Konflik Horizontal

+10 Contoh & Pengertian Keseimbangan Alam Semesta – Manusialah Yang Mengganggu Keseimbangan Sehingga Timbul Bencana Alam

Teka teki – Saya adalah pinsil yang selalu harus lebih tinggi lagi dan lagi, siapakah saya?

Saya adalah susu hitam yang menjadi bahan untuk menyusui robot-robot tangguh, siapakah saya?

Sayalah tali yang jarang terlihat. Suka mengikat butiran debu sehingga lebih kokoh, siapakah saya?

Awal penciptaan, firman yang mengaktifkan segala sesuatu

Pada mulanya, segala sesuatu yang ada di seluruh jagad raya hanya terdiri dari satu megaelemen saja. Suatu bentukan kosong yang tidak berwujud apa-apa dan tidak memiliki Kekuatan apa-apa.  Elemen ini merupakan benih dari segala sesuatu yang ada di seantero alam semesta. Wujud dasar yang sama sekali berbeda dari bahan apapun yang pernah ada di seluruh penjuru. Kemudian benih ini mengalami pertumbuhan yang mengembang seiring dengan firman yang terucap dari mulut Allah. Setiap firman tersebut mengandung nafas hidup yang membuat segala sesuatu yang ditujunya menjadi hidup. Mengatur dan mempersiapkan segala sesuatu sesuai dengan kehendak Tuhan. Mewujudkan apa yang tidak ada menjadi ada dan sesuatu yang awalnya tak bernyawa malahan semakin  nyata aktivitasnya.

Manusia tidak mampu memahami dan menamai seluruh alam semesta

Keajaiban firman hidup bukanlah suatu sihir yang tidak masuk akal melainkan firman itulah yang mempersiapkan segala sesuatu sesuai dengan fungsinya. Menempatkan yang satu di sisi yang lain, memperkuat bagian tengah dengan anugerah pemancar energi yang luar biasa. Sedang bagian lainnya yang lebih kecil dipersiapkan untuk menjadi penerima yang menyerap energi yang dilepaskan itu. Kami tidak dapat memahami setiap nama elemen dari seluruh alam semesta sebab manusia hanya diberikan kuasa untuk menamai hewan dan makhluk hidup lainnya yang ada dihadapan kita. Sedang untuk memahami dan mengertikan nama-nama setiap elemen di semua lapisan jagad raya merupakan sesuatu yang masih di luar kapasitas otak manusia.

Kita bisa belajar dari hal-hal kecil untuk menjelaskan perkara yang luar biasa

Sekalipun pada hakekatnya kita tidak mampu menelaah seluruh alam semesta tetapi kita masih dapat mencerna proses-proses umum yang terjadi di dalamnya. Sebab Tuhan Yesus Kristus telah mengajarkan kepada kita bahwa hal-hal kecil mengawali hal besar. Fakta recehan yang kita temukan di sekitar sesungguhnya menjadi suatu contoh yang dapat menggambarkan elemen yang lebih kompleks. Secara umum, hanya ada dua kekuatan di seluruh alam semesta yaitu elemen yang memancarkan energi dan elemen yang menerimanya. Matahari adalah kekuatan pemancar terbesar yang ada di seluruh jagad raya sedang berjuta planet dan satelit yang ada di sekelilingnya menyerap energi tersebut. Planet dan satelit itu sendiri memiliki kekuatan tersembunyi di dalam intinya yang berbahan sama dengan matahari. Inilah yang membuat keduanya berotasi dan berevolusi saling mengimbangi satu sama lain dengan si penguasa cahaya yang terletak di tengah.

Semua yang ada di dalam semesta adalah hidup

Ada keseimbangan yang tercipta antara ketiga megaorganisme tersebut. Kami menyebutkan sebagai makhluk hidup karena Allah telah menganugerahkan nafasnya kepada masing-masing sehingga membuat mereka aktif. Lagipula mana ada benda mati yang terus-menerus memancarkan cahaya? Dan mustahil juga ada benda mati yang terus-menerus berotasi dan berevolusi? Ciri-ciri dan pola gerakan yang ditunjukkan oleh seluruh komponen jagad raya menunjukkan bahwa semuanya hidup beraktivitas melakukan suatu peran, mengimbangi kekuatan yang dihasilkan (matahari) untuk diserap oleh yang lainnya (planet dan satelit). Sedang bumi itu sendiri tumbuh melindungi dirinya (atmosfer) dari radiasi energi yang sangat besar sembari melepaskan berbagai molekul yang menjadi bagian dari matahari (hidrogen). Jalan juga kemari, Mengapa segala sesuatu hidup di alam semesta?

Kita bisa melanggar keseimbangan alam demi tujuan positif atau semata-mata demi kekuasaan dan ketenaran

Pada dasarnya, equilibrium di seluruh alam semesta sangat tenang dan terjamin. Sebab masing-masing komponen terikat dalam suatu perjanjian yang tidak dapat diganggu gugat sejak dari awal. Manusia intelek sering menyebut hal ini sebagai hukum alam yang sudah seharusnya terjadi. Dari seluruh ciptaan Tuhan di bumi, semuanya patuh dan tunduk terhadap hukum-hukum tersebut secara default (sejak dari lahirnya). Terkecuali satu-satunya oknum yang memiliki kehendak bebas di seluruh bumi ini. Suatu kaum yang memiliki kekuatan berpikir menyamai pikiran Allah itu sendiri. Manusia adalah satu-satunya makhluk yang memiliki kesadaran dan mampu melakukan sesuatu yang melanggar hukum alam yang telah ditetapkan oleh Sang Pencipta dari mulanya. Kita bisa saja menyebabkan disequilibrium alam demi tujuan yang baik atau malah demi mewujudkan arogansi, manipulasi dan keserakahan. Bukankah semuanya itu kembali lagi kepada pilihan masing-masing orang?

Pengertian

Keseimbangan alam semesta adalah kekuatan yang secara fundamental berbeda satu sama lain tetapi saling berhubungan dan saling mempengaruhi antara komponen (organisme atau elemen) yang satu dengan yang lainnya dalam keadaan seimbang. Defenisi hubungan ini, tidak ada yang diuntungkan dan dirugikan. Memang pada beberapa sudut pandang yang satu terlihat melebahkan yang lain tetapi semuanya itu demi kebaikan keduanya. Sedang di sisi lain ada pula komponen yang menguatkan satu sama lain. Equilibrium di seluruh alam raya sangatlah stabil. Tidak ada yang terlalu kuat sehingga menghancurkan sama sekali bagian yang lainnya tetapi tiap-tiap komponen memiliki cara khas untuk mengantisipasi keadaan terburuk. Misalnya saja keberadaan samudera raya yang sangat luas bisa mendukung ketahanan bumi dari sengatan sinar matahari langsung. Saat matahari terlalu kuat menembus permukaan maka molekul air akan menguap dan melindungi bumi dari kerusakan parah akibat kekeringan.

Mata kita terlalu besar dan terlalu kecil saat mengamati kehidupang di sekeliling. Terlalu besar karena ada kehidupan mikro yang aktif dan selalu membantu menguraikan segala sesuatu menjadi mineral yang lebih sederhana. Sedang mata kita terlalu kecil untuk mengamati kehidupan di dalam pusat tata surya dan planet-planet lainnya. Hanya itulah kemampuan yang diberikan Tuhan kepada kita, namun jangan bersedih hati karena hal-hal kecil di dunia ini menceritakan tentang sesuatu yang lebih besar di luar sana. Ada begitu banyak rahasia yang masih belum terungkap tetapi dengan membanding-bandingkan pengamatan sederhana yang diperoleh, kita pun mampu memahami struktur yang lebih kompleks di sekitar. Misalnya saja kekuatan karnivora yang menerkam herbivora tetapi di bumi ini jumlah karnivora tidak pernah lebih banyak dari herbivora sehingga tidak ada yang punah. Demikianlah matahari menekan dan memaksa bumi untuk berevolusi mengelilinginya tetapi bukan berarti dapat menghancurkannya.

Contoh keseimbangan alam

Alam semesta adalah teknologi paling mutakhir yang pernah ada. Sebab dirancang dengan perencanaan yang matang, disusun dalam berbagai tahapan yang salaing kait-mengait dan dibuat dengan desain yang sangat detail. Mulai dari komponen yang paling kecil (mikro – tidak dapat dilihat) sampai yang paling besar (makro – terlalu luas sehingga tak terukur), masing-masing beraktivitas secara otomatis menjalankan fungsi tertentu. Dari sinilah semua ilmu pengetahuan manusia berasal. Pengetahuan tentang keseimbangan alam seharusnya menjadi daya tarik yang membuat manusia lebih peduli dengan lingkungan sekitarnya. Tidak hanya berpikir tentang dirinya sendiri, terpetak-petak dalam memahami kehidupan yang sempit. “Kita harus mampu memiliki wawasan yang luas terhadap kepentingan alam dan tidak hanya memikirkan kepentingan diri sendiri sehingga dapat mengambil tindakan untuk kebaikan dirinya sendiri, kebaikan kelompoknya dan kebaikan lingkungan sekitarnya.”

Berikut ini akan kami jelaskan beberapa contoh keseimbangan alam yang sesungguhnya berlangsung di sekitar kita namun mungkin saja orang-orang tidak menyadari hal tersebut.

  1. Keseimbangan antar jumlah manusia dan sumber daya yang tersedia.

    Tahukah anda mengapa zaman dahulu terjadi peperangan? Mengertikah anda mengapa dahulu kala ada kerajaan yang hancur? Semuanya ini disebabkan oleh karena gangguan jumlah populasi manusia dan kemampuan mengeruk sekaligus mengelola sumber daya alam. Saat suatu masyarakat mampu mampu mengelola sumber daya yang tersedia sehingga dapat menghidupinya, tepat saat itulah mereka hidup. Akan tetapi ketika suatu peradaban over populasi tetapi kemampuan mengelola sumber daya kurang, mulai dari sinilah orang-orang licik akan berkonspirasi melakukan penyesuaian untuk mencapai titik yang seimbang itu.

    Di zaman dahulu kala bahkan mungkin sampai sekarang,, kekuatan kekuasaan adalah unsur yang paling besar memberikan kontribusi demi mencapai keseimbangan. Saat para penguasa mulai haus akan gelimangan harta kekayaan, mereka akan melirik ke wilayah lain, berperang untuk merebutnya. Lantas setiap daerah yang dikuasainya wajib memberikan upeti dari kekayaan alam yang dikeruk oleh warga setempat. Sesungguhnya ini merupakan salah satu cara kuno untuk menciptakan kesetimbangan antara jumlah keinginan dengan kemampuan alam memberi.

    Zaman sekarang, kekuatan alam memberi sebanding dengan keberadaan minyak bumi. Ini adalah struktur pencarian kekuatan yang sangat kompleks. Jika populasi dalam suatu wilayah terlalu tinggi sehingga tidak sebanding dengan jumlah minyak bumi maka penguasa akan berusaha mencari sumber-sumber dari wilayah lain. Pencarian ini (1a) bisa dilakukan secara baik-baik dengan membeli, (1b) bisa dilakukan dengan konspirasi manipulasi dan (1c) yang lebih parahnya lewat jalan peperangan.

    Disisi lain, pencapaian kesetimbangan ini (2) bisa juga ditempuh lewat jalur “bunuh diri sendiri.” Artinya, untuk mencapai keseimbangan antara populasi dan sumber daya yang tersedia, penguasa akan melakukan konspirasi untuk melemahkan dan membunuh warganya sendiri secara diam-diam, licik dan terukur. Negara yang tidak memiliki kekuatan ekonomi dan politik internasional yang cukup kuat menjadi kandidat yang akan melakukan konspirasi manipulasi bagi warganya sendiri. Cara paling kasar untuk melakukan ini adalah (2a) perang agama, (2b) perang kelompok masyarakat, (2c) perang saudara dan lainnya. Sedang kekuatan yang dapat mengurangi jumlah penduduk bisa juga dengan (2d) peredaran senjata api, (2e) pembiaran kriminalitas, (2f) mengedarkan panganan tanpa garam, (2g) menyebarkan toxin gerilya, (2h) minuman keras, (2i) rokok, (2j) narkoba, (2k) pencurian/ perampokan dan lain sebagainya. Saksikan juga Cara kotor mengendalikan jumlah penduduk.

    Di atas semuanya itu, dosa akan melekat kepada orang-orang yang melakukan konspirasi dan manipulasi secara diam-diam. Memang tidak ada seorang pun manusia yang mengetahui rencana anda tetapi Tuhan Maha Adil dan Maha Tahu. Benar merah keterlibatan kita dalam kelicikan sistem sudah pasti akan menjerat manusia-manusia yang arogan, manipulatif dan serakah. Bahkan sekalipun yang terjadi adalah bencana alam, bukankah keadaan itu disebabkan oleh gangguan keseimbangan alam yang dilakukan oleh kaum kapitalis? Sifat konsumtif mereka yang sangat tinggi telah merusak lingkungan sehingga terjadilah bencana alam. Tetapi yang merasakan dampak bencana tersebut adalah rakyat jelata yang tidak tahu apa-apa. Oleh karena itu, darah para korban akan ditanggungkan kepada para kapitalis dimana pemerintah adalah junjungan tertinggi.

  2. Equilibrium antara matahari dan bumi.

    Satu hal yang perlu kita ketahui di alam semesta adalah masing-masing bagiannya tidak serakah. Misalnya saja, matahari tidak menarik planet-planet seutuhnya melainkan hanya menarik apa yang menjadi miliknya saja, yaitu hidrogen. Itulah mengapa pusat tata surya tidak mengambil planet untuk sangat dekat di sampingnya karena dia tahu bahwa kebanyakan hal yang ada di dalam planet tersebut tidak dibutuhkannya. Sama hal yang kita lihat di awan, uap air tidak bisa lebih tinggi lagi sebab pengaruh tarikan hidrogen dari sang surya telah diberatkan oleh campuran oksigen. Sebab oksigen adalah unsur bumi sedangkan hidrogen kepunyaan pihak yang terang benderang itu. Sehingga jadilah bumi dan seluruh planet (bintang-bintang di langit hanya diseret paksa untuk berevolusi mengelilingi matahari saja.

  3. Equilibrium antara lautan (air) dan sinar matahari.

    Uap air secara langsung mempengaruhi kelembaban udara. Kuasa panas yang besar bila dapat mencapai permukaan mampu membuat lautan, sungai, danau, tanah mengalami penguapan sedang makhluk hidup (manusia, hewan, tumbuhan) akan mengalami dehidrasi. Namun panas yang sampai ke bumi tidak akan sampai membakar segala yang ada sebab uap air yang tersuspensi di udara sekaligus menjadi tabir surya yang turut mengurangi intensitas foton yang sampai kepermukaan. Jadi, yang membunuh makhluk hidup di kala gelombang panas melanda, bukan suhu yang membakar tetapi akibat dehidrasi (kehilangan banyak cairan tubuh lewat penguapan).

  4. Equilibrium antara tanaman dan matahari.

    Tahukah anda bahwa saat kekuatan sinar mentari sampai di permukaan bumi sebagian besar sudah dihalau oleh udara? Atmosfer yang mengelilingi bumi sekaligus sebagai pelindung yang secara rutin dan pasti dihasilkan oleh tanaman hijau dan lautan. Jika tanaman menyumbang molekul negatif yang disebut dengan oksigen maka lautan berkontribusi menyumbang uap air (oksigen dan hidrogen).

    Jika molekul negatif yang dihasilkan bumi lebih sedikit dari molekul positif (senyawa karbon) maka akan timbul tindakan netralisasi. Akibat gaya gravitasi kesemua molekul polutan akan menuju wilayah yang lebih rendah lalu akhirnya menuju lautan. Badai yang sering terjadi di laut merupakan salah satu cara alam untuk menstabilkan gangguan keseimbangan yang disebabkan oleh polutan. Lewat peristiwa tersebut maka segala bentuk polutan akan dipaksa masuk lautan dalam tornado (angin puting beliung) yang hebat.

    Polutan yang berkumpul di atas awan hitam (awan cumulunimbus) yang menjadi cikal bakal putting beliung sering sekali distabilkan oleh pemerintah dengan menabur garam dan zat lainya di atasnya sehingga menjadi hujan alami. Proses pencegahan terjadinya puting beliung ini melibatkan banyak pesawat kargo yang diterbangkan di atasnya. Semakin besar diameter badai tersebut maka makin tinggi pula biaya untuk menghentikannya. Bila mereka tidak mau menghilangkan awan padat polutan tersebut karena ketiadaan biaya maka akan menjadi bencana yang meluluh lantakkan daerah tertentu.

  5. Keseimbangan antara kapasitas air tanah dan pepohonan.

    Pernahkan anda meletakkan benda-benda di luar ruangan saat malam tiba? Misalnya, anda tidak sengaja meninggalkan motor di luar sampai sore berlalu, pastilah kursi/ jok pada motor tersebut akan terasa lembab dan berair oleh karena proses pengembunan.

    Pada dasarnya setiap pelemahan sinar matahari akan mengubah kelembaban tinggi yang tersuspensi menjadi uap air. Secara langsung dan pasti uap ini akan diikat dalam tanah permukaan oleh tali kekang akar pohon. Akan tetapi di padang gurun, embun yang terjadi setelah matahari terbenam tidak menetap di tanah permukaan sebab tidak ada akar pohon di sana melainkan akan masuk meresap ke bawah tanah yang lebih dalam yang akan menuju lautan.

    Kemampuan akar pohon menjaga kapasitas air tanah tetap dekat dengan permukaan membuat cadangan air dalam hutan tetap ada sekalipun musim kemarau melanda. Jadi, air yang meluap ke atas tanah walau tidak terjadi hujan adalah kekuatan akar pohon yang mampu menjaga embun di malam hari tetap berada di tanah permukaan sehingga bisa terkonsentrasi pada titik tertentu berupa mata air.

  6. Keseimbangan antara kapasitas hujan dan pepohonan.

    Kapasitas hujan dalam suatu wilayah seimbang dengan keberadaan pepohonan. Sewaktu hujan mulai turun maka dedaunan akan menahan tekanan yang timbul lewat kejatuhannya sehingga sampai di atas permukaan tanah dalam kelembutan. Dedaunan yang menahan laju tetesan hujan membuat tanah tetap gembur. Coba bandingkan di wilayah yang minim vegetasinya, pasti tanah tersebut lebih rapat dan agak keras. Kerapatan tanah yang tinggi turut disebabkan oleh tetesan hujan yang langsung jatuh menendang dan aktivitas makhluk hidup (kita yang menjejakinya).

    Hutan lebat yang jarang dikunjungi manusia sangatlah gembur. Ketika hujan terjadi, kapasitas debit air yang meresap ke dalamnya sangat tinggi sehingga tidak timbul aliran air permukaan. Akan tetapi, saat manusia terlalu serakah membabat pohon di sekitarnya layaknya menyingkirkan rumput sampai bersih untuk diisi dengan gedung mewah nan megah. Niscaya keadaan ini akan mengurangi daya resap tanah saat hujan terjadi. Sehingga semakin lebat hujan yang terjadi, makin tinggi debit air permukaan sehingga timbullah banjir sebagai pertanda gangguan keseimbangan alam.

    Usaha pemerintah untuk merekayasa cuaaca agar di suatu wilayah tidak timbul hujan lebat sangat mempengaruhi terjadinya banjir. Semua bisa diatur oleh jendral kapitalis yang berkuasa; apakah suatu wilayah akan dibiarkan terendam oleh banjir akibat rusaknya ekosistem hutan? Atau akan dicegah dengan menjatuhkan awan potensial sedari awal saat berada di atas lautan? Jadi, bahasa kasarnya “pengaturan seleksi alam lewat bencana alam seutuhnya berada di tangan pemerintah yang berkuasa!” Jelaslah bahwa ini adalah tanggung jawap penuh pemerintah sebab “merekalah yang memanjakan warganya dengan membiarkan pendirian bangunan yang mewah dan megah bertebaran serta tata kota yang buruk sehingga saat hujan lebat terjadi pasti akan terjadi banjir.”

  7. Keseimbangan antara kekuatan tanah lereng (perbukitan) dan pepohonan.

    Lagi-lagi pepohonan, kita sepertinya tidak akan pernah habis cerita tentang pohon dan hutan. Sebab sadar atau tidak, tumbuh-tumbuhan adalah pelindung yang dari awal telah dipersiapkan Sang Pencipta Yang Maha Agung untuk mengawal kehidupan umat manusia (makhluk hidup lainnya juga). Kekuatan akar pohon adalah tali penambat yang terajut dengan rapi di bawah tanah. Saat orang yang tinggal di lereng-lereng gunung tidak memahami perannya, pohon akan ditebang secara sembarangan. Begitu ketamakan akan uang menguasai manusia, pengawal tebing-tebing tersebut pun ditebangi untuk dijual kayunya.

    Disequilibrium di bawah tanah akan semakin dikacaukan oleh gaya gravitasi sehingga timbullah longsoran di lereng dan tebing yang telah digunduli oleh oknum tertentu. Jika gangguan keseimbangan alam ini terus dibiarkan terjadi maka bisa dipastikan bahwa kejadian ambruknya tanah akan mencapai puncaknya sehingga merusak infrastruktur (materi) bahkan menimbulkan korban jiwa. Lalu siapa yang disalahkan? Masyarakat yang tidak tahu apa-apa, kapitalis yang membeli kayu-kayu tersebut atau pemerintah yang lemah dalam hal pengawasan & peringatan dini?

  8. Keseimbangan antara kekuatan tanah gunung berapi dan pepohonan.

    Struktur tanah di wilayah gunung merapi sangat menentukan keseringan dan kekuatan letusan dari wilayah tersebut. Pinsil-pinsil yang seharusnya lebih tinggi dan tinggi lagi merupakan pengawal yang menjamin kekokohan struktur tanahnya. Lagi pula suasana lembab yang dipicu oleh hutan tropis dapat membantu wilayah tersebut tetap kokoh. Rotasi bumi yang menimbulkan gaya sentripetal secara tekun akan menarik runtuhan dari atap dapur magma. Jika struktur tanahnya kuat dan lembab niscaya atap dapur magma tersebut tidak akan runtuh dengan mudah sehingga tidak akan terjadi letusan dalam waktu yang lama. Kemampuan tanaman mendinginkan gunung berapi sudah terbukti ampuh dan digunakan oleh negara-negara maju.

  9. Keseimbangan antara herbivora dan tumbuh-tumbuhan.

    Tidak pernah terjadi jumlah pemakan tumbuhan lebih banyak dari tumbuhan itu sendiri. Sekalipun keadaan ini dimungkinkan maka sudah pasti herbivora tersebut tidak diberi tumbuhan melainkan diberi makan rangsum hasil olahan pabrik peternakan. Kemampuan alam menjaga jumlah hewan pemakan tumbuhan disertai dengan keberadaan karnivora. Hewan yang suka daging secara tidak langsung digunakan oleh alam untuk mengendalikan jumlah herbivora. Manusia juga dalam hal ini turut mengendalikan keberadaan pemakan rumput sehingga tidak berlebihan jumlahnya.

    Secara alamiah, jika hewan herbivora bertambah banyak tetapi jumlah makanan sedikit. Besar kemungkinan mereka akan menjadi lemah karena rumput yang terbatas. Beberapa di antaranya akan mati karena penyakit atau karena terlalu mudah diburu oleh karnivora (termasuk manusia).

    Akan tetapi, saat keserakahan menguasai kehidupan seseorang, timbullah niat untuk memelihara lebih banyak hewan demi mendapatkan banyak daging, uang dan kehormatan. Akibatnya, kekuatan alam untuk memproduksi tanaman sangat rendah dan banyak wilayah yang mengalami penggurunan (berubah gersang dan kering). Kekeringan akan timbul akibat banyaknya vegetasi yang hilang habis dimakani oleh hewan dan manusia itu sendiri.

  10. Antara predator dan mangsanya.

    Predator selalu lebih sedikit dari mangsanya. Alam mampu menjaga equilibrium antara dua hewan tersebut sehingga tidak terjadi kekurangan makanan. Kekuatan karnivora untuk berburu tidak pernah melebihi nafsu yang muat diperutnya. Mereka hanya akan mengambil apa yang dibutuhkan dari alam, tidak lebih. Kemampuan reproduksi karnivora juga rendah karena tidak aktif dalam menjalani harinya. Mereka lebih banyak malas-malasan (tidak bergerak) sehingga membuat organ reproduksinya kurang sehat.

    Jika predator lebih banyak dari makanannya bisa dipastikan bahwa mereka akan melemah sehingga ada yang mati karena kelaparan. Di sisi lain ada di antara mereka yang akan melakukan tindakan kanibalisme. Sedang yang lainnya akan melangkah lebih jauh ke pemukiman warga sehingga ada kemungkinan dilukai bahkan dilenyapkan. Jadi alam selalu menemukan titik keseimbangan yang pas untuk setiap penghuninya.

  11. Keseimbangan antara makhluk hidup dan pengurai.

    Mikroorganisme yang berukuran sangat kecil jumlahnya sangat banyak dibandingkan dengan keberadaan seluruh makhluk hidup di bumi. Sekalipun manusia, serangga, hewan, tumbuhan digabungkan, tidak akan pernah mencapai jumlah mikroorganisme pengurai yang hidup di seluruh bumi. Kuman ada dimana-mana: di tanah, udara dan air di seluruh permukaan bumi. Bisa dikatakan bahwa “dimana ada makhluk hidup di situ ada mikroorganisme.” Hanya yang membedakannya adalah, apakah mereka patogen, flora normal atau pengurai?

    Keberadaan mikroorganisme sangat penting di bumi untuk melakukan proses penguraian terhadap berbagai komponen hidup yang strukturnya lebih kompleks. Tanpa pengurai, dunia tempat kita tinggal hanya akan dipenuhi oleh tumpukan sampah yang tidak terhitung.

Keseimbangan alam ada dimana-mana, ini bukanlah sesuatu yang jauh dari jangkauan indra atau nalar (otak) manusia. Perhatikanlah sekeliling anda, pastikan bukan hanya diri sendiri yang berdiri di sana tetapi tanaman dan hewan juga hidup liar. Sadarilah bahwa manusia dengan segala aktivitasnya umumnya merusak yang ada di dunia ini lewat aktivitas konsumsi yang dilakukan dari waktu ke waktu. Tanaman adalah satu-satunya yang dapat membangun dan memperbaiki segala yang kita bantai. Memang jaman sekarang manusia juga dapat mempengaruhi disequilibrium alam dengan pengetahuan dan energi (BBM) yang dimilikinya. Bahkan kita pun bisa mengadakan teknologi pemurnian air, pertanian di dalam gedung dan peternakan laboratorium. Namun masalahnya sekarang adalah jika semuanya kita gantungkan terhadap mesin-mesin canggih sampai berapa lama minyak bumi yang tersisa itu bertahan? Sistem yang candu dengan energi hitam (BBM) akan mengkonsumsinya seperti meminum air. Jumlah BBM yang kritis akan mendorong jendral kapitalis untuk melakukan konspirasi manipulasi merebut energi hitam negara lain sedang yang lainnya akan melemahkan warganya sendiri. Semua ini untuk menjaga jumlah penduduk seimbang dengan energi (sumber daya) yang dibutuhkan.

Salam, Alam selalu mencapai keseimbangan,
Bencana alam mendesak terjadinya equilibrium
Arogansi, manipulasi dan ketamakan
dapat mengganggu eguilibrium.
Hiduplah dalam kesetaraan
untuk menjaga equilibrium
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.