Internet & Media Sosial

10 Alasan Mabuk Informasi – Pastikan Waktu Online (Internet, Media Sosial) Dan Menonton (TV, Radio, Buku) Secara Terukur Serta Fokus Topik Tertentu

Alasan Mabuk Informasi – Pastikan Waktu Online (Internet, Media Sosial) Dan Menonton (TV, Radio, Buku) Dilakukan Secara Terukur Serta Fokus Pada Satu Topik

Segala sesuatu yang ada di luar diri kita adalah informasi. Panca indra adalah organ yang berperan menangkap semua pemandangan yang ada di sekitar. Pemandangan objek: bentuk, warna, ukuran dan gambaran lainnya dapat dilihat oleh mata. Telinga biasanya mampu mencerna pemandangan suara. Gambaran aroma bisa dideteksi oleh hidung. Seluruh area kulit yang kita miliki lebih suka menikmati rabaan permukaan. Gambaran  cita rasa setiap makanan memang dapat diterjemahkan oleh indra. Semua organ ini bermanfaat besar dalam menilai dan mempertimbangkan segala jenis pemandangan yang berasal dari luar diri kita. Bagian ini mampu menterjemahkannya secara cepat sehingga muncullah berbagai penilaian.

Di antara semua penilaian yang timbul, satu hal yang dapat kita pahami adalah tidak semua informasi tersebut ditanggapi oleh otak. Manusia memang mencerna banyak gambaran dalam kehidupannya tetapi tidak semua hal tersebut ditanggapi oleh pikirannya. Pada umumnya, hal-hal yang biasa tampak dalam pemandangannya akan diabaikan sedangkan berbagai gambaran yang unik dan spesial akan difokuskan perhatian ke sana. Memang kebiasaan fokus dan abai pikiran seorang manusia tidak selalu dapat dipastikan oleh orang lain bahkan terkadang orang yang mengalaminya pun tidak menyadari hal tersebut. Kita cuma bisa berteori untuk memahami setiap situasi tetapi tidak bisa memastikan hasilnya sama dengan kenyataan. Mungkin akurasi yang diperoleh sifatnya berupa persentasi dimana tidak ada yang namanya 100%.

Berbagai anomali yang muncul akibat peristiwa yang terjadi di sekitar kita membuat kehidupan ini tidak selalu bisa dipastikan. Jalan yang kita tempuh seperti sebuah persimpangan yang memiliki banyak tujuan sehingga setiap kekuatan yang digunakan bisa menghasilkan sesuatu yang berbeda-beda. Demikian juga informasi adalah suatu kekuatan yang dapat menjadi sumber daya untuk menciptakan pengertian yang baik atau yang buruk. Masing-masing hal tersebut berpotensi besar mewujudkan sesuatu yang bermanfaat positif bagi kehidupan. Atau malah sebaliknya, membuat manusia kehilangan akal sehatnya karena terhuyung-huyung dibuat mabuk oleh informasi yang memang menyimpang adanya.

Pengertian (defenisi)

Jurus mabuk kerap kali kita dengar di televisi sebagai salah satu keahlian andalan beberapa film Kungfu Shanghai. Kekuatannya bisa mengalahkan musuh tetapi kadang juga tidak berkutat melawan kejahatan, bukankah semuanya itu anomali yang memberikan hasil berupa persentasi? Khusus pada tulisan kami yang satu ini, berusaha untuk menjelaskan tentang “mabuk informasi yang diartikan sebagai suatu keadaan dimana informasi yang diserap berada pada jumlah yang berlebihan sehingga membuat seseorang kehilangan pikirannya (akal sehat) dan menunjukkan sikap yang jauh dari kebenaran sejati bahkan kehidupan menjadi kacau balau.” Seseorang yang otaknya terhuyung-huyung bisa saja berkata-kata seperti orang bebal bahkan perilakunya pun turut menjadi fasik.

Alasan mabuk informasi

Informasi yang membuat seseorang terhuyung-huyung biasanya berasal dari luar yang dicermati oleh kelima indranya. Tetapi ada juga manusia yang sempoyongan pikirannya oleh karena stres (disebabkan diri sendiri – analisis kekuatan otak buruk). Pada dasarnya, yang berasal dari luar biasanya disebabkan oleh karena pengaruh penggunaan teknologiyang berlebihan, misalnya menonton televisi, mendengar radio, online di dunia maya (memakai PC, laptop, smartphone, dan lainnya). Oleh karena itu, mulai sekarang kendalikanlah pemakaian teknologi tinggi tersebut agar otak tidak rusak akibat sempoyongan tidak jelas hingga membahayakan/ mencelakakan diri sendiri. Berikut ini akan kami tampilkan beberapa faktor penyebab yang membuat seseorang mabuk-mabukan informasi.

  1. Waktu luang banyak.

    Jika waktu santai yang anda miliki setiap hari jumlahnya lebih banyak dari saat beraktivitas, berhati-hatilah kawan! Sebab pengaruh buruk dari keadaan ini adalah hobi yang suka terjun ke dunia online dalam waktu yang lama. Sadarilah bahwa waktu break yang banyak ini akan berujung membuat pikiran terhuyung-huyung karena hanya dinikmati untuk membaca sesuatu yang tidak penting. Biasanya, keadaan tersebut akan diawali dengan gejala pusing yang cukup memberatkan kepala. Oleh karena itu, saat posisi sedang istirahat panjang berusahalah untuk tidak menggantung di internet dan media sosial melulu. Melainkan berusaha mencari aktivitas lainnya, misalnya bersih-bersih sekitar, menata rapi tempat tinggal dan mengatur ini-itu sedemikian rupa sehingga tetap ada kesibukan. Silahkan online tetapi jangan terus-menerus namun carilah aktivitas positif lainnya.

  2. Fokus Tuhan kurang.

    Alasan utama mengapa kita cenderung mabuk informasi adalah karena waktu kosong banyak. Kita malah senang bahkan ada yang berbangga hati ketika hari-harinya dilalui dengan banyak kekosongan. Padahal dengan membuat pikiran kosong, besar kecenderungan berbagai perbuatan daging akan mengapung ke atas pikiran sehingga menghasilkan mindset Keadaan ini cenderung bisa merusak diri sendiri bahkan dapat pula mengganggu kehidupan orang lain (mungkin juga merugikan). Oleh karena itu, untuk mengatasi betapa kosongnya hati, silahkan fokus kepada Tuhan dalam doa, firman dan nyanyian pujian.

    Anda bisa bernyanyi-nyanyi dalam hati, bisa lewat bibir, menggunakan alat musik dan sambil menari. Semuanya itu tergantung dari pemahaman dan kemampuan masing-masing orang. Selama pikiran bergerak dalam hal yang benar selama itu pula kehidupan kita menjadi positif adanya karena dimampukan untuk mengenali informasi yang pantas untuk dicerna sedang yang menyimpang akan dihindari dan dijauhi sedini mungkin.

  3. Mencapai titik jenuh.

    Penyebab lainnya, mengapa seseorang mabuk informasi adalah karena terlalu jemu dengan aktivitas yang dilakukannya. Setiap orang memiliki tingkat kecerdasan berbeda-beda dan biasanya kekuatan tersebut terus berkembang dari waktu ke waktu. Kebosanan adalah salah satu bukti konkrit meningkatnya kecerdasan seseorang.

    Cara terbaik untuk mengatasi rasa jenuh adalah dengan melakukan variasi. Ada empat aktivitas manusia pada umumnya, yaitu fokus kepada Tuhan, belajar, bekerja dan menikmati hidup. Hindari menikmati salah satu di antaranya secara maraton tetapi lakukan semuanya itu secara selang-seling. Misalnya setelah membaca-baca firman, silahkan bernyanyi-nyanyi memuji Tuhan atau bekerja untuk membersikan serta merapikan lingkungan sekitar kita.

    Akan tetapi, akan tiba juga saatnya dimana pikiran yang berkembang menuntuk kita untuk menghasilkan sesuatu. Dorongan kuat yang timbul dari otak untuk menghasilkan sesuatu tetapi didiamkan saja akan menimbulkan kebosanan. Oleh karena itu, tanggapi keinginan otakmu dengan aktif menulis sesuatu, misalnya puisi, cerita, mimpi, nyanyian dan bisa juga dengan membuat teka-teki.

  4. Kuota internet melimpah.

    Internet bisa menjadi pembunuh bukan karena informasinya yang salah tetapi karena teknologi tersebut membuatmu tidak akan beranjak jauh dari kursi, lantai dan tempat tidur. Bahaya yang muncul memang tidak langsung karena gangguan yang ditimbulkannya bersifat lambat-laun (butuh waktu lama). Ini kejadian yang mungkin memakan waktu berhari-hari bahkan berminggu-minggu hingga menimbulkan efek nyata. Jadi, gunakan teknologi tersebut sebaik mungkin dan ketika ada kuota yang berlebihan, ikhlaskan saja. Berjam-jam duduk di kursi hanya sekedar untuk mendownload film atau menonton video yang tidak jelas beresiko merupakan awal kerusakan pikiran dan gangguan kesehatan. Saksikanlah, Efek samping kuato internet yang berlebihan.

    Kami sarankan kepada anda sekalian yang menikmati konten di dunia kabel agar melakukannya sambil berdiri (imbangi juga dengan ngenet sambil berjongkok). Kebiasaan ini bisa menyita tenaga lebih banyak sehingga tidak terjadi penumpukan kolesterol dan glukosa di dalam darah yang menyebabkan penyakit metabolisme. Apabila anda tidak begitu banyak bekerja, silahkan mengkonsumsi nasi satu sendok (sendok nasi bukan sendok makan) setiap kali makan (tiga kali sehari). Terkecuali jika anda adalah seorang pekerja lapangan yang lelah mengeluarkan keringat saat bekerja.

    Saran kami lainnya untuk menikmati waktu senggang adalah dengan jalan-jalan menggunakan kaki atau naik sepeda. Ini bisa menjadi kekuatan awal refresing sembari menyehatkan seluruh tubuh. Hindari memakai kendaraan sebab hal tersebut sama saja dengan duduk santai di rumah.

  5. Malas bekerja.

    Jangan senang dulu menikmati kekuatan yang begitu besar dalam genggaman ini. Uang yang banyak dari hasil usaha atau warisan orang tua bisa membuat seseorang lebih suka santai menikmati hidup. Kebiasaan semacam ini bisa saja diarahkan untuk menikmati televisi selama berjam-jam. Sadarilah selalu bahwa menonton Tv kabel secara maraton hanya membuat otak puyeng sehingga timbullah bad mood. Suasana hati yang buruk karena jenuh menikmati hidup beresiko membuat kehidupan kita rapuh. Malahan muncul kebiasaan yang cenderung menyimpang untuk membelanjakan uang dengan jajan seks bebas, narkoba, miras dan berbagai-bagai hal yang salah lainnya.

    Sadarilah bahwa beraktivitas dengan bekerja adalah salah satu faktor penting yang membuat pikiran kita tetap waras. Kehidupan yang selalu menyibukkan diri dengan berbagai hal yang baik berpengaruh besar untuk menghambat seseorang dari mabuk informasi sehingga mementahkan resiko jenuh menikmati hal-hal positif. Jadi, tetap aktif bekerja juga bisa bermanfaat baik untuk membuat kita terhindar dari praktek menikmati hidup yang menyimpang.

  6. Informasi hoax.

    Terpapar sesekali dengan berita hoax bisa jadi bermanfaat untuk melatih kesigapan dan kemampuan mengenali konten yang tidak bermutu. Mereka yang mampu mencermati setiap situs dan menganalisis berita yang dikunjunginya akan semakin kecil kemungkinannya untuk menikmati informasi hoax. Berusahalah untuk tidak terjebak secara berulang-ulang dengan situs-situs yang menawarkan berita palsu. Hafalkan situsnya dan jangan klik lagi di kemudian hari. Juga saat anda menemukan satu atau dua kebohongan dalam satu website, berusaha untuk segera meninggalkan media tersebut.

    Konten pornografi bisa juga turut membuat anda mabuk sehingga membangkitkan libido. Melihat hal-hal porno untuk melakukan simulasi agar mampu mengendalikan nafsu seks yang kita miliki adalah baik adanya. Akan tetapi, perilaku yang terus-menerus menikmati konten yang berbau seksualitas bisa beresiko merusak otak sehingga membuat birahi semakin getol dan liar. Atau bisa juga kebiasaan buruk ini malah berefek sebaliknya, yaitu kehilangan hasrat seksual karena khayalan terlalu tinggi yang tidak bisa diwujudkan di dunia nyata.

  7. Terlalu liar menikmati informasi (tidak fokus).

    Kami pernah menikmati berbagai video konsep yang sangat menarik di Youtube dot Com. Karena kuota internet banyak dan waktu senggang melimpah, aktivitas ini mulai liar karena tidak terarah. Kami mulai mengklik berbagai macam topik yang menarik tanpa melakukan fokus pada tujuan tertentu. Akibatnya, kepala mulai puyeng dan hati menjadi berat rasanya. Keadaan yang buruk tersebut justru membuat kami menyadari bahwa apa yang kami lakukan sudah tidak baik bagi kesehatan otak sendiri.

    Bagi teman-teman yang mengunjungi media online, silahkan membuat tujuan yang ditempuh dengan penuh komitmen dari awal. Kliklah segala sesuatu yang berhubungan dengan hal tersebut namun saat ada topik lainnya hindari itu. Sadar atau tidak, fokus mencari sesuatu di internet merupakan cara terbaik untuk mencegah kejemuan akibat mabuk informasi. Memang dalam beberapa situasi kita bisa menetapkan tujuan online gado-gado (melihat apa saja yang menurut kita menarik) tetapi sadarilah bahwa semakin campur informasi yang kita serap semakin cepat bosannya dan cepat pula kita menutup gadget/ PC/ laptop yang dimiliki.

  8. Menikmati informasi sebagai pelarian.

    Sewaktu aktivitas di depan layar kaca (TV, gadget, laptop, komputer-PC lainnya) dinikmati sebagai suatu pelarian dari dinamika kehidupan, beresiko menimbulkan kemabukan. Orang yang telah pusing kepalanya akibat masalah ditambah lagi dengan informasi yang asal-asalan cenderung menyebabkan salah bersikap (kata-kata dan perilaku buruk). Oleh karena itu, berusahalah untuk selalu terlebih dahulu mengatasi dinamika sosial yang dihadapi dengan fokus kepada Tuhan dalam doa, firman dan nyanyian pujian. Minta maaflah kepada Tuhan atas dosa-dosa yang diperbuat dan minta maaflah juga kepada sesama atas kerugian yang kita timbulkan. Jangan jadikan internet dan media sosial sebagai pelarian dari persoalan pelik yang sedang dihadapi melainkan selesaikanlah semuanya itu sebelum terjun berselancar di dunia maya. Baca-baca juga teman, Televisi Beresiko Menurunkan Kecerdasan ANda!

  9. Gangguan pikiran (penyakit pikiran).

    Pikiran yang bermasalah beresiko membuat seseorang mabuk informasi. Orang yang sudut pandangnya buruk bisa saja menilai suatu informasi dengan cara yang salah sehingga menimbulkan tanggapan yang salah pula. Mereka yang pikirannya dipenuhi dengan persepsi yang salah dari sumber-sumber pemberitaan yang menyimpang bisa juga membuat sikapnya negatif terhadap orang lain. Manusia yang dipenuhi oleh kebencian akibat suatu faktor cenderung akan berperilaku buruk kepada orang tertentu yang tidak disukainya.

    Gangguan pemahaman semacam ini sangat mudah membuat seseorang dimabukan informasi yang salah. Mereka tidak bisa lagi menggunakan logikanya untuk menilai sesuatu secara luas, mendalam dan terinci. Saat hal sensitif itu disentuh atau dipertegas oleh pemberitaan tertentu, dirinya mulai kehilangan kendali malah yang timbul adalah niat untuk membalas dendam. Pikiran yang negatif dapat mendorong seseorang mabuk-mabukan hanya dengan satu informasi saja yang memicu api emosi. Tindakannya bisa menggila karena jahat merugikan orang lain, diri sendiri dan juga lingkungan sekitar.

  10. Gangguan kesehatan (penyakit badani – fisik).

    Mereka yang mengalami gangguan kesehatan bisa juga dimabukkan dengan mudah oleh informasi. Biasanya berbagai data yang terpangpang dihadapannya turut memperburuk kesehatannya sehingga menyebabkan penyakit yang lebih parah. Oleh karena itu, nikmati konten internet sambil-sambil jagalah kesehatan. Konsumsi makanan secukupnya sesuai dengan aktivitas yang digeluti (semakin sedikit beraktivitas makin sedikit makanannya). Menghabiskan waktu di dunia maya sambil berdiri dan berjongkok. Pergi ke tempat dekat dengan berjalan kaki dan naik sepeda serta rutin berolahraga dan melakukan senam. Kami sendiri, beraktivitas minim sehingga makanan yang dikonsumsi juga sangat sedikit. Di atas semuanya itu, jangan lupa garamnya kawan (air garam manis).

Pastikan Waktu Online (Internet, Media Sosial) Dan Menonton (TV, Radio, Buku) Secara Terukur Serta Fokus Topik Tertentu

Informasi bisa membuat kita terlena sehingga lupa menjaga kesehatan pikiran dan lupa pula menjaga kesehatan fisik. Berupayalah untuk membatas-batasi waktu dan jumlah data yang anda masukkan di dalam otak ini. Biasanya, awal kemabukan itu ditandai dengan kepala pusing yang datang secara tiba-tiba. Ini bisa menjadi awal menderita sakit kepala atau bisa juga sakit kepala sebelah (migren) yang cenderung membuat suasana hati buruk. Mereka yang bad mood, biasanya sangat rapuh dengan goncangan sosial sehingga hal tersebut dapat mendorong stres dan gangguan kesehatan lainnya. Stres bisa berujung pada kecenderung melukai diri sendiri (menghukum diri sendiri secara berlebihan) sedang gangguan kesehatan biasanya berupa penyakit metabolisme (kolesterol, gula, jantung, darah tinggi dan lainnya). Oleh karena itu, nikmati konten di internet/ media sosial/ televisi secara terarah (satu tujuan/ satu topik) dan dalam waktu yang terukur (hindari online maratonisme). Data-data yang sehat pastilah membuat pikiran positif dan kesehatan fisik juga tetap terjaga. Jalan juga dimari, Menguji diri sendiri dengan menonton televisi.

Salam, Puyeng informasi awal bencana,
Kritis dan selektif agar selalu siaga,
Pastikan kesehatan fisik & mental terjaga
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.