anak

+10 Cara Mengendalikan Cinta Anak Muda (Muda-Mudi) Agar Tidak Mengarah Kepada Hal Negatif

Cara Mengendalikan Cinta Antar Anak Muda (Muda-Mudi) Agar Tidak Mengarah Kepada Hal Negatif

Manusia diciptakan berpasang-pasangan tetapi bukan berarti sejak anak atau remaja sekalipun sudah memiliki pasangan hidup. Memang Adam dan Hawa, nenek moyang kita telah bersama sejak dari usia dini. Bisa dikatakan bahwa ini adalah pernikahan paling muda yang dipimpin langsung oleh Tuhan sebab sejak usia mereka 1 – 2 – 3 hari berselang (sejak diciptakan) mereka sudah hidup berpasangan. Mereka memang spesial karena tidak melalui masa balita, kanak-kanak dan remaja tetapi langsung dewasa. Keturunannya yang kemudian, termasuk kita harus sabar menunggu hingga dewasa dulu barulah setelah itu siap hidup bersama orang lain.

Pengertian dan pembatasan masalah

Cinta adalah (1) suka sekali; sayang benar; (2) kasih sekali; terpikat (antara laki-laki dan perempuan); (3) ingin sekali; berharap sekali; rindu; (4) susah hati (khawatir); risau (KBBI Luring). Merupakan hasrat (birahi) yang kuat untuk menyangi seseorang. Kisah-kisah semacam ini adalah yang paling banyak melibatkan hawa nafsu. Artinya kisah cinta antara muda-mudi lebih banyak melibatkan hawa nafsu yang tidak tulus. Jika lebih didekatkan lagi maka hal ini identik dengan kasih eros yang meledak begitu tinggi di dalam pikiran tetapi berlangsung hanya sesaat saja. Kisah tentang  keinginan bisa saja menjadi liar sehingga membawa dampak buruk bagi kawula muda yang terlibat didalamnya.

Mencintai seseorang pertama sekali (cinta pertama) seperti tsunami. Gelombang kompresinya sangat menghancurkan diawal-awal. Tetapi mereka yang mampu melewati masa-masa falling in love ini dengah penuh kesadaran tidak akan hanyut terbawa emosi negatif yang berakibat fatal bagi kehidupan sekarang maupun di masa depan.

Serunya kental diawal saja – akhirnya cair dan menguap

Cinta-cintaan anak muda memang awalnya seru-seru aja. Tetapi sebenarnya semua hal itu hanyalah terjadi diawal-awal saja. Gejala keseruan ini berlangsung karena hal tersebut baru saja dialami. Layaknya seseorang yang berasal dari desa dan baru saja tiba di kota besar. Pasti kesan  pertamanya adalah “waw… luar biasa… amazing…” tetapi lama kelamaan kalau sudah terbiasa jadi “biasa saja….” Pengalaman pertama memang seru tetapi lama kelamaan hal tersebut akan merosot dan merosot lagi seiring dengan semakin jelasnya kenyataan bahwa “tidak ada manusia yang sempurna.”

Adalah baik bagi anak muda untuk mampu mengendalikan rasa di dalam hatinya diawal-awal, rasa yang membuat semua impian terasa nyata. Khayalan tingkat tinggi yang terjadi pada permulaan masa pacaran seperti narkoba yang bisa membuat seseorang terlena hingga tak sadarkan diri. Maksudnya disini adalah mereka tidak ingat lagi yang namanya aturan ini itu sehingga cenderung dikendalikan oleh hawa nafsu yang liar. Jika keadaan ini tidak segera disadari dan dikendalikan maka akan berakhir pada penyesalan seumur hidup. Hal ini didukung kuat oleh kebiasaan orang tua dan lingkungan masyarakat sekitar yang memberi kebebasan yang berlebihan untuk berdua-duaan “di jalan-jalan sepi yang ramai dikunjungi orang tidak dikenal (tempat remang-remang lewat tengah malam).”

Akibat keinginan pacaran yang terlalu dini

Menjalin kasih di masa muda jelas tidak baik bagi masa depan anda sebab di masa inilah umat manusia lebih banyak belajar tentang kehidupan. Sebelum seseorang siap menjalani hidup maka lebih baik baginya untuk mempelajari semuanya terlebih dahulu sehingga siap menghadapi resiko dan menanggulangi semuanya sedini mungkin. Akibatnya hubungan baik dengan Tuhan dan orang tua bisa retak-retak, konsentrasi belajar buyar, rasa damai – bahagia – tenteram pergi dari dalam hati dan masa depan tidak jelas. Ada pula yang sampai terpuruk dalam seks bebas, hamil di luar nikah bahkan bukan mustahil mengalami mengakhiri hidup dengan cara sendiri. Simak juga, Dampak negatif berpacaran terlalu awal.

Orang yang lebih banyak santai beresiko tinggi mengalami dampak negatif

Seseorang yang sedang kasmaran pastilah membawa orang yang disukainya dalam suasana santai yang dihadapi. Seolah mereka merasa “geli-geli lucu ketawa-ketiwi sendiri” mengingat orang yang dicintainya. Ada pula yang mengalami “falling in love” dengan melantunkan senandung rindu yang penuh penjiwaan. Beberapa orang melaluinya sambil melamun sepanjang hari sedangkan yang lainnya melaluinya sambil menyibukkan diri dengan aktivitas positif (fokus Tuhan, belejar dan bekerja). Menurut anda siapakah diantara orang-orang tersebut yang beresiko tinggi mengalami cinta yang tak terkendali? Ya setuju, anak muda yang seharian tidak ada kegiatan dan terus melamun pasti tidak mampu mengendalikan rasa tersebut sedangkan yang senantiasa melakukan aktivitas positif berlaku sebaliknya.

Cara mengendalikan rasa cinta yang berlebihan

Mudah mengendalikan sesuatu yang bisa dicitrakan dengan indra, seperti naik sepeda, motor, mobil dan lain sebagainya. Semuanya itu, bisa diamati dengan indra dan bisa membayar seorang trainer untuk melatih kita. Bahkan jika memang masih belum bisa sama sekali, kita bisa membayar supir sekali jalan untuk mengemudikannya. Tetapi, bagaimana kalau semuanya ini tentang mengemudikan diri sendiri? Mampukah anda membawa setirnya sendiri atau menyuruh orang lain untuk melakukan hal tersebut? Berikut akan kami berikan beberapa masukan untuk anda.

  1. Selalu fokus Tuhan – iman.

    Mengendalikan diri itu erat kaitannya dengan tingkat kecerdasan masing-masing orang. Semakin cerdas seseorang maka semakin tinggi aktivitas otaknya yang diiringi dengan yang diiringi oleh tingginya aktivitas yang dilakukan dari waktu ke waktu. Berikut ini akan kami bahas lagi lebih detail tentang hal terset.

    • Ambil waktu khusus untuk bersama dengan keluarga atau sendiri juga boleh untuk senantiasa membaca firman, berdoa dan bernyanyi.
    • Gunakan waktu break (istirahat) untuk senantiasa bernyanyi-nyanyi memuliakan Tuhan.
    • Selalu memuji-muji nama Tuhan sambil menikmati hidup (makan, minum, jalan-jalan).
    • Ramah kepada orang-orang yang di temui sambil memuliakan nama Tuhan di dalam hati.
    • Memuji-memuliakan nama Tuhan saat melakukan perjalanan kemana-mana.
    • Bernyanyi memuliakan nama-Nya sambil menyelesaikan pekerjaan ringan (menyapu, menyuci piring).
    • Disela-sela pelajaran/ pekerjaan yang padat dan membutuhkan konsentrasi tinggi mengambil waktu jeda (3-5 menit) untuk memuliakan nama Tuhan.
    • Saat sedang tertekan dan berada dalam masalah, tetap memuliakan nama Tuhan dalam hati lalu menyelesaikan pekerjaan sambil ramah kepada orang-orang yang ditemui.
  2. Tetap mengasihi sesama – kebaikan hati.

    Berusahalah untuk selalu berbagi dengan orang lain. Ini adalah sebuah langkah maju untuk meningkatkan kecerdasan sehingga andapun dimampukan untuk mengontrol rasa cinta yang tidak karuan. Tidak perlu repot kalau soal berbagi, jika anda tidak punya apa-apa seperti kami, setidaknya ramahlah kepada siapapun yang anda temui. Selanjutnya anda dapat berbagi kepada sesama lewat potensi dan sumber daya yang dimiliki masing-masing.

  3. Siap menjalani ujian kehidupan.

    Saat melakukan kebaikan sekalipun terkadang kita diuji oleh situasi sebab mungkin ada-ada saja dari teman-teman yang menanggapi kita dengan cuek dan sinis. Saat ujian semacam ini terjadi, jangan bersungut-sungut di dalam hati melainkan katakanlah “terimakasih ya Tuhan, satu lagi ujian yang melatihku untuk kuat hari ini. Mampukan aku menjalani semuanya dengan penuh semangat!” dan teruslah fokus kepada Tuhan atau lanjutkan pelajaranmu atau kerjakan sesuatu.

    Jangan pernah menganggap masalah sebagai hambatan dalam hidup yang membuat langkah kaki terhenti. Tetapi anggaplah persoalan hidup sebagai tanjakan yang harus dilalui dengan penuh perjuangan.”

  4. Selalu mampu merendahkan hati.

    Manusia bawaannya sombong sedangkan orang yang rendah hati adalah cerdas. Ini juga sebagai sebuah latihan dalam hidup anda agar selalu mampu “menempatkan diri di bawah kebenaran sekalipun karena memperjuangkan hal yang benar itu, seolah-olah harga diri kita tidak ada.”

    Ketika arogansi dan amarah mulai memuncak dalam dirimu, seolah-olah ingin melampiaskan kekesalahan hati kepada seseorang, berusahalah untuk menyangkal diri. Dengan menginjak diri sendiri maka tepat saat itu juga hati kita dipenuhi dengan kelegaan. Katakan “Saya ini hanya manusia berdosa, sampah yang tidak ada apa-apanya. Kuatkan hati kami menjalani semuanya ini ya Tuhan!” Dan teruslah bernyanyi memuliakan nama Tuhan di dalam hati atau pelajarilah sesuatu atau kerjakanlah sesuatu.

  5. Melepaskan candu terhadap materi.

    Kita tidak membutuhkan materi dalam kadar yang besar, melainkan cukup standar saja asalkan sudah memenuhi kebutuhan sehari-hari. Nikmati materi dengan cara yang fluktuatif, kadang enak juga yang pahit, kadang mahal juga yang murahan, kadang yang berkelaj juga kaki lima. Ini membuat kita tidak begitu ketergantungan dengan materi melainkan lebih fleksibel dan apa adanya saja. Orang yang mampu melakukan ini akan turut meningkatkan kecerdasannya sehingga mampu lebih sadar untuk mengendalikan rasa cinta.

  6. Melepaskan ketergantungan terhadap kemuliaan.

    Hindari sikap yang terlalu berharap untuk dihargai dan dihormati orang lain. Jangan bergantung kepada hal-hal semacam ini tetapi mulailah dari diri sendiri untuk menghargai dan menghormati orang lain. Saat kita aktif melakukannya maka itulah pertanda bahwa kita tidak candu terhadap hal tersebut. Aktivitas semacam ini juga turut meningkatkan kecerdasan otak sehingga meningkatkan kesadaran yang memungkinkan kita mengendalikan rasa cinta yang liar.

  7. Mampu menerima segala kenyataan apa adanya.

    Mereka yang mampu menerima kenyataan seadanya adalah orang yang sabar dalam segala sesuatu. Sebab apa yang sudah terjadi tidak mungkin diubah. Mungkin kita bisa memperbaikinya dengan merencanakan hal tersebut sebaik-baiknya di masa depan. Keadaan ini membantu melatih anda untuk menguasai sisi emosional di dalam diri sendiri. Orang yang bisa menguasai sisi emosional di dalam hatinya juga dimampukan untuk mengendalikan rasa cinta muda-mudi yang terkadang tak tahu arah.

  8. Selalu berpikiran positif disegala waktu.

    Sadarilah bahwa pikiran positif sangat mempengaruhi kebahagiaanmu. Orang yang bahagia pastilah selalu menyadari keberadaan dirinya dan tidak mudah terjerumus pada hawa nafsu pacaran yang tidak jelas. Orang yang cerdas hanya akan berpacaran dengan seseorang yang sudah positif ingin melangsungkan pernikahan setelah itu. Tetapi mereka yang kurang pintar akan menghabiskan waktunya bersama seseorang yang bahkan tidak mampu memahaminya karena usia yang masih terlalu muda. Berikut beberapa daftar pikiran positif.

    • Kuatir. Menjauhi rasa kuatir dari dalam hatinya sebab kehidupan ini telah sepenuhnya diserahkan kepada Tuhan.
    • Suudzon. Tidak tenggelam untuk mereka-rekakan hal yang buruk tentang orang lain. Waspada itu boleh tetapi terus menerus fokus pada hal negatif adalah salah. Melainkan selalu bernyanyilah memulaiakan Tuhan di dalam hati.
    • Dendam. Maafkanlah orang yang membenci anda dan berbuat baiklah kepada mereka. Setidak-tidaknya ramahlah kepada mereka, jika mereka acuh, itu adalah ujian untuk melatih kekuatan dan kecerdasan anda.
    • Iri hati. Orang yang iri hati tidak akan pernah bahagia. Lepaskanlah rasa itu dengan mengucapkan selamat kepadanya.
    • Sombong. Jangan terus-menerus membahas potensi/ kelebihan/ keunggulan yang dimiliki di dalam hati. Kebiasaan ini bisa membuat anda sombong. Tetapi fokuskanlah pikiranmu kepada Tuhan sambil memuji-muji nama-Nya. Sesekali injak diri sendiri ketika rasa angkuh ini mulai kentara.
    • Sungut-sungut. Hindari sikap sungut-sungut tetapi bersyukurlah senantiasa dalam segala sesuatu sekecil apapun berkat yang anda terima.
  9. Belajar yang rajin – mengalihkan konsentrasi.

    Ketika rasa deg-degan saat memikirkan si dia menguasai otak anda, jangan terlena lalu tenggelam dalam lamunan panjang! Tetapi berusahalah tetap sadar dan aktif dengan mempelajari sesuatu. Entah itu pelajaran di sekolah atau dari Kitab Suci atau dari buku-buku tertentu dan termasuk belajar dari tulisan beberapa blog berkualitas di internet.

  10. Bekerja yang rajin – mengalihkan konsentrasi.

    Ketika bayang-bayang tentang si dia melemahkan kesadaranmu sehingga saat diajak ngomong oleh orang lain sering ngelantur dan menjawabnya nggak karuan (satu yang di tanya, satu yang dijawab). Sadarilah bahwa kebiasaan ini beresiko membuat anda tenggelam dalam cinta buta yang cenderung melakukan apa saja demi terwujudnya itu. Oleh karenanya, cari kesibukan positif lainnya, cari kerjaan untuk diselesaikan agar anda tetap sadar dan tidak terus-menerus mengkhayal nggak karuan gitu… Baca juga, Cara menghilangkan khayalan yang tidak karuan.

  11. Jalin komunikasi yang baik dan kumpul bareng dengan orang tua/ sahabat/ teman.

    Miliki kedekatan dengan orang-orang di dalam keluarga anda, baik terhadap orang tua dan saudara-saudari lainnya. Tetap jalin komunikasi yang ramah dan santun dengan mereka. Jika ada masalah yang tidak bisa anda selesaikan, sebisa mungkin ceritakan kepada mereka terlebih dahulu sebelum menceritakannya kepada orang lain.

    Milililah teman-teman dan sahabat tempat anda sharing-sharing sesuatu, yang membantumu mengerjakan sesuatu dan andapun bisa membantunya untuk melakukan hal yang positif. Tetapi jangan sungkan untuk meninggalkan teman / sahabatmu itu ketika ia mulai mengajakmu untuk melakukan hal-hal negatif.

    Berjalanlah bersama keluarga, teman dan sahabat anda ke suatu tempat untuk sekedar menghabiskan waktu liburan bersama mereka. Jika memang tidak ada uang liburan ke luar, di dalam rumah saja juga bisa liburan sambil memasak makanan resep pribadi atau membeli beberapa cemilan sambil menonton sesuatu. 😀 Lakukan hal-hal semacam ini sesekali, kalau setiap hari keuangan bisa bobrok dan bosan juga kali. 😀

    Orang-orang terdekatmu bisa menjagamu untuk tetap sadar dari rasa cinta yang menggila. Mereka akan memberikan masukan-masukan logis untuk mengarahkanmu pada sesuatu yang positif sehingga anda tidak terus-menerus tenggelam dalam lamunan yang tak pasti dan hawa nafsu yang sesat.

  12. Menyadari dan memahami bahwa tidak ada manusia yang sempurna.

    Ketika rasa suka anda terhadap seseorang sangat menggebu-gebu, selalu sadari satu hal untuk melakukan kompresi terhadap rasa itu, yakni “dia hanya manusia biasa yang juga punya kelaman.” Didalam hatimu, jangan hanya mengingat-ngingat kelebihan orang yang anda sukai melainkan untuk mengimbanginya ingatlah juga kelemahannya. Cinta kita begitu menggebu-gebu kepada orang lain saat hanya mengingat potensi yang dimilikinya. Padahal saat kita bersamanya kelak, dia punya kekurangan juga. Ingatlah bahwa “tidak ada manusia yang sempurna” maka gunakan kekurangannya untuk mengimbangi hasratmu yang tergila-gila dengannya.

  13. Manfaatkan rasa sakit saat dikecewakan.

    Kami pernah dikecewakan dan itu membuat kami menyadari kenyataan dan meninggalkan angan-angan sampah entah-berantah. Sadarilah kawanku bahwa kekecewaan sangat bermanfaat untuk membantumu kuat dan meningkatkan kecerdasan otak juga. Jadi janganlah sebal berlebihan saat dikecewakan oleh orang yang anda sukai tetapi gunakan itu sebagai alat untuk mengendalikan rasa cinta ke dia. Saat seseorang sudah pernah dikecewakan bahkan berulang kali niscaya rasa geregetan karena cinta itu pastilah akan menguap dan berubah menjadi sikap yang logis dan tegas.

  14. Bersikap santai dan tetap rileks – biasa saja menghadapi segala sesuatu.

    Bila orang yang anda sukai begitu tampan biasakan dirimu akan hal tersebut dengan melihat orang-orang yang lebih cantik atau ganteng darinya di Google. Silahkan searching ke Google.Com lalu masukkan kata-kata “cantik” atau “ganteng”, pastilah akan keluar daftar orang-orang yang tampan. Ini membantumu untuk tetap sadar bahwa “di atas monyet masih ada burung.” Dengan demikian andapun tidak terpana asmara mematung nggak karu-karuan saat menatapnya.

    Ingat-ingatkan dirimu untuk selalu biasa saja saat bertemu si dia dan sibukkan otakmu dengan fokus kepada Tuhan, belajar dan bekerja. Sehingga kesadaranmu tinggi dan tidak tenggelam dalam cinta buta yang menjebak dan penuh hawa nafsu.

  15. Jangan suka dua-duaan di tempat sepi tak kenal waktu.

    Kesalahan banyak muda-mudi saat berpacaran sebagai proses perekenalan menjelang pernikahan adalah.

    • Usia terlalu muda. Usia semacam ini memang tidak masalah pada awalnya tetapi orang yang muda dan belum dewasa tidak akan bertahan lama membendung birahinya.
    • Suka ketemuan di tempat sepi. Hindari bertemu di tempat yang terlalu sepi dengan pacar anda. Usahakanlah saat bertemu itu di tempat ramai sehingga kemungkinan untuk melakukan hal negatif semakin kecil.
    • Ketemua terlalu lama. Ini juga termasuk salah satu yang menyebabkan hal-hal negatif turut merasuk di dalam diri seorang muda-mudi. Karena terlalu lama berduan sampai sore hingga orang-orang disekitarnya sudah pada pulang. Akhirnya terjebak dalam situasi saling bercumbu-cumbu memanfaatkan situasi yang legi sepi sebebas-bebasnya. Oleh karena itu, ketahuilah batas waktu saat ketemuan dengan gebetan anda yang belum jelas kapan menikahnya.
  16. Menghabiskan waktu luang dengan menekuni hobi.

    Tekunilah kegemaran yang positif. Biasakan untuk berkarya, berolahraga atau yang lainnya. Seperti yang kami lakukan adalah menulis. Andapun bisa menekuni yang lain seperti menggambar, bermain musik, menyanyi, menari dan lain sebagainya. Jika ada teman atau saudara atau sahabat, sesekali ajak mereka untuk melakukannya bersama-sama. Bergabunglah dengan komunitas yang hobinya sama dengan anda sehingga bisa saling mendukung satu-sama lain. Aktivitas semacam ini turut menyibukkan otak sehingga tidak tenggelam dalam cinta panas yang syarat hawa nafsu.

  17. Berolahraga sejenak.

    • Jalan kaki sambil jalan-jalan. Ini olahraga yang cukup murah-meriah, lakukanlah saat hendak ke rumah sahabat atau saat hendak ke taman kota. Lakukanlah sambil bernyanyi-nyanyi memuliakan Tuhan di dalam hati terkecuali saat ada yang mengajakmu untuk berbicara.
    • Naik sepeda sambil jalan-jalan. Bersepeda membuatmu tetap aktif sehingga pikiran tetap sehat dan waras agar tidak terus-menerus fokus kepada si dia yang jauh di sana. Lakukanlah sambil bernyanyi-nyanyi memuji Tuhan di dalam hati.
    • Melakukan senam. Anda bisa mengikuti kelas senam atau bergabung dengan teman-teman yang lainnya sehingga waktu luang tidak terbuang sia-sia.
  18. Media sosial dan internet (maksimal satu-dua jam saja).

    Selalu gunakan ini sebagai pilihan terakhir, artinya berusahalah terlebih dahulu untuk aktif di dunia nyata. Tetapi jika memang semuanya sudah dilakukan dan semuanya sudah selesai sehingga tidak ada lagi yang harus dikerjakan, barulah anda bisa bersosialita di internet dan media sosial. Jangan hanya suka melakukan like lalu meninggalkan status teman tetapi cobalah untuk MEMBERIKAN KOMENTAR. Sadarilah bahwa aktivitas memberi komentar terhadap status teman terlebih teman yang sedang ada masalah dapat melatih kecerdasan dan sudut pandang berpikir anda. Sehingga turut berkontribusi membuat anda tetap sadar dari cinta buta yang tidak jelas.

Mengontrol Rasa Suka Agar Tidak Berlebihan Dan Tidak Mengarah Kepada Hal Negatif

Parahnya rasa cinta adalah saat hanya memikirkan itu-itu saja, habis waktu seharian. Kita tidak menyibukkan diri dengan hal-hal positif lainnya dan terus terlena dalam lamunan dan bayang-bayang yang tidak jelas. Sadarilah bahwa keadaan semacam ini beresiko tinggi membuat rasa itu menghilangkan kesadaran sehingga tidak bisa lagi membedakan mana yang baik dan yang jahat. Oleh karena itu, berusahalah untuk tetap aktif hari lepas hari agar tingkat kecerdasanmu terus dilatih sehingga tetap positif disegala kondisi. Orang yang selalu sadar tidak mudah diseret oleh tindakan yang tidak logis karena rasa suka berlebihan yang membutakan mata hati dan jasmaninya. Tetap fokuskan pikiran anda kepada Tuhan dalam doa, firman dan puji-pujian untuk kemuliaan nama-Nya. Pelajarilah hal-hal yang positif dan selesaikanlah pekerjaan yang diemban sehingga kehidupan anda mengarah kepada hal-hal yang baik saja.

Salam, mencintai yang waras adalah menyeimbangkan pengetahuan antara kelebihan dan kekurangan seseorang!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.