Keluarga

7 Penyebab & Mengobati Nyeri Lutut Tiba-Tiba – Mengatasi Nyeri Sendi Dengan Menekuni Kebiasaan Baik


Penyebab & Mengobati Nyeri Lutut Tiba-Tiba - Mengatasi Nyeri Sendi Dengan Menekuni Kebiasaan Baik

Mewah-mewahan awal bencana

Kemewahan adalah ilmu pengetahuan terjahat dalam kehidupan umat manusia. Pada titik inilah kita sungguh memahami bahwa kehidupan sebenarnya telah dikondisikan dalam pola-pola yang sederhana tetapi lagi-lagi kemewahan merusak itu sehingga hari-hari yang kita jalani cenderung pahit sama sekali. Kita membuat penjara sendiri bagai gua teranyar megah dan indah, itulah yang memisahkan diri ini dari sesama manusia. Tanpa disadari, fasilitas yang berlebihan itulah yang memanjakan indra ini sehingga cenderung lemah hati saat menghadapi berbagai godaan. Termasuk di dalamnya adalah membuat kesehatan fisik menurun tersedot dalam status sakit.

Selama ini kita menjadikan kemewahan dan kemegahan duniawi menjadi suatu impian yang berusaha untuk digapai. Tetapi di balik kesenangan yang ditawarkannya, ada bencana besar yang menantikan kita. Memang awalnya terlihat dan terasa “wow… wah… luar biasa” tetapi ujung-ujungnya berakhir dalam ratap tangis yang merugikan orang lain termasuk diri sendiri. Beruntunglah kita memiliki Sang Pencerah, Yesus Kristus yang berjalan di depan untuk meyakinkan umat manusia bahwa hidup sederhana adalah jalan kepada kebenaran sejati. Di dalam kesederhanaan, kita diharuskan untuk berendah hati sehingga dituntun dalam hidup yang sehat rohani, sehat jasmani dan sehat secara sosial. Selengkapnya, Bahaya kemewahan!

Duduk sumber banyak penyakit

Salah satu perwujudan kemewahan raja-raja masa lalu adalah duduk dengan anggun di singgasana istananya. Sampai sekarang juga kebiasaan untuk duduk ini masih berlanjut terus dilakukan oleh para pembesar pemerintahan di abad modern. Semua orang bahkan kami sendiri juga terlena dengan aktivitas mendaratkan bokong di atas kursi. Lama kelamaan kebiasaan tersebut membawa dampak buruk bagi kehidupan kita, salah satu di antaranya adalah kaki yang melemah dan keseimbangan yang mudah terganggu. Pada tahap awal, penyakit ini memang tidak begitu mengganggu tetapi dalam derajat keparahan yang lebih tinggi sebaiknya silahkan periksa ke dokter. Hal lainnya yang turut terjadi karena duduk terlalu lama adalah “lutut yang tiba-tiba nyeri nggak karu-karuan.”

Pengertian

Nyeri lutut adalah rasa sakit di bawah tempurung lutut yang disebabkan oleh karena terjepitnya pembuluh darah. Kemungkinan besar setiap orang dewasa pernah mengalami keadaan yang seperti ini. Bahkan kami sendiri merasakannya sejak masih muda dulu setelah lulus kuliah dan balik dari perantauan. Selama diperkualiahan kami tidak pernah menderita penyakit ini dan itu sebab salah satu hobi saat itu adalah jalan kaki, kemana-mana jalan hanya jarang menggunakan bus kota saat jarak tempuh cukup jauh. Di masa-masa perantauan, kami jarang sakit bahkan tidak pernah mengalami nyeri sendi semacam ini. Akan tetapi setelah lulus dari kuliah, kami balik ke kampung dan mulailah merasakan nyeri pada tempurung lutut ini.

Faktor yang menyebabkan nyeri pada lutut secara tiba-tiba

Kami sendiri setengah pusing  setengah sadar karena mengalami kejadian ini sebab umur masih muda belia dan (di bawah 25 tahun). Sedang penyakit nyeri sendi bagian lutut ini biasanya dialami oleh orang-orang yang sudah berumur sangat tua (jompo). Namun, beberapa hari yang lalu kami telah beroleh sedikit pencerahan sehingga dapat menarik beberapa kesimpulan tentang alasan utama mengapa hal ini kadang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Berikut selengkapnya faktor yang mempengaruhi timbulnya keadaan yang kurang menyenangkan ini.

  1. Mengkonsumsi makanan berlebihan.

    Memakan makanan dalam porsi yang lebih banyak awalnya bukanlah masalah besar. Mungkin beberapa orang akan melakukannya karena sudah terbiasa tetapi yang lainnya mampu membatasi nafsu makannya dengan tetap berpuasa dari waktu ke waktu. Kelebihan nutrisi turut menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah akibat masa jenis darah yang terlalu tinggi (kental). Keadaan ini menyebabkan mudahnya terjadi penyumbatan di berbagai lipatan sendi, salah satunya di daerah lutut

  2. Kekurangan agen detoksifikasi utama.

    Proses penetralan racun di seluruh tubuh di dominasi oleh cairan elektrolit. Cairan yang satu ini sangatlah isotonis sehingga mampu menjaga pH tubuh tetap netral di masa-masa yang buruk sekalipun. Rata-rata cairan elektrolit ini diperoleh dari buah-buahan dan sayuran yang dikonsumsi dari waktu ke waktu. Bermanfaat penting untuk menetralkan racun yang dihasilkan oleh tubuh sendiri maupun yang berasal dari luar diri sendiri. Selama toksin ini belum dinetralkan, besar kemungkinan tempat-tempat tertentu akan mudah mengalami peradangan akut hingga kronis salah satunya di daerah tempurung lutut.

  3. Pengaruh penyakit asam urat.

    Asam urat adalah penyakit akibat sisa metabolisme zat purin yang berlebihan di dalam tubuh. Zat purin ini terdapat dalam semua makanan yang dikonsumsi baik dari tumbuhan maupun hewan. Kristal asam urat yang tinggi di dalam darah dapat menyebabkan batu ginjal hingga nyeri pada sendi (termasuk nyeri pada lutut). Biasanya, penyakit ini diderita oleh orang yang telah lanjut usia akibat minimnya aktivitas yang dilakukan.

  4. Penyakit osteoarthritis.

    Merupakan penyakit yang menunjukkan penurunan fungsi pada persendian yang disertai dengan rasa sakit, kaku dan bengkak. Biasanya dialami oleh para atlet dan mereka yang sudah berusia lanjut. Penyebab utama keadaan ini adalah akibat dekalsifikasi pada tulang tertentu sehingga strukturnya lebih rapuh bila dibandingkan dalam keadaan normal.

  5. Cidera lutut.

    Cedera pada tempurung lutut bisa disebabkan oleh benda tajam tetap rata-rata dipicu oleh benda tumpul akibat terjatuh hingga bagian tersebut terbentur pada permukaan yang keras. Bisa saja keadaan ini menyebabkan tulang retak sehingga serpihannya dianggap sebagai benda asing pada sendi (misal: serpihan tulang rawan sendi yang terperangkap akan memicu timbulnya nyeri serta peradangan).

  6. Terlalu banyak duduk.

    Banyak orang yang berpikir bahkan kami sendiri juga merasa bahwa aktivitas duduk adalah sesuatu yang mewah dan sangat dinanti-nanti. Saat dalam beberapa sesi kehidupan ada momen untuk berdiri (misalnya saat upacara dan apel) pasti yang ada di dalam hati, “kapan ya acara ini selesai?” Padahal dengan berlaku demikian kita melipatkan kaki sekaligus melipatkan pembuluh darah yang terdapat di bawah lutut sehingga meningkatkan resiko terjadinya nyeri pada lutut.

  7. Malas bergerak apalagi berolahraga.

    Kebiasaan bermalas-malasan merupakan suatu kemewahan bagi beberapa orang. Mereka merasa bahwa dengan minimnya aktivitas yang dilakukan maka semakin tinggi rasa bangga di dalam hati. Padahal, aktivitas yang minim cenderung membuat peredaran darah tidak lancar (melambat) sehingga memudahnya terjadinya penyumbatan di sana-sini sampai menyebabkan nyeri pada bagian tertentu, termasuk di daerah lutut.

Cara menyembuhkan penyakit nyeri pada lutut dengan menekuni kebiasaan positif yang menyehatkan

Penyakit ini bisa di derita oleh siapa saja, termasuk orang yang masih muda sekalipun. Kami sendiri mengalaminya saat usia masih sangat muda tetapi hanya lutut sebelah saja yang terasa sakit terutama saat menuruni tangga sedang saat menaiki tangga rasa nyerinya tidak begitu kentara. Dari hasil penelaahan sementara yang kami lakukan, keadaan yang kurang menyenangkan ini disebabkan oleh karena minimnya aktivitas. Terutama bagi seorang penulis seperti blogger yang menghabiskan waktunya di depan komputer/ laptop seharian, sebaiknya perhatikan beberapa saran yang kami ajukan di bawah ini. Berikut selengkapnya tips untuk mengobati nyeri lutut.

  1. Hindari mengkonsumsi makanan berlebihan.

    Mengkonsumsi makanan secara berlebih-lebihan bukanlah ide bagus untuk menjalani hidup. Sekalipun uang di tangan cukup banyak, tetap gunakan akal sehat (logika) saat membelanjakannya. Hindari kebiasaan belanja karena pengaruh iklan tetapi belanjakanlah uang berdasarkan kebutuhan yang diperlukan sehari-hari. Sadarilah bahwa memiliki bobot badan yang minimalis membuat ketahanan lutut lebih baik sehingga tidak mudah cedera. Berat badan berlebihan (obesitas) bisa saja menyebabkan cidera yang dipengaruhi oleh tekanan & keseimbangan yang tidak stabil saat terjatuh.

  2. Mulai belajar berpuasa.

    Salah satu cara terbaik untuk mengendalikan nafsu makan adalah dengan memaklumkan puasa di waktu-waktu tertentu. Aktivitas ini memang agak sulit saat perta kali dilakukan tetapi orang yang gigih dan berjuang pasti akan mampu menjadikannya sebagai salah satu dari sekian banyak gaya hidup sehat. Kebiasaan rutin berpuasa juga dapat menetralkan kadar asam urat di dalam darah sehingga tidak sampai merusak akibat metabolisme yang berlebihan.

    Kami sendiri mulakukannya cukup dengan makan berat sekali sehari saja (nasi + daging) sedang kebutuhan konsumsi lainnya dipenuhi dengan air manis isotonik (2 liter), buah/ sayuran dan beberapa cemilan. Beberapa orang juga melakukan puasa setiap hari dengan hanya makan besar dua kali sehari saja. Sadarilah bahwa makan tiga kali sehari itu sudah nggak zamannya, malahan akibatnya bisa buat melar. Otomatis kebiasaan diet semacam ini menurunkan resiko terjadinya radang sendi/ nyeri lutut kiri maupun kanan. Simak teman, Cara berpuasa yang baik.

  3. Penuhi asupan garam harian.

    Garam adalah mineral ajaib warisan Allah sejak dari zaman awal penciptaan alam semesta. Di sinilah kita tahu dan sadari bahwa sesungguhnya Tuhan itu ada dan sudah ada sejak dari awal kehidupan untuk menopang dan mengobati berbagai penyakit yang kita derita termasuk nyeri lutut. Dengan selalu mengkonsumsi air garam manis isotonik, proses netralisasi racun (detoksifikasi) di dalam tubuh akan berlangsung dengan baik. Aktivitas ini jugalah yang membuat aliran darah lancar dan peradangan yang terjadi akan diatasi sesegera mungkin.

    Sadarilah juga bahwa garam bermanfaat besar untuk memperkuat tulang anda. Mereka yang menderita osteoporosis dan osteoarthritis dapat mengurangi bahkan menyembuhkan sama sekali penyakit tersebut dengan rutin mengkonsumsi air garam manis. Tambahkan sedikit garam saat anda mengkonsumsi air putih sehingga berasa ada manis-manisnya. Jika garamnya terlalu banyak pastilah rasanya asin adanya namun bila terlalu sedikit berasa tawar, sedang saat ukurannya pas, pasti berasa ada manis-manisnya. Garam akan menjaga kadar elektrolit dalam tubuh sehingga membantu menetralisir asam urat berlebihan sekaligus mencegah nyeri lutut.

  4. Lakukan aktivitas positif sehari-hari.

    Jangan merasa bahwa hidup ini sudah hebat saat tidak ada satupun aktivitas yang dilakukan. Sadarilah kembali bahwa “orang-orang lanjut usia sangat rentan dengan penyakit nyeri pada lutut (osteoarthritis) yang disebabkan oleh kurangnya pergerakan.” Oleh karena itu, jangan percayakan semua pekerjaan kepada pembantu melainkan kerjakan beberapa hal yang mampu anda lakukan. Bersih-bersih rumah merupakan salah satu pekerjaan yang memakan waktu dan turut membuat anda tetap aktif, kami sendiri rutin melakukan hal ini. Sesungguhnya masih banyak aktivitas positif yang bisa dilakukan baik dengan belajar maupun bekerja, harap perhatikan agar melakukannya secara multitasking bersamaan dengan bernyanyi memuliakan Tuhan (fokus kepada Tuhan).

  5. Selalu berhati-hati saat hendak kemana-mana.

    Ketika berpergian bahkan saat berjalan dengan bebas di dalam rumah sekalipun utamakan kewaspadaan standar. Mereka yang selalu berhati-hati tidak sangat lambat tetapi mengurangi kecepatan pada angka yang terkendali. Kecepatan yang terkendali ditandai dengan kemampuan memprediksikan jalanan yang dilalui sehingga bisa mengelak saat ada hal-hal yang harus dihindari tanpa mengganggu (mencelakakan) pengendara lainnya termasuk diri sendiri. Jatuh saat berkendara bisa saja menyebabkan benturan pada lutut kaki sehingga menyebabkan sakit yang taramat dalam. Oleh karena itu, berkendaralah dengan akal sehat bukan dengan emosi….

  6. Lakukanlah senam lutut.

    Senam lutut adalah salah satu gerakan yang sangat dianjurkan untuk mengurangi penyumbatan yang terjadi pada permbuluh darah. Saat anda menyempatkan diri untuk berjalan dengan menggunakan tempurung kaki tepat saat itu jugalah terjadi tekanan yang meregangkan dinding pembuluh darah. Ini seperti mengusut lutut namun tidak menggunakan jasa tukang kusut melainkan memanfaatkan berat badan sendiri. Selengkapnya, Prosedur melakukan senam lutut.

  7. Beraktivitas sambil berdiri (bekerja sambil berdiri).

    Aktivitas sambil berdiri adalah solusi kunci untuk mengatasi nyeri lutut yang saat ini membuat anda sangat menderita. Memang proses pengobatan pada tahap sebelumnya adalah salah satu yang terbaik yang bisa anda lakukan. Tetapi jikalau anda menghendaki kesembuhan permanen dari penyakit nyeri sendi yang saat ini diderita, bekerja sambil berdiri adalah jawabannya.

  8. Jalan kaki.

    Berjalan kaki saat hendak kemana-mana merupakan aktivitas yang baik untuk dijadikan sebagai kebiasaan. Pergerakan yang terus terjadi turut membuat aliran darah semakin lancar sehingga mampu menepis berbagai penyumbatan di sana-sini. Hindari kebiasaan, “dikit-dikit naik motor!” Melayang dengan bokong malas diangkut sepeda motor pada jarak dekat merupakan penyebab kerentanan terhadap penyakit metabolis.

  9. Bersepeda rutin.

    Daripada berkendara menggunakan mesin lebih baik bersepeda menggunakan tenaga sendiri yang turut menyehatkan otak, otot, tulang dan sendi. Orang yang rutin bersepeda termasuk sehat dan bugar secara jasmani. Daripada berkendara menggunakan mobil-mobilan antik, lebih baik memakai kaki sendiri biar hidup sehat. Sepeda adalah salah satu kendaraan jarak jauh yang dapat mengangkut tubuh yang padat dengan lebih efisien dibandingkan dengan berjalan kaki.

  10. Sembuhkan penyakit lainnya dan kunjungi dokter terdekat.

    Jika anda telah membaca baik-baik saran yang kami berikan dan menerapkan cara mengobati nyeri pada lutut ini dengan benar tetapi tidak menemukan titik cerah, mungkin membutuhkan campur tangan medis yang lebih adekuat. Silahkan kunjungi dokter yang paling anda percayai untuk berkonsultasi sekaligus memperoleh masukan seputar penyembuhan radang pada sendi.

Nyeri pada lutut bisa disebabkan oleh cedera, jadi berahati-hatilah saat hendak berkendara. Bisa juga disebabkan oleh karena kerapuhan tulang, jadi konsumsilah garam minimal 9 gram (kurang lebih dua sendok teh) per hari dalam kadar isotonik (ada manis-manisnya). Sedang dalam banyak kasus, radang sendi semacam ini disebabkan oleh lipatan pembuluh darah yang terlalu lama saat duduk. Dalam situasi ini, aktivitas duduk yang anda jalani hari demi hari sudah berada dalam kadar yang berlebihan sampai-sampai menyebabkan berbagai penyakit, salah satunya masalah seksual dan termasuk rasa sakit pada lutut. Oleh karena itu, beraktivitaslah sambari berdiri agar pembuluh darah di bawah tempurung lutut bisa lurus dan aliran darah kembali lancar. Ini adalah rahasia permanen untuk mengobati penyakit sendi khususnya yang terjadi pada lipatan kaki. Cermatilah, Obat segala penyakit yang dianugerahkan Tuhan sejak awal bumi diciptakan.

Salam, Mau sehat harus aktif!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s