Ekonomi

10 Orang Yang Takut Saat BBM Habis – Krisis Minyak Bumi Yang Menakutkan, Hematlah Dari Sekarang


Orang Yang Takut Saat BBM Habis – Krisis Minyak Bumi Menakuti Anda, Hematlah Dari Sekarang

Pernah mengatakan kepada keluarga dekat “na lo hadoi wanikha, fayau wa’ebua nomomð, fayau wa’amaha motomð, fayau hondramð sibohou, fayau wa’abolo sanyomð….” Ini adalah suatu ungkapan yang menyatakan bahwa di kala krisis minyak melanda, semua teknologi yang kita nikmati & banggakan tersebut akan lenyap. Menjadikan materi sebagai sebuah pijakan untuk merasa sombong adalah pertanda bahwa telah terjadi penyalahgunaan terhadap hal tersebut. Sebab salah satu alasan penting mengapa manusia angkuh adalah untuk merasa senang: senang terhadap diri sendiri, senang dengan orang lain dan senang terhadap musuh-musuhnya. Akibatnya, penggunaannya hal-hal duniawi cenderung serakah dan semakin  merusak.

Konversi & konsumsi materi terlalu tinggi tidak sebanding dengan kemampuan alam memperbaharuinya kembali

Pemakaian materi oleh oknum manusia telah melampaui batas teratas. Suatu kecenderungan yang hanya memperkaya orang-orang tertentu tetapi merusak lingkungan sekitarnya. Sebab semakin tinggi keinginan terhadap hal-hal duniawi, cenderung makin besar pula jumlah konversi sumber daya alam menjadi barang dan jasa. Manfaat tingginya produksi barang dan jasa memang membuat uang semakin lancar mengalir. Keadaan ini jelas menguntungkan bagi para pemilik modal (kapitalis) yang bekerja dalam kapasitas kecil sampai besar. Sayang, di balik semua keuntungan itu, terdapat dampak lingkungan yang timbul akibat pemborosan tersebut, yaitu menipisnya sumber daya alam yang mengakibatkan lingkungan tidak lagi menjadi sahabat kita melainkan musuh yang meluapkan bencana alam dalam berbagai bentuk.

KETIDAKADILAN AKAR DARI SEGALA KEJAHATAN

Saat alam mulai merusak segala sesuatu, manusia berlindung di balik teknologi tercanggih

Orang-orang sesat karena menganggap bahwa esensi materi sebagai pemuas hasrat hati yang tidak terbatas. Mereka mengisi pusaran hatinya dengan membeli ini-itu. Mengkonsumsi barang dan jasa yang berkelas untuk memenuhi lubang di dalam hatinya. Padahal sekalipun seluruh dunia ini dibawa masuk menjadi bahan konsumsi untuk dipuas-puasin  sendiri. Masih belum terasa nyata kepuasannya sedang sebentar lagi pasti semuanya itu akan lenyap. Bahkan besar kecenderungan menjadi pembawa bencana  akibat tingginya polutan, depresi sampah dimana-mana dan destruksi lingkungan hayati (tumbuhan) yang mengglobal. Akibatnya, keseimbangan alam terganggu, kekuatan alam mulai tak stabil dan manusia mulai menyembunyikan diri di bawah topangan teknologi tinggi yang menyerap minyak bumi (BBM) bagaikan meminum air.

Siapa yang mengajari dan membuat masyarakat ketergantungan minyak?

Mengapa masyarakat begitu kehausan dengan minyak bumi? Atau lebih tepatnya siapa yang mengajari mereka untuk ketergantungan terhadap BBM? Bukankah semua itu disebabkan oleh pihak swasta yang mengiklankan produknya bagaikan cahaya pembawa kebahagiaan? Itukan dipelopori oleh pemerintah yang membiarkan kapitalis swasta kaya raya dan pegawainya sendiri menjadi salah satu konglomerat? Semua itu disebabkan oleh manusianya sendiri yang menyalahgunakan materi sebagai pemuas hati yang sedang kosong! Anak-anak sudah dididik dari kecil untuk mencari uang sebanyak mungkin, pemudanya diajari untuk mencapai kesuksesan melebihi rekan-rekannya. Masyarakat diarahkan untuk membanggakan diri terhadap nilai materi yang ada dalam genggamannya sebagai kekuasaan.

Pengertian

Apakah anda adalah salah satu orang yang wajib takut karena kelangkaan bahan bakar minyak? Mungkinkah mulai saat ini anda adalah salah seorang yang perlu khawatir terhadap habisnya BBM kelak? Haruskah menyusun strategi mulai dari sekarang untuk mengatasi kekuatiran dan ketakutan yang timbul akibat pecahnya perang minyak bumi? Orang yang wajib takut terhadap krisis BBM yang akan terjadi kelak adalah mereka yang selama ini menjadikan teknologi/ hasil teknologi sebagai sumber kebanggaan, perlindungan, penghiburan dan kekuatannya juga sebagai tujuan hidupnya. Mereka yang tidak begitu peduli dengan jumlah uang yang banyak sebab nilai uang bagaikan kertas yang berserakan dalam daftar gajinya. Orang yang hanya taunya membeli mesin-mesin sebanyak-banyaknya sebagai suatu pemuas gengsi gede-gedeaan.

Orang yang wajib kuatir dari sekarang akibat habisnya minyak bumi

Saat minyak bumi habis berarti fungsi ekonomi di dalam masyarakat akan menipis bahkan menghilang sama sekali. Pemerintah sudah tidak ada lagi sebab masing-masing cari selamat bagi keluarganya sendiri. Keamanan tidak lagi terjamin oleh siapapun sedang penjarahan dan kriminalitas meningkat tajam. Sasaran kejahatan pertama-tama akan dialami oleh rakyat kecil namun penjahat kelas kakap akan mengincar rumah-rumah pengusaha yang dikenal sangat kaya dan sombong. Kekacauan terjadi dimana-mana kecuali di daerah yang sumber daya alamnya masih melimpah: pohon-pohon besar banyak, air meluap dari dalam tanah, ada ngarai sungai dan hujan selalu turun juga masyarakatnya mengkonsumsi garam sebagai salah satu penunjang kelestarian hidup.

Situasi masyarakat saat pemerintah tidak lagi memiliki minyak bumi

Sadar atau tidak, minyak bumi adalah power alias kekuasaan. Sebab menguasai bahan bakar berarti menguasai kebutuhan energi bagi orang-orang yang sudah kecanduan dengannya. Analogi yang lebih spesifik, menguasai BBM berarti mampu mengontrol kehidupan umat manusia. Lalu apa jadinya ketika komoditas ini sudah tidak ada lagi?

Ketika sistem kehabisan minyak, pemerintah kehilangan kekuasaan untuk mengendalikan perputaran ekonomi yang menjadi tulang punggung dari aktivitas mereka. Perdagangan akan berlangsung secara liar sebab manusia lebih mementingkan uang ketimbang moralitas dan tanggung jawab. Pasar gelap (black market) akan merajai seantero negeri dan barang-barang yang berasal dari luar negeri akan bebas masuk ke pelosok-pelosok tanah air. Sehingga perdagangan senjata tidak bisa dihindarkan lagi, mulai dari model yang sederhana sampai yang lebih canggih (tergantung jumlah uang yang dimiliki). Akibatnya, perang antar kelompok masyarakat tidak bisa dihindarkan. Rumah-rumah akan di jarah habis. Penjahat kelas kakap akan mengincar rumah para konglomerat yang kaya dengan persedian uang, makanan dan mungkin saja ada minyak di dalamnya.

Manusia tidak lagi menempati kota-kota sebab pertarungan sengit terjadi di sana. Sedang komunitas yang masih bertahan berusaha untuk menghindari jalanan. Sebab kasus kriminalitas semakin tinggi dijalan-jalan dan sekitarnya. Masyarakat akan bertahan dengan bermukim di dalam hutan yang masih lebat (kaya pepohonan dan air juga hujan selalu turun pada waktunya). Sebab pohon yang banyak adalah benteng terbaik dan tempat mengawasi musuh yang paling ideal.

Habisnya BBM pasti menakutkan bagi semua kalangan dari atas ke bawah bahkan konglomerat kelas satu sekalipun. Berikut akan kami jelaskan beberapa orang yang patut mencemaskan habisnya suplai bahan bakar minyak dari pemerintah.

  1. Orang yang hidup sendiri (jauh dari kelompok).

    Fungsi pemerintahan akan hilang bersamaan dengan tingginya inflasi bahkan sampai membuat nilai rupiah hampir tidak berharga lagi. Satu-satunya yang mampu bertahan dari keadaan ini adalah masyarakat yang hidupnya agak jauh/ jauh sekali dari perkotaan. Dimana sumber daya hayati masih melimpah ruah (tumbuh-tumbuhan), pohon besar di sana-sini, ridak ada rumah-rumah besar, air selalu mengumbul dari dalam tanah, sungai selalu mengalir, hujan turun dan masyarakatnya tidak kekurangan pasokan garam. Mereka adalah orang-orang yang hidup secara berkelompok, menjaga lingkungannya tetap jauh dari para penjahat, kriminal, psikopat dan pihak kotor lainnya.

    Sedang mereka yang kaya raya dan bertempat tinggal di wilayah yang jauh dari masyarakat lainnya akan menjadi sasaran empuk kriminalitas. Epsss…. Mungkin mereka bisa menyewa pihak keamanan swasta, tapi sampai kapan? Emang orang-orang itu tidak punya keluarga juga? Yapss… Kan bisa membeli pistol/ tembak (dan sejenisnya): emang ada yang mau mengawasi di luar selama 24 jam? Terus jumlah pelurunya berapa sih? Bukankah penjarah itu akan datang dari berbagai arah? Jalan juga ke mari, Dampak kotor hidup menyendiri terus-menerus.

    Sadarilah bahwa justru semakin besar kekayaan yang anda sembunyikan di dalam rumah dan semakin banyak bahan makanan yang disimpan di ruang bawah tanah akan tercium juga oleh penjahat kelas kakap. Namanya saja penjahat kelas kakap bos, mainannya bukan pistol lagi tapi bazoka, marcinery, aircraft gun dan heavy altileri (alat berat) lainnya (mungkin juga mereka bawa tank kali ya…. wkwkwkkkkk). Semua itu kan bisa diatur tergantung armor konglomerat tersebut, toh juga nanti uang dan emas yang didapatkan sangat-sangat tinggi! Jadi bagi anda yang menimbun kekayaan di tempat terpencil, wajib ketakutan terhadap kelangkaan BBM

  2. Kalangan menengah ke bawah di kota besar padat penduduk.

    Habisnya minyak bumi membuat listrik mati, transportasi kandas, pengairan lepas dan perdagangan tidak berjalan dengan baik. Sedang kebutuhan akan barang dan jasa selalu ada namun pasokan yang diberikan sangatlah sedikit. Akibatnya masyarakat kaya raya selalu terpenuhi keperluannya sedang rakyat menengah ke bawah sampai miskin akan kehilangan kemampuan membeli karena harga yang sangat mahal.

    Bahasa kasarnya adalah mesyarakat menengah ke bawah akan

    • Di gilas bencana alam.
    • Musnah akibat wajib militer. Simak teman, Jangan mau disuruh wajib militer!
    • Meninggal karena kelaparan.
    • Terbunuh oleh penjarah liar.
    • Dihancurkan oleh aksi kanibalisme (saling makan).
    • Harap dipahmi bukan bagaimana cara mereka mati tetapi siapa yang bertanggung jawab atas kematian ribuan bahkan jutaan masyarakat dalam seketika? Tentu saja ini tanggung jawab negara sebab pemerintahlah yang membuat masyarakat (kalangan atas) kecanduan terhadap minyak bumi. Mereka membiarkan kalangan swasta dan konglomerat kaya-raya berfoya-foya, menghambur-hamburkan sumber daya, bermewah-mewahan lewat gelimangan uang (dari pemerintah) yang dimiliki.
  3. Mereka yang tinggal di rumah mewah.

    Sadar atau tidak, semakin mewah rumah anda, semakin boros listrik dan semakin banyak kayu di hutan yang dikorbankan untuk membangun semuanya itu. Padahal kita sudah mengetahui bahwa kelangkaan Bahan bakar yang terjadi telah melanda semua daerah dan semua lapisan masyarakat. Tidak ada lagi kantor-kantor pemerintah yang dapat beroperasi sekalipun ada itu hanya half fungsion (pengoperasian terbatas) terlebih lagi dengan rumah-rumah penduduk.

    Taroklah anda sudah menimbun BBM untuk persedian beberapa bulan bahkan tahun tapi sampai kapankah itu akan bertahan? Kami sendiri mengatakan kepada orang tua: “semua ini nanti akan jadi sampah kalau minyak bumi sudah habis?” Sebab pendingin udara, penarik air dan penerangan tidak akan berfungsi lagi. Padahal rumah mewah sangat membutuhkan pendingin, tanpa pendingin semua orang akan gerah karena tidak ada pepohonan di sekitarnya. Sangat membutuhkan lampu sebab saking besar dalamnya gelap bagai gua di siang hari karena tertutup oleh kaca naco (hitam) tebal. Air juga sangat diperlukannya sebab suplai air alami yang meluap dari dalam tanah telah rusak oleh pembalakan liar di masa pembangunannya. Dan masih banyak lagi kebutuhan rumah mewah yang menunjukkan bahwa hunian tersebut akan ditinggalkan dengan cepat saat cadangan BBM milik pemerintah dibatasi dengan keras.

  4. Orang ketergantungan dengan pendingin udara.

    Rumah yang terdiri dari kaca pastilah sangat membutuhkan pendingin udara. Demikian halnya dengan hunian yang di sekitarnya tidak ada lagi pepohonan hijau yang mendinginkan udara di sekelilingnya. Terlebih lagi apartemen mewah yang bertingkat-tingkat, sangat memerlukan AC dalam kapasitas besar dan banyak. Bagaimana jadinya tempat-tempat ini ketika bahan bakar minyak telah tiada? Tentu saja semua gedung-gedung yang dibanggakan tersebut akan ditinggalkan sama sekali. Masyarakat lebih suka membuat kemah (bukan lagi rumah) di dalam hutan-hutan yang rimbun dan terlindung dari sinar matahari langsung. Bukankah di dalam hutan itu juga tersedia air dan makanan yang cukup untuk semua?

  5. Orang yang menggunakan air PAM.

    Apakah selama ini anda begitu puas dengan air PAM yang mengalir deras? Sadarilah bahwa saat krisis minyak bumi mulai melanda seantero negeri bahkan seluruh dunia, PAM akan berhenti beroperasi. Air tidak lagi mengalir ke rumah-rumah warga sedangkan harga air mineral akan mencapai selangit. Itupun kalau ada yang memiliki depot air mineral yang menggunakan genset pribadi…. sebab krisis BBM juga akan menimpa perusahaan listrik negara sehingga terjadi pemadaman di seluruh wilayah.

  6. Mereka yang menggunakan sumur bor.

    Terserah mereka pompa air anda mereka sanyo atau apapun itu, produk lokal maupun produk luar negeri (biasanya made ini China 😀 😀 😀 ). Sadarilah bahwa semua pompa sumur bor akan berhenti sama sekali sebab listrik negara akan diputus sama sekali. Kalaupun ada listrik di beberapa sudut kota, mungkin itu milik kapitalis kelas kakap yang sengaja telah menimbun BBM jauh-jauh hari. Tetapi yakinlah sama kami bahwa itu pasti akan habis juga dalam hitungan bulan atau net-netnya selama beberapa tahun. Itupun kalau doi bisa mempertahankannya dari para kriminal yang semakin menyesakkan dada di malam hari. 😀 😀 😀 Jadi bagi anda yang selama ini memiliki sanyo, jangan bangga kalilah, sebab itu semua akan seperti sampah kalau bahan bakar minyak tidak ada.

  7. Mereka yang suka traveling ke tempat-tempat jauh.

    Mungkin anda adalah orang yang banyak uangnya sehingga tidak tahu lagi mau dikemanakan. Lalu dihambur-hamburkan untuk menikmati tempat-tempat eksotik di daerah yang jauh. Yah, anda memang menikmati hal itu (walau sesaat saja). Padahal apa bedanya udara, angin, laut, tanah, tembok dan jalan di wilayah yang dekat dan jauh? Sadarilah bahwa tidak ada bedanya antara traveling di tempat yang dekat dengan yang jauh tapi eksotik. Kata-kata eksotik itu hanya dibuat-buat presenter televisi saja untuk membuat anda terkesima namun coba tanya ke dia secara pribadi, adakah dia merasa emas saat sudah di sana? Atau istilahnya, adakah dia buang air tetapi yang keluar adalah emas setelah di sana? 😀 😀 😀

    Masalahnya sekarang adalah kita tidak tahu kapan pastinya minyak bumi itu akan habis sebab secara default terjadi juga pergantian di dalam kerak bumi. Hanya saja saat angka pemborosan sangat tinggi, besar konsumsi daripada produksi maka perang perebutan minyak bumi sudah di depan mata. Sialnya adalah saat hal itu terjadi ketika anda sedang jalan-jalan ke luar daerah bahkan ke luar negeri! Pasti repotnya minta ampun setengah mati sebab wilayah dalam zona perang mustahil dilalui oleh pesawat komersil kecuali sudah siap bunuh diri oleh rudal anti pesawat.

    Jadi bagi anda yang suka traveling (hobi jalan-jalan) ke luar daerah bahkan ke luar negeri, banyak-bayaklah berdoa agar saat peristiwa tersebut terjadi, anda sedang nyantai di rumah sendiri. Sebab mati di tanah orang belum tentu punya kuburan tetapi mati di tanah sendiri pastilah ada kerabat yang mau menguburkan anda.

  8. Mereka yang memiliki mobil.

    Ucapkan Good bye dengan mobil-mobil mewah yang anda koleksi. Semahal apapun kendaraan roda empat yang itu, semuanya hanya akan jadi rongsokan di sudut-sudut pom bensin yang kehabisan suplai BBM dari pemerintah. Jadi bagi anda yang lebih doyan mengendarai mobil pribadi ketimbang angkutan umum saat kemana-mana, mulailah kuatir dari sekarang karena ketergantunganmu itu. Rasa candu yang tinggi beresiko membuat seseorang bertemperamen labil, tidak stabil dan mudah diusilin karena keinginannya tidak lagi terpenuhi.

  9. Mereka yang candu dengan game.

    Orang yang memiliki tingkat kecanduan dengan game elektronik yang menggunakan komputer atau smartphone pastinya akan merindukan perangkat ini. Para gamers tidak salah saat memainkan hal tersebut untuk sekedar mengisi waktu luang sejam atau dua jam saja. Tetapi kegilaan terhadap permainan elektronik ini akan meningkat saat menghabiskan waktu lebih dari setengah hari di depan LCD. Keadaan ini akan disusul oleh rasa candu yang teramat sangat tidak bisa ditahan-tahan lagi. Saat ada orang yang mengganggu & menahannya, mereka mulai berteriak histeris, berkata-kata kasar, marah-marah dan lain perilaku tak terkendali itu. Jikalau anda adalah gamers yang seperti ini, mulailah merasa takut dari sekarang sebab teriakan anda akan melengking tak putus-putusnya sampai suara habis saat BBM habis hilang dari peredaran.

  10. Mereka yang candu dengan internet.

    Pengguna yang terlalu menggantungkan kesenangan hatinya untuk menjelajahi dunia maya lewat gadget canggih pribadi siap-siap kehilangan semuanya itu. Pasokan listrik yang terbatas dari pemerintah (bahkan mungkin sudah tidak ada lagi) cenderung membuat gelap gulita di malam hari dan tetap sunyi sepi pada siangnya. Tidak ada lagi colokan gratis di rumah-rumah, kalau pun ada oknum swasta yang memiliki listrik pribadi, “sekali colok Rp. 50.000,- sampai Rp. 100.000,-“ Itu pun kalau kenal ya… kalau nggak kenal pasti diusir! 😀 😀 😀 Jadi merasa takutlah sebab semua hiburan yang anda nikmati di internet bakal tidak ada lagi kalau minyak bumi lenyap!

  11. Mereka yang candu dengan hiburan canggih lainnya seperti kunjungan ke mall-mall besar, ngopi di café ternama, sarapan di hotel berbintang, masuk fasilitas mewah dan lain sebagainya: merasa kuatirlah sebab semua itu tidak ada lagi saat BBM habis

Takut yang bertanggung jawab

Tidak perlu takut berlebihan tetapi gunakan sumber daya seadanya. Ini hanyalah analisis yang mungkin saja terjadi dan mungkin juga tidak, bukankah itu tergantung dari pemakaian BBM yang kita galakkan dari waktu ke waktu? Percayalah bahwa yang namanya bahan bakar di dalam perut bumi senantiasa berganti seperti siklus sebab segala sesuatu di seluruh jagad raya berputar-putar tak henti-hentinya. Masalahnya sekarang adalah volume hamil minyak bumi terkadang lebih kecil dibandingkan dengan konsumsi orang-orang tamak! Sedang keserakahan akan energi berawal dari fokus manusia yang terlalu tinggi terhadap materi. Mereka menjadikannya sebagai simbol kebanggaan, kesuksesan, kemewahan, ketenaran, kehormatan, pujian dan lain sebagainya. Semua situasi tersebut hanya akan membuat bumi semakin cepat rusak sehingga manusia mengandalkan bahan bakar minyak untuk menahan kekuatan penghancur akibat gangguan keseimbangan alam.

Minyak bumi mungkin akan habis namun nikmatilah hidupmu: itu kata orang tua kami…. Sejauh manakah itu? Seharusnya kita menikmati hidup apa adanya, yaitu sebagai kebutuhan bukannya menjadi sesuatu yang dibanggakan di dalam hati maupun di antara teman-teman! Punya rumah yang sederhana, tidak sampai mewah-mewahan. Untuk apa juga hunian gede sedang penghuninya tiga orang saja? Buat apa punya taman pribadi yang luas dan lapang sekali tetapi tidak ada orang yang lalu-lalang di sana? Masakan punya televisi 29” tetapi yang nonton hanya dua-tiga orang saja? Serakah juga memiliki sound sistem yang lebih besar dari diri sendiri padahal dipakai di dalam rumah! Untuk apa beli mobil kalau di kota anda sudah ada angkutan umum? Masakan jalan sepuluh meter saja, pakai sepeda motor? Itu gengsi atau grogi? Jagalah Taman Eden yang dianugerahkan Tuhan di sekitar kita! Tanam pohon di dalam kebun, sekitar rumah dan di pinggir ngarai air/ sungai, tanam buah-buahan di tanah kosong, gunakan peralatan listrik rumah tangga apa adanya, berpergian menggunakan kendaraan umum dan upayakan hidup bersama dalam suatu komunitas/ masyarakat untuk hari-hari yang hemat energi.

Salam, Orang yang boros pantas takut,
Orang bijak berhemat dengan giat,
Sambil menikmati hidup sederhana amat
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.