anak

11 Museum Kehidupan Dari Yang Dekat Sampai Jauh, Menyimpan Sejarah Kehidupan

Macam Bentuk Museum Kehidupan Dari Yang Jauh Sampai Dekat

Dokumentasi sejarah kehidupan umat manusia

Ragam peristiwa telah terjadi dalam kehidupan umat manusia. Tidak selamanya halus, mulus dan datar; tidak selalu nyaman, enak dan indah; tidak senantiasa baik, bagus dan bermutu. Ada juga sisi kehidupan ketika luka, sakit dan tangis menjadi satu; sisi buruk, salah dan lemah mengiringi hari; ada pula waktu kekacauan, amburadul dan peperangan pecah dimana-mana. Semuanya ini telah terjadi dalam sejarah kehidupan umat manusia sejak dari awal masa penciptaan hingga sekarang ini. Sayang tidak semua hal terdokumentasi dengan jelas, Sebab ada masa-masa kegelapan dimana umat manusia hidup dalam kebodohan, tenggelam dalam keserakahan dan syarat dengan arogansi hingga persaingan juga konflik (perang) pecah dimana-mana.

Manusia tidak akan mampu melihat pengetahuan secara jernih ketika hatinya dipenuhi dengan kegelapan. Sebab pikiran yang gelap membuat otak tidak lancar sehingga banyak hal yang tersumbat, menimbulkan ambiguitas dan ketidaksesuaian satu-sama lain. Hal-hal semacam inilah yang membuat perkembangan ilmu pengetahuan itu terhambat, seolah berada dalam sebuah game yang tidak pernah berakhir (jalan di tempat) sehingga tidak pernah naik ke level selanjutnya. Demikianlah pengetahuan itu tidak pernah lagi berkembang karena diawal telah terjadi kekusutan berpikir yang membuat sistem terus bermasalah dan berkutat di situ-situ saja.

Salah satu hal yang paling penting yang sangat menentukan perkembangan ilmu pengetahuan adalah kemampuan dokumentasi. Tulisan adalah salah satu kemampuan dokumentasi paling awal dan mendasar dalam kehidupan umat manusia. Mula-mula, nenek moyang kita menulis di berbagai media: tanah, batu dan kayu tetapi yang paling kekal adalah tulisan yang dipahat di berbagai batu yang tersembunyi di dalam gua. Liang batu ini sangat bermanfaat untuk membuat semua tulisan tersebut tidak lapuk dimakan waktu. Ada dua jenis gua, yaitu gua yang terbentuk secara alami dan ada pula yang dibuat manusia itu sendiri seperti piramida dan candi.

Ada banyak kejadian di masa lampau yang terdokumentasi tetapi media yang menopangnya telah lapuk sehingga masa lalu itu terlupakan begitu saja. Beruntunglah kita di zaman sekarang yang telah menemukan berbagai teknologi dokumentasi yang benar-benar handal dimulai dari kertas, pinsil, pulpen hingga teknolgi mesin  ketik, perekam (audio dan/ atau video), komputer, gadget dan jaringan internet. Semua teknologi pendokumentasian telah membuat hal-hal penting dari waktu ke waktu tercatat dengan jelas untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan masing-masing orang. Tempat dimana berbagai dokumen ini dikumpukan dan disatukan biasanya disebut sebagai museum.

Pengertian

Museum adalah gedung yang digunakan sebagai tempat untuk pameran tetap benda-benda yang patut mendapat perhatian umum, seperti peninggalan sejarah, seni, dan ilmu; tempat menyimpan barang kuno (KBBI Luar Jaringan). Bagi kami sendiri, museum adalah wahana (gedung, buku, alat elektronik, internet) untuk mengumpulkan berbagai-bagai dokumen penting dalam berbagai bentuk (naskah online-offline, lukisan, patung, prasasti dan lain-lain) untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan manusia. Ada banyak bentuknya di sekitar kita hanya saja keberadaannya tidak disadari. Jika saja anda mau memeriksanya baik-baik, pasti akan terkesan karena hal tersebut tidak selalu tampak luar biasa melainkan ada juga bentuk sederhananya.

Macam-macam jenis museum yang menyimpan sejarah kehidupan

Sepertinya masing-masing pembaca sudah tidak asing lagi dengan yang namanya museum sebab bentuk nyatanya dalam kehidupan sering sekali dijadikan sebagai salah satu destinasi lokawisata. Tahukah anda bahwa ada hal-hal sederhana dalam kehidupan ini yang mungkin untuk sebagian orang dianggap sebagai tempat untuk menumpahkan isi hati, santai dan bermain tetapi sesungguhnya telah menjadi saksi sejarah? Oleh karena itu, hindari perbuatan yang tidak senonoh sebab bisa saja peristiwa tersebut menjadi salah satu catatan terburuk dalam sejarah kehidupan anda yang tidak sengaja didokumentasikan oleh orang lain. Berikut selengkapnya, beberapa jenis yang kami maksudkan.

  1. Museum daerah/ nasional.

    Biasanya tempat-tempat yang menyimpan catatan sejarah yang terdokumentasi dengan baik menjadi tujuan widyawisata bagi pelajar/ mahasiswa. Berkunjung ke sana sekedar menyaksikan berbagai benda bersejarah (m. sejarah), salah satunya adalah Museum Sumpah Pemuda. Ada pula yang khusus dibuat untuk memamerkan benda-benda seni rupa (m. seni). Juga ada yang dikhususkan untuk menyimpan berbagai koleksi prangko yang bersejarah (m. filateli). Biasanya di setiap lokawisata terdapat berbagai suvenir khusus yang dapat dimiliki secara pribadi sebagai bukti bahwa anda pernah berkunjung ke salah satu tempat penting tersebut.

  2. Buku tulis.

    Pernahkah anda menduga bahwa buku tulis yang digunakan sehari-hari menjadi salah satu jejak riwayat kehidupan selama duduk di bangku sekolah/ kuliah. Tentu saja ini hanya berlaku bagi mereka yang membuat catatan/ tulisannya serapi mungkin sehingga enak untuk dilihat. Selang beberapa tahun setelah menamatkan pendidikan, anda bisa kembali melihat-lihat beberapa buku catatan, terutama untuk mata pelajaran yang digemari. Membolak-baliknya sedikit saja, kenangan tentang masa lalu yang campur aduk pasti akan terlintas di dalam pikiran.

  3. Buku catatan harian.

    Setelah beberapa waktu berpulang ke alam baka, kami menemukan catatan harian orang tua laki-laki. Ceritanya memang hanya berisikan tentang aktivitas biasa yang dilakukan dari hari ke hari. Sekalipun demikian, ini adalah saksi sejarah pribadi yang sangat berkesan di dalam hati anak-anaknya.

    Memiliki buku diari tidaklah rugi, inilah museum pribadi yang akan terus ada menjadi saksi bisu. Bisa juga menjadi salah satu cara untuk menghabiskan waktu luang yang tersedia sembari menggoreskan beberapa kata yang kebetulan terlintas di otak masing-masing. Sadarilah bahwa salah satu manfaat menulis adalah untuk mengembangkan kecerdasan dan kemampuan mengendalikan diri.

  4. Memiliki Smartphone.

    Ponsel pintar juga merupakan museum kehidupan minimalis yang sifatnya mudah dibawa-bawa (portable). Harga gadget ini di pasaran tergolong dalam jangkauan masyarakat luas, mulai dari masyarakat ekonomi menengah ke bawah apalagi masyarakat menengah ke atas. Salah satu manfaatnya adalah memungkinkan kita untuk melakukan sinkronisasi dengan akun Google sehingga sekalipun berganti smartphone, kita dapat kembali memulihkan pengaturan smartphone yang lama ke dalam perangkat yang baru dengan melakukan sing in pada akun Google.

  5. Laptop/ komputer-PC.

    Komputer adalah smartphone ukuran besar yang dapat menyimpan apa saja. Segala bentuk dokumen kehidupan (ms. Microsoft word, Ms. Powerpoint, notepad dan lain sebagainya). Ada pula jenis dokumen audio yang dapat direkam dan diputar dalam berbagai format (wav, mp3 dan lain-lain). Selebihnya adalah berbagai dokumen dalam format video dan foto (jpg, png, gif, mp4, mpeg4, avi dan lain sebagainya). Keuntungan menggunakan komputer PC adalah semua format dokumen ini dapat di gabungkan dalam satu folder sehingga lebih terorganisir (teratur). Jika anda dan keluarga dapat mempertahankan keberadaan suatu komponen multimedia ini selama bebera dekade tanpa kehilangan sedikitpun memorinya, alhasil menjadi sebuah museum pribadi di rumah.

  6. Kamera foto atau kamera video

    Kamera bisa menjadi salah satu cara termudah untuk mendokumentasikan kehidupan. Hasilnya bisa di cetak dan bisa pula hanya sekedar disimpan dalam bentuk memori pada perangkat penyimpanan internal atau pada dokumen komputer (laptop). Ada orang yang masih memiliki gambaran dirinya sejak masih dalam kandungan, bayi baru lahir, balita, anak, remaja, muda dan dewasa seperti saat ini. Jika anda mengumpulkan semua foto-foto diri yang pernah di buat dalam satu album, bukankah itu termasuk sejarah perjalanan hidup?

    Memiliki kamera saku adalah salah satu cara paling instan untuk mengurut riwayat yang dijalani dalam satu museum kecil-kecilan yang dikenal sebagai koleksi album foto. Hanya saja kelemahannya adalah untuk mencetak (cuci) foto yang banyak dibutuhkan pula biaya yang tidak sedikit. Kami harap anda dapat memenuhinya atau bisa juga hanya mengoleksinya dalam bentuk digital saja (berhati-hatilah, momori jangan sampai terhapus atau terserang virus).

    Kamera video juga bisa menjadi salah satu alternatif untuk mendokumentasikan kehidupan. Berhubung karena konsumsi memori yang tinggi saat membuat sebuah video, anda dapat menyimpannya dalam bentuk CD atau DVD. Hanya saja ada satu kelemahan saat memiliki kedua perangkat ini, yaitu dibutuhkan seorang operator yang siap tidak ikut dijepret moment kebersamaan yang diabadikan.

  7. Media sosial.

    Setiap aktivitas yang terekam di media sosial dapat kembali dilihat ke belakang. Jika anda selalu mengisinya dengan rutinitas yang dilakukan maka akan menjadi diari online yang dapat diakses dari mana saja. Hanya kelemahan mendokumentasikan aktivitas di dunia nyata ke dalam media sosial adalah kecemasan akan timbulnya sikap pamer akibat popularitas yang dihasilkan. Selain itu, hal ini juga beresiko menimbulkan kesan iri hati yang semakin membuat banyak orang menantang (mencobai-menguji) kehidupan kita di dunia nyata. [Lirik juga teman, Bahaya internet dalam kehidupan] Oleh karena itu, adalah baik mengkhususkan privasi akun untuk kalangan sendiri atau kalangan tertentu saja (misalnya hanya bisa dilihat oleh keluarga, teman dekat dan lain sebagainya)

  8. Blog pribadi.

    Memiliki blog pribadi yang berafiliasi dengan penyedia website gratis dapat menjadi satu pilihan untuk lebih mengarahkan aktivitas positif yang digeluti di internet. Anda dapat menuliskan berbagai catatan sederhana, mengunggah foto, rekaman audio maupun video (berdasarkan batasan tertentu). Museum pribadi yang selalu online tersebut dapat diakses kapan saja dan dimana saja asalkan memiliki akses untuk terhubung ke internet.

    Hanya saja berhati-hatilah dengan munculnya sifat-sifat arogan yang selalu ingin lebih, membangga-banggakan diri (sombong) dan sifat ketergantungan terhadap pujian cs popularitas. Jika anda mampu bebas dari semua penyakit mental ini niscaya memiliki blog dan media sosial itu tidak akan mendatangkan keburukan melainkan menjadi sebuah sarana untuk mengalirkan kecerdasan (bakat) yang dimiliki.

    Kami sendiri lebih suka tampil sebagai anonim di internet untuk menepis berbagai penyakit mental tersebut. Juga jangan lupakan bahwa terus-menerus duduk sambil menulis di blog seharian jelas tidaklah baik untuk kesehatan. Selingi juga aktivitas ini sambil berdiri dan jongkok juga beristirahatlah dengan duduk di kursi saat kaki mulai kelelahan.

  9. Website media nasional hingga lokal.

    Hampir semua website media yang bertebaran di internet menyimpan berbagai-bagai kejadian yang berlangsung sepanjang waktu dari awal media tersebut dibuka hingga saat ini. Kita bisa melihat dan membaca berbagai kejadian yang berlangsung dari tahun-tahun sebelumnya dengan memeriksa daftar isi atau menemukannya di kotak pencarian. Pencarian peristiwa pada tanggal tertentu bisa juga kita lakukan dengan memanfaatkan mesin pencari otomatis, yakni Google.

  10. Televisi sejarah.

    Televisi adalah museum hilang-timbul sebab tidak semua acara yang ditampilkannya mengkisahkan tentang masa lalu atau tidak selamanya menampilkan benda-benda bersejarah lainnya. Ada acara tertentu saja yang menampilkan berbagai peristiwa masa lampau yang diulas dalam tema-tema khusus. Biasanya apa yang di bahas di sana tidak hanya tentang sejarah lokal dan nasional melainkan beberapa diceriterakan juga tentang berbagai kisah-kisah dari berbagai belahan dunia lainnya.

  11. Radio sejarah.

    Radio adalah museum melayang sebab anda tidak melihat dan merasakan apa-apa tetapi percaya saja kepada suara-suara yang terdengar. Sekalipun media yang satu ini dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai berita terbaru dan hiburan, ada saatnya juga pihak penyelenggara menyajikan fakta-fakta sejarah di masa lampau. Beberapa radio malahan selalu menyebutkan tentang berbagai kejadian penting yang berlangsung pada hari dan bulan yang sama (tahunnya saja yang berbeda).

Dua macam bentuk berdasarkan kepemilikan

Dari keterangan di atas, museum yang bisa diperbaharui sendiri (suka-suka) misalnya buku diari, smartphone, komputer-PC, kamera foto-video, media sosial dan blog (bersifat milik pribadi). Sedangkan yang sifatnya tidak dapat diperbaharui sembarangan karena bermanfaat untuk kepentingan orang banyak adalah museum khusus/ lokal/ nasional, website media lokal/ nasional, televisi dan radio (bersifat milik bersama-publik). Semuanya ini bisa menjadi objek pariwisata remaja yang dapat dikunjungi sewaktu-waktu untuk menambah ilmu sekaligus menghabiskan waktu liburan bersama keluarga, sahabat atau teman lainnya.

Kesimpulan

Pada dasarnya manusia haus akan informasi sebab fakta tersebut dapat meluaskan wawasan sekaligus menghibur hati. Jika semua peristiwa dalam kehidupan dapat didokumentasikan dari awal hingga sekarang, ketahuilah bahwa kumpulan dari informasi tersebut adalah museum kehidupan. Tentu saja untuk menyusun fakta yang sifatnya luas dan menyangkut kehidupan banyak orang membutuhkan media dan pembiayaan yang lebih besar. Sedangkan untuk melakukan dokumentari kecil-kecilan yang sifatnya pribadi dapat dikerjakan dengan berbagai media yang tersedia di sekitar kita. Masalah kebanyakan orang zaman sekarang adalah waktu senggang yang tersedia cukup banyak sehingga bisa saja dimanfaatkan untuk melakukan hal-hal negatif. Salah satu cara untuk mendayagunakan kesempatan tersebut adalah untuk membuat sejarah kehidupan dengan mengakses berbagai media konvensional (buku, pulpen) dan elektronik saat ini (kamera, smartphone, komputer dan lain sebagainya). Sadarilah bahwa aktivitas tersebut bukan untuk dipamerkan atau disesali melainkan sekedar menyalurkan kecerdasan, potensi dan waktu luang yang dimiliki. Saksikanlah Tips agar tetap semangat menulis.

Salam, Sudahkah anda mendokumentasikan sesuatu?
Itulah sejarah kehidupan yang dimuseumkan
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.