Kecerdasan Manusia

+10 Teknologi Yang Berbahaya Bila Tidak Digunakan Dengan Bijak Dan Tidak Dinikmati Secara Selektif Juga Kritis


Manusia selalu punya cara khusus untuk menghibur dirinya sendiri, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi yang telah ditemukan oleh beberapa ilmuan terkemuka. Kesenangan itu memang tidak jauh-jauh dari sesumbar yang menggelikan panca indra manusia. Itu hanya berlaku sesaat saja kemudian semuanya berakhir tanpa meninggalkan makna apapun. Sekalipun demikian ada orang-orang tertentu yang mengagumi dan mendewakan hal tersebut seolah mereka telah menemukan jawaban atas kemelut yang sedang dihadapi. Namun nyatanya, mereka hanya menciptakan masalah baru.

Sikap yang selalu ingin lebih berpotensi memecah-belah

Ada ketidakpuasan di dalam diri setiap orang, entah itu terjadi karena apa, rasa itulah yang senantiasa menuntut seseorang untuk mencari sesuatu yang lebih di dalam dirinya sendiri. Masing-masing  dari kita selalu ingin mencapai puncak tertinggi dalam kehidupan. Sebuah peluang untuk melakukan sesuatu yang lebih dari apa yang dilakukan oleh orang lain. Pada titik inilah kita sudah sampai pada kecanduan akan arogansi dan menganggap bahwa itulah kesenangan yang pantas dibanggakan. Padahal dengan mencapai semuanya itu, kita hanya menambah rasa iri di dalam hati orang lain, meregangkan kebersamaan dan meningkatkan persaingan.

Arogansi merusak kesucian ilmu pengetahuan dan teknologi

Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mencapai puncak tertinggi kehidupan adalah kesalahan terbesar yang pernah dilakukan oleh umat manusia. Ini sudah terulang lebih dari ribuan kali dimana yang pertama, nenek moyang kita menggunakan pengetahuannya untuk menjadi sama seperti Allah, berada di puncak segala sesuatu. Karena tidak banyak manusia (hanya Adam dan Hawa) di masa-masa awal penciptaan dan Allah bergaul karib dengan kita maka yang berusaha disaingi adalah Allah. Sedang di zaman sekarang, saat manusia ada begitu banyak maka yang berusaha disaingi adalah orang-orang yang posisi/ kedudukannya tinggi.

Keserakahan berujung bencana

Memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi demi mewujudkan arogansi jelas akan menjadi ancaman di masa depan. Sebab sikap yang arogan cenderung mengikat manusia dalam rasa iri hati yang menghasilkan persaingan. Saat si arogan ini tidak lagi memperhatikan nilai-nilai yang benar maka kemungkinan untuk menghalalkan segala cara semakin besar. Ditambah lagi sifatnya yang serakah terhadap sumber daya sekedar untuk dipamerkan dan dijadikan kebanggan di antara rekan-rekan kerjanya. Keadaan inilah yang lama kelamaan akan merusak lingkungan dan pada akhirnya kitapun akan turut dalam bencana alam dan bencana kemanusiaan.

Pengertian

Teknologi adalah sistem dan/ alat untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam berbagai bidang yang diciptakan oleh manusia. Semakin maju hari, semakin bertambah ilmu pengetahuan manusia dan semakin banyak pula penemuan yang telah dikembangkan oleh kaum intelektual. Lalu timbullah pertanyaan, apakah keadaan ini akan terus berlanjut dimana manusia bisa melampaui batas-batas alamiah? Seperti hadirnya seorang manusia super atau robot yang sama persis seperti manusia? Yang kami yakini adalah sehebat apapun ilmu kita tetap saja tidak mampu melampaui aturan-aturan alamiah. Selama kita membuat sesuatu yang tidak bertentangan dengan hukum alam, maka selama itu pula teknologi yang diharapkan bisa menjadi nyata. Tetapi ketika hal yang kita idam-idamkan bertentangan dengan hukum alam maka selama itulah mesin berteknologi tersebut hanyalah imajinasi (kisah fiksi) belaka.

Segala sesuatu seperti pedang bermata dua

Memang jelaslah bahwa sesungguhnya yang namanya hasil teknologi tidak berpihak kepada siapapun. Semuanya tergantung dari dan pada tangan yang memegangnya, siapakah dia? Dibalik semuanya itu, tetap saja para perancang dan penciptanya ikut dipersalahkan karena mereka belum memberi petunjuk penggunaan, manfaat dan efek samping yang diberikan oleh peralatan canggih tersebut. Inilah namanya tanggung jawab terhadap produkyang berpotensi menjadi buah simalakama di tangan seseorang. Saat para user (pengguna) sudah diperingatkan tentang adanya dampak positif dan negatif, maka setelah itu, semuanya tergantung mereka. Sebaiknya pengguna yang masih di bawah umur tidak dibiarkan sendiri memakai peralatan yang bermuka dua melainkan baik diawasi oleh orang dewasa.

Teknologi yang berbahaya bagi kehidupan umat manusia

Ada dua macam mesin berteknologi yang berpotensi merusak manusia yang pada dasarnya dibedakan menurut titik serang dan kehancuran yang ditimbulkannya. Yang pertama adalah penghancur fisik, bertanggung jawab terhadap setiap kerugiaan materi (jasmani) yang dialami oleh umat manusia. Dan yang kedua adalah penghancur pikiran yang melemahkan, menyesatkan dan membodohi pemahaman (pikiran) seseorang. Menurut anda dari kedua kekuatan negatif tersebut, dimanakah yang paling berbahaya? Atau lebih tepatnya apakah yang paling sering digunakan oknum kapitalis untuk merong-rong masyarakat agar tetap di bawahnya? Yups….  Setuju. Mari kita simak ulasan keduanya agar semua jadi terang benderang.

Tipe teknologi penghancur fisik –
Merusak secara jasmani.

  1. Tank, pesawat & helikopter tempur.

    Owh… man…! Benda-benda ini sangat berbahaya dan memiliki daya hancur yang sangat tinggi. Mereka disebut sebagai alteleri kelas berat dengan bobot dan besarnya yang super gede. Kekuatan penghancur yang dimilikinya dapat memunahkan sekelompok orang hanya dalam sekali jalan. Hanya saja jenis persenjataan yang satu ini masih bisa dikenali dan diamati dengan jelas sehingga potensi ketahuan sangat tinggi.

    Oknum kapitalis pasti akan berpikir seribu kali untuk menggunakan alat berat mewujudkan keinginannya yang manipulatif. Jelas melepaskan harimau besar dan kelaparan ini akan dapat dikenali dengan pasti oleh orang lain. Bahkan penduduk lokal dan orang awam akan menjadi saksi untuk menegaskan hal tersebut. Oknum pemilik modal yang menggunakan alat berat yang liar ini pastilah sangat kejam dan menunggu dunia internasional bertindak tegas atas kebrutalan tersebut.

  2. Senjata ringan sampai berat.

    Biasanya, penggunaan senjata apa yang bisa ditenteng dengan tangan merupakan sebuah jalan untul mewujudkan perang terbuka untuk memerangi orang-orang jahat. Sayang, begitu senjata ini sampai di tangan yang salah lalu menyebabkan korban jiwa, siapakah yang patut disalahkan? Yes, tentu saja yang akan disalahkan adalah mereka yang memasok persenjataan tersebut. Ini adalah benda-benda paling berbahaya yang membuat seseorang bertindak semena-mena dan menakut-nakuti siapa saja. Yang jelas benda-benda ini adalah ilegal saat dibawa ke ruang-ruang publik yang notabene dalam keadaan damai.

    Bisnis persenjataan di daerah konflik memang sangat laris manis. Semakin banyak persaingan dan semakin tinggi perselisihan maka akan semakin laris penjualan senjata api. Lalu apakah para seller senjata ini tidak bersalah ketika terjadi pembunuhan yang liar? Jelas mereka salah bahkan pabrik pembuatnya juga salah. Oleh karena itu, produksi senjata di zaman damai hanyalah ancaman bagi kedamaian itu sendiri dan harus segera dihentikan.

  3. Bom ringan sampai berat.

    Bahan peledak yang ringan sampai sedang sering sekali digunakan oleh para teroris untuk menciptakan kerusuhan dan kegelisahan di suatu wilayah. Tetapi membuatan bom sekelas atom atau nuklir belum pernah dilakukan oleh pihak manapun sejak terakhir kali Hirosima dan Nagasaki diledakkan. Hanya negara Jepanglah satu-satunya yang pernah merasakan betapa panas, pedas dan dahsyatnya yang namanya super mega bom sekelas nuklir. Kita tidak tahu kedepan ini apakah masih ada bom yang lebih besar dari itu? Sejauh ini, pembuatan bom-bom besar telah ditinggalkan sangat lama puluhan tahun yang lalu dan kita berdoa hal ini terus terjadi bahkan pembuat yang kecil-kecil sekapun akan turut diberantas.

  4. Nuklir reaktor.

    Sejauh ini ledakan reaktor nuklir skala besar belum pernah terjadi. Memang dahulu sering sekali terjadi kebocoran reaktor yang menyebabkan warga masyarakat yang tinggal di daerah sekitarnya terkontaminasi dan harus segera diungsikan ke tempat yang lebih aman. Tetapi itu sudah berlangsung lama sekali. Reaktor nuklir jaman sekarang telah di desain sedemikian rupa sehingga resiko terjadinya kebocoran minimal bahkan tidak ada sama sekali (maaf, kecuali kalau itu memang disengaja).

  5. Alat transportasi yang menyebabkan kecelakaan.

    Kita tidak tahu persis sudah berapa ribu kali kecelakaan kendaraan terjadi di negeri ini. Bila diperkirakan pada skala internasional maka angkanya akan mencapai jutaan kali kecelakaan dari awal ditemukannya hingga sekarang. Orang-orang lebih suka memanggil teknologi yang mereka pakai dengan sebutan “baja beroda” atau “kuda beroda.” Alat transportasi massal maupun kendaraan pribadi memang telah terbukti menghubungkan daerah yang awalnya berjauh-jauhan menjadi lebih dekat bahkan hanya butuh waktu beberapa menit saja untuk berpindah posisi. Tapi tahukah anda bahwa kecelakaan yang terjadi di jalanan, di lautan dan di udara lebih banyak memakan korban jika kasusnya yang recehan dikumpulkan dari tahun ke tahun? Bahkan mungkin korban kecelakaan transportasi yang menggunakan teknologi, jika dikoleksi dari awal ditemukannya mesin sampai sekarang: akan memberikan angka korban jiwa yang lebih banyak ketimbang jumlah korban bom atom di Hirosima dan Nagasaki.

  6. Sound system yang menyebabkan kebisingan.

    Mega speaker bombastis memang diperlukan saat pelaksanaan hajatan pernikahan dan acara besar lainnya. Akan tetapi lain halnya ketika yang memiliki speaker tersebut adalah warga biasa yang kebetulan seorang berjuis dengan uang tebal dikantong. Ini jelas akan mengganggu ketenangan masyarakat sekitar, “masak kita harus mendengarkan musik kondangan setiap hari?” Awalnya kita berpikir bahwa speaker semacam ini adalah teknologi kebanggaan hati, sayang efek samping yang ditimbulkannya justru lebih merugikan orang lain juga diri sendiri.

    Inilah salah satu dampak mubazir dari kekayaan manusia, karena uang terlalu banyak, tidak tau lagi hendak dikemanakan. Sehingga pemanfaatannya terjadi secara berlebihan yang menyebabkan kerugian bagi masyarakat sekitar.

  7. Racun yang melemaskan sampai mematikan.

    Orang-orang cerdas (oknum) memang semakin picik dan semakin mirip dengan kebuasan hewan. Hanya saja sifat buasnya itu telah mereka sembunyikan di balik setelan/ pakaiannya yang rapi dan menawan juga mempesona mata. Mereka adalah musang berbulu domba yang sebenarnya jahat tetapi bibirnya yang gagap-gugup telah dimanis-maniskan.

    Untunglah pembunuhan masal dengan menggunakan racun ini hanya terjadi di masa-masa perang dunia pertama dan kedua bergelora. Sejak saat itu peperangan yang mengedepankan penggunaan toxin telah resmi diakhiri seiring dengan pembentukan Liga Bangsa-Bangsa atau dikenal sebagai PBB. Perhatikan juga, Perang Dunia Ke Tiga, Penyebab dan Kronologinya.

    Ketahuilah bahwa persaingan untuk memperebutkan posisi tertinggi di zaman kapitalisme memang terkesan halus di luar tetapi busuk di dalam. Akibatnya, cara-cara halus namun mematikan akan diterapkan mereka untuk mewujudkan arogansinya yang syarat dengan keserakahan. Salah satu teknik yang mereka gunakan adalah dengan memberi racun.

  8. Pengawet, perisa, pewarna makanan dan minuman.

    Gangguan kesehatan dan kerusakan fisik yang disebabkan oleh bahan-bahan kimia ini memang sifatnya lamban. Terkadang orang yang mengalaminya tidak menyadari hal tersebut dan baru memahaminya saat badannya mula merasakan sakit (kelainan metabolisme, infeksi dan lain-lain). Oleh sebab itu, sebisa mungkin konsumsilah makanan dan minuman buatan sendiri.

    Berhati-hatilah dengan berbagai produk makanan dan minuman yang anda konsumsi hari lepas hari. Untuk mengecek apakah makanan tersebut layak dikonsumsi atau telah ditambahkan racun kimiawi untuk mengawetkan, menambah rasa dan mewarnai, cukup dengan memberikannya kepada serangga. Serangga adalah salah satu hewan yang memiliki indra penciuman yang sensitif terhadap racun kimiawi, terutama semut. Jika semut-semut di tempat anda saja enggan menghinggapi makanan tersebut maka patut dicurigai. Salah satunya hewan yang memiliki sensitivitas tinggi adalah lalat dan sejenisnya. Silahkan ujicobakan bahan pangan yang anda beli kepada hewan-hewan kecil tersebut kecuali untuk bahan pangan yang dari sayur-sayuran. Biasanya bahan pangan dari roti manis dan daging merah selalu dihinggapi oleh serangga.

    Jenis teknologi penghancur otak –
    Merusak secara mental & moral.

  9. Buku-buku yang berdar di pasaran.

    Kita tidak menyangka bahwa buku-buku bisa menjadi salah satu alat yang menyesatkan setiap penggunanya. Bisa saja penyesat tersebut telah dikemas dalam konteks yang sangat rapi, menarik dan mengesankan. Oleh karena itu, berhati-hatilah saat membaca berbagai tulisan yang dikemas dalam bentuk buku. Konteks penghancur ini akan berdampak lambat tetapi pasti.

    Ini seperti doktrin terorisme yang dituliskan secara jelas dalam sebuah dokumen. Beresiko membuat orang yang membacanya turut menjadi teroris untuk melakukan berbagai aksi yang meresahkan kelompok masyarakat tertentu.

    Bagi yang suka membaca hasil kecerdasan seorang penulis kenamaan STOP membaca buku tersebut seharian penuh. Melainkan berilah juga waktu untuk berkonsentrasi memuliakan nama Tuhan, mempelajari sesuatu dan mengerjakan hal-hal positif lainnya. Miliki dan peganglah Kitab Suci yang anda yakini untuk memblokade ide-ide jahat dari dalam sebuah tulisan.

  10. Perangkat radio.

    Setelah buku, kini radio juga merupakan penyebar hal-hal yang tidak baik dalam masyarakat. Informasi dari radio memang bisa menyebar dengan cara cepat terutama di antara orang-orang yang suka mendengarkannya. Tidak hanya itu saja, jarak tempuh frekuensi radio juga sangat luas dan lebih melebar dari jarak tempuh frekuensi telepone/ internet.

    Berita di radio bisa saja merusak pikiran anda sehingga beresiko membuat sesorang merasa tertekan, cemas, gelisah dan takut. Oleh karena itu, hindari kebiasaan yang terus-menerus mendengarkan teknologi ini. Melainkan berikan juga waktu untuk bernyanyi-nyanyi memuliakan Tuhan, mempelajari Kitab Suci (buku positif lainnya) dan menyelesaikan pekerjaan yang telah dipercayakan kepada kita.

  11. Perangkat televisi.

    Jika radia hanyalah teknologi audio maka televisi adalah jenis teknologi yang lebih baru yaitu media audio-visual. Perangkat yang menampilkan gambar dua dimensi ini jelas sangat bisa mempengaruhi pikiran warga masyarakat terlebih ketika hobinya menonton televisi. Iklan-iklan di televisi bisa saja menambah kebutuhan anda yang sebenarnya tidak diperlukan tetapi terdorong untuk membelinya. Kebutuhan palsu semacam ini akan merasuki kehidupan penonton terlebih bagi mereka yang doyan menikmati berbagai acara di sana.

    Oleh sebab itu, perhatikanlah langkah kaki yang anda tempuh hari lepas hari dan selalu pastikan untuk tidak hanya menikmati hidup di depan layar kaca seharian penuh. Melainkan berikan juga waktu untuk berdoa, membaca firman dan memulaiakan nama Tuhan pada waktu-waktu yang anda jalani.

  12. Perangkat CD/ VCD/ DVD.

    Teknologi semacam ini, bisa juga menyesatkan anda dan keluarga. Semuanya tergantung dari kaset-kaset yang anda beli dari waktu ke waktu. Berusahalah untuk mengamankan diri sendiri dan keluarga anda. Tidak perlu membeli kaset yang jelas-jelas bergenre pornografi. Tetapi sedikit adegan panas yang munculnya hanya sesekali saja bisa jadi sebagai ujian untuk memancing birahi sehingga bisa langsung belajar untuk mengendalikannya. Simak juga, Cara membiasakan diri dengan konten panas.

  13. Perangkat komunikasi (telepon).

    Perangkat ini memang sangat menguntungkan bagi kita yang suka berpergian jauh tetapi ingin tetap terhubung dengan keluarga tercinta. Sayang, lewat telepon yang kita miliki, orang-orang tertentu bisa saja melacak aktivitas kita. Oleh karena itu, tidak perlu membicarakan hal-hal yang bersifat pribadi dan sangat rahasia di telepon melainkan lebih baik sampaikan itu secara langsung.

    Berhati-hatilah menanggapi informasi yang diberikan orang lewat telepon, baik dengan pesan suara maupun pesan teks. Pastikan bahwa anda tidak terjebak dalam penipuan yang sering sekali di galakkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Belajarlah untuk lebih selektif dan kritis terhadap informasi yang anda terima.

  14. Perangkat internet.

    Perangkat yang satu ini memiliki banyak teknologi pengampu/ pendukung, diantaranya adalah smartphone, tablet, laptop dan komputer PC. Segala teknologi tersebut memiliki koneksi yang luas dengan dunia maya. Para pencipta dunia maya yang telah saling terhubung satu sama lain lebih suka menyebutnya sebagai “cloud.” Data-data di setiap server dihubungkan oleh kabel optik yang telah ditanam di dalam tanah. Dimana semuanya dihubungkan antar wilayah melawati daratan, pegunungan dan perairan.

    Jaringan internet bisa saja digunakan untuk menciptakan keresahan, ketakutan, kekuatiran, perselisihan bahkan hingga konflik di antara masyarakat. Oleh karena itu, jangan terlalu percaya terhadap semua konten yang ada di internet. Termasuk jangan juga terlalu percaya berlebih terhadap tulisan-tulisan yang kami buat. Sebab bisa saja kami salah dan andalah/ merekalah yang benar. Oleh karena itu miliki sikap yang kritis dan selektif dalam menanggapi informasi.

  15. Gadget : Smartphone/ tablet.

    Ini termasuk dalam teknologi pengampu internet, dimanfaatkan untuk mendokumentasikan berbagai aktivitas manusia yang akan menyimpannya ke cloud lalu bisa juga disebarkan kepada seluruh masyarakat yang telah terhubung dengan internet. Berhati-hatilah dengan berbagai aksi penipuan yang terjadi lewat jaringan seluler canggih yang anda miliki. Bisa saja oknum tertentu mengumumkan bahwa anda telah memenangkan sejumlah undian berhadiah dan sebagainya semata-mata agar mereka bisa menghipnotis anda. Ujung-ujungnya mereka akan meminta untuk dikirimkan uang dengan iming-iming hadiah yang sangat besar. Padahal semua itu hanyalah penipuan belaka.

    Lewat media sosial yang kita miliki, bisa saja orang-orang tertentu atau bisa juga robot melakukan aksi bully secara sembarangan. Anda harus tabah menanggung semua cobaan itu. Sebab hal-hal demikian adalah biasa terjadi. Jika anda tidak membiasakan diri maka bisa-bisa stres karenanya. Berikut juga, Tips membiasakan diri dengan ejekan orang.

  16. Komputer PC/ Laptop.

    Banyak hal yang dapat kita ambil dari cloud lalu disimpan di dalam komputer PC yang dimiliki. Terlebih ketika kapasitas penyimpanan data yang kita miliki di komputer tergolong tinggi niscaya konten apa saja bisa dimuat ke sana. Ketahuilah bahwa selain video, software dan tulisan yang positif ada juga hal-hal yang sangat merusak. Ada baiknya anda menghindari aksi unduh sembarangan terhadap konten yang bermasalah. Tetapi jika hanya sekedar menguji diri saja maka klik, cari dan saksikanlah itu secara online.

  17. Game dan teknologi pengampunya.

    Ada banyak sekali teknologi pengampu game, diantaranya adalah play stasion, x-box juga termasuk gadget dan komputer duduk. Pada dasarnya, semua teknologi ini bermanfaat sebagai hiburan bagi manusia itu sendiri. Akan tetapi pemakaian yang berlebiha akan memperkecil aktivitas sehingga tingkat kecerdasan dan kesadaran menurun. Keadaan ini beresiko memperburuk kepribadian anda menjadi tidak manusiawi dan cenderung bertemperamen labil. Oleh karena itu, baik bagi kita untuk tidak terus-menerus menikmati hidup tetapi memberi waktu juga untuk fokus kepada Tuhan, belajar dan bekerja hari lepas hari.

  18. Barang-barang elektronik rumah tangga.

    Pada dasarnya, barang-barang elektronik ini bermanfaat untuk mempermudah pekerjaan manusia. Tetapi dengan demikian aktivitas seorang Ibu Rumah Tangga akan lebih minim sehingga ada banyak sekali waktu luang. Keadaan inilah yang beresiko dimanfaatkan untuk menikmati hidup dengan cara yang salah, misalnya dengan menonton televisi, film, sinetron, infotainment, barmain gadget seharian dan lain sebagainya. Aktiviitas yang minim bisa saja membut kecerdasan seseorang menurun, kesadaran anjlok, suka ngomel-marah tidak jelas dan lain sebaginya. Oleh karena itu, imbangi aktivitas menikmati hidup dengan senantiasa fokus bernyanyi memuliakan Tuhan, mempelajari sesuatu dan menyelesaikan pekerjaan yang diemban.

Pada dasarnya, ilmu pengetahuan dan teknologi adalah bermanfaat tetapi keserakahan akan uang dan kekuasaan bisa merusak kesuciannya (netralitasnya). Keadaan ini membuat manusia memanfaatkan kecanggihannya untuk menjalankan praktek manipulasi yang dirangkaikan dalam sebuah konspirasi terselubung. Berhati-hatilah saudaraku!

Hal lain yang membahayakan pemanfaatannya adalah pengguna yang kecanduan sampai lupa waktu. Keadaan ini berujung pada penurunan tingkat kecerdasan manusia sehingga melemahkan kesadaran sampai mengurangi kemampuan mengendalikan diri.

Kebahagiaan Sejati & Fokus Pikiran Positif

Bijak, selektif dan kritis memanfaatkan segala sesuatu

Pada dasarnya teknologi kelas berat digunakan manusia untuk memberantas kejahatan. Sayang, jaman sekarang tidak ada psikopat yang sebrutal Hitler dan tidak ada organisasi yang sekejam Nazi. Sehingga kebutuhan akan alat-alat semacam itu tidak lagi diperlukan. Sekalipun kerap kali berlangsung kejahatan di sekitar kita, itu hanyalah hal-hal kecil yang berhubungan erat dengan ketidakadilan sistem memperlakukan oknum/ kalangan/ kelompok tertentu. Sekali lagi kami tegaskan, di abad yang serba canggih ini, kita tidak butuh kekerasan dengan menodongkan senjata untuk mengamankan rakyat. Tetapi yang kita butuhkan adalah kesetaraan untuk semua. Lagi, kemampuan teknologi dalam meringankan beban manusia memang sudah terbukti. Namun sadari jugalah bahwa kita butuh beraktivitas untuk membuat otak tetap cerdas dan sadar mengendalikan diri. Oleh karena itu, nikmatilah hidup seadanya saja dan jangan lupa untuk berkonsentrasi memuji Tuhan di dalam hati (bisa juga lewat doa dan membaca firman). Ingat pula untuk berbagi kasih kepada sesama dalam setiap aktivitas positif (belajar dan bekerja) yang kita lakukan dari waktu ke waktu.

Salam, manfaatkan mesin berteknologi sebijak mungkin dan
nikmati informasi (pengetahuan) secara kritis dan selektif
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s