Kesehatan

+10 Cara Minum Air Yang Benar, Belajar Dari Yesus Kristus Dan Alam Sekitar Kita

Cara Minum Air Yang Benar, Belajar Dari Yesus Kristus Dan Alam Sekitar Kita

Manusia dengan segala semaraknya berasal dari bumi ini. Sebaik apa pun keadaan kita saat ini, jangan sampai membuat lupa diri bahwa sesungguhnya setiap manusia secara jasmani (fisik) diperanakkan oleh bumi ini (tubuh kita terdiri dari berbagai elemen dunia). Sedang jiwa kita asalnya dari Yang Maha Kuasa. Oleh karena itu, sudah sepantasnya untuk menjaga, memelihara dan merapikan sikap terhadap lingkungan alamiah tempat kita dibesarkan. Dari lingkungan alamiah muncullah berbagai pemeliharaan hidup yang berlangsung terus-menerus selama umat manusia ramah terhadap bumi ini. Salah satu bentuk pemeliharaan tersebut adalah air yang melimpah-limpah untuk diminum yang memberi kesegaran bagi setiap jiwa.

Jangan berpikir bahwa kehidupan kita sehari-hari bisa dibebaskan dari dunia ini, justru tubuh kita sendirilah yang mencerminkan bahwa kita sama dengan bumi ini. Dimana permukaannya terdiri dari lebih kurang 70% perairan maka demikianlah tubuh manusia yang kiri-kira mengandung 70% air. Bahkan bisa kami katakan bahwa manusia itu sendiri merupakan miniatur dari bumi ini, sebab beberapa proses yang berlangsung di dalamnya serupa satu sama lain. Misalnya tanah yang diberi minum lewat peristiwa hujan. Lautan seperti kantung kemih sebagai muara hampir seluruh air di dalam tubuh. Bahkan di dalam tubuh kita pun berlaku siklus perputaran kehidupan sekali pun hal-hal tersebut tidak terjadi secara otomatis (layaknya di seluruh bumi). Melainkan butuh aktivitas yang dilakukan secara terukur dan konsisten.

Pengertian dan sekilas manfaat air

“Air merupakan komponen alamiah yang berperan penting sebagai pelarut utama dan memperlancar siklus metabolisme di dalam tubuh manusia.” Berbagai penyakit akan timbul akibat aktivitas kurang minum. Mulai dari penyakit yang membuat mulut kering, dehidrasi, sariawan, sakit kepala, asam lambung, GERD, tumor, kanker dan penyakit akut mau pun kronis lainnya. Bahkan bisa kami katakan bahwa awal dari semua jenis penyakit adalah kebiasaan kurang minum dengan cara yang adekuat. Saat tubuh mulai kekurangan cairan, proses transportasi berbagai zat dan tahapan detoksifikasi tubuh menjadi terhambat sehingga muncullah berbagai-bagai kelainan di sana-sini.

Air menurut Alkitab

(Yohanes  7:38) Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.”

Air hidup merupakan salah satu dari sekian banyak istilah baru yang diungkapkan oleh Tuhan Yesus Kristus lewat pengajarannya. Seolah Dia mengindikasikan bahwa sesungguhnya ada berbagai-bagai contoh yang kita pelajari dari lingkungan sekitar tentang makna kehidupan. Air hidup dalam hal ini bisa diartikan sebagai kebenaran itu sendiri yang dimulai dari pikiran, perkataan dan perbuatan. Jadi, saat kita percaya kepada Tuhan dan hidup seturut petunjuk firman yang Dia contohkan, niscaya kebenaran itu akan muncul lewat berbagai aktivitas yang kita tekuni baik dalam hal pikiran, perkataan dan perbuatan. [Selengkapnya simak, Air hidup yang melegakan hati]. Intinya,” jika anda meyakini dan melakukan ajaran Tuhan Yesus Kristus dalam hidup ini maka berbagai kebaikan tersebut ada dalam hatimu, tinggal di ekspresikan saja. Sebab ajaran kekristenan yang benar membantu mencerdaskan otak sehingga bijak dalam bersikap, itulah kebahagiaan yang selalu ada.” Bijak dalam hal ini juga bisa dikatakan sebagai sikap yang telah terbiasa dengan rasa sakit, bersahabat dengannya dan akrab pula dengan orang lain yang menyakiti diri ini. Bukankah di dunia ini ada siang dan malam? Demikian juga dalam kehidupan, ada berkat dan penderitaan.

Cara mengonsumsi air putih yang baik dan benar

Sekering-keringnya permukaan tubuh kita, tetap saja membutuhkan kebiasaan minum yang memadai dari waktu ke waktu. Sebab tanpanya kesehatan fisik kita akan terguncang hingga berada diujung tanduk. Sebenarnya, jika kita ingin belajar minum maka sudah ada alam yang menuntun untuk itu. Perhatikan bagaimana tanah meminum hujan, jika jumlahnya terlalu banyak maka akan meluap menjadi banjir bencana. Tetapi saat hujannya santai saja, sedikit-sedikit, pasti akan diserap semua, malahan mendatangkan kebaikan memberi kesuburan bagi tanaman di sekitar. Mulut kita juga sama dengan hidung dimana kapasits hidung untuk bernafas sedikit-sedikit namun tekun. Demikianlah seharusnya dengan aktivitas minum. Berikut selengkapnya, kiat meminum air yang baik dan benar.

  1. Minumlah air minimal dua liter per hari.

    Walau manusia tinggal di daratan tepatnya di lingkungan yang kering secara kasat mata tetapi kita tidak bisa memungkiri kebutuhan akan cairan tubuh yang adalah dominan jumlahnya. Angka dua liter hanyalah standar Anda bisa mengonsumsi air putih lebih dari itu asalkan memperhatikan poin yang ke dua. Asupan cairan 2 L per hari sama dengan 10 gelas (@200 cc) untuk takaran orang dewasa. Sedang untuk Ibu hamil atau menyusui, minimal berjumlah 2,5 Liter per hari.

    Bagaimana cara mengetahui, berapa ukuran gelas kita di rumah? (a) Biasanya saat baru membeli gelas, ukurannya terdapat pada karton atau kemasannya. (b) Ini bisa dilakukan dengan mengambil sampel  yang sudah terstandar oleh perusahaan tertentu. Misalnya saja, botol air mineral, silahkan ukur gelas yang dimiliki di rumah dengan mengamati, mampu menampung sampai berapa kali sehingga anda pun bisa memperoleh gambarannya. (c) Atau bisa juga dengan mengonsumsi cairan sekitar 3-4 botol air mineral kemasan (@ 600 mL). (d) Dapat pula dengan membeli botol/ tempat minuman khusus yang ukuranya telah ditentukan oleh perusahaan pembuatnya (tertera pada teko/ kemasannya saat masih baru dan ada pula yang dicetak langsung pada muknya).

  2. Konsumsi air putih sedikit-sedikit.

    Bila kita memperhatikan kondisi alam sekitar maka akan menemukan bahwa aktivitas minum areal tanah di sekitar, berlangsung secara perlahan-lahan. Itulah yang menyebabkan saat hujan terus turun dengan lebatnya akan terjadi banjir yang menghanyutkan segala sesuatu. sebab kemampuan tanah untuk menyerap cairan kelebihan kapasitas. Tetapi perhatikan tanah di sekitar kita saat hujannya santai saja, tidak lebat juga tidak terlalu pelan. Pastilah semua air akan menyerap ke dalam tanah untuk menutrisinya juga memenuhi kebutuhan pepohonan.

    Sama halnya saat kita mengonsumsi air sekaligus banyak (satu gelas penuh) niscaya manfaatnya tidak terserap oleh dinding lambung dan usus melainkan akan langsung dikirim ke daerah kolon (usus besar). Kebiasaan meminum cairan banyak-banyak, jelas akan melarutkan lalu menghanyutkan nutrisi yang berada di wilayah lambung mau pun usus. Oleh karena itu, “konsumsilah air sedikit-sedikit sebanyak dua sampai tiga teguk sekali minun namun lakukanlah lebih sering hingga jumlahnya minimal dua liter.”

  3. Mengonsumsi air saat makan.

    Fungsi utama cairan adalah melarutkan bahan pangan yang dimakan sehari-hari. Sewaktu kita sedang mengonsumsi sesuatu, cairan bersih bening jernih ini membantu memperkaya ludah sehingga mulut tetap basah saat makan. Memperlancar tekanan dan dorongan makanan saat melalui kerongkongan, membantu dinding organ pencernaan dalam untuk menyerap zat gizi (nutrisi) yang dibutuhkan dan lain sebagainya. Hanya saja, selalu ingat untuk “meminumnya sedikit-sedikit, dua-tiga teguk saja sekali minum.” Volume konsumsinya berada pada takaran satu sampai dua gelas setiap kali makan.

  4. Minum air saat di kantor atau di tempat kerja.

    Mereka yang bekerja sebagai petani/ peladang/ pekebun tidak perlu susah untuk berkemih justru tanah-tanah terbuka meminumnya dengan suka rela. Untuk yang bekerja di kantor, semoga saja fasilitas toilet (WC) memadai sehingga bisa berulang kali melapor. Jika memang posisinya agak jauh, janganlah berlelah, tetap lancarkan aktivitas minum yang benar tersebut.

    Saat berada di tempat kerja, buatlah target sampai berapa banyak minum hari ini. Bila perlu sediakan satu gelas khusus yang ada tutupnya atau botol minuman yang diletakkan tepat di samping lokasi kerja/ meja kerja. Meletakkannya dekat-dekat membantu daya ingat sehingga selalu dilakukan beberapa teguk hanya saja harus lebih sering. Keberhasilan anda ditentukan saat mengecek gelas/ botol tersebut sepulang kerja, “ternyata kosong – target tercapai!”

  5. Mengonsumsi air bagi blogger atau penyuka aktivitas di depan komputer.

    Biasanya, manusia kalau sudah asyik pencet sana-sini, goyang ke sana-ke mari cenderung amnesia terhadap hal-hal penting termasuk mengonsumsi minuman standar yang tawar ini. Padahal dengan berlaku demikian sama saja dengan mengganggu kesehatan hingga memperpendek umur. Oleh karena itu, berupayalah untuk membeli botol minuman sendiri lalu letakkan di samping komputer atau notebook sehingga tidak pikun lagi.

  6. Meminum air saat sedang sakit.

    Saat kita sakit, biasanya ada banyak distorsi yang terjadi di dalam tubuh. Semua itu hanyalah reaksi antisipasi sistem imun agar penyakit tidak berkembang lebih jauh dan merusak. Sebaliknya, kita pun perlu memperlancar keseriusan daya tahan tubuh untuk menyingkirkan penyakit dengan memberinya pelarut terbaik yang bening dan jernih sudah dimasak sebelumnya. Anda harus lebih sering mengonsumsi cairan saat sedang sakit. Tidak apalah kalau terlalu sering ke kamar mandi sekalian olahraga untuk membantu tubuh tetap aktif berkeringat.

    Misalnya lagi, anda sedang keracunan sesuatu, perlu lebih sering meneguk cairan bening bersih tersebut, teguk demi teguk. Sadar atau tidak, toksin sekuat apa pun bisa dilarutkan dan diencerkan oleh air sehingga memudahkan untuk proses pengeluarannya. Bukankah lidah dan indra lainnya bisa mengenali racun kuat itu? Sehingga mustahil ada orang yang meminum racun dosis tinggi secara tidak sengaja, kalau tidak ada niat untuk melukai diri sendiri, merusakkan karya Tuhan dalam hidup ini.

  7. Imbangi air dengan garam.

    Apa hubungan garam dengan air? Saat kita memiliki garam maka kecenderungan untuk minum akan berkurang. Selama kita memiliki garam dapur asli tanpa pengawet yang sehat untuk dikonsumsi maka selama itu minumlah secara rutin air garam manis. Sesungguhnya di dalam air pun terdapat garam hanya saja jumlahnya sangatlah kecil. Itulah mengapa saat tidak mengonsumsi minuman isotonik, konsumsi air putih harus ditingkatkan. Akan tetapi, saat kebutuhan minuman yang ada manis-manisnya selalu tersedia niscaya jumlah cairan berasa tawar bisa dikurangi (2 L atau di bawahnya).

  8. Mengonsumsi cairan dalam perjalanan jauh.

    Saat melakukan perjalanan jauh, tidak perlu mengonsumsi cairan minimal dua liter per hari. Melainkan kita bisa mudik/ pulang kampung/ ke luar daerah dengan meminum air secukupnya saja. Sediakan botol khusus, misalnya yang berisi 600 mL atau 1 L atau bisa juga yang 1,5 L. Minumlah itu teguk demi teguk sehingga lama habisnya dan tidak terlalu sering buang air kecil.

    Anda pun bisa mengolaborasikan minuman dengan menambahkan sedikit garam sehingga berasa ada manis-manisnya. Minuman isotonik ini justru dapat membuat volume air yang diminum lebih kecil namun tubuh tetaplah segar dan sehat.

  9. Tanda kekurangan cairan.

    Biasanya saat kekurangan cairan yang kita rasakan adalah bibir & mulut kering, liur mengental bahkan tidak ada, kerongkongan panas, asam lambung meningkat, mata memerah dan lain sebagainya. Semua gejala dehidrasi ini hanyalah tahap awal saja. Jika anda terus mengalami dehidrasi, tubuh akan menyesuaikan diri. Dehidrasi yang kronis pada satu titik akan membuat jantung lemah sehingga mudah sekali berdebar saat melakukan aktivitas tertentu. Simak juga, Mengapa jantung sayang berdebar-debar?

  10. Berhati-hatilah, ada oknum yang berusaha memfitnah air.

    Harap waspada saja tetapi jangan terlalu berlebihan. Ada beberapa orang yang berusaha memperburuk citra cairan bening nan ajaib ini di mata kita. Pemahaman kita hendak diseret agar mengonsumsinya semakin berkurang bahkan lebih minimalis lagi. Oleh karena itu, kenalilah konspirasi tersebut tetapi jangan takut melainkan tetaplah konsumsi cairan jernih itu seperti biasanya (minimal dua liter per hari hanya diminum sedikit-sedikit saja). Sekali lagi jangan takut, selama air tersebut berasa tawar dan tidak memunculkan hal-hal aneh di lidah, selama itu pula minuman tersebut aman konsumsi. Jalan juga ke mari, Kiat mengenali minuman yang diracun.

  11. Kebiasaan minum justru lebih banyak dan lebih sering dilupakan.

    Karena frasa “sedikit-sedikit” segelintir orang justru menjadi lupa mengonsumsi cairan jernih dinamis yang mampu mengisi segala bentuk ruang apa pun. Mungkin juga kelupaan ini terjadi karena rasanya yang begitu tawar sehingga terabaikan atau terlupakan. Akan tetapi, kebanyakan orang lupa minum karena faktor minimnya aktivitas sehingga kerja otak menurun dan daya ingat pun terjun bebas. Kejadian inilah yang sering sekali menyebabkan penuaan dini, penyakit jantung hingga kematian mendadak.

    Buat pengingat dalam gedget, buat poster besar, buat sesuatu di sekitar tempat tinggal yang mengingatkan kita untuk meminum air. Hal-hal semacam ini dapat turut mengurangi kepikunan sehingga tidak mudah lupa untuk mengonsumsi cairan bening bersih dan jernih tersebut.

Hidung kita menggambarkan mulut kita. Punya hidung selalu bernafas tiap-tiap waktu, jumlahnya sedikit-sedikit tetapi dilakukan dengan tekun terus-menerus. Lagi pula alam menunjukkan ke pada kita bahwa ketika hujan tumpah ruah di atas bumi secara berlebihan maka segala sesuatu akan hanyut, hilang dan hancur. Minum sekaligus lama kelamaan bisa melarutkan berbagai mineral dalam tubuh sehingga menjadi mudah sakit-sakitan (khususnya penyakit tulang dan gigi). Oleh karena itu, jadilah bijak dengan mengonsumsi air sedikit demi sedikit, dua tiga teguk hanya perlu dilakukan lebih sering. Totalnya setiap hari minimal memenuhi kebutuhan cairan sebanyak dua liter untuk orang dewasa. Usir kebiasaan pikun dengan senantiasa beraktivitas positif dari waktu ke waktu. Mulai dari fokus kepada Tuhan dalam doa, firman dan nyanyian pujian. Serta berbaik-baikanlah dengan sesama di sela-sela aktivitas belajar dan bekerja yang digeluti.

Salam, Minumlah sedikit-sedikit,
tetapi tekun dan giat,
agar hidup pun selalu sehat
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.