Keluarga

+10 Manfaat Mengunyah Makanan Untuk Kesehatan Pencernaan Dan Kehidupan Yang Lebih Baik


Manfaat Mengunyah Makanan Untuk Kesehatan Pencernaan Dan Kehidupan Yang Lebih Baik

Anda seharusnya bisa menjawab teka teki kami setelah membaca tulisan ini,

Aku adalah pipa yang selalu basah, tempat butiran debu encer lewat. Alam semesta tidak bisa melihatku tetapi pemilikku mampu mendorong beban tersebut menuju balon buah yang lebih dalam, siapakah aku?

termasuk ini juga,

Pengawalku pada awalnya banyak, semuanya berbaju putih. Tetapi setelah lanjut keadaanku, mereka tinggal dua cabai merah melengkung. Disebut apakah ke dua pasukan cabai merah itu?

Mengkonsumsi adalah aktivitas yang selalu kita lakukan dari waktu ke waktu. Kebanyakan yang kita masukkan dari dunia luar ke dalam diri ini adalah informasi yang berhasil ditangkap oleh panca indra. Akan tetapi, berdasarkan pada volumenya, kebanyakan yang kita bawa ke dalam dari dunia luar adalah makanan dan minuman. Memang informasi sangatlah banyak adanya bahkan tidak terhitung namun hal tersebut tidak bisa ditimbang atau diukur volumenya. Sebab yang digunakan untuk mengukur informasi biasanya adalah kebenaran sedangkan yang dipakai untuk mengukur makanan adalah timbangan, dimensi dan lain sebagainya. Sebagai salah satu komponen terbesar yang memasuki tubuh manusia, pengawasan kualitas makanan perlu dilakukan sebelum dikonsumsi.

Sayang, makanan dengan kualitas dan cita rasa yang tinggi juga tidak dapat selalu menjamin kita sehat. Kualitas dari luar tidak akan banyak berarti jika processing yang terjadi di dalam kurang maksimal. Jalannya pencernaan makanan mengambil peranan penting untuk tetap menjaga mutunya tidak hanya baik dipermukaan melainkan manfaatnya bisa meresap sempurna ke dalam setiap sel tubuh ini. Pencernaan makanan yang berjalan dengan semestinya merupakan salah satu jaminan penyerapan sari-sari makanan yang efektif. Semakin efektif fungsi ini, bahan konsumsi yang dimasukkan ke dalam lorong basah tersebut hanya akan jatuh ke selokan setelah setelah strukturnya keropos diserap oleh penyedot usus.

Sayang, beberapa orang kurang memperhatikan aktivitas konsumsi yang mereka lakukan. Sebab saat waktu makan tiba, pikiran mereka lebih fokus pada pelajaran, pekerjaan, hiburan (televisi, smartphone, laptop) dan objek menarik lainnya di sekitar. Keadaan ini membuatnya kehilangan konsentrasi untuk meremas makanan tersebut sehingga jatuh ke dalam lorong besar dengan ukuran yang masih besar. Kerja lambung akan semakin berat oleh karena kita malas menghancurkan panganan dengan ke tiga puluh dua pasukan yang sudah dipersiapkan Tuhan sejak kecil. Kita tak peduli lagi dengan efektivitas dan efisiensi setiap organ cerna sehingga beresiko membuat balon buah yang besar itu mengalami stres.

Khasiat mengunyah makanan

Kami pernah punya pengalaman dimana aktivitas konsumsi dilakukan secara terburu-buru. Asal kunyah saja lalu menekannya bulat-bulat kasar ke dalam lambung. Kebiasaan ini, akhirnya membuat kami kapok sebab justru menimbulkan gangguan nyata pada organ lain. Organ lain yang terganggu karena proses mengunyah tidak berjalan dengan baik adalah jantung. Kondisi dada kiri atas kami malah timbul nyeri yang berulang akibat tegesa-gesa melakukan kunyahan semberono lalu memaksanya turun ke bawah balon buah yang lebih besar. Oleh karena itu, jangan lagi mengabaikan proses yang terbilang sederhana ini sebab manfaatnya luar biasa bagi tahapan pencernaan. Berikut ini beberapa faedah mengunyah yang kami ketahui pasti.

  1. Mencabik, menghancurkan dan meremas panganan.

    Apapun yang kita konsumsi pastilah selalu melewati pasukan penjaga tiga puluh dua menara putih di dalam mulut. Peran mereka sangat kompleks dan tidak bisa digantikan oleh bagian lain. Orang yang hanya memiliki pasukan penjaga merah (ompong) cenderung tidak mampu melumatkan makanan yang keras. Jadi, bagi anda yang sampai saat ini masih memiliki pasukan putih berbaju lengkap, bersyukurlah karena anda beruntung masih memiliki kesempatan untuk mengkonsumsi kelezatan yang butuh gigitan nyata.Daging, lemak dan berbagai bahan yang agak keras lainnya membutuhkan cabikan nyata agar ukurannya lebih halus. Roti kering dan tawar membutuhkan remasan untuk melumatkannya. Tekanan-tekanan lainnya akan diperlukan sesuai derajat ketangguhan masing-masing bahan pangan yang termakan.

  2. Melembabkan makanan kering.

    Proses mengunyah sangat berkhasiat untuk membasahi santapan kering yang biasanya terdiri dari roti/ kue kering. Semua kekeringan akan dilembabkan oleh liur yang lengket sehingga rasa nikmat yang ditimbulkannya lebih kentara. Membasahi roti dengan air sebelum digilas di dalam mulut memang bisa membantu melembabkan dan mempercepat kunyahan. Sayang tindakan terburu-buru ini juga berpotensi mengurangi bahkan menghilangkan rasa panganan tersebut.

  3. Meningkatkan kenikmatan makanan.

    Tahukah anda mengapa ada sebagian kecil anak yang suka mengulum panganan yang dikonsumsi di dalam mulutnya? Mereka gemar sekali melakukannya bukan karena kebetulan melainkan untuk menjaga dinding mulutnya tetap terasa segar manis basah. Demikian proses mengunyah melibatkan enzim amilum yang mengubah pati menjadi gula sehingga semakin lama diemut, makanan semakin nikmat. Jadi di dalam mulut, bukan saja hanya proses pencernaan mekanis yang terjadi tetapi tahapan kimiawi juga turut dikibarkan. Akan tetapi, jangan biarkan anak-anak anda melakukan praktek mengulum makanan terlalu lama sebab bisa membuat gigi segera membusuk.

  4. Ekstraksi nutrisi awal.

    Saat kita memakan sesuatu bulat-bulat dan mendiamkannya di dalam mulut, tidak terjadi apa-apa dan tidak akan muncul suatu cita rasa. Akan tetapi, ketika kita mulai mengunyah dan mengunyah lagi sari-sari makanan tersebut akan diekstrak keluar sehingga muncullah sensasi kelezatan tersendiri. Proses penghancuran fisik yang terjadi di dalam sana secara tidak langsung memeras panganan tersebut sehingga keluarlah santannya yang kaya dengan nutrisi tertentu.

  5. Detoksifikasi permulaan.

    Mulut yang dikenal sebagai inisiator utama proses pencernaan berperan penting untuk melapisi setiap partikel makanan dengan antibodi. Air ludah adalah elektrolit pertama yang berpapasan dengan panganan yang memberikan lapisan awal agar bahan tersebut dinetralkan dari berbagai jenis toksin yang mungkin saja ada. pH netral liur manusia merupakan salah satu langkah permulaan untuk melakukan detoksifikasi sederhana pada setiap jenis panganan yang dihaluskan.

  6. Mengenali makanan yang beracun.

    Biasanya, bahan pangan yang memiliki kadar racun yang tinggi dapat dikenali di dalam mulut. Proses pemecahan ini membantu mengekstrak kasar setiap butiran yang disantap sehingga komponen racun tersebut akan keluar dan dapat dirasai oleh lidah. Jikalau komponen toksin tersebut cukup kuat yang ditambahkan dalam kadar tinggi, rasanya pasti akan aneh. Oleh karena itu, anda perlu mengenali dan menghafal setiap bahan yang biasanya dikonsumsi sehari-hari. Apabila rasanya berbeda dari sebelumnya, menggetirkan, menyengat lidah, membuat gigi sakit, kepala sakit dan berbagai keanehan lainnya. Segera muntahkan untuk membuang makanan yang dicurigai beracun tersebut.Biasanya, waktu mengunyah yang lama juga turut memperjalas reaksi racun tersebut. Mungkin saja di sela-sela aktivitas mengunyah timbul sakit gigi atau sakit kepala atau lidah berasa aneh menyengat; sadarilah bahwa tanda-tanda ini adalah ciri khas panganan yang beracun. Segera hentikan konsumsi agar jumlah toksin yang masuk tidak sampai merusak jaringan atau organ tertentu. Bisa jadi lamanya kunyahan anda membuat waktu makan lebih lama sehingga mengenali makanan aneh beracun sedini mungkin. Sehingga sekalipun anda telah mengkonsumsinya, efek samping yang ditimbulkan bersifat minimal.

  7. Meredakan nafsu makan dan membantu diet menurunkan berat yang berlebihan.

    Mengunyah makanan sampai halus membutuhkan waktu yang lama untuk melakukannya. Tenggang waktu yang lama inilah yang bermanfaat untuk memberi kesempatan kepada otak mengekspresikan rasa kenyang. Biasanya, keputusan untuk merasa kenyang ditentukan pikiran di atas 15 menit. Saat aktivitas konsumsi terburu-buru sehingga lebih cepat selesai (kurang dari 15 menit) kemungkinan besar kita masih ingin makan lagi.

    Jelaslah bahwa mengunyah makanan sampai halus membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga keputusan untuk merasa kenyang dipancarkan oleh pikiran yang membuat tidak ada lagi keinginan untuk menambah ini-itu. Saat seseorang sudah merasa kenyang dengan porsi makanan yang sederhana dapat membantu program diet yang sedang digalakkan untuk menormalkan berat badan (menurunkan berat badan yang berlebihan).

  8. Membantu menjaga kesehatan mulut.

    Pengunyahan yang dilakukan dengan cermat dapat menjaga kesehatan mulut. Sebab di dalamnya terdapat tulang, gigi dan otot yang aktif melakukan pemecahan mekanis. Aktivitas yang baik ini jika selalu digalakkan akan membuat bagian-bagian tersebut tetap kuat dan sehat dari hari ke hari. Selain mencerna makanan secara kimiawi, air liur juga membantu membersihkan rongga mulut, gigi dan lidah dari aktivitas mikroorganisme yang ilegal. Jumlah kuman yang dapat ditekan seminimal mungkin membantu menghindarkan gigi dari penumpukan plak dan kerusakan.

  9. Mencegah batuk-batuk.

    Biasanya makanan yang belum dicerna sempurna oleh rongga mulut dengan sempurna masih kurang lembab dan berupa butiran halus. Jika, butiran halus yang masih agak kering ini dipaksakan untuk melewatkannya di kerongkongan, besar kemungkinan membuat batuk-batuk. Ini terjadi karena setiap makanan sangat membutuhkan derajat kebasahan yang nyata untuk membantunya melalui kerongkongan. Jika bahan konsumsi didorong ke bawah dalam keadaan agak kering, di sinilah gejala batuk-batuk akan menyakitkan anda.

  10. Mencegah tersedak.

    Tanpa proses mengunyah yang baik, ukuran panganan yang ditekan ke dalam kerongkongan lebih besar. Ukuran yang tidak sebanding dengan besar saluran beresiko membuat kita tersedak. Sekalipun sudah dihaluskan sampai menjadi bubur di dalam mulut, volume telan yang besar juga bisa membuat tersedak. Salah satu cara tercepat meredakannya adalah membantu mendorongnya dengan mengkonsumsi air putih matang.

  11. Mencegah cegukan.

    Biasanya cegukan timbul karena kita tidak sabar mengunyah makanan sampai benar-benar basah halus. Suasana kerongkongan yang masih kering setelah menelan beberapa bagian juga membuat cegukan muncul. Pada dasarnya, kalau kita sabar mengunyah makanan maka ia akan basah sendiri di dalam mulut tetapi bila kita terlalu tergesa-gesa menelan sesuatu yang berupa butiran roti atau umbi-umbian padat, gejala yang satu ini bisa saja muncul. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan mengkonsumsi sesuatu sampai bentuknya halus, lembek dan berair, baru di telan. Bisa juga dengan membantu melembekkannya menggunakan air putih matang. Teguk air tersebut sebanyak beberapa kali (tujuh) untuk menghilangkan cegukan yang terlanjur muncul.

  12. Membantu meminimalisir timbulnya GERD.

    Kerongkongan yang rasanya seperti terbakar disebabkan oleh refluks cairan lambung ke atas. Rasa nyeri dan panas ini akan terus ada jika pH dindingnya masih asam. Ketika anda rajin mengunyah makanan sampai halus, lembab dan berair, akan membantu menetralkan pH permukaan yang asam tersebut. Sebab air liur sebagai elektrolit dengan pH netral akan melunakkan permukaan kerongkongan sehingga suasananya akan kembali normal (netral/ tidak asam lagi). Saksikanlah, Cara mengatasi panas dalam kerongkongan.

  13. Meringankan beban lambung.

    Bahan pangan yang dikonsumsi tanpa melalui proses mengunyah yang baik cenderung membuat kerja lambung lebih berat. Kasarnya panganan meningkatkan konsentrasi pemakaian energi dan memperlama waktu cerna di dalam balon buah tersebut. Termasuk dalam hal ini menghambat penyerapan nutrisi yang seharusnya bisa dimulai di balon buah tersebut namun tertunda karena masih berupa remeh-remeh kasar. Saat anda menggiling makanan di dalam mulut akan terjadi tahapan ekstraksi sehingga sari-sarinya turut keluar. Nutrisi ini kemudian akan bercampur dan dipecah oleh enzim tertentu sehingga memudahkannya untuk diserap oleh permukaan organ cerna lain yang lebih ke dalam dan kompleks.

  14. Membuat makanan lebih mudah dicerna usus.

    Penghancuran fisik suatu bahan makanan terutama terjadi di dalam mulut. Memang keadaan ini akan terus berlanjut tetapi yang berperan paling besar sebagai inisiatornya adalah proses mengunyah. Tidak sampai di situ saja, proses ini juga turut mempersiapkan makanan untuk dicerna di dalam usus. Lapisan air liur yang mengikat setiap antigen tersebut membuatnya bisa bersikap ramah terhadap organ pencernaan lainnya, termasuk usus.

  15. Mengurangi gas dan sendawa.

    Makanan yang kita telan biasanya terdiri dari padatan, cairan dan gas yang menjadi satu. Rongga-rongga bergas tersebut terlihat lebih jelas dalam panganan dari roti tawar dan kue kering. Saat kita mengunyahnya, rogga berisi udara tersebut akan dilebur sehingga digantikan oleh cairan dan padatan lembek. Kebiasaan positif mengunyah makanan akan mengurangi kemungkinan masuknya udara sehingga menjauhkan anda dari kebiasaan sendawa. Memang harus juga dipahami bahwa ada makanan tertentu saat dicerna di dalam lambung menghasilkan gas yang menyebabkan sendawa (bukan karena kita menelan gas tersebut sebelumnya).

  16. Menghindarkan dari nyeri jantung.

    Ini adalah pengalaman kami sendiri. Awalnya saat terburu-buru menelan makanan karena dikejar-kejar oleh target posting blog setiap harinya, kami “asal kunyah dan telan aja!” Kebiasaan ini pertama-tama seperti tidak berefek apa-apa sebab kami senantiasa mengkonsumsi air garam manis. Akan tetapi, begitu konsumsi air garam manis berhenti, timbullah nyeri jantung yang sangat mengganggu. Kami awalnya menduga hal tersebut sebagai wujud kecanduan terhadap natrium tetapi belakangan baru mengerti setelah memperbaiki kebiasaan mengunyah.

    Berdasarkan pengamatan kasar yang kami lakukan, kunyahan yang tidak sempurna membuat lambung hanya menyerap glukosa saja. Akibatnya terjadi penumpukan gula di dalam darah termasuk dalam pembuluh yang mensuplai jantung. Harap diketahui bahwa air liur adalah elektrolit alamiah yang dihasilkan tubuh, artinya secara rutin kelenjar ludah mampu memproduksi garamnya sendiri dari waktu ke waktu. Jadi ketika jumlah air liur yang dikirimkan ke lambung sangat minim, besar kemungkinan glukosa dalam makanan terkesan berlebihan dan menumpuk. Menyebabkan semacam penyakit metabolik awal yang langsung menimbulkan rasa nyeri di dada kiri.

  17. Kunyahan yang tulus membantu meringankan pikiran.

    Tahukah anda, mengapa ada sebagian orang yang melakukan pelarian saat ada masalah dengan mengkonsumsi sesuatu? Sebab aktivitas tersebut membantu membuat mereka tetap santai sekaligus tetap sibuk sehingga masalah pun menjauh. Kebiasaan mengkonsumsi makanan ini justru akan semakin nikmat saat kita melakukannya sembari memuji-muji Tuhan di dalam hati. Sebab justru saat pikiran kosonglah rasa stres akibat tekanan hidup bisa saja mencuat di dalam pikiran. Akan tetapi, saat kita terus menyibukkan diri mengunyah sambil-sambil memuji-muji Tuhan di dalam hati; pergumulan hidup pun pergi dan nikmatnya makanan tersebut bisa diterima dengan sukacita (walau pun rasanya agak hancur).

Proses mengunyah makanan merupakan suatu kekuatan untuk melakukan tindakan mekanis dan kimiawi yang menguntungkan bagi sistem pencernaan. Jangan fokus terus pada pekerjaan dan target yang hendak dicapai lalu mengabaikan kebiasaan baik ini. Sebab setiap kunyahan yang anda lakukan bermanfaat besar untuk menghancurkan, melumatkan, melembutkan dan mencairkan panganan sehingga lebih siap untuk dikirim ke organ selenjutnya. Proses ini juga bermanfaat untuk membuat kita merasa kekenyangan sekalipun jumlah yang dikonsumsi cukup sederhana karena sinyal-sinyal kepuasan akan ditegaskan otak seiring dengan lamanya waktu konsumsi. Budayakan mengunyah sampai halus, lembut dan berair agar beban kerja kerongkonan, lambung dan usus lebih ringan dan sistem pencernaan pun sehat selalu. Jalan juga dimari, Kiat mengunyah panganan yang efektif dan efisien.

Salam, Mengunyah butuh waktu,
Budayakanlah menunggu,
demi proses cerna bermutu,
menyehatkan dari waktu ke waktu
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.