Cerpen

Karya Seni Sejati Yang Realistis

Karya Seni Sejati Dan Realistis by www.assurance-oeuvre-d-art.com

Dynamic Color series. Creative arrangement of streams of paint to act as complimentary graphic for subject of forces of nature, art, design and creativity

Dimasa depan, dunia semakin penuh dengan orang-orang, jumlah penduduk padat-merapat. Ketika kebersamaan diantara manusia dapat diwujudkan niscaya beban kerja yang ditanggung oleh masyarakat lebih ringan sehingga kebanyakan orang lebih banyak bersantai. Tetapi bukan dalam arti sempit dimana masa-masa itu dilalui tanpa makna melainkan alangkah lebih baik jikalau semuanya itu dijalani sembari menghasilkan karya seni. Ini adalah kesempatan emas untuk berekspresi dan menumpahkan segala imajinasi dan mimpi-mimpi ke dalam sebuah kanvas nyata maupun elektronik dan online maupun offline.

Pengertian

Karya seni adalah ciptaan yang dapat menimbulkan rasa indah bagi orang yang melihat, mendengar, atau merasakannya (KBBI Luring). Ini merupakan sensasi keindahan panca indra hasil imajinasi yang menggoda rasa senang. Jadi bisa dikatakan bahwa segala bentuknya menawarkan pesona yang menjerat mata, telinga, hidung, lidah dan kulit. Sudut pandang keindahan tidak selalu berbicara tentang cantik, ganteng, kaya, mahal, mewah dan lain sebagainya melainkan semuanya tergantung bagaimana teknik seorang seniman menyajikan sebuah karya sedemikian rupa sehingga menyentuh hati (rasa senang) setiap penikmatnya.

Awal aktualisasi diri manusia

Saat seorang manusia sudah mampu mencapai titik sempurna di dalam hidup maka tetap saat itu besar kesempatan untuk beraktualisasi. Sempurna yang kami maksudkan disini bukanlah dalam hal materi atau kepribadian melainkan dalam hal pengembangan kecerdasan yang dimiliki. Orang yang tingkat intelektualnya sempurna lebih dekat kepada kebijaksanaan dalam berpikir dan bersikap. Mereka tidak lagi memandang kehidupan secara sempit, tidak lagi melihat rasa sakit sebagai kepahitan abadi dan masalah bukanlah sebuah hambatan yang terlalu besar. Tetapi kesempurnaan itu dipandang sebagai kesempatan meraih kebaikan ditengah pahit getirnya kisah kehidupan.

Rasa sakit mengotori karya

Jika selama ini anda masih saja terganggu dengan ejekan, cercaan, hinaan dan fitnah dari orang lain, kemungkinan besar diri kita masih terikat oleh soal-soal sepele disekitar. Tetapi, bagi anda yang sudah bisa memandang manfaat dibalik semua gangguan sosial yang terjadi maka keadaan ini akan membuat pikiran bebas untuk berekspresi. Sebab manusia yang tidak lagi dihantui oleh hawa nafsu dan rasa sakit cenderung memiliki fokus yang lebih baik kepada hal-hal positif. Dimana salah satu hal positit dan potensial untuk dikembangkan oleh masing-masing orang adalah bakat seni yang sudah ada dalam diri kita.

Mampu melepas hawa nafsu dan kepahitan adalah seniman sejati

Memang semua orang memiliki nilai estetika tertentu di dalam dirinya tetapi untuk menjadi seorang seniman sejati yang terus-menerus berkarya hari lepas hari, harus membebaskan diri dari ikatan tersebut. Seperti yang kami sampaikan pada bagian sebelumnya, bahwa untuk membebaskan pikiran harus melepaskan diri dari hawa nafsu dan rasa sakit. Dua hal ini adalah penghalang atau orang juga sering menyebutnya sebagai mental block. Sifat ini seperti perintang yang pada awalnya terlihat baik-baik saja alias normal dimana semua orang juga mengalami hal yang sama. Tetapi seiring dengan perkembangkan kecerdasan manusia maka keduanya juga meningkat sehingga menjadi penghalang yang menghentikan seseorang untuk menghasilkan karya seni.

Kitab Suci juga bagian dari karya seni

Tuhan Yesus memperkenalkan pertama sekali karya seninya dengan mengajukan beberapa perumpamaan. Apa yang disampaikan-Nya memang bukan sekedar karya biasa melainkan sesuatu yang berhubungan dengan kenyataan. Pada dasarnya, semua kisah-kisah di dalam firman adalah hasil karya sebab didalamnya dimuat tentang kisah angkara murka melawan kebajikan. Ada waktunya, angkara murka berjaya tetapi kebajikan selalu menjadi pemenang dibagian akhir. Ini menunjukkan perjalanan hidup manusia yang penuh kemaknaan sehingga ada makna mendalam di balik setiap kisahnya. Jika semua yang disampaikan oleh Kitab Suci adalah benar berarti yang jahat-jahatnya juga turut kita ikuti dong… Tetapi bila kita menganggap firman sebagai sebuah karya untuk menemukan pencerahan berarti kita hanya meniru yang baiknya saja. Silahkan simak, Perumpaan Dalam Kehidupan.

Karya seni tidak selalu berbicara tentang kisah nyata

Dalam dunia nyata tidak ada banyak masalah bahkan dalam jaman keadilan sosial (kesetaraan) hampir bisa dipastikan bahwa masyarakat tidak akan diperhadapkan dengan soal-soal yang terlalu rumit. Jadi jika semua karya seni yang ada berbicara tentang kisah nyata berarti tidak ada yang namanya seniman. Sekalipun ada pasti jumlahnya hanya beberapa orang saja. Keadaan ini cukup memberatkan terlebih ketika kita tahu kenyataan sebelumnya bahwa masyarakat meninggalkan banyak orang yang menganggur. Sedang dari sisi estetika, kisah nyata tidak setiap hari bahkan tidak setiap saat menampilkan keindahan. Oleh karena itu, membuat karya yang bersifat fiksi atau ide-ide brilian lainnya dilegalkan (sah-sah saja).

Lagipula, dari namanya saja sudah dapat kita tebak dengan jelas bahwa karya seni adalah sesuatu yang memaparkan estetika secara indra manusia. Kita sudah tahu bahwa di dalam kehidupan nyata keindahan indra itu sifatnya sesaat saja dan setelah itu rasanya sudah terlupakan. Sedangkan di dalam sebuah karya hal tersebut sangatlah unik dan khas mempesona. Justru ini juga menjadi salah satu sarana bagi para penonton untuk menguji dirinya sendiri, apakah mereka bisa memegang pendiriannya atau malah terjerumus untuk menginginkan keindahan yang nyatanya hanya sesaat tersebut. Sedang kita semua telah mengetahui bahwa keindahan sejati hanya diperoleh dari dalam hati yakni saat hidup selalu tertuju kepada Tuhan dan sikap yang selalu berbagi kepada sesama.

Karya Seni Sejati adalah by artmajeur.com

Seni yang sejati dan realistis

Karya seni sejati adalah penyajian suatu karya yang menyuguhkan estetika bebas yang mampu mendorong para penikmatnya untuk menemukan hikmat yang dalam di balik semuanya itu. Keindahan bukanlah sesuatu yang dapat didefenisikan oleh pengemat/ penikmatnya melainkan rasa indah itu didefenisikan dan ditampilkan sedemian rupa oleh pembuatnya (seniman). Salah satu defenisi keindahan adalah perpaduan antara hitam-putih, positif-negatif, baik-jahat dan masalah-solusi. Setiap seni mengandung makna positif dan negatif dibalik keindahannya yang langka. Dimana masing-masing pemirsa/ penonton bisa memandangnya secara berbeda-beda satu-sama lain. Inilah seni yang sejati, yaitu ketika setiap orang yang melihatnya mampu menemukan sesuatu dibalik kisah yang tersurat. Sedangkan makna yang tersirat jelas sebagai sebuah kesimpulan sepihak yang diambil oleh pemirsa.

Karya seni ralistis adalah suatu karya yang menampilkan bagian-bagian yang logis sekalipun tidak nyata. Tidak semua karya dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab kehidupan manusia dalam kesetaraan (keadilan sosial) sehari-hari justru minim soal-soal kehidupan yang rumit. Tetapi, era kapitalisme dapat dilihat dalam berbagai sudut pandang sehingga ada-ada saja masalah yang bisa ditimbulkan dari sana. Yang terpenting dalam suatu karya adalah bukan kisahnya yang nyata atau tidak, tetapi ide dan rangkaian kisahnya yang logis (masuk akal). Justru ketika kita menggunakan daya imajinasi masing-masing maka akan muncul berbagai hal untuk diceritakan namun kisah tersebut masih tetap masuk akal dan tidak semuanya khayalan (fiksi).

Kesimpulan

Jumlah penduduk yang semakin banyak membuat pekerjaan di dalam masyarakat lebih mudah untuk diselesaikan. Keadaan ini membuat banyak orang yang menganggur. Ini adalah nilai tambah positif sehingga manusia bisa memfokuskan kehidupannya untuk beraktualisasi menghasilkan sesuatu yang bernilai secara estetika. Keindahan itu tidak selalu menyoal tentang tampan, kaya, mewah, mahal dan lain-lain tetapi lebih kepada perpaduan yang menawan antara masalah dan solusi : itulah seni yang sejati. Seorang seniman bisa saja mengangkat topik dan tokoh imajinatif tetapi alur cerita yang ditampilkan tetaplah masuk akal (logis). Pada akhirnya, semua hasil karya seni akan membuat hati senang (bila perlu bahagia) dan menyiratkan suatu makna yang positif bagi setiap penikmatnya. Jadi, mari berkarya untuk membuat kehidupan kita berfaedah bagi orang lain dimana semuanya itu semata-mata demi menyatakan kasih Allah kepada dunia ini.

Karya seni realistis adalah by AAAR

Salam seniman sejati!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.