Kepribadian

+10 Alasan Burung Bisa Terbang Tapi Ayam Tidak Terbang? Faktor Penyebab Burung Bisa Melayang Di Udara


Burung Dipersiapkan Untuk Terbang by Oiseaux. 3

Segala makhluk hidup di bawah kaki langit telah diciptkan dengan cara yang unik sehingga masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahan satu sama lain. Setiap makhluk menampilkan keunikan dan spesialisasi yang berbeda-beda yang biasanya hanya dimiliki oleh jenisnya saja. Keunikan ini seperti sebuah talenta yang spesial sehingga membuat makhluk tersebut dapat bertahan hidup dari kerasnya alam rimba. Spesialisasi itulah jugalah yang membuat mata begitu menawan saat mengamati kehidupan hewan liar di lingkungan sekitar.

Beragam-ragam jenis makhluk hidup membuat dunia ini indah

Kami sendiri tidak pernah bosan saat menatap kehidupan di alam liar yang ada di sekitar lingkungan rumah. Ada yang hijau-hijau, tinggi, besar dan kuat, dikenal juga sebagai pohon. Juga ada yang berjalan di atas tanah seperti bayi baru lahir, merangkak seumur hidupnya. Ada pula yang berdiri tegak dan gagah layakknya seorang manusia dan sering berkata kukuruyukkk. Demikian pula ada yang berkeriapan di atas udara, melakukan manufer, berputar dan salto saat terbang, itulah burung yang akan kita bahas nanti. Lagi, ada juga makhluk yang lebih kecil yang merayap di atas tanah, dinding, plafon, pohon dan ada juga jenisnya yang bisa terbang yang: mereka disebut serangga. Dan masih banyak lagi yang tak dapa digambarkan.

Jangan cemburu sebab setiap ciptaan punya kelebihan sendiri-sendiri

Setiap manusia memiliki reaksi yang berbeda-beda saat mengamati semua kejadian spesial yang berlangsung disekitarnya. Kami sendiri merasa bahagia dan bersyukur kepada Tuhan buat semua karunia yang luar biasa tersebut. Tetapi, kami juga menemukan bahwa ada beberapa orang yang arogan yang cemburu lalu hendak mencapai hal yang sama. Saat mereka melihat burung, mereka ingin terbang. Ketika melihat pohon, mereka ingin memiliki rumah yang mewah, besar dan tinggi menjulang ke angkasa. Sewaktu melihat cicak/ kadal di dinding, mereka juga ingin merayap kesana-kemari dan bertelantungan di dinding. Memang hawa nafsu semacam ini bukan masalah tetapi yang menjadi masalah adalah ketika hal tersebut mengganggu rasa damai dan syukur di dalam hati.

Alasan Burung Bisa Terbang Tapi Ayam Tidak Terbang? Faktor Penyebab Burung Bisa Melayang Di Udara

Kagumi keunikan tapi jangan sinis menatap kehidupan sendiri

Inilah yang kami takutkan ketika seseorang mulai menginginkan talenta yang dimiliki oleh makhluk hidup lainnya. Kami juga terbiasa meniru beberapa jenis hewan, misalnya berjalan seperti kera. Berjalan dengan kaki ditekuk adalah sangat bermanfaat terutama bagi seorang blogger yang lebih banyak duduk di depan komputer. Cara berjalan seperti ini membuat kaki tetap kuat sekalipun jarang digunakan. Jika andapun menirus hewan dan mengambil manfaat baiknya, tidak masalah sebab banyak ilmuan yang meniru sifat-sifat mereka untuk dijadikan karya ilmiah. Tetapi jangan pernah berpikir bahwa “burung itu pasti lebih bahagia dari aku, terbang bebas sesuka hatinya.” Ketika kalimat semacam ini mulai terucap lewat benak anda, ini adalah pertanda bahwa pikiran tidak selalu fokus kepada Tuhan sehingga hati menjadi galau tingkat dewa.

Daripada pikiran dipenuhi oleh iri hati lebih baik sibukkan diri pada hal positif

Sadarilah bahwa setiap makhluk memiliki kelebihan agar dengan kelebihannya itu, kesabaran kita diuji. Bila iri hati menguasai diri ini ketika makhluk hidup tertentu mengekspresikan kelebihannya maka terlebih lagi saat sesama manusia memiliki kelebihan. Jadi bersyukurlah saat makhluk lain memiliki kelebihan sebab dengan demikian kita berbahagia atas kemaha-kuaasaan Allah Sang Pencipta. Daripada pusing sendiri karena berpikir untuk memiliki kelebihan hewan lain, lebih baik sebukkan diri dengan senantiasa fokus kepada Tuhan dalam doa, firman dan nyanyian pujian. Belajarlah sesuai bidang studi yang diberikan dan selesaikanlah pekerjaan sesuai dengan kemampuan dan potensi masing-masing. Juga jangan lupa untuk berbuat baik kepada sesama disela-sela semua aktivitas tersebut. Hal-hal inilah yang sebenarnya membuat kita damai, tenang, tenteram dan bahagia.

Burung Hidup Untuk Terbang by Enseigne Moi

Perbedaan burung dan ayam

Kedua hewan ini jelas berbeda sekalipun beberapa bagian dari anatomi-fisiologi mereka, ada yang mirip-mirip. Perbedaan spesies ini seperti antara manusia dan kera/ simpanse, ada kesamaan tetapi memiliki ciri-ciri yang berbeda. Karna itu jugalah ada dari mereka yang dapat terbang tinggi tetapi ada pula yang hanya bisa terbang sesaat dan terbatas. Ada banyak jenis burung di dunia ini, ada yang dapat terbang dan ada pula yang tidak, khusus dalam bagian ini kita akan membahas burung yang bisa melayang di udara dan menjauhi pemahaman tentang yang hanya bisa berjalan di atas tanah (b. unta). Populasi ayam lebih dari 24 milyar pada tahun 2003, Firefly’s Bird Encyclopaedia menyatakan ada lebih banyak ayam di dunia ini daripada burung lainnya. Hewan yang satu ini memasok dua sumber pangan yang kaya protein bagi manusia, yaitu daging dan telur. Untuk lebih jelasnya tentang perbedaan keduanya dalam hal aviasi siliahkan dibaca bagian selanjutnya.

Faktor penyebab burung bisa terbang

Secara fundamental, hewan ini bisa terbang karena perbedaan tekanan udara yang berada di bawah sayap lebih tinggi daripada yang berada di atas sayapnya. Perbedaan tekanan ini dipengaruhi oleh karena masa jenisnya yang kecil sedangkan permukaan tubuhnya cukup luas. Kami akan memberikan pendekatan untuk menjelaskan pengaruh tekanan terhadap masa jenis dan luas permukaan. Pada dasarnya contoh keadaan ini sudah ada di sekitar kita yakni pada kapal yang tidak tenggelam sedang batu kecil saja kita lempar ke dalam air pasti tenggelam. Demikian juga silahkan ambil sebuah batu yang sangat kecil dan selembar kertas HVS dimana berat keduanya hampir sama. Lepaskan keduanya pada ketinggian yang sama, pasti yang duluan sampai ke tanah adalah batu kecil tersebut sedangkan kertas akan mengalami perlambatan sebab luas bidangnya membuat tekanan udara dibawahnya lebih tinggi daripada diatasnya sekalipun lama kelamaan sampai juga di atas tanah karena pengaruh gaya gravitasi.

Gaya angkat (lift) yang bekerja pada hewan ini dipengaruhi oleh dorongan tungkai dan otot kaki untuk mengawali penerbangannya dan diakselerasi secara maksimal oleh gerakan sayap yang serentak, gesit dan cepat. Pada dasarnya semua gerakan ini menjadi lebih efisien karena berat tubuhnya yang cukup ringan. Berikut ini akan kita bahas selengkapnya mengapa hewan ini bisa terbang terkecuali untuk jenisnya yang berukurang sangat besar (burung unta).

Dari sudut pandang biologi.

  1. Ukuran tubuhnya lebih kecil (ringan).

    Tubuh yang lebih kecil dan mungil tidak selalu buruk. Keadaan ini membuat beberapa jenisnya memiliki kecepatan yang sangat tinggi saat melesat di udara bahkan ada yang sampai tidak bisa diamati dengan mata telanjang. Selain itu, ukuran yang minimalis seperti ini membuat mereka bisa menggunakan energi lebih efisien (tidak boros penggunaan kalori). Tubuhnya yang ringan juga dipengaruhi oleh keberadaan kantung hawa sehingga membuatnya tetap melayang di atas tanah. Fungsi ini seperti kantong udara pada kapal yang membuatnya tidak tenggelam.

  2. Bulu-bulunya lebih rapat dan lebat.

    Bulu yang besar dan halus dibutuhkan untuk membuat dirinya tidak kedinginan di atas angin. Bahkan beberapa dari jenisnya yang suka melakukan perjalanan jauh alias migrasi memiliki bulu yang sangat tebal (lebih tebal dari ukuran badannya sendiri). Bagi mereka, bulu-bulu ini semacam baju dingin yang membuat tubuhnya tidak boros memproduksi panas saat berada di atas ketinggian yang dingin.

  3. Tulang – rangka yang lebih ringan.

    Unggas yang bisa melayang di udara, biasanya memiliki tulang yang lebih kecil dan ringan. Bahkan beberapa dari jenisnya memiliki berat tulang yang lebih ringan dari berat bulunya. Tulang mereka memang tidak diciptakan untuk kuat melawan gravitasi melainkan berusaha melayang di atas gravitasi.

  4. Kekuatan ototnya lebih kuat.

    Inilah keuntungannya ketika memiliki tubuh yang lebih kecil. Tidak perlu banyak kalori terbakar saat bergerak melainkan sedikit saja sudah bisa membuat anda melangkah jauh terbang ke angkasa. Otot yang kuat sangat dibutuhkan di kaki untuk memulai penerbangan dan otot sayap yang kuat diperlukan sebagai akselerasi meningkatkan gaya angkat

  5. Gerakannya lebih cepat (terutama saat menggerakkan sayap).

    Beberapa jenis burung memiliki gerakan yeng lebih gesit dikarenakan ukuran tubuh yang kecil dan gerakannya yang sangat-sangat cepat. Gerakan yang cepat ini juga bermanfaat untuk memompa udara ke paru-paru dan kantung hawa sebanyak-banyaknya. Ini salah satu cara mereka untuk menghindari terkaman binatang buas termasuk didalamnya yang berasal dari jenisnya sendiri, seperti elang dan b. hantu. Salah satu burung dengan gerakan sayap tercepat adalah Kolibri yang bisa mencapai 12-90 kepakan per detik.

  6. Memiliki pundi-pundi udara (kantung hawa).

    Pundi-Pundi Udara Agar Burung Bisa TerbangSemakin intens sayap meningkatkan daya angkat maka semakin tinggi posisi terbang dari atas tanah. Padahal semakin tinggi ke atas persentase oksigen malah semakin menurun. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi keadaan tersebut, unggas yang satu ini memiliki pundi-pundi udara untuk menampung oksigen didalamnya.

  7. Tungkai kakinya yang kuat dan unik.

    Tahukah anda bahwa burung hanya meluruskan kakinya saat mendarat dan berjalan di atas tanah atau hinggap di atas pohon? Sedang saat mengudara mereka menekuk kakinya ke atas. Ini seperti sistem pada pesawat terbang dimana roda hanya dikeluarkan saat hendak terbang dan mendarat. Sedangkan saat berada di udara roda dimasukkan ke dalam badan pesawat. Sama halnya juga dengan ungas ini atau lebih tepatnya teknisi pembuat pesawat meniru kebiasaan tersebut dari burung.

  8. Telinganya memiliki penutup (headset).

    Alasan Burung Bisa Terbang Tapi Ayam Tidak Terbang? Faktor Penyebab Burung Bisa Melayang Di UdaraPernahkah anda melihat telinga burung? Kami juga belum pernah melihatnya. Sesungguhnya mereka memiliki telinga di balik bulunya yang tebal. Bulu yang menutupi telinga tersebut seperti headset yang digunakan seorang penerjun agar pendengarannya tidak terganggu. Perlu diketahui bahwa bulu-bulu tersebut dapat digerakkan merapat sehingga benar-benar berfungsi untuk menahan tekanan udara yang tinggi saat melayang.

  9. Lapisan kornea pada mata lebih tebal.

    Unggas yang melayang ke angkasa memiliki lapisan kornea yang lebih tebal untuk menjaga matanya tetap aman terhadap tekanan udara yang meningkat. Bahkan beberapa dari jenisnya memiliki kelopak bagian dalam yang berfungsi seperti kaca mata untuk menahan tekanan tetapi masih bisa dipakai untuk melihat.

  10. Sayapnya lebih lebar dan panjang.

    Untuk burung yang ukurannya lebih besar seperti burung camar, flaminggo, elang dan lain-lain. Mereka diharuskan memiliki daya angkat yang lebih besar dari unggas yang lebih kecil. Salah satu adaptasinya adalah dengan memiliki sayap yang lebih lebar dan panjang sehingga peningkatan kekuatan gaya angkat lebih besar pula. Selain itu, bulu-bulu pada sayapnya lebih rapat untuk mencegah kebocoran tekanan sehingga sekali mengepakkan sayap, hewan ini bisa bergerak dan terbang maksimal.

  11. Memiliki ekor yang memadai.

    Burung Bisa Terbang desktop.fansshare.comEkor dibutuhkan untuk menyeimbangkan gerakan saat hendak melesat terbang (take off) dan melayang di udara hingga saat mendarat. Tanpa ekornya ia tidak akan bisa menyeimbangkan berat pada bagian depan tubuhnya. Biasanya semakin luas ukuran sayapnya maka semakin luas pula ukuran ekornya (selalu ada keseimbangan antara sayap dan ekor). Terkecuali untuk beberapa jenis burung yang tidak dapat terbang seperti b. unta dan cendrawasih.

    Secara fisika.

  12. Masa jenis tubuhnya yang kecil.

    Menurut hukum arcimedes untuk membuat suatu benda melayang masa jenisnya harus sama atau lebih kecil dari medium/ lingkungannya. Salah satu cara untuk mencapi keadaan ini adalah dengan membuat volume benda lebih besar daripada massa benda tersebut. Inilah salah satu kelebihan unggas yang biasanya berterbangan di udara. Ukuran (volume) mereka memang terlihat besar tetapi sesungguhnya masa tubuhnya lebih kecil. Volume yang besar tersebut justru disebabkan oleh karena kantung hawa dan bulu-bulunya yang menyimpan oksigen dan udara hangat didalamnya.

  13. Gaya yang menekannya ke bawah lebih kecil dari gaya yang menekan ke atas.

    Cara lainnya untuk membuat benda bisa melayang adalah dengan menambah luas permukaannya. Itulah mengapa burung memiliki sayap yang panjang dan lebar. Bahkan semakin besar bobot unggas tersebut maka sudah seharusnya sayapnya juga harus lebih luas. Keadaan ini jelas membuat tekanan di bawah sayapnya lebih tinggi daripada tekanan di atas sayapnya sehingga bisa terbang dan melesat jauh ke angkasa yang luas.

  14. Akselerasinya harus lebih besar dari masa benda tersebut.

    Masa jenis dan luas permukaan tidak memadai/ seimbang dengan bobot suatu pesawat yang mencapai puluhan atau ratusan ton. Keadaan ini diantisipasi dengan kepemilikan mesin jet atau roket sehingga tetap saja suatu pesawat melesat terbang ke udara. Demikian juga unggas ini memiliki akselerasi yang sangat kuat yaitu kedua sayapnya yang harus bergerak cepat, gesit dan serentak. Salah satu gerakan sayap tercepat diseluruh jenisnya adalah burung kolibri.

  15. Mampu melawan gaya gravitasi.

    Sesungguhnya tulang kaki burung tidak diciptakan untuk menahan tubuhnya lebih lama didaratan (di atas tanah atau pohon). Melainkan tulang yang dilatih lebih kuat dalam dirinya adalah yang terletak pada bagian sayapnya. Ada kecenderungan tulang pada sayap burung lebih kuat dan besar daripada di bagian kaki (kecuali untuk jenis pemangsa). Sebab dengan kekuatan sayap, ia menciptakan gaya angkat yang mampu melebihi kekuatan gaya gravitasi yang burusaha membuatnya turun. Hal ini diciptakannya dengan terus bergerak dan semakin cepat sehingga tekanan udara di bawah sayapnya lebih besar dari tekanan udara diatasnya. Gaya angkat inilah yang membuat burung mampu melawan gaya gravitasi yang berusaha menjatuhkannya.

  16. Sudah Terbiasa.

    Alasan Burung Bisa Terbang Tapi Ayam Tidak Terbang? Faktor Penyebab Burung Bisa Melayang Di UdaraDari awal mereka memang diciptakan untuk bisa berjalan di udara dan berterbangan di angkasa. Tentu saja mereka sangat ahli dan berpengalaman dalam hal ini sebab telah melakukannya sejak masih kecil. Kita tidak perlu iri sebab disamping kelebihan tersebut mereka juga memiliki kelemahan, yaitu sasaran empuk bagi hewan pemangsa tentu saja jika pemangsanya bisa melakukannya secara mengendap-endap (ular) tetapi ada juga pemangsa yang sama gesitnya (elang dan b. hantu).

Alasan mengapa ayam tidak bisa terbang

Ayam tidak bisa terbang. by infoagribisnis.comjpg

Kemudian muncul pula pertanyaan tentang salah satu jenis unggas yang ada di sekitar kita, yaitu ayam, mengapa aves yang satu ini tidak bisa terbang? Ngomong-ngomong, bukankah kita sendiri yang repot minta ampun kalau peliharaan ini bisa berjalan di atas angin? 😀 😀 Memang secara umum mereka memiliki kemiripan dengan burung tetapi jika kita lebih teliti memperhatikan dengan seksama maka akan menemukan banyak perbedaan yang kentara. Berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi unggas yang satu ini tidak dapat melakukan manuver di atas angin.

Secara biologi.

  1. Ukuran badannya yang besar.

    Ini jelas sebagai sebuah kerugian telak bagi seorang penerbang mandiri. Semakin berat suatu benda maka semakin tinggi gaya gravitasi yang akan menarik benda tersebut. Terutama bagi jenis unggas yang dipersiapkan dagingnya untuk dipotong. Beratnya bisa mencapai 1 – 2,5 Kg bahkan lebih lagi.

  2. Bulu-bulunya lebih jarang.

    Beberapa jenis ayam justru ada yang botak bagian kepla dan lehernya karena faktor keturunan. Ada juga jenisnya yang tidak memiliki bulu di daerah tembolok dan dada juga paha; ini ditemukan pada jenis a. laga/ a. medan.

  3. Tulangnya besar dan berat.

    Untuk menopang tubuh yang besar tentu saja dibutuhkan rangka yang kuat. Bahkan beberapa jenis yang sering dipelihara untuk diadu memiliki kaki yang lebih gemuk dan kuat. “Sekilas, sebaiknya hindari aktivitas sabung ayam sebab bisa di jerat oleh undang-undang dan kasihan juga ternaknya.”

  4. Gerakannya lebih lambat termasuk saat menggerakkan sayap.

    Ayam Tidak Dipersiapkan Untuk Terbang by francetvinfo.fr
    Jenis unggas yang satu ini memang hanya digunakan untuk dipanen dagingnya saja. Justru ketika ia lebih banyak bergerak maka kalorinya akan segera banyak habis sehingga daging dan lemaknya lebih kecil. Itulah sebabnya mengapa ayam yang khusus dipanen dagingnya lebih suka makan, minum dan tiduran seharian. Sehingga mustahil untuk terbang.

  5. Kantung hawa yang belum berkembang.

    Sama seperti unggas lainnya, hewan ini juga dilengkapi dengan kantung udara tetapi belum berkembang dengan maksimal terutama pada jenis ayam potong. Bukti bahwa unggas ini memiliki kantung hawa adalah saat mereka bertutur “kukuruyukk.” Dari sini kita bisa menilai seberapa besar kantung udara yang dimilikinya. Semakin panjang bunyinya maka semakin memadai ukuran kantung hawa yang dimiliki. Ini bisa kita temukan pada salah satu jenis ayam bernyanyi yang memiliki peminat sendiri bahkan merdu dan panjang suaranya sering dilombakan dibeberapa daerah.

  6. Penutup telinganya terbatas.

    Faktor Penyebab Ayam Tidak Dapat Terbang by pertanianku.comPernahkah anda mengamati penutup telinga pada ayam? Jika pada burung, telinga, dagu, rahang dan pipinya ditutupi oleh bulu halus tetapi pada ayam hal tersebut tidak ada atau sekalipun ada pada jumlah yang lebih jarang dan tipis. Keadaan ini tidak memungkinkannya untuk terbang jauh di atas angin sebab pasti akan mengalami gangguan pendengaran karena perbedaan tekanan udara.

  7. Ukuran sayapnya tidak memadai.

    Ukuran sayap yang lebih pendek dan kaku membuatnya mustahil bisa menciptakan gaya angkat yang maksimal. Ditambah lagi dengan kapasitas bulu pada sayapnya yang agak jarang sehingg cenderung menciptakan kebocoran tekanan sehingga mustahil untuk melayang di udara.

    Dari sudut pandang fisika.

  8. Masa jenisnya besar.

    Daging yang besar dan dipenuhi air, rangka yang besar dan kuat, bulu yang tipis dan kantong udara yang belum berkembang maksimal adalah kelemahan yang meningkatkan masa jenis. Volume tubuh yang besar yang disertai oleh massa yang besar pula membuat masa jenisnya sangat tinggi dan sulit untuk melayang di udara.

  9. Gaya yang menekannya ke bawah lebih besar dari gaya yang menekan ke atas.

    Luas tubuh dan sayap yang kecil tetapi bobot yang sangat besar membuat ayam semakin mustahil untuk terbang. Gaya gravitasi akan lebih besar menariknya ke bawah daripada tekanan udara di bawah sayap sehingga membuatnya cepat sampai ke tanah.

  10. Akselerasi yang kurang memadai.

    Sayap yang tidak sering digunakan dan bulunya yang jarang membuat tekanan udara di bawah sayapnya mengalami kebocoran sehingga lebih kecil dibandingkan dengna gaya gravitasi. Sekalipun ayam mengepakkan sayap begitu kuat dan banyak, berbagai kebocoran ini membuat gaya angkat yang diciptakannya tidak maksimal. Artinya, biarpun ayam mencoba untuk terbang tetap saja lambat-laun ia akan jatuh ke tanah karena tidak mampu mempertahankan gaya angkat melebihi gaya tarik gravitasi bumi.

  11. Belum terbiasa.

    Ayam Ditakdirkan Untuk Tidak Terbang by blogspot.comBiar bagaimanapun kalau belum terbiasa ya tetap saja tidak bisa. Memang dari sononya sudah diciptakan Tuhan untuk tidak terbang. Tapi itu bagus untuk kita sebab kalau ayam yang anda pelihara di rumah bisa terbang maka bisa-bisa ia lari pergi jauh entah kemana. Atau mungkin juga ia akan ke atas atap uncuk cari makanan sampil mencakar seng bahkan buang kotoran pulak padahal setiap kali air hujan mengalir di seng itu masuknya ke bak tempat pemandian. :D :D Bisa juga kalau ayam terbang pasti akan diam-diam masuk ke dalam rumah lewat jendela atau jerjak pintu untuk makan nasi di atas meja makan atau di dalam panci. Jadi kita harus bersyukur semua dibuat Tuhan pada tempat yang seharusnya.

Berbahagialah melihat betapa indahnya alam ini dan nikmati pesona yang diekspresikan makhluk hidup dengan penuh rasa syukur. Sebab dengan melihat keunikan setiap ciptaan maka ada hal yang bisa kita pelajari dari sana. Bahkan pesawat terbang dibuat berdasarkan ilmu pengetahuan tentang anatomi, perilaku dan gaya terbang burung di udara. Tetapi hindarilah rasa cemburu sebab masing-masing makhluk hidup memiliki keunikan dan potensi yang berbeda-beda. Kami sendiri menyatakan bahwa ketika anda mampu membaca gejala alam lalu melogikakannya berdasarkan ilmu pengetahuan yang dipelajari di sekolah maka tepat saat itu juga tingkat kecerdasan berkembang. Jadi cara alami untuk mengembangkan kepintaran adalah dengan mempelajari dan memahami berbagai peristiwa alamiah. Kemudian menyusunnya dalam bentuk-bentuk kronologi yang masuk akas sehingga membuat diri sendiri mengerti dan orang lain yang membacanya juga turut mendapatkan pencerahan atas hal tersebut.

Salam, sains terapan!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.