Kecerdasan Manusia

+10 Cara Cerdas Bernyayi Untuk Fokus Kepada Tuhan – Mengembangkan Kecerdasan Sesuai Kapasitas Otak


Cara Cerdas Bernyayi Untuk Fokus Kepada Tuhan – Mengembangkan Kecerdasan Sesuai Kapasitas Otak

Pikiran anugerah yang membawa manfaat atau kutukan yang mendatangkan bencana

Ada banyak ciptaan lainnya yang dianugerahkan kekuatan yang berbeda-beda oleh Tuhan. Semua kekuatan itu unik & spesial untuk dimanfaatkan agar alam semesta terus berputar dari waktu ke waktu. Khusus kepada umat manusia, Sang Pencipta menganugerahkan pikiran sadar yang tidak dimiliki oleh ciptaan lainnya. Otak manusia terus berkembang dari waktu ke waktu sebab memang di situlah letak kemampuan kita. Sayang, kadang kala kita tidak mampu mengendalikan kekuatannya tetapi terjebak dalam sisi negatif yang menukik ke bawah hingga menghancurkan segala sesuatu. Ketika pikiran yang dimiliki kita gunakan untuk mewujudkan arogansi, melakukan manipulasi hingga menjadi serakah, niscaya bencana alam dan bencana kemanusiaan akan dinyatakan dalam hidup ini, cepat atau lambat.

Cara agar otak selalu aktif

Tidak mempekerjakan otak jelas tidak baik bagi kehidupan ini. Pikiran yang kosong merupakan sasaran empuk bagi si Iblis untuk mengarahkan kehidupan ini kepada jalan-jalan yang menyimpang. Perbuatan daging akan menguasai kehidupan ini bila aktivitas berpikir nol. Hal-hal buruk akan mendominasi saat kita dikuasai kedagingan, di antaranya adalah prasangka buruk, sombong, iri hati, dendam, sungut-sungut, rasa sakit, kekecewaan, amarah, hawa nafsu dan lain sebagainya. Oleh karena itu, berusaha untuk senantiasa mengaktifkan otak lewat fokus kepada Tuhan dalam doa, membaca-mendengar-mempelajari firman dan bernyanyi untuk memuji-muji Allah. Khusus saat memuji-muji Yang Maha Kuasa, kita bisa melakukannya dalam hati, lewat bibir, menggunakan alat musik dan sambil melakukan gerakan. Pikiran juga akan terus aktif saat kita memakainya untuk belajar dan bekerja sambil bebagi kasih kepada sesama.

Saat bergerak demi kepentingan bersama berarti untuk kemuliaan nama Tuhan

Tuhan mau agar kita terus berkembang dalam kehidupan ini. Yang perlu kita kembangkan adalah kekuatan yang dianugerahkannya kepada kita. Mengarahkan kekuatan tersebut untuk kemuliaan nama-Nya. Itulah yang menjadi kerinduan Allah saat kita menggunakan otak ini untuk memuliakan nama-Nya. Bukannya memakainya untuk membangun kekayaan, kemewahan, kebanggaan dan ketenaran untuk diri sendiri. Melainkan memakai pikiran untuk hidup bersama memuji-muji Tuhan sekaligus melakukan kebaikan kepada sesama manusia seperti diri sendiri. “Bila kita bergerak untuk kepentingan bersama, itulah tanda hidup ini didedikasikan demi kemuliaan nama Tuhan. Tetapi saat kita beraktivitas untuk kepentingan pribadi & kelompok, itulah tandanya seseorang sedang mencari kebanggaan: kekayaan, kesuksesan, pujian dan popularitas untuk dirinya/ kelompoknya.”

Bagaimana rasanya bahagia saat menyanyi?

Khusus dalam bagian ini, kita akan membahas tentang cara memuji-muji Allah sambil menikmatinya sebagai sebuah awal untuk memakukan ketenteraman hati di dalam diri sendiri. Perasaan bahagia bernyanyi sama seperti saat anda sedang tersenyum kepada sesama. Itulah mengapa saat kita bernyanyi, baik dilakukan sambil tersenyum simpul (senyuman mungil) yang mungkin saja tidak disadari oleh kebanyakan orang tetapi hati mampu meresapinya. Bagaimana rasanya kebahagiaan itu dan seperti apa sensasinya? Parasaan bahagia sama halnya saat anda bermasturbasi (lajang) atau saat sedang berhubungan seks dengan pasangan (bagi yang menikah). Bagaimana suasana hati saat berada diklimaks aktivitas seksual tersebut, demikianlah rasanya kenikmatan suatu nyanyian.

Ingat-ingatlah suasana hati anda saat melakukan aktivitas pribadi itu (yang diingat bukan apa yang dilihat mata kepala tetapi suasana hati yang dirasakan). Istilahnya adalah, kopi-pastikan suasana hati tersebut saat sedang bernyanyi memuji-muji nama Tuhan. Ketahuilah bahwa otak tidak berhubungan dengan fisik, sasana yang dialaminya merupakan hasil dari manajemen pola pikir. Silahkan atur mindset yang dimiliki lalu salin dan ciptakanlah suasana kebagiaan itu sembari memuji-muji Allah di dalam hati masing-masing. Jika aktivitas seks dapat membantu anda untuk menciptakan kebahagiaan, sudah seharusnya anda mampu menyalin rasa tersebut saat hati selalu memuji-muji Allah, baik di dalam hati, lewat bibir, menggunakan alat musik maupun sambil bernyanyi.

Cara cerdas bernyanyi fokus kepada Tuhan senantiasa

Menjadi penyanyi yang cerdas lebih mudah kita ciptakan di dalam hati sendiri. Memang lewat bibir juga kita bisa melantunkan pujian kepada Tuhan hanya saja ada waktunya dimana bibir menjadi kelu sehingga minat anjlok menjadi kelelahan. Akan tetapi di dalam hati, kita mampu menyanyikan apa saja, mengucapkan apa saja, memuji-muji Tuhan tanpa mengenal capek. Selama kita sadar maka selama itu pula suara hati terus ditujukan untuk memuliakan Yang Maha Kuasa terkecuali saat sedang tertidur. Di atas semuanya itu, otak kita harusnya berkembang saat kata-kata yang terucap di dalam hati semakin bervariasi. Aneka rupa kosa kata yang terungkap adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kepintaran masing-masing.

Berikut ini akan kami jelaskan beberapa tata cara agar hati selalu tertuju kepada Tuhan dalam setiap hembusan nafas ini.

Tahapan persiapan/
tahap mendasar.

  1. Fokus kepada Tuhan.

    Firman adalah sumber kosa kata yang baik untuk memperkaya pengetahuan anda. Saat anda terus belajar firman dari hari ke hari, tepat saat itulah kehidupan kita berkembang. Sebab sumber segala ilmu pengetahuan adalah firman. Hanya saja, harus kita sadari betul bahwa tidak semua kata yang tertulis di dalam Kitab Suci adalah benar adanya. Kita harus menyesuaikan semuanya itu dengan standar kebenaran yang hakiki, yaitu untuk mengasihi Allah seutuhnya dan sesama manusia serupa seperti diri sendiri. Segala hal yang tidak sesuai dengan standar tersebut, perlu kita pertimbangkan ulang untuk dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Lebih baik menjadikan hal tersebut sebagai perumpamaan untuk diekstrak makna positif di balik semuanya cerita-cerita yang tidak sesuai dengan kebenaran sejati.

    Selain bernyanyi untuk memuliakan Tuhan, kita juga bisa melakukannya dengan berdoa dan membaca-mendengar-mempelajari firman. Sebenarnya ketiga hal ini hanya berbeda sudut pandangnya saja tetapi sesungguhnya hal tersebut adalah satu. Jika anda sudah terlatih dan terbiasa bernyanyi memuliakan Tuhan di dalam hati, niscaya bisa melakukannya sambil menikmati hidup, berjalan kaki, melakukan pekerjaan ringan dan di dalam keadaan tertekan sekalipun (sedang diejek, direndahkan, dibully, difitnah dan lainnya).

  2. Berbagi kasih kepada sesama.

    Ingat selalu bahwa kita tidak hanya dibimbing untuk fokus kepada Tuhan melainkan juga turut mengasihi sesama manusia serupa dengan diri sendiri. Dua hal ini perlu dilakukan secara seimbang. Kita bisa berbagi kasih kepada sesama lewat kebiasaan beramah tamah (senyum, sapa, salam, mengucapkan terimakasih, tolong, maaf dan menjadi pendengar yang baik), ini adalah kebaikan yang paling umum untuk diperbuat. Anda juga bisa mendoakan kebaikan orang lain, doakan keberuntungan, kesehatan dan kehidupan mereka semakin dekat dengan Sang Khalik.

    Bahkan sangat dianjurkan untuk melakukan kebaikan kepada sesama sembari memuji-muji Tuhan di dalam hati masing-masing. Bisa dikatakan bahwa aktivitas fokus kepada Tuhan adalah sumber energi dari kebaikan kepada sesama. Jadi, lakukanlah kebaikan sambil bernyanyi-nyanyi di dalam hati agar tetap semangat. Juga selalu katakan dalam hati “Hari Tuhan sudah dekat, mohon kuatkan kami menjalani semuanya ini!”

  3. Siap menghadapi ujian sosial.

    Setiap lagu yang kita lantunkan kepada Tuhan merupakan dasar kekuatan untuk membuat diri ini senantiasa tabah dalam menjalani kehidupan. Saat sedang menghadapi pencobaan hidup, arahkan hati untuk memuji-muji Tuhan agar dapat melewatinya dengan sukacita.

    Perasaan yang tertekan merupakan dorongan ke bawah yang terjadi akibat berbagai suara-suara negatif yang terdengar lewat telinga ini. Tekanan ini bisa saja membuat anda stres terlebih ketika kata-kata tersebut terus diingat-ingat di dalam hati. Oleh karena itu, berusahalah mengabaikan setiap perkataan yang buruk-buruk tersebut dengan senantiasa menyanyi-nyanyi memuliakan Tuhan. Baik dalam hati sendiri, lewat bibir, menggunakan alat musik maupun sambil menari (meneri kecil atau berjoget).

    Sadarilah selalu bahwa pergumulan hidup yang dihadapi setiap hari merupakan salah satu cara mengasah kemampuan untuk mengendalikan diri dalam situasi yang terjepit. Kita mudah untuk bersikap sabar saat suasananya tenang, damai dan terkendali. Akan tetapi hanya orang-orang berpengalaman, terlatih dan cerdaslah yang mampu terus tenteram di tengah masalah sekalipun.

  4. Selalu merendahkan hati.

    Ada orang yang bernyanyi lagu-lagu rohani namun ternyata sedang memuji-muji diri sendiri. Mereka menyombongkan diri dengan bakat yang dimiliki sehingga lagu yang dilantunkan terkesan berlebihan. Akibat sikap yang lebay tersebut, mereka tidak mampu menangkap makna positif dari aktifitas memuji Tuhan. Justru yang dirasakannya adalah kekosongan dengan sedikit rasa tertekan yang muncul entah dari mana.

    Adalah baik bagi kita untuk senantiasa menyangkal diri dalam setiap hembusan nafas ini. Terlebih ketika Tuhan telah menganugerahkan berbagai-bagai kemampuan yang membuat diri ini lebih baik dari kebanyakan orang. Potensi yang dianugerahkan Allah bisa saja mendatangkan keburukan ketika hal tersebut dijadikan sebagai alat untuk mencari kebanggaan duniawi. Sikap yang sombong justru membuat seseorang terlalu sensitif dan mudah marah sehingga kemampuan bersikap baik mulai luntur hanya oleh berbagai gangguan kecil/ gangguan sepele.

  5. Hindari ketergantungan kenikmatan duniawi.

    Semahal apapun materi yang dimiliki, selalu sadari bahwa itu hanya dibutuhkan sesaat saja. Justru karena kita banyak uang lalu mengkonsumsinya secara terus-menerus, besar kemungkinan menjadi bosan. Pada tahap ini, ada suatu rasa untuk menginginkan lebih: membeli barang yang lebih mahal dan lebih sulit untuk diperoleh. Mereka menyebut barang langka tersebut sebagai koleksi limited edition. Sadar atau tidak, keadaan ini jualah yang mendorong beberapa konglomerat suka membeli & mengoleksi barang-barang langka termasuk hewan langka. Binatang yang seharusnya dilindungi malah dijadikan koleksi pribadi yang dipajang di rumah-rumah orang kaya raya. Memunahkan hewan semata-mata demi kebanggaan sementara bahkan menjadi serakah oleh karena uangnya yang terlalu banyak itu.

    Nikmatilah materi secara fluktuatif, lakukan teknik tarik-ulur, hindari perilaku terus-menerus mengkonsumsi sesuatu dan jadwalkan waktu untuk berpuasa. Semuanya ini adalah usaha untuk membuat kita terhindar dari sifat kecanduan materi/ kenikmatan duniawi.

  6. Jangan candu terhadap kemuliaan duniawi.

    Tanda utama saat kita ketagihan terhada kemuliaan adalah mengharap terlalu tinggi untuk diakui, dihargai, dihormati, dipuji, dipopulerkan oleh orang lain. Memang kita akui hal-hal semacam ini sering muncul dalam hati secara tiba-tiba tetapi janganlah fokus kepada pikiran tersebut melaikan fokuslah kepada Tuhan, pelajaran dan pekerjaan yang digeluti. Menyibukkan diri dengan aktivitas positif merupakan cara terbaik untuk tidak terlalu berharap kepada sesama manusia.

    Di atas semuanya itu, marilah kita menduluankan diri untuk menghargai, menghormati dan memuji orang yang pantas mendapatkannya. Aktivitas ini merupakan salah satu cara untuk berbagi kebaikan kepada orang lain. Ini juga merupakan salah satu teknik terbaik untuk menepis rasa dengki dari dalam hati masing-masing. Lakukanlah semuanya itu seperti untuk Tuhan. Memang setiap penghargaan, penghormatan dan pujian kita berikan kepada sesama tetapi semua itu dialamatkan kepada Tuhan. Artinya berbuat baiklah kepada sesama namun harapkanlah balasannya kepada Tuhan di sorga kelak.

  7. Ikhlas, terima kenyataan apa adanya.

    Sikap yang senantiasa ikhlas merupakan suatu kekuatan untuk mampu menyesuaikan diri terhadap situasi tanpa kehilangan eksistensi diri. Kita diharuskan untuk beradaptasi tanpa mengabaikan nilai-nilai kebenaran yang hakiki di dalam setiap hembusan nafas ini. Kemampuan adaptasi ini membuat suasana hati tetap stabil bahagia sekalipun sedang berada di tengah-tengah gonjang-ganjing pergumulan hidup.

    Berusaha untuk tetap ikhlas sekalipun kenyataan tidak sesuai dengan apa yang diinginkan agar hati tetap damai menjalaninya. Menerima apa adanya tekanan sosial sambil menjalani aktivitas positif dengan santai. Selalu berusaha tidak melawan di dalam hati saat terdapat hal-hal yang tidak kita setujui terjadi. Melainkan mengembalikan semuanya kepada peraturan yang berlaku. Jika kita ingin mengubah sesuatu, tidak perlu berteriak dan marah-marah secara berlebihan melainkan ubahlah aturan mainnya berdasarkan kesepakatan bersama.

    Rencanakan kehidupan anda sebaik mungkin tetapi apapun kenyataan yang terjadi berusahalah untuk tetap ikhlas. Ingatlah bahwa kenyataan tidak hanya dipengaruhi oleh tindakan kita melainkan dipengaruhi juga oleh tindakan sesama dan lingkungan sekitar. Termasuk dalam hal ini pengaruh kehendak Allah itu sendiri.

    Tahapan inti/
    tahap kunci/
    tahap dasar.

  8. Menghayati nyanyian – bukalah pikiran saat menyanyi.

    Anda harus mampu menghayati setiap lagu yang dilantunkan kepada Allah. Pastikan bahwa hal tersebut meresap ke dalam hati, tulang dan daging masing-masing. Ada ketenangan saat kita menyanyikan pujian dan bukannya malah kegelisahan dan ketakutan. Ketenangan itu bercampur baur dengan rasa senang layaknya seperti saat bermasturbasi-lajang/ berhubungan intim-menikah.

    Sadarilah bahwa anda bisa memanipulasih pikiran sendiri sebab otakmu berada di bawah kendalimu. Aktivitas bernyanyi untuk memuliakan nama Tuhan merupakan salah satu cara terbaik untuk menyalin suasana hati yang sangat menenangkan tersebut.

    Terbiasalah untuk menghayati setiap lagu yang dilantunkan. Jangan sampai hal tersebut lepas begitu saja tanpa meninggalkan rasa melainkan bukalah pikiran anda sehingga rasa bahagia itu mengalir dengan lembut di dalam hati masing-masing. Silahkan lakukan pilihan keluaran (output) dimana yang lebih menenangkan, melakukannya dalam hati, lewat bibir, memakai alat musik dan sambil menari kecil? Bukankah ini sesuai dengan pengalaman masing-masing?

  9. Bernyanyi sambil menyebutkan syair lagu dalam hati.

    Juga banyak orang meyakini bahwa salah satu ciri utama menghayati sebuah lagu adalah saat kita mengucapkan kata-kata yang sama (dengan syair lagu) di dalam hati masing-masing. Ini adalah cara paling standar untuk meresapi makna sebuah lagu. Lakukanlah secara terus-menerus hingga menjadi terbiasa.

  10. Bernyanyi sambil mengimajinasikan kejadian yang kita alami.

    Saat kita bernyanyi, ada kata-kata tertentu yang mengingatkan kita tentang kejadian pilu yang dialami. Mungkin kisah tersebut merupakan suatu peristiwa dimana kita merasakan pertolongan Tuhan di dalam kehidupan ini. Silahkan imajinasikan hal tersebut untuk membuat suasana hati menjadi baik.

    Bukalah pikiranmu seluas-luasnya terutama saat bernyanyi tentang alam raya yang menyatakan kemuliaan Allah. Saat lagu kita berhubungan dengan lautan bayangkanlah betapa indahnya gelombang yang bergulung-gulung. Ketika lagu tersebut berhubungan dengan hijau-hijau pepohonan, bayangkanlah betapa sejuknya hutan-hutan yang rimbun tersebut. Sewaktu nyanyian menceritakan tentang lekak-lekuk dunia, imajinasikanlah hal tersebut agar kita bisa menghayati nyanyian pujian yang dilantunkan kepada Tuhan.

    Kembali ingatlah bahwa proses ini dibutuhkan agar sedapat mungkin kita dimampukan untuk meresapi setiap syair yang dilantunkan kepada Yang Maha Mulia. Saat proses meresapi itu tidak lagi tercapai, silahkan kembali ke dasar, yaitu bersenandung sambil menyebutkan syair yang dilantunkan di dalam hati.

    Mengantisipasi pikiran yang suka lari-lari saat memuji Tuhan.

    Pikiran yang sering sekali lari saat memuji-muji Tuhan merupakan salah satu indikator penting peningkatan kecerdasan. Jadi, salah satu pertanda bahwa anda membutuhkan hal-hal di bawah ini (poin berikutnya) adalah saat pikiran selalu saja terbagi-bagi saat mengarahkan hidup kepada Tuhan.

    Pikiran yang selalu terbagi-bagi merupakan suatu petunjuk bahwa anda harus lebih menyibukkan otak saat bernyanyi agar kapasitasnya full sehingga tidak ada lagi lobang memori yang kosong.

    Bila diumpamakan, kenaikan kapasitas otak yang telah mencapai 3 Gigahertz tetapi anda menggunakannya hanya untuk membuka aplikasi notepad. Keadaan ini membuat kapasitas otak yang kosong sangat banyak sehingga saat mengerjakan sesuatu pikiran kita cenderung bercabang-cabang. Oleh karena itu di saat sinyal-sinyal semacam ini muncul dalam kepala anda, berusahalah untuk meningkatkan aktivitas dengan: melakukannya sambil menari kecil, mengimajinasikan kejadian yang pernah dialami, mengucapkan kata-kata sepadan, melakukan penerjemahan (baik ke dalam bahasa daerah dan bahasa Inggris).

  11. Bernyanyi sambil menggerakkan badan (menari kecil).

    Melakukan gerakan sambil memuji Tuhan adalah salah satu cara untuk memenuhi kapasitas otak yang besar. Misalnya otak kita bisa diisi oleh air sebanyak satu liter (1000 mL) tetapi yang diisi hanyalah 700 cc saja, lalu kemanakah bagian yang kosong tersebut? Betul sekali, bagian yang kosong itulah yang membuat jalan berpikir bercabang-cabang entah kemana sehingga harus diantisipasi dengan meningkatkan aktivitas yang dilakukan.

    Getarkan jemari tangan: merupakan cara paling dasar untuk mengisi kekosongan otak saat memuji Tuhan. Silahkan gerakkan jari anda (berdasarkan kecenderungan masing-masing) sesuai dengan intonasi lagu yang dilantunkan di dalam hati.

    Ayunkan kaki: gerakan mengayunkan kaki merupakan salah satu cara untuk meningkatkan aktivitas otak. Semakin besar gerakan yang dilakukan biasanya semakin terisi pikiran ini. Akan tetapi, saat anda melakukan tarian kecil sambil bernyanyi sambil melakukan aktivitas lainnya, silahkan gerakkan dalan pola-pola kecil yang sederhana saja. Seperti menggerakkan jari-jari atau telapak kaki sesuai nada-nada lagu.

    Goncangkan badan, pinggul, kepala dan lain sebagainya untuk menjawab kapasitas otak yang besar itu. Silahkan lakukan pilihan menurut kemampuan masing-masing. Hayati setiap lagu yang dilantunkan sambil melakukan gerakan kecil sesuai intonasi sehingga mampu menikmati momen tersebut. Ingatlah selalu untuk melakukannya seiras/ seintonasi dengan ketukan lagu yang dinyanyikan. Akan tetapi, jika anda mulai merasakan ketidaknyamanan silahkanlah kembali ke dasar, yaitu melantunkan pujian tersebut sembari menyebutkan kata-kata syair yang sama di dalam hati.

  12. Bernyanyi sambil mengucapkan kata-kata yang sepadan di dalam hati.

    Ini adalah jenis peningkatakan kekuatan otak yang harus melalui proses belajar. Anda harus mulai melakukan pendaftaran untuk memperkaya kosa kata yang dimiliki. Buatlah sebuah buku yang berisikan tentang kata-kata yang sepadan sehingga dimampukan memuji Tuhan lebih variatif.

    Contohnya seperti yang kami berikan di bawah ini.
    *Puji Tuhan, mulialah Tuhan, kudus, suci, haleluya, hosana, ajaiblah Tuhan.
    = Semua kata-kata tersebut adalah sejalan maknanya, yaitu sama-sama menyatakan pujian untuk memuliakan nama Tuhan.

    *Tuhan adalah pelindung, perisai, tabir, kota benteng, tembok pertahanan kami
    = Semua kata-kata tersebut seiras yang bermakna bahwa Tuhanlah pelindung kita.

    *Tuhan adalah penebus, penyelamat, juruselamat, mengampuni dosa-dosa kami
    = Semua kata-kata tersebut semakna bahwa Allahlah yang memberi pengampunan kepada umat-Nya.

    *Tuhan adalah pengasih, penyayang, murah hati, selalu baik, teramat baik bagi umat-Nya
    = Semua kata-kata tersebut sejalan artinya yaitu Allah mengasihi umat-Nya.

    *Ajari kami sabar, tabah, tegar, kuat, bertahan menjalani hidup.
    = Semua kata-kata tersebut sejalan artinya yaitu bersabar menjalani kehidupan.

    *Kasih itu selalu adil, benar, sama, setara, sejalan, seiras, sama rata
    = Semua kata-kata itu memiliki makna yang serupa, yaitu kasih Allah yang senantiasa sama bagi seluruh umat manusia.

    *Selidiki, telisik, periksa, teliti, nyatakan perbuatanku, nyatakan kesalahanku
    = Semua kata-kata tersebut sejalan maknanya, yaitu agar Allah memeriksa kehidupan kita apakah sudah benar atau masih ada yang harus diperbaiki.

    Tidak semua harus sesuai dengan artinya di dalam kamus yang penting berhubungan. Kata-kata semakna ini tergantung dari pola pengembangan bahasa dan kemampuan bertutur sapa. Misalnya “hari lepas hari = waktu demi waktu = setiap langkah kaki = setiap denyut nadi = setiap detik” dan lain sebagainya.

    Silahkan kumpulkan berbagai kata-kata lainnya yang bermakna sama lalu ketika anda melantunkan salah satu di antaranya lewat bibir maka maknanya yang lain diucapkan oleh suara hati anda. Ini juga bisa dilakukan sambil mengatakan “amin, terimakasih Tuhan, terimakasih buat berkat-Mu, nyatalah perbuatan-Mu” dan lain sebagainya.

    Tidak semua syair harus dicari kata sepadannya, melainkan hanya hanya kata-kata yang memiliki persamaan arti saja. Tentu saja saat hati mengucapkan kata yang berbeda dari yang diucapkan bibir, nada-nadanya akan hilang melainkan lagu yang diucapkan di dalam hati hanya berupa selingan bila ada kata tertentu yang kita tahu semakna/ seiras/ selaras/ sejalan. Jika memang tidak ada kata yang semakna dengan syair lagu tersebut maka silahkan ulangi syair yang dilantunkan lewat bibir, diucapkan juga di dalam hati masing-masing (kembali ke dasar).

  13. Bernyanyi sambil menerjemahkan lagu dalam bahasa daerah/ bahasa Indonesia.

    Kebiasaan ini termasuk hasil dari proses belajar. Kami sendiri membina kemampuan berbahasa daerah dengan membaca firman dari bahasa Indonesia saat para pelayan jemaat menggunakan bahasa daerah. Ini salah satu cara terbaik untuk mengembangkan kemampuan otak dalam hal berpikir sehingga wawasan dan khasanah berpikir terus meningkat dari hari ke hari. Selain itu, kemampuan kita untuk menghayati sebuah lagu semakin baik sehingga sangat minim potensi pikiran bercabang. Tulislah buku, buat catatan khusus untuk menerjemahkan kata-kata tertentu dari bahasa daerah ke bahasa Indonesia (atau sebaliknya).

    Tidak semua kata harus diterjemahkan, tidak semua harus sesuai yang penting anda mengerti dan berhubungan. Harus kami katakan bahwa kita bukanlah ahli bahasa tetap mencoba menghubung-hubungkan setia kata-kata dalam bahasa daerah masing-masing untuk membantu diri sendiri agar mengerti dengan lagu yang sedang dinyanyikan.

    Bernyanyi lewat bibir dalam bahasa daerah lalu menerjemahkannya dalam bahasa Indonesia di dalam hati merupakan salah satu cara untuk membuat pikiran tetap sibuk. Sehingga tidak ada lagi kesempatan bagi pikiran untuk bercabang-cabang. Saat anda tidak mampu mengartikan suatu pujian bahasa daerah ke dalam bahasa Indonesia silahkan melantunkan syair lagu yang sama di dalam hati dengan yang diucapkan oleh bibir sendiri (kembali ke dasar).

  14. Bernyanyi sambil menerjemahkan lagu dalam bahasa Inggris.

    Bagi anda yang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, silahkan menerjemahkan syair lagu Indonseia yang dinyanyikan oleh bibir ke dalam bahasa Inggris yang dilantunkan di dalam hati. Ini salah satu cara untuk membuat hati meresapi lagu yang sedang dinyanyikan sehingga merasuk ke dalam daging, tulang dan darah masing-masing. Kebiasaan ini senantiasa meningkatkan kecerdasan anda sehingga semakin baik saja dalam berbahasa Inggris. Buatlah sebuah buku, tuliskan catatan khusus untuk mempelajari berbagai terjemahan kata-kata pujian dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan sebaliknya.

    Karena ini termasuk terjemahan cepat, tidak perlu melakukannya sesuai dengan aturan main bahasa Inggris yang baku. Tetapi lakukan terjemahan bebas yang penting inti dari pujian itu tidak lari dari makna sebenarnya. Tidak harus diterjemahkan persis sesuai aturan bahasa (tenses), tidak semua harus sesuai yang penting anda mengerti dimana semuanya itu berhubungan satu sama lain. Jika anda tidak mampu menerjemahkan syair tersebut, silahkan kembali menyebutkan syair lagu menggunakan bibir yang sama dengan syair lagu yang diucapkan oleh suara hati (kembali ke dasar).

  15. Cara memuji Tuhan dengan berkarya.

    Kami tidak mau mangatakan apa yang dimaksud dengan berkarya tetapi anda lebih tahu kemampuanmu. Jika memang Tuhan menganugerahkan kecerdasan yang mumpuni silahkan hasilkan sesuatu untuk memuliakan nama Tuhan. Ikuti kata hatimu sebab hawa nafsu yang kita miliki adalah latihan. Tentu saja hal ini bukanlah suatu paksaan melainkan sesuai dengan anugerah yang diberikan Allah kepada masing-masing orang.

Sadar atau tidak, semua kosa kata dalam sebuah bahasa terhubung satu sama lain. Sebab semua kata dilahirkan oleh sebuah dasar yaitu “untuk memenuhi kebutuhan mengungkapkan/ menggambarkan/ menjelaskan sesuatu dalam kehidupan ini.” Ketika kita mengartikan sesuatu ada banyak kosa kata lainnya yang menjelaskan hal yang sama.

Semakin cendikia kemampuan otak, makin besar kapasitasnya dan kian tinggi juga rumit aktivitas yang dapat dilakukan. Di atas semuanya itu, camkanlah bahwa sekalipun tingkat kecerdasan kita berbeda-beda tetapi tetap saja rasa puas, damai, bahagia dan tenteram yang dimiliki setara adanya. Artinya kemampuan orang cerdas untuk menghayati nyanyian tidak pernah berbeda jauh dari orang biasa. Kreasi yang kita lakukan dalam bagian ini semata-mata untuk mengisi kekosongan kapasitas otak agar konsentrasi tidak terpecah-pecah saat memuji dan memuliakan nama Tuhan. Jauhi sifat arogan dan jangan serakah! Kita tidak melakukannya agar lebih baik dari orang lain melainkan agar aktivitas yang dilakukan semakin terarah dan terkendali. Jika aktivitas yang lebih rumit di atas cenderung membuat hati tidak tenang dan gelisah, silahkan kembali ke tahapan yang paling dasar, yaitu mengucapkan kata-kata yang persis sama dalam hati dengan apa yang terucap oleh bibir masing-masing. Sekali lagi kami ingatkan bahwa “Tuhan mau agar kekuatan yang diberikannya kepada kita berkembang, yaitu cara berpikir (mindset).” Jalan-jalan juga dimari teman, Tips mengubah lagu duniawi menjadi lagu rohani.

Salam, Tuhan mau kalau kita berkembang,
Kekuatan kita ada pada pikiran yang cemerlang,
Arahkan kemampuan berpikir untuk memuji Tuhan,
niscaya ada kepuasan, kebahagiaan & ketenteraman
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.