak oleh berbagai tekanan dari dalam dan luar dirinya sehingga tingkat kesadarn menurun lalu teledor mengiyakan segala sesuatu yang diinstruksikan kepadanya. Berikut beberapa ciri-ciri yang kami maksudkan.

  1. Penulisannya tidak konsisten.

    Anda membaca perusahaan yang menyebar lowongan kerja tersebut pada judul postingannya. Tetapi pada tulisan deskripsi yang di tampilkan nama perusaan yang diberikan lain lagi.

  2. Tata letak yang kurang rapi.

    Seolah-olah tindakan yang mereka lakukan asal kopas saja. Bahkan nomor dan pointnya tidak bisa dibedakan sehingga terkesan kurang rapi.

  3. Huruf yang kurang-kurang.

    Di beberapa tulisan yang mereka tampilkan ada berbagai kekurangan tulisan, seolah hurufnya hilang entah kemana. Ini adalah kenyataan yang sangat mencurigakan.

  4. Bahasa yang rancu.

    Hubungan antar kalimat sepertinya tidak koheren satu sama lain sehingga sulit untuk dimengerti oleh orang awam. Jangan berpikir bahwa ini adalah tantangan sebenarnya kesalahan yang sangat membedakannya dari lowongan pekerjaan asli.

  5. Instruksi yang diberikan ambigu.

    Misalnya di bagian ini mereka menulis itu tetapi di bagian lain mereka mensyarakatkan sesuatu yang lain dari itu. Keadaan ini jelas membuat calon pelamar kurang paham dengan opsi-opsi yang mereka tampilkan.

  6. Email yang diberikan gratisan.

    Biasanya perusahaan ternama memiliki halaman khusus di situs pribadinya yang menjadi tempat bagi pelamar kerja baru untuk memasukkan surat lamarannya. Pastilah anda akan diarahkan untuk masuk ke halaman itu ketikan menekan tombol “Apply” atau “Lamar.” Jikapun diberikan alamat email tetap saja itu adalah email premium bukan yang gratisan [@gmail, @yahoo, @hotmail, @asia, @outlook, @live dan lain sebagainya].

  7. Langsung menawarkan anda gaji dan fasilitas yang waw.

    Ini jelas sebagai upaya untuk menarik hawa nafsu anda keluar sehingga semakin tergiur bahkan tergila-gila untuk melamar ke tempat yang dimaksud. Selain itu, berfungsi menghilangkan kesadaran di dalam diri anda agar mau saja diatur-atur sesuka hati penipu tersebut.Perusahaan kredibel dan ternama tidak menawarkan gaji di awal-awal melamar. Paling-paling disinggung saat mengikuti proses wawancara. Sedang yang namanya pendapatan bagi seorang  pegawai/ karyawan baru tentu masih pendapatan awal di masa trening.

  8. Ketika anda menekan tombol “Apply” atau “Lamar Sekarang” langsung halamannya menjadi error.

    Ini adalah pertanda murni yang valid dan dapat anda jadikan dasar penilaian bahwa pengumuman lowongan kerja yang sedang di lamar bermasalah/ modusnya penipuan.

  9. Ketika anda menekan tombol “Apply” atau “Lamar Sekarang” justru akan diarahkan ke situs pencari kerja (seperti Job Street, Job Seeker, Job DB dan lain-lain).

    Seharusnya ini akan mengarah ke situs perusahaan tersebut. Tetapi jika yang muncul adalah situs pencari kerja maka bisa dipastikan bahwa itu hanyalah ulah para founder situs tersebut untuk menarik lebih banyak pengunjung ke situs mereka.

  10. Silahkan lakukan browsing maka akan menemukan judul lowongan kerja yang sama.

    Kopikan judul dari lowongan kerja tersebut lalu masukkan ke dalam kotak “pencari” alhasil anda akan menemukan pengumuman yang sama sekalipun untuk wilayah dan daerah yang berbeda-beda.

  11. Silahkan cari dan temukan sendiri.

Daftar akun fiktif (palsu) yang menawarkan pekerjaan yang waw

Entah sudah berapa orang yang ditipu oleh akun ini, entah sudah sebanyak apa kekecewaan yang mereka timbulkan dan entah sudah berapa banyak orang yang mereka buat putus asa. Tetap saja, pesan kami yang masih belum memiliki pekerjaan tetap adalah “jangan pernah menyerah untuk mengajukan surat lamaran kerja.” Kami memiliki beberapa referensi tentang akun cloningan atau akun ghost yang melabelkan dirinya mirip dengan perusahaan ternama.  Ini hanya referensi yang kami dapatkan  yang bisa saja salah oleh karena itu silahkan di cek ulang tetapi menurut pengamatan kami memang akun tersebut murni bermasalah. Berikut selengkapnya.

  • HRD PERTAMINA ONWJ LTD
  • PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
  • Putera Samporna
  • BDA TAX-ACCOUNTING SYSTEM
  • dan masih banyak lagi yang jumlahnya nggak kehitung (namanya aja cloningan wkwkwkkk).
  • Jika anda mengetahui beberapa silahkan ketikkan di kolom komentar.

Masalah murni bermanfaat, jangan pernah bosan melakukan kebaikan karena sering bermasalah!

Hidup ini penuh dengan trening, tidak hanya di dunia nyata tetapi juga di dunia maya. Setiap masalah yang muncul adalah suatu cara untuk membuka kesempatan bagi anda agar lebih cerda, waspada, selektif dan kritis dalam menanggapi segala sesuatu. Hadapilah semuanya dengan santai sebab tekanan beresiko menurunkan tingkat kesadaran sehingga didorong dalam jebakan yang merugikan secara moril dan materil. Lebih daripada itu, jangan pernah lupa untuk senantiasa memusatkan pikiran kepada Yang Maha Kuasa dalam doa, firman dan nyanyian pujian untuk kemuliaan nama-Nya. Tidak lupa juga untuk selalu melakukan kebaikan kepada setiap orang yang ditemui dalam proses belajar maupun bekerja mulai dari hal-hal sederhana. Contoh kecilnya saja ramah tamah, selanjutnya sesuaikan dengan potensi dan sumber daya yang dimiliki masing-masing. Ingatlah bahwa masalah itu bermanfaat, jadi beranikan diri untuk berbuat baik sekalipun ada resiko diabaikan.

Salam, bangun sikap selektif dan kritis sejak dini!

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s