Kepribadian

10 Cara Islam-Kristen Berselisih-Konflik-Perang-Dingin Dengan Menggoreng Isu Yerusalem Oleh Oknum Kapitalis Licik


Cara Islam-Kristen Berselisih-Konflik-Perang-Dingin Dengan Menggoreng Isu Yerusalem Oleh Oknum Kapitalis Licik

Islam dan Kristen adalah dua agama besar yang telah melalui sejarah panjang, ada yang berlangsung damai dan ada pula yang kelam. Sekalipun banyak perbedaan antara keduanya, tetapi keduanya memiliki prinsip moral yang serupa sebab sama-sama berpedoman pada Hukum Taurat Musa. Seperti jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta dan masih banyak lagi isi hukum tersebut (total ada 10 aturan). Tidak hanya itu saja, keduanya adalah sama-sama keturunan Abraham, yaitu bapa segala yang beriman. Dua keyakinan ini sama-sama hidup dan dan berkembang di Indonesia. Tidak ada masalah serius antara keduanya, sekalipun ada hal-hal kecil, semuanya itu adalah ujian untuk saling menguatkan satu dengan yang lain.

Pembatasan masalah – semua ini adalah ilustrasi

Yang akan kita bahas dalam tulisan ini adalah tentang masalah-masalah sepele yang sengaja dimobilisasi oleh oknum-oknum tertentu agar mereka bisa mendapatkan keuntungan lewat semuanya itu. Mungkin ini belum terjadi di Indonesia dan kita harap akan tetap demikian. Untuk lebih mengantisipasi keadaan tersebut. Sebaiknya kita senantiasa berhati-hati saat menyimak informasi, pertahankan sikap kritis dan selektif agar tidak termakan hasutan yang tidak jelas. Oleh karena itu, pada bagian ini kami akan menampilkan beberapa pola yang digunakan oleh oknum kapitalis untuk menciptakan perang dingin (dendam, iri hati, kebencian) diantara masyarakat. Perang  dingin inilah yang suatu saat yang bisa saja pecah menjadi konflik bahkan perang agama.

Semuanya itu demi penguasaan sumber daya

Apa sih yang diperebutkan oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab ini? Ketahuilah bahwa yang mereka perebutkan bukan uang tetapi sumber daya alam yang tersedia di bumi Indonesia. Isu-isu rebutan penguasaan sumber daya bukan hanya terjadi sekarang seja melainkan hampir semua negara mengalaminya. Dimana orang-orang cerdas di tempat tersebut telah berusaha mati-matian agar para rival mereka bisa jatuh sehingga setidak-tidaknya persaingan berkurang. Terlebih ketika kita mendalami isu-isu tentang penguasaan minyak bumi maka orang-orang ini ingin agar jumlah manusia berkurang. Mereka menganggap bahwa pelipat-gandaan pendudu adalah ancaman bagi masa depan sehingga besar keinginannya untuk mengurangi jumlah penduduk.

Sumber daya yang tidak cukup untuk masa depan demi kemewahan, kemegahan dan kenyamanan duniawi yang lebay

Sebenarnya sumber daya yang tersedia mencukupi untuk seluruh penduduk. Hanya saja oknum kapitalis licik tersebut sangat serakah terhadap kemewahan, kemegahan dan kenyamanan duniawi. Lantas saja, untuk mewujudkan semuanya itu pepohonan di tebang, hutan ditelanjangi, hewan liar diburu, pulusi dimana-mana, sampah di buang sembarangan dan masih banyak kerusakan lingkungan lainnya yang mereka timbulkan. Akibat dari semua keadaan ini terakumulasi pada suhu lingkungan yang semakin meningkat dan curah hujan yang sedikit. Keadaan ini jelas meningkatkan pemakaian listrik sehingga konsumsi BBM meningkat sangat tajam. Belum lagi BBM yang digunakan untuk menyuplai roda-roda di atas aspal dan di atas angin. Akibatnya produksi lebih rendah daripada konsumsi minyak bumi yang meningkat tajam sehingga hanya menyisakan stok untuk beberapa tahun saja.

Usaha oknum kapitalis licik untuk mengadu domba Islam dan Kristen

Ada apa sebenarnya, mengapa para pemilik modal ini berusaha mengadu domba kedua kelompok agama tersebut? Seperti yang kami katakan sebelumnya bahwa semuanya itu semata-mata demi penguasaan terhadap sumber daya yang tersedia. Rasanya bagi mereka belum cukup menjadi seorang yang kaya rayal Mereka ingin menjamin kehidupannya dan kehidupan anak cucunya di masa depan. Tidak ada lagi rasa persatuan dan keindonesiaan, yang mereka pentingkan adalah dirinya sendiri dan kelompoknya. Hingga akhirnya orang-orang ini melakukan konspirasi untuk melenyapkan beberapa penduduk dengan mengangkat berbagai isu yang kiri-kira bisa memanas-manasin hubungan antara umat beragama. Bahkan sekalian saja jatuh dalam persaingan, perselihan, konflik dan perang agama. [Baca juga: Konspirasi melenyapkan orang-orang.] Berikut selengkapnya pola-pola yang mereka lakukan untuk mewujudkan hal tersebut.

  1. Mengungkap sejarah masa lalu yang kelam.

    Setiap kelompok masyarakat memiliki sejarahnya masing-masing, demikan halnya juga dengan kedua agama ini. Ada waktu dimana nenek moyang kita saling berperang, menikam dan membunuh satu-sama lain. Masa-masa ini memang sangat sulit dan bukan hanya antara Islam dan Kristen saja yang mengalaminya melainkan hampir seluruh kelompok masyarakat diseantero dunia mengalaminya kala itu. Mengapa demikian? Itu adalah masa-masa dimana manusia menjadi serakah akan kekuasaan, kekayaan, wilayah dan lain sebagainya.

    Lantas, haruskah saling berdebat dan berselisih demi kesalahan nenek moyang kita di masa lalu? Seharusnya, bila kita cerdas maka kita tidak perlu menanggung kesalahan nenek moyang entah berantah yang bahkan wajahnya sendiri tidak kita kenali. Kelak diakhirat jika ada dari mereka yang salah maka Tuhan akan menghukumnya. Jadi jangan saling menghakimi demi suatu kejadian yang bahkan tidak kita kenali ujung dan pangkalnya.

  2. Mewujudkan janji Allah, ingin menjadi bangsa yang besar, agama satu-satunya.

    Ada dua janji Allah kepada Abraham yang sebenarnya sudah terwujud baik terhadap orang Islam maupun terhadap orang Kristen, yaitu “membuat keturunanmu sangat banyak” (bukankah orang Islam-Kristen saat ini ada dimana-mana?). Janji ke dua yang sudah terwujud adalah, “keturunanmu itu akan menduduk kota-kota musuhnya,” hal ini juga sudah terwujud sebab berulang kali kekuasaan di Israel berpindah tangan antara orang Islam dan Kristen. Bahkan kota-kota di negara lain yang awalnya dikuasai oleh bangsa pagan (tak beragama) tetapi sekarang telah didominasi oleh kedua agama tersebut.

    Tetapi masih banyak orang yang berpikiran sempit dan belum puas terutama tentang “menguasai kota-kota musuhmu.” Mereka mengartikan hal ini sebagai panggilan untuk menjadikan keyakinannya sebagai “the only one” di muka bumi. Ini jelas suatu usaha yang salah sebab keberagaman yang terjadi saat ini adalah sudah kehendak Tuhan. Justru bila hal tersebut dipaksakan maka kita bisa berujung pada konflik, kekerasan hingga peperangan. APA MASIH ADA LAGI MORALITAS YANG BENAR SAAT KITA SALING MENYAKITI BAHKAN BUNUH-BUNUHAN?

    (Kejadian 22:17-18) maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya. Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku.”

  3. Membawa debat siapa anak perjanjian yang sesungguhnya.

    Ini juga melibatkan polemik yang sangat panjang dan menyita banyak waktu. Sungguh daripada memperebutkan hal-hal entah berantah yang bahkan kita sendiri belum lahir di kala itu. Sadar atau tidak, masalah semacam ini juga tidak akan pernah terselesaikan. Akan tetapi jika kita mau merendahkan hati dan melihat baik-baik tentang janji Allah kepada Abraham maka marilah mewujudkan hal tersebut. Terutama tentang “oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapatkan berkat.”

    Seorang anak perjanjian pastilah ditandai, memiliki dan mengemban tanggung jawab untuk mewujudkan janji terakhir ini (sebab dua janji sebelumnya sudah digenapi). Oleh karena itu, terserah siapapun anda di luar sana, baik Islam ataupun Kristen, datangkanlah berkat bagi kehidupan sesamamu dimanapun anda berada.  Dengan demikian terbuktilah bahwa anda adalah anak-anak Abraham yang mendapatkan dan merealisasikan janji tersebut dalam hidup masing-masing.  Sebarkan kebaikan kepada banyak orang dimulai dari hal-hal kecil. Jangan dulu berpikir untuk membagi-bagikan uang kepada sesama sebab setiap manusia memiliki kemampuan finansial yang terbatas. Tetapi bagikan sesuatu yang sudah ada di dalam dirimu dan siap untuk dipancarkan, misalnya ramah tamah, perhatian, kepedulian, ilmu pengetahuan dan wawasan yang dimiliki. Ketahuilah dengan menebarkan kasih semacam ini, sudah cukup untuk membuktikan bahwa anda adalah anak perjanjian, yaitu anak Abraham bapa orang percaya.

  4. Berselisih untuk memperebutkan ajaran yang paling benar.

    Banyak pihak yang membawa hal-hal ini ke dalam forum-forum yang berskala lokal maupun nasional bahkan ada juga yang internasional. Islam dengan Kristen jelas-jelas berbeda, “bagaimana mungkin kita mempertemukan dua jalan yang dari awal sudah berbeda?” Memang ada beberapa kemiripan antara dua kepercayaan ini, tetapi itu hanyalah cucok logi yang dihubung-hubungkan tetapi tidak akan pernah terhubung. Ini seperti jalan dari Jakarta ke Medan dengan jalan dari Jakarta ke Lampung. Memang pada awalnya ada kemiripan arah tetapi ketahuilah bahwa ujungnya berbeda. Mau dicari titik simpulnya sampai kiamat sekalipun tidak akan pernah ketemu. Oleh karena itu, HENTIKAN USAHA UNTUK MENCARI PEMBENARAN LEWAT ARGUMEN MELAINKAN LAKUKA KEBENARAN: KASIHI TUHAN DENGAN SEUTUHNYA DAN SESAMA SEPERTI DIRI SENDIRI.

  5. Menggoreng masalah antara Israel dengan Palestina.

    Disinilah banyak orang Islam dan Kristen terjebak dalam kebencian. Kita sama-sama menganggap bahwa kota suci Yerusalem adalah tempat yang sakral sehingga tidak memaafkan ketika ada yang mencoba untuk menguasainya. Seolah-olah emosi kita dikocok-kocok oleh pemberitaan berbagai-bagai media masa yang menyudutkan ini dan menuduh itu.

    Sadarilah dan BUKA MATA LEBAR-LEBAR, ini adalah salah satu cara tercepat dan paling ampuh bagi kapitalis licik untuk mengadu domba kita. Orang-orang manipulatif ini berkonspirasi untuk menguasai Islam maupun Kristen dengan menjebak tokoh-tokoh inti dan pengikutnya dalam ajaran kebencian yang sifatnya masif. Ajaran kebencian ini seperti api kecil yang semakin digoreng semakin membesar sehingga menimbulkan konflik horizontal yang berkepanjangan.

    Nyatalah bahwa sesungguhnya semua isu-isu tentang gejolak di Palestina tersebut hanyalah masalah sepele yang terkesan dibuat-buat oleh oknum kapitalis. Artinya, ada kerja sama antara oknum kapitalis dari negara lain dengan oknum kapitalis picik yang menguasai Indonesia. Mereka sengaja menciptakan masalah-masalah entaberantah semata-mata demi menyulut api kebencian, memicu perselisihan dan menimbulkan konflik SARA diantara rakyat.

    INI ADALAH CARA OKNUM KAPITALIS UNTUK MENGURANGI JUMLAH PENDUDUK, apakah anda mau diperalat oleh orang-orang tersebut untuk melakukan kekerasan dan menyakiti orang lain? Sadarlah saudaraku, semua kejadian di Timur Tengah hanyalah akal-akalan belaka! Jika memang TIMUR TENGAH TIDAK AMAN DAN SYARAT KONFLIK, MENGAPA RIBUAN, RATUSAN RIBU BAHKAN JUTAAN ORANG (BISA LEBIH LAGI) TERUS DATANG DAN PERGI BERZIARAH KE YERUSALEM DENGAN SELAMAT? Sekali lagi kami katakan, sadarlah dan jangan mudah terbawa emosi dengan isu-isu yang digoreng habis-habisan oleh oknum kapitalis yang tidak bertanggung jawab.

  6. Pilpres, Pilkada dan Pileg yang menggelontorkan banyak uang.

    Seperti yang kami katakan sebelumnya bahwa uang yang banyak jelas bisa menjadi antikristus yang menyesatkan banyak orang. Dengan gelontoran uang miliaran rupiah yang dicairkan saat proses kampanye, siapa yang bisa menjamin bahwa semuanya itu diarahkan ke jalan yang benar? Sadarilah bahwa semakin banyak uang yang digelontorkan maka semakin tinggi pula penggunaanya kepada hal-hal buruk termasuk dalam hal ini adalah mobilisasi masa untuk tujuan sempit. Mendanai pengunjuk rasa yang biasa-biasa saja memang tidak masalah tetapi orang-orang yang telah di doktrin dengan kebencian di tambah lagi kelonggaran yang diberikan oleh aparat dapat berujung pada konflik yang memakan korban, baik materi maupn moril.

    karena itulah kami memperjuangkan kesetaraan pendapatan dan kekuasaan sebab dua power ini beresiko tinggi menyebabkan kerusakan dalam sistem bermasyarakat. Oleh karena itu, jaga pikiran tetap tebuka dan tertuju kepada Tuhan dalam doa, firman dan puji-pujian. Sebab para kapitalis ini bisa saja menciptakan masalah yang dibuat-buat (hoax) demi mewujudkan keinginannya – JANGAN MAU DIPERALAT!

  7. Persaingan usaha entah berantah.

    Lahan usaha menjadi bahan rebutan antara kapitalis yang didalamnya melibatkan langsung masyarakat luas. Mereka memanfaatkan isu-isu sensitif tentang Islam dan Kristen semata-mata demi menarik banyak pelanggan ke gerainya. Isu yang paling santer dihembuskan adalah tentang halal tidaknya suatu produk. Keadaan ini jelas menyita perhatian yang sangat mengundang selera karena cukup seru.

    Orang Kristen sebaiknya, jangan terpancing emosi dengan isu halal atau tidaknya suatu produk. Jangan karena anda berpikir bahwa hal tersebut tidak sesuai dengan keyakinan anda lantas langsung mengomentari macam-macam. Apapun yang anda lakukan tentang isu-isu tersebut, sadarilah bahwa YANG SEDANG BERPERANG ADALAH PARA KAPITALIS. Jadi mau produk itu halal atau tidak yang rugi itu bukan ajaran Kristen tetapi pengusahanya. Jadi kalau ada pengusaha yang produknya tidak halal lalu dijegal, itu sudah resikonya.

    Jangan mudah terpancing dengan isu semacam ini, yang diinginkan oleh oknum kapitalis licik tersebut adalah agar anda terbawa emosi lalu memberi komentar panas sehingga membuat diri sendiri terbakar. Jika berkomentar sebaiknya pasang argumen yang menegaskan bahwa anda “cukup tahu aja. Terimakasih!”

  8. Memancing rasa benci keluar lewat iri hati terhadap agama lain.

    Berhati-hatilah terhadap ketertarikan anda terhadap kenikmatan dan kemuliaan duniawi. Oknum kapitalis picik ini sangatlah pandai memicu rasa cemburu dari dalam dirimu dengan menampilkan beberapa orang yang sengaja di-endorse dengan kekayaan, pujian, popularitas, penghormatan, penghargaan dan lain sebagainya. Ini mereka lakukan agar anda cemburu dengan kelompok masyarakat tertentu/ agama tertentu sehingga timbulah benih kebencian. Oleh karena itu, sangat penting bagi anda untuk mampu mengendalikan rasa cemburu di dalam hati. Jika kita tidak mampu mengendalikan sifat negatif ini maka hal buruk akan menimpa kita cepat atau lambat. Oleh karena itu, pelajari lebih lanjut tentang Tips menghilangkan kedengkian hati.

  9. Kejahatan yang dilakukan oknum agama tertentu terhadap oknum agama lain.

    Cara licik lainnya yang dilakukan oleh oknum kapitalis picik adalah mereka begitu menyoroti kejahatan yang dilakukan oleh oknum agama tertentu terhadap oknum agama lainnya. Mereka begitu menyorot hal tersebut dan mengulang-ngulang beritanya untuk memancing kebencian antara Islam-Kristen. Camkanlah baik-baik bahwa semua ini mereka lakukan agar kebencian dari dalam hati meluap lalu tanpa alasan melakukan penyerangan terhadap pihak lainnya. Ini jelas sebagai sebuah jebakan agar seseorang atau sekelompok orang berlaku anarkis sehingga terseleksi secara sosial (masuk bui) bahkan mengalami seleksi alam juga (kehilangan nyawa). Oleh karena itu, jangan libatkan dirimu untuk mendahului penindakan (kekerasan) kepada siapapun tetapi biarkanlah ahlinya (aparat hukum) yang bertugas menyelesaikan semuanya.

  10. Lewat isu-isu sensitif terhadap agama lain.

    Oknum kapitalis picik ini memang sangat pandai mengangkat isu ke telinga anda. Mereka akan mengedukasi anda tentang sesuatu lalu melemparkan isu sensitif dari agama lain ke hadapan anda. Bagaimana caramu menanggapi ini? Saran dari kami adalah, silahkan baca tetapi gunakan prinsip “cukup tahu saja” tanpa berkomentar panjang lebar. Apalagi komentar yang berhubungan dengan keyakinan sendiri yang jelas-jelas tidak akan pernah sinkron jika disesuaikan dengan keyakinan orang lain. Sebab masalah keyakinan seseorang, itu tidak ada kompromi, biarkan dia menempuh jalannya, itukan sudah pilihan hatinya. Toh kalau ada yang rugi pasti dia sendiri kan?

Ada banyak bentuk konspirasi untuk melenyapkan penduduk agar oknum kapitalis picik berkuasa atas segala-galanya. Mereka bukannya kekurangan uang tetapi terlalu khawatir akan masa depan, padahal masa depan, “siapa yang tahu?” Tetapi orang-orang ini menjamin masa depannya dengan melenyapkan lebih banyak penduduk lalu menyebarkan berbagai-bagai isu sensitif antara Islam dan Kristen, termasuk menggoreng isu tentang Yerusalem dan Timur Tengah. Oleh karena itu, jangan mudah termakan isu murahan sehingga iri hati, kebencian, amarah, dendam dan kekerasan menguasai anda. Ketahuilah bahwa tepat saat dirimu terbakar oleh sifat-sifat buruk tersebut, tepat dibelakang itulah para kapitalis licik ini senyam-senyum bahkan tertawa sambil berkata, “Yes sasaran terkunci!” Jadi bijak-bijaklah teman dan serahkan segala pelanggaran hukum kepada ahlinya (pihak Kepolisian) yang memang memiliki wewenang untuk itu.

Selingan bagi yang Kristen.

Salam, sadari & kenali konspirasi agar tidak terjebak didalamnya!

3 replies »

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.