anak

+10 Manfaat Kamus Besar Bahasa Indonesia – Kegunaan Tersembunyi Yang Hanya Diketahui Sebagian Orang

Manfaat Kamus Besar Bahasa Indonesia - Kegunaan Tersembunyi Yang Hanya Diketahui Sebagian Orang Sumber Sastra33 Blogspot Com

Bahasa adalah sistem komunikasi saat berinteraksi dengan sesama manusia dan pihak lainnya. Terdiri dari bahasa lisan, tulisan dan bahasa tubuh. Lisan digunakan saat bertutur kata menyampaikan maksud hati secara langsung kepada sesama. Tulisan dimanfaatkan untuk berkomunikasi dengan pihak lain dengan memanfaatkan sistem aksara yang terstruktur. Sedangkan bahasa tubuh adalah pola gerakan tubuh yang dimanfaatkan saat berkomunikasi dengan sesama maupun pihak lainnya. Saat manusia berkomunikasi dengan sesamanya lebih banyak menggunakan teknik lisan dan tulisan. Tetapi saat berkomunikasi dengan makhluk hidup lain (hewan) dan mesin, lebih banyak menggunakan bahasa tubuh.

Interaksi dengan menggunakan komunikasi lisan dan tulisan sifatnya lebih terstruktur dan tegas. Ada suatu sistem yang baku sebagai panduan untuk menjelaskan fungsi-fungsinya yang dikenal sebagai Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan. Komunikasi bahasa tubuh terkadang tidak dapat menyampaikan semua pesan yang dimaksudkan dan biasanya hanya dimengerti oleh mereka yang telah berpengalaman atau kenal dekat satu-sama lain. Sebab pola gerakan yang satu ini sifatnya bisa berbeda-beda antara satu orang dengan yang lainnya. Tidak ada suatu sistem baku yang mengaturnya melainkan hanya dikembangkan berdasarkan kebiasaan-kebiasaan yang berlaku di dalam hidup bermasyarakat.

Perkembangan bahasa adalah sebuah pertanda baik bagi kemajuan ilmu pengetahuan di setiap wilayah dimana itu terjadi. Perkembangan ilmu pengetahuan secara personal turut dipengaruhi oleh oleh penguasaan bahasa oleh masing-masing orang. Semakin paham seseorang dengan pola komunikasi yang disampaikan maka ilmu pengetahuan tersebut lebih mudah dimengerti. Sebaliknya, ketika seseorang tidak memahami suatu ilmu maka akan menganggap hal tersebut sebagai hal yang tidak masuk akal. Biasanya apa yang mudah dimengerti lebih gampang untuk diingat tetapi hal yang susah dipahami akan terlupakan begitu saja.

Kemampuan seseorang untuk mengerti suatu bahasa sangat menentukan tingkat kecerdasannya. Ini berkaitan erat dengan mamahami setiap kata-kata yang disampaikan, jika seseorang tidak mampu menerjemahkan setiap kata tersebut kemungkinan juga tidak mampu menangkap maksud komunikator. Bahkan bagi seorang pemula butuh berulang kali membaca suatu literatur sampai benar-benar mengerti apa yang dimaksudkan oleh penulis. Jadi, jangan pernah menyerah untuk membaca sesuatu secara berulang kali sampai memahami maksud dari suatu tulisan. Ini seperti saat kita mempelajari Kitab Suci, harus dilakukan secara bertubi-tubi sampai mendapat sesuatu dari aktivitas tersebut.

Pengertian

Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah buku pedoman yang memuat tentang ejaan, aksen, kelas, makna, ungkapan dan pemakaian suatu kata yang disusun berdasarkan abjad. Penggunaan kata dalam KBBI sudah sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Yang Disempurnakan sebagai acuan baku penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.  Setiap komunikasi yang dilakukan secara resmi dalam berbagai acara menggunakan Bahasa Indonesia yang baku (sesuai EYD). Sedang untuk berkomunikasi dalam ranah non formal antara orang ke orang atau kelompok tertentu, dapat memanfaatkan bahasa yang tidak baku. Tujuan utama pemakaian bahasa adalah untuk menyampaikan maksud hati kepada sesama. Selama maksud komunikator dimengerti dengan jelas oleh komunikan maka selama itu juga penggunaan bahasa efektif, terserah kata-kata yang tersurat bersifat baku atau non-baku.

Feadah Kamus Besar Bahasa Indonesia

KBBI adalah panduan dari seluruh kosakata dalam Bahasa Indonesia. Semua kata yang terdokumentasi di dalamnya termasuk dalam Bahasa Indonesia asli (rumpun Melayu) maupun yang berasal dari hasil naturalisasi dari bahasa daerah maupun bahasa asing. Ada banyak orang yang belum memiliki KBBI tetapi menggunakan Bahasa Indonesia dalam kehidupannya sehari-hari. Yang lebih parah adalah seorang penulis sekelas blogger yang rutin menyampaikan paparan lengkap tetapi belum melengkapi dirinya dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia. Ini adalah buku yang pantas dimiliki oleh setiap orang atau setidak-tidaknya unduhlah software-nya secara gratis di Internet dengan nama populer KBBI Luring.

Berikut ini akan kami tampilkan beberapa manfaat KBBI yang mungkin belum diketahui oleh banyak orang.

  1. Mendapatkan ejaan sebuah kata.

    Setiap kata yang diurut dalam alfabetis akan dieja berdasarkan kaidah-kaidah bahasa Indonesia yang terstandar. Seperti berikut ini.

    • Ah·li
    • Alo·ka·si
    • Ana·li·sis
    • Ang·kuh
    • Peng·a·so·an
    • dan lain sebagainya
  2. Memperoleh kelas suatu kata.

    Biasanya kelas suatu kata terdiri dari beberapa bagian, yaitu sebagai berikut.

    • Adjektiva (a), yaitu kata yang menjelaskan nomina atau Pronomina;
    • Adverbia (adv), yaitu kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain, atau kalimat
    • Nomina (n), yaitu kata benda;
    • Numeralia (num), yaitu kata bilangan;
    • Partikel (p), kelas kata yang meliputi kata depan, kata sambung, kata seru, kata sandang, ucapan salam
    • Ptonomina (pron), kelas kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, dan kata tanya;
    • Verba (v), yaitu kata kerja
  3. Mendapatkan aksen sebuah kata.

    Beberapa kata (tidak semua) memiliki cara pelafalan yang berbeda-beda. KBBI menuliskan dengan jelas setiap eksen suatu kata sehingga pengguna bahasa Indonesoia yang baru belajar dari pelosok daerah tertentu dan negara lain dapat mengucapkannya secara jelas. Seperti contoh di bawah ini.

    • Awet /awét/
    • Barometer /barométer/
    • Bengkel /béngkél/
    • Beres /bérés/
    • Bonafit /bonafidé/
    • dan lain sebagainya.
  4. Memperoleh ragam bahasa suatu kata.

    Beberapa kata (tidak semua) dalam bahasa Indonesia digunakan dalam ragam bahasa khusus, seperti di bawah ini.

    • ark adalah arkais, untuk menandai kata yang berlabel itu tidak lazim
    • cak adalah ragam cakapan, unuk menandai kata yang berlabel itu digunakan dalam ragam takbaku;
    • hor adalah ragam hormat untuk menandai kata yang berlabel itu digunakan dalam ragam resmi;
    • kas adalah kasar. untuk menandai kata yg berlabel itu digunakan dalam ragam yang tidak sopan;
    • kl adalah klasik, untuk menandai kata yang berlabel itu digunakan dalam kesusasraan Melayu Klasik
  5. Memperoleh akronim suatu kata.

    Beberapa kata (tidak semua) dalam Bahasa Indonesia telah disingkat untuk menghemat pelafalannya. Akronim merupakan singkatan beberapan kata yang lebih mudah untuk diucapkan, seperti berikut ini.

    • Arumba singkatan dari alunan rumpun bambu
    • Bandara singkatan dari bandar udara.
    • Batagor singkatan dari bakso tahu goreng.
    • Bude singkatan dari ibu gede.
    • Cekal singkatakan dari cegah dan tangkal.
    • dan lain sebagainya.
  6. Memperoleh bidang kehidupuan dan ilmu yang kerap menggunakan kata tersebut.

    Kamus Besar Bahasa Indonesia mewartakan para pembacanya tentang penggunaan kata tertentu dalam berbagai bidang ilmu. Beberapa kata (tidak semua) dalam Bahasa Indonesia digunakan secara khusus pada bidang ilmu tertentu. Bidang ilmu itu terdiri dari, sebagai berikut ini.

    • Adm adalah administrasi dan kepegawaian
    • Anat adalah anatomi
    • Antr adalah antropologi
    • Ark adalah Arkeologi
    • Ars adalah arsitektur
    • Astrol adalah astrologi
    • Astron adalah astronomi
    • Bakt adalah bakteriologi
    • Bio adalah biologi
    • Bot adalah botani
    • Bud adalah agama Budha
    • Dag adalah perdagangan
    • Dem adalah demografi
    • Dik adalah pendidikan
    • Dirg adalah kedirgantaraan
    • Dok adalah kedokteran dan fisiologi
    • Ek adalah ekonomi dan keuangan
    • El adalah elektronika (kelistrikan dan teknik elektronika)
    • Ent adalah entomologi
    • Far adalah farmasi
    • Fil adalah filsafat
    • Filol adalah folologi
    • Fis adalah fisika
    • Geo adalah geografi dan geologi
    • Graf adalah grafika
    • Hid adalah hidrologi
    • Hidm adalah hidrometeorologi
    • Hin adalah agama Hindu
    • Hub adalah perhubungan
    • Huk adalah hukum
    • Hut adalah kehutanan
    • Ikn adalah perikanan
    • Idt adalah perindustrian dan kerjinan
    • Isl adalah agama Islam
    • Kap adalah perkapalan
    • Kat adalah agama Katolik
    • Kim adalah kimia
    • Kom adalah ilmu komunikasi (publisistik dan jurnalistik)
    • Komp adalah komputer
    • Kris adalah agama Kristen
    • Lay adalah pelayaran
    • Ling adalah linguistik
    • Man adalah manajemen
    • Mat adalah matematika
    • Mek adalah mekanika
    • Met adalah meteorologi
    • Metal adalah matalurgi
    • Mik adalah mikologi
    • Mil adalah kemiliteran
    • Min adalah mineralogi
    • Mus adalah musik
    • Olr adalah olahraga
    • Pet adalah petrologi serta minyak dan gas bumi
    • Pol adalah politik dan pemerintahan
    • Psl adalah psikologi
    • Sas adalah susastra (sastra)
    • Sen adalah kesenian
    • Sos adalah sosiologi
    • Stat adalah statistik
    • Tan adalah pertanian
    • Tas adalah tasawuf
    • Tek adalah teknik
    • telekom adalah telekomunikasi
    • Terb adalah penerbangan
    • Tern adalah peternakan
    • Zool adalah zoologi
  7. Memperoleh dialek suatu kata dari ragam bahasa tertentu.

    Dialek merupakan variasa bahasa yang berbeda-beda menurut pemakai dari daerah atau negara tertentu. Beberapa kata (tidak semua) dalam Bahasa Indonesia diperoleh dari hasil naturalisasi dari berbagai bahasa. Label dialek ini misalnya seperti berikut.

    • Dialek Melayu
      Karena dialek Melayu jumlahnya cukup banyak, lema yang khas dialek-dialek itu dijelaskan dalam pemerian makna dan tidak diberi label khusus, kecuali

      • Jk berasal dari daerah Melayu Jakarta
      • Mal berasal dari daerah Melayu Malaysia
    • Bahasa Daerah
      • Bl berasal dari daerah Bali
      • Bt berasal dari daerah Batak
      • Dy berasal dari daerah Sayak
      • Jw berasal dari daerah Jawa
      • Lp berasal dari daerah Lampung
      • Mdr berasal dari daerah Madura
      • Mk berasal dari daerah Minangkabau
      • Mn berasal dari daerah Minahasa
      • Mnd berasal dari daerah Menado
      • Plb berasal dari daerah Palembang
      • Sd berasal dari daerah Sunda
    • Bahasa Asing
      • Ar berasal dari bahasa Arab
      • Bld berasal dari bahasa Belanda
      • Cn berasal dari bahasa Cina
      • Ing berasal dari bahasa Inggris
      • It berasal dari bahasa Italia
      • Jm berasal dari bahasa Jerman
      • Jp berasal dari bahasa Jepang
      • Lt berasal dari bahasa Latin
      • Par berasal dari bahasa Parsi
      • Prt berasal dari bahasa Portugis
      • Skot berasal dari bahasa Skotlandia
      • Skt berasal dari bahasa Sanskerta
      • Sp berasal dari bahasa Spanyol
      • Yn berasal dari bahasa Yunani
  1. Memperoleh pengembangan kata dalam berbagai imbuhan.

    Anda dapat memeriksa kembali penggunaan imbuhan yang selama ini dilakukan. Sebab beberapa imbuhan yang awalnya kita perkirakan lazim digunakan di dalam berbahasa yang baik dan benar, ternyata setelah dilihat dalam kamus penggunaannya berbeda. Oleh karena itu saat anda menulis dengan menggunakan kata berimbuhan yang terdengar rancu, sebaiknya sesuaikan lagi dengan pedoman penggunaan yang ditampilkan dalam KBBI.

  2. Tempat untuk memahami arti suatu kata.

    Jika anda kebetulan baru mendengar suatu kata dan bingung terhadap penggunaannya pada suatu kaliman, sudah sepatutnya anda memeriksa kembali Kamus Besar Bahasa Indonesia sehingga mengetahui dengan jelas “apa sebenarnya makna dari kata tersebut.”

  3. Menemukan contoh penggunaan kata tertentu dalam kalimat.

    Sebuah kata bisa disandingkan dengan berbagai kalimat yang digunakan dalam bahasa formal. Kita bisa menjadikan semua contoh kalimat yang diberikan sebagai bahasa yang lazim digunakan secara baku.

  4. Menemukan padanan suatu kata (sinonim).

    Mudah sekali untuk menemukan persamaan dari kata-kata yang kita cari. Ini termasuk salah satu cara untuk membantu kita memahami maksud dari sebuah kata agar mampu menggunakannya seefektif dan seefisien mungkin dalam suatu kalimat..

  5. Menemukan frase (ungkapan).

    Ungkapan adalah gabungan dari dua kata yang memiliki kesatuan makna yang utuh dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Frase ini tidak dimiliki oleh setiap kata dalam Bahasa Indonesia melainkan hanya dimiliki oleh kata-kata yang lazim dan populer digunakan di dalam masyarakat.

  6. Menemukan contoh peribahasa yang berhubungan dengan kata tertentu.

    Beberapa kata digunakan secara aktif dalam suatu peribahasa. Kamus Besar Bahasa Indonesia turut pula menampilkan semua ragam peribahasa yang lazim digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Ragam perumpamaan tersebut sering sekali digunakan dalam pemakaian Bahasa Indonesia populer.

    • Air diminum rasa duri, nasi dimakan rasa sekam. Artinya, tidak enak makan dan minum (karena terlalu sedih dan sebagainya).
    • Air tenang (biasa) menghanyutkan. Artinya, orang yg pendiam biasanya banyak pengetahuannya.
    • lempar batu sembunyi tangan. Artinya, melakukan sesuatu (kegiatan dan sebagainya), tetapi kemudian berdiam diri seolah-olah tidak tahu-menahu.
    • Mencampakkan batu ke luar. Artinya, lebih suka berbuat baik kepada orang lain daripada kepada keluarga sendiri.
    • Api padam puntung hanyut. Artinya, sudah habis (tamat) benar-benar.
    • Bersuluh menjemput api. Artinya, bertanya tentang sesuatu yang sudah diketahui.
    • Meletakkan api di bubungan. Artinya, sengaja mencari bahaya.
  7. Menemukan lawan suatu kata (antonim).

    Jika kemampuan anda dalam menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia sudah berkembang dengan baik, alhasil akan dimampukan juga untuk mengetahui berbagai lawan kata tertentu. Dalam beberapa keadaan lawan kata tersebut dituliskan secara langsung (tersurat) dengan awalan kata “tidak.” Misalnya “absen” diartikan sebagai “tidak masuk, tidak hadir” sehingga lawan katanya adalah “masuk, hadir.”

  8. Membantu menyelesaikan tugas sekolah/ kuliah.

    Saat ada pelajaran Bahasa Indonesia, ada-ada saja tugas yang menarik untuk dikerjakan. Tatkala untuk menyelesaikan semuanya itu, kita butuh bantuan dari indeks kosakata terbesar seindonesia, yaitu KBBI. Sedangkan untuk indeks terluas skala internasional adalah seperti yang kita ketahui bersama, yaitu internet alias Google.

  9. Membantu memahami arti berbagai sastra lama (pantun, hikayat, gurindam).

    Berbagai macam karya seni lama memuat kosakata yang agak sulit dipahami, anda dapat menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia untuk mengerti dengan jelas seputar kesusastraan dimaksud.

  10. Panduan menulis surat atau pidato dengan kata-kata yang baku.

    Ketika anda hendak menulis surat atau pidato yang disampaikan secara resmi ke kantor-kantor pemerintahan, sebaiknya periksalah berbagai penggunaan kata. Jika ada kata-kata yang menurut anda masih terkesan rancu, silahkan kembali periksa penggunaan imbuhannya dalam KBBI. Jika penggunaannya sudah tepat baku maka kata tersebut tertulis jelas di dalam kamus tetapi jika tidak baku berarti pemakaian imbuhan tersebut tidak lazim dalam Bahasa Indonesia sehingga perlu dikembangkan lagi agar pemakaian imbuhan lebih dipersempit. Misalnya penggunaan kalimat yang tak baku “Perusahaan harus mengenali berbagai faktor resiko untuk meminimalisir kerugian.” Bisa diatur sedemikian agar menjadi baku “Perusahan harus mengenali berbagai faktor resiko agar kerugian yang dirasakan bersifat minimal.”

  11. Membantu anda saat berkarya.

    Bagi seorang penulis, apapun yang sedang anda tulis saat ini, sadarilah bahwa KBBI sangat bermanfaat untuk meperkaya kosa-kata anda. Mustahil bisa menghafal semua kata yang terdapat dalam Bahasa Indonesia tetapi dengan memiliki Kamus Besar Bahasa Indonesia semuanya berada dalam genggaman sendiri. Untuk mengembangkan tulisan yang kita kerjakan, gunakanlah berbagai persamaan kata dalam kamus tersebut sehingga kalimat yang tertulis tidak terkesan monoton alias itu-itu saja.

Adalah sebuah kerugian besar bagi seorang pakar jika masih belum memiliki Kamus Besar Bahasa Indonesia. Anda dapat mulai mengumpulkan uang untuk ditabung sehingga selang waktu beberapa bulan ke depan dapat memperolehnya di toko-toko buku terdekat. Atau andapun bisa memperolehnya secara gratis dengan mengunduhnya secara langsung dari internet. Ada banyak sekali manfaat yang dapat anda petik dari sebuah buku yang bisa dimanfaatkan dalam berbagai bidang kehidupan manusia. Seorang pelajar dapat lebih memahami kata-kata yang disampaikan oleh pembimbingnya dalam berbagai kesempatan. Sedangkan seorang penulis  dapat memanfaatkannya untuk mengembangkan pola-pola tulisan sehingga lebih dinamis, menarik dan artistik sekaligus dipahami oleh para pembacanya.

Menang-BERSAMA Avatar

Salam, Kosakata yang banyak dimulai dari,
memiliki kamus
!

2 replies »

    • Pendapat anda menarik, sayang kami bukanlah seorang guru atau apa pun yang selevel dengan itu.
      Kami menyarankan kepada anda agar menanyakannya kepada sahabat atau orang-orang di dekat anda.
      salam jumpa lagi…..

      Suka

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.