Kepribadian

+10 Cara Kreatif Fokus Kepada Tuhan – Hubungkan Kisah-Kisah Kehidupan Anda Dengan Nyanyian Yang Dilantunkan


Cara Kreatif Fokus Kepada Tuhan – Hubungkan Kisah-Kisah Kehidupan Anda Dengan Nyanyian Yang Dilantunkan

Segala sesuatu di dunia ini berbicara tentang kebenaran yang semakin lama semakin berkembang dan semakin dekat dengan Tuhan itu sendiri. Hidup yang semakin tertuju kepada Tuhan adalah impian semua orang. Ini adalah harapan yang selalu kita miliki di dalam hati. Tetapi yakin dengan pasti bahwa kita sudah berada didalamnya. Mengapa orang yang sudah hidup di dalam Tuhan masih terus ingin lebih dekat lagi? Bukankah ini hawa nafsu? Memang ini hawa nafsu tetapi ditujukan kepada kebenaran bukan demi pujian, popularitas dan penghargaan. Dalam hal ini, “semakin dekat dengan Tuhan” adalah kiasan agar kita lebih kreatif lagi dalam memuji-muji Tuhan sehingga semakin menikmati moment tersebut.

Kreatif itu perbendaharaan katanya banyak

Ada apa dengan kreativitas? Apakah untuk berkarya itu anda harus menulis seperti yang kami lakukan? Atau berkarya dalam bidang lain seperti yang dilakukan para artis-artis Ibukota? Bukan, sekali lagi kami tegaskan BUKAN! Tetapi kreativitas lebih identik dengan jumlah kosa kata yang kita miliki dan diungkapkan/ diucapkan dari waktu ke waktu, baik yang dikatakan kepada sesama maupun di dalam hati saja. Jadi orang yang kreatif itu banyak kosakatanya untuk memuji-muji Tuhan di dalam hati maupun lewat bibirnya. Jadi, bagi para pembaca sekalian, silahkan belajar terus ya fokus kepada Tuhan sembari memuji dan memuliakan nama-Nya di segala waktu.

Orang yang aktivitasnya banyak biasanya kreatif. Sedang aktivitas positif yang kita lakukan berhubungan erat dengan kebahagiaan yang dirasakan dari waktu ke waktu. Jadi bisa dikatakan bahwa kreativitas bisa membuat seseorang berbahagia disegala waktu.

Doa, firman dan memuliakan Tuhan itu satu

Aktivitas fokus kepada Tuhan yang bisa dilakukan dengan berdoa, membaca firman dan bernyanyi adalah satu. Sekalipun ketiga hal ini ditulis dan dieja dengan cara yang berbeda tetapi ketiganya adalah satu. Sebab apa yang kita doakan bisa saja sudah ada dalam firman dan bisa dibawakan sambil menambatkan beberapa nada. Didalam firman sendiri, ada bagian tertentu yang membahas tentang doa dan bagian lainnya yang membahas seputar sanjak-sanjak yang bisa dinyanyikan. Pada dasarnya, melakukan satu dari antaranya berarti sudah melakukan ketiga-tiganya. Saat anda berdoa, juga telah membaca firman dan bernyanyi memuliakan Allah. Sewaktu membaca firman, pula telah membaca doa dan puji-pujian kepada Allah. Ketika sedang bernyanyi, kitapun berdoa-berharap dan mengucapkan sebagian isi firman.

Fokus kepada Tuhan jawaban semua soal-soal kehidupan

Dalam hidup ini ada banyak sekali lekak-lekuk yang membuat kita kerap kali mengalami kesulitan saat menghadapi pergumulan hidup. Kami ingatkan untuk tidak mengandalkan kekuatan dan kepintaran yang kita miliki melainkan bertahan dan tabahlah menghadapi semuanya itu. Disela-sela semua persoalan upayakan untuk senantiasa memuliakan nama Tuhan, dengan demikian segala kesusahan, kegelisahan dan keraguan pergi begitu saja dan tidak akan merepotkan anda. Saat fokus kepada masalah maka hal-hal buruk tersebut pasti akan menghinggapi kita. Akan tetapi saat selalu berupaya untuk memusatkan konsentrasi kepada Tuhan dalam nyanyian untuk kemuliaan nama-Nya, alhasil hati lebih lega dan tenteram sekalipun tekanan kehidupan sedang mencoba menggoyahkan diri ini.

Kami bersaksi bahwa “aktivitas fokus kepada Tuhan adalah solusi dari segala jenis persoalan hidup.” Ini seperti perkakas serbaguna untuk memperbaiki kendaraan anda yang sedang mogok dimana semua kunci ada di sana. Solusi dari segala masalah adalah fokus kepada Tuhan. Apapun keburukan yang terjadi di dalam kehidupan ini, jangan lupa menggukana solusi canggih multifungsi tersebut. Keadaan ini sungguh menjelaskan kepada kita bahwa sesungguhnya Tuhanlah jawaban dari semua doa kita. Kerap kali kita meminta ini itu kepada-Nya tetapi jawaban doa tersebut adalah fokus kepada Tuhan. Bagi anda yang sudah mahir melakukannya, bersyukur dan berbahagialah sebab doa-doamu telah di jawab.

Cara mudah bahagia adalah dengan mengkonsentrasikan pikiran kepada Tuhan

Bila kita terus bernyanyi-nyanyi di dalam hati disepanjang waktu maka hal tersebut adalah sebuah kebiasaan baik untuk membuat hati tetap bahagia. Hanya saja ada satu penghalang dari terwujudnya rasa senang dan damai yang terkendali (kebahagiaan) yaitu keinginan. Kenapa kita menginginkan sesuatu? Karena indra terlah terpesona oleh sesuatu, jadi wujudkanlah itu semampunya. Tetapi “ketika mencoba melakukannya lalu menemui kegagalan bahkan beroleh kepahitan sehingga menyadari bahwa nafsu tersebut adalah salah; maka sampai disitu saja lalu hentikan.” Saat kita merasakan kekecewaan akibat keinginan yang tidak terwujud, anggaplah itu bermanfaat dan jangan terus terlena di dalam kekecewaan tetapi pujilah Tuhan lagi dan lagi. Niscaya ada suatu titik kelak dimana anda mampu mengatasi berbagai kekalutan hati itu dan meraih kebahagiaan hanya dengan berfokus kepada Tuhan.

Pilihlah lagu Rap

Lagu rap adalah musik yang berasal dari luar negeri. Kami sendiri tidak tahu darimana persisnya negara tempat lagu ini di ciptakan pertama sekali. Namun, lagu ini sifatnya sangat fleksibel dan mudah dinyanyikan oleh siapa saja. Nadanya terkesan gitu-gitu aja dengan perubahan minimalis sehingga bisa dicocokkan dalam berbagai syair puisi, sekalipun itu berupa puisi yang panjang. Bahkan semua lagu-lagu duniawi (pop, rock, dangdut, disco, rock & rool) yang sudah dirohanikan dapat kita transformasikan ke dalam lagu  Rap. Selain itu, kami juga sering menggunakan lagu ini untuk membawakan doa kepada Tuhan (ngeRap sambil berdoa). Anda bisa mulai belajar melakukannya dari sekarang.

Jangan lupa tujuannya dan hati-hati terhadap godaan kemuliaan

Kembali lagi kita pada tujuan melakukan aktivitas fokus kepada Tuhan, apakah itu? Apa demi dipuji orang? Atau untuk menjatuhkan lawan? Berhati-hatilah dengan maksud hati yang penuh dengan arogansi teman. Pastikan bahwa semuanya itu sudah berjalan benar adanya, yaitu untuk memuliakan nama Tuhan. Berhati-hati juga dengan kesombongan jika menyaksikan ada hal-hal unik yang terjadi, abaikan semuanya itu lalu rendahkan hati dan sangkal diri kemudian teruslah lanjutkan aktivitas positif tersebut. Biasanya saat rasa senang bercampur sombong memuncak di dalam hati maka kita terlena dan lupa bernyanyi memuliakan Tuhan. Artinya, kesombongan dan arogansi hanya membuat aktivitas ini berhenti dan tertahan tanpa anda sadari. Oleh sebab itu, siagakan dirimu jangan fokus kepada pesona indra tetapi fokuskan hati memuji-muji Tuhan.

Perhatikan keseimbangan ya….

Ingatlah bahwa di dalam hidup ini setiap orang percaya tidak saja hanya dituntut untuk mengasihi Tuhan melainkan juga perlu memberi waktu untuk mengasihi sesama. Menjaga keseimbangan antara keduanya adalah hal yang baik untuk dikerjakan sehingga kepribadian anda berkembang lewat semuanya itu. Tetapi menjaga keseimbangan tidak sama dengan menyamakan waktunya, misalnya 12 jam berkonsentrasi kepada Tuhan dan 12 jam berbagi kasih kepada sesama. Melainkan biarlah itu mengalir apa adanya saja, hanya jangan sia-siakan saat ada kesempatan langsung lakukan ke dua hal tersebut (sekaligus). Namun bila tidak dimungkinkan maka cukup lakukan salah satu saja. Sebab saat kita berbagi kebaikan kepada sesama, sebaiknya hati selalu bernyanyi memuliakan Tuhan agar keramahan itu tidak hambar dan siap diabaikan.

Contoh kreatif menghubungkan kejadian dalam hidup ini sebagai bahan nyanyian untuk memuliakan Tuhan

Dalam hidup ini, kita harus berkembang demikian juga dalam hal memuliakan nama Tuhan, kosakata yang di gunakan perlu ditambah lagi dan lagi. Jadi sudah seharusSalah satu cara paling efektif menambah perbendaharaan kata adalah dengan mengutip berbagai peristiwa yang terjadi di dalam hidup sehari-hari lalu menambahkannya ke dalam pujian yang dilantunkan. Berikut akan kami berikan beberapa contohnya.

  1. Ketika anda melihat orang yang sombong – Langsung nyanyikan hal tersebut di dalam hati tetapi terapkan itu pada dirimu sendiri dan jangan justru menghakimi orang tersebut. Misalnya dengan menyanyikan,

    “Tuhan dulu saya juga sombong,
    tapi telah kau ubahkan aku,
    jadi lebih rendah hati,
    ku bersyukur kepada-Mu.
    Dan mohon tolong dia,
    Agar diapun bebas…

  2. Ketika anda melihat orang yang suka iri hati – Langsung nyanyikan kebiasaan tersebut di dalam hati dengan sudut pandang positif dan tidak menghakimi siapapun. Misalnya dengan melantunkannya seperti ini.

    “Begitulah dulu kehidupanku,
    penuh dengan iri hati kepada sesama.
    Tetapi ku tersandung karnanya.
    Kau ubahkan aku dari rasa dengki,
    pulihkan hatiku dari rasa bersalah,
    Sehingga hidupku sudah baikan.
    Dan tolonglah dia juga Tuhan,
    Sehingga dia temukan jalan damai…

  3. Ketika anda melihat orang yang suka marah – langsung nyanyikan kebiasaan tersebut di dalam hati dengan menggunakan persepsi positif tanpa menghakiminya. Misalnya dengan menyusun sanjak seperti berikut ini.

    “Itu hidupku di masa lampau,
    penuh amarah & emosi tak stabil.
    Tuhan menunjukkan,
    buruknya amarah,
    tidak ada untungnya,
    sehingga ku tobat,
    berhenti membalas.
    Ku diam dalam ketentraman.
    Dia temanku Tuhan,
    sadarkan temanku,
    Semoga dia beroleh hidayah….

  4. Dan lain sebagainya silahkan cari sendiri….

Cara kreatif dan inovatif untuk memuliakan Tuhan di dalam hati

Seperti yang kami katakan sebelumnya bahwa salah satu ciri khas orang yang kreatif adalah kosakata yang dimiliki cukup banyak dan terus bertambah. Anda bisa menambah perbendaharaan kata lewat membaca firman, buku-buku positif lainnya dan membaca tulisan di blog. Tetapi, salah satu cara yang paling efektif dan paling menyenangkan untuk mewujudkan hal ini adalah dengan mengikutkan kejadian yang sedang anda jalani ke dalam nyanyian yang dilantunkan kepada Tuhan. Bahkan bila perlu setiap aktivitas yang anda lakukan silahkan diubah dalam bentuk lagu Rap atau pop lainnya. Pernahkah anda melihat beberapa film Disney di tahun 2017 lalu, salah satunya adalah “Frozen.” Bukankah pemeran dalam film tersebut mengimprovisasi dan menyanyikan segala hal yang dirasakan dan dialaminya? Inilah kebiasaan kreatif tersebut.

Berikut akan kami tampilkan beberapa contoh tentang cara kreatif fokus kepada Tuhan sembari menghubungkannya dengan kegiatan yang dilakukan dan dirasakan di dunia nyata.

No.

Apa yang anda lihat di sekitar

Lagu yang anda nyanyikan dalam hati

1.

Kata-kata untuk memuliakan Tuhan.

Puja-puji ku sembah Tuhan,
Allah yang termulia,
Kudus & ajaib besar nama-Mu,
Dahsyat perbuatan-Mu,
Hebat karya-Mu dalamku,
Luar biasa kebaikan-Mu.

2.

Saat melihat mentari bersinar.

Kau hadir tepat pada waktunya,
Kasih-Mu hangatkan hidupku,
Damai itu bagaikan terang,
Yang selalu aku harapkan.

3.

Sejak melihat Ibu masak di dapur.

Kau beriku orang tua yang baik,
Sejak aku kecil merawatku baik,
Bekerja keras tuk kebaikan semua.

4.

Ketika mengamati Ayah sedang ngopi

Ayahku adalah yang terbaik
Walau punya kelemahan tetap baik,
Dialah yang selalu penuhi kebutuhan kami,
Secara materi….

5.

Sewaktu berkendara.

Kau antar kami ke tempat tujuan,
Kau bawa kami dalam damai-Mu,
Kami tak ragu melangkah,
Sbab Kau yang besertaku.

6.

Dikala melihat langit biru.

Cerah kasih-Mu padaku,
Bahagiakanku selalu,
Biru hatiku menyambut,
Setiap waktu yang Kau bri….

7.

Saat melihat awan.

Putihkan hidupku Tuhan,
Agarku selalu baik,
Kata-katakupun baik,
Perilakuku juga baik,
Layak dihadapan-Mu.

8.

Saat melihat tingginya pepohonan.

Walau ku hidup di bumi,
Kau buat hatiku kuat,
Mengahadapi topan badai,
Masalahku pun berlalu,
Karena kasih setiamu.

9.

Jika melihat daun yang melambai-lambai.

Akupun tak mau diam,
Ambil kesempatan yang ada,
Tuk memuji nama Tuhan,
Bergirang hati karna-Mu,
Bersuka menari-nari.

10.

Sewaktu memberi makan hewan peliharaan.

Kaulah yang merawat aku,
Kau memberi daku makan,
Puaskan hatiku minum,
Akupun tak kekurangan.

11.

Saat melihat hewan liar.

Awalnya hidupku liar,
Penuh dengan kebinatangan,
Hawa nafsu sesat-besar,
Dosaku dimana-mana,
Tapi kau menghentakkan,
Agar aku sadar,
Mata hatiku terbuka,
Kagum pada kebenaranmu,
Akupun bertobat,
Meninggalkan semuanya.

12.

Sejak hujan turun.

Air mataku terjatuh,
Hadapi soal yang sesak,
Hampir-hampirku putus asa,
Beban hidupku terlalu berat,
Namun ku pegang hanya janji-Mu,
Berdoaku disetiap waktu,
Berharap pertolongan-Mu,
Nyata di dalamku,
Kau pulihkan aku,
Berkat-berkat-Mu pun mengalir,
oh…. Mengalir lagi dan lagi,
Seperti hujan….

13.

Seketika melihat air.

Suci cinta-Mu kepadaku,
Ajaib kasih-Mu di dalamku,
Haleluya, kaulah yang terindah,
Kebaikan-Mu mengalir,
Seumur hidupku,
Suci dan murni,
Sebening embun pagi.

14.

Ketika menghadap tembok.

Kaulah tembok pertahananku,
Kaulah benteng hidup selamanya,
Kau melindungi,
Dari musuh besar,
Ow.… Sampai mati,
Kupuja Kau Tuhan.

15.

Seketika sore dan malam tiba.

Redup cahaya hatiku,
Karena banyak masalahku,
Orang-orang cari masalah,
Smakin berharap pada Tuhan,
Tetap saja aku bermasalah,
Akupun mulai lemah,
Semangat pudar,
Hidup terlontang-lontung,
Namun ku terus berharap,
Tak pernah ku menyerah,
Hingga fajar datang,
Ubahkan hatiku,
Sehingga ku mampu,
Nikmati soalku,
Maknai kasusku,
Sampai ku menang.

16.

Saat sedang BAB/ BAK

Aku hanyalah sampah,
Busuk, bau, dekil, tak berharga,
Hina dan tak berarti,
Dosa-dosaku banyak,
Tak pantasku dihadapan-Mu.
Namun kau layakkan aku,
Seturut kehendak-Mu,
Seturut rencana-Mu,
Kau ubahkan,
Menjadi anak-Mu.

17.

Aktivitas sehari-hari yang dilantunkan secara biasa

Hari ini, bangun tidur,
bersyukur pada-Mu,
Jalani aktivitas,
seperti biasanya.
Engkau yang memimpinku,
Kau yang menjagaku.
Arahkan hati,
kepada kebenaran.
Ku tahu di luar sana,
banyak masalah,
Persoalan menunggu,
untuk diselesaikan.
Kuatkan hatiku,
mampukan bertahan.
Bersyukur buat,
pertolongan-Mu.

Menyanyikan lagu Rohani dalam balutan musik Rap cukup garing, menyenangkan, mencerdaskan dan meningkatkan kesadaran kita. Hanya saja untuk melakukan hal ini butuh terbiasa sebab nadanya agak cepat dari lagu-lagu lainnya (tergantung pembawaannya). Upayakanlah untuk mengikutkan hal-hal yang diamati dan dirasakan ke dalam setiap lagu yang dilantunkan. Sekalipun demikian, tetaplah lakukan semua aktivitas (fokus Tuhan, belajar, bekerja) keseharian anda dengan santai (tidak perlu terburu nafsu). Berhati-hatilah dengan motivasi saat melakukannya, bukan untuk meninggikan diri atau demi mengalahkan seseorang (arogansi). Berhati-hatilah dengan keinginanmu sebab itulah yang banyak membuat kita kurang bahagia. Salah satu cara terbaik melupakan hawa nafsu adalah dengan cara mengalami kekecewaan. Jadi bersyukurlah saat anda tengah kecewa sebab itu adalah kesempatan untuk melupakan keinginan yang salah. Terakhir, tak lupa juga untuk melakukan kebaikan kepada siapa saja di mulai dari dalam keluarga sendiri dengan memanfaatkan hal yang kecil-kecil, misalnya dengan beramah tamah.

Salam, fokus Tuhan adalah jawaban,
bernyanyilah seturut suara hatimu
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.