Kesehatan

Gula Adalah Garam Adalah Karbohidrat Penambah Energi

Gula Adalah Garam Adalah Karbohidrat Penambah Energi

Teka-teki – Aku adalah aktivitas konsumsi serba hemat yang dilakukan untuk mendekati sorga, apakah aku?

Saya adalah butiran kekuatan yang membuat anda tetap aktif, sehat dan cerdas, apakah saya?

Semua manusia konsumtif, kendalikanlah!

Manusia tidak akan pernah bisa melepaskan dirinya dari aktivitas konsumsi. Ada banyak hal di dunia ini yang bisa dibelanjakan dengan beberapa lembar uang yang disedekahkan orang lain. Nilai yang konsumsi terbesar biasanya termuat dalam konsumsi transportasi yang memakan biaya puluhan bahkan ratusan juta. Ada konsumsi barang elektronik yang terdiri dari perangkat mesin berteknologi  tinggi untuk membantu menyelesaikan pekerjaan rumah, perangkat komunikasi dan sebagai hiburan (multimedia). Pula ada yang menjadi kebutuhan akan hiasan penyemarak kulit (fashion) yang biasanya laris-manis di hari-hari besar atau saat pesta berlangsung. Semua barang di atas biasanya hanya dibeli sesekali saja (kalau lagi beruntung) sedang konsumsi yang paling sering adalah makanan dan minuman sehari-hari.

Makan dan minum bagai pedang bermata dua

Aktivitas makan dan minum memang terkesan biasa saja karena tiap-tiap orang yang masih manusiawi selalu melakukannya. Akan tetapi, semua itu dilakukan pada batas-batas tertentu, misalnya minum air putih minimal 2 liter (8-10 gelas) per hari dan makan 3 atau 2 kali sehari saja. Jika melebihi dari batas-batas tersebut, biasanya akan menimbulkan berbagai-bagai macam penyakit di dalam diri sendiri. Penyakit yang paling umum sering disebut sebagai penyakit metabolis akibat gangguan metabolisme tubuh (diabetes, darah tinggi, kolesterol tinggi, asam urat tinggi, arthritis dan lain-lain). Di sisi lain, konsumsi makanan yang kurang adekuat juga dapat menyebabkan darah rendah, sering ngantuk, mudah lelah dan kurang mampu berkonsentrasi hingga gizi buruk. Jadi, tiap-tiap orang harus belajar sendiri menemukan titik keseimbangan konsumsinya agar tidak terlalu berlebihan dan juga tidak terlalu kekurangan.

Berbagai gaya hidup seputar makanan yang ada di sekitar kita

Ada banyak budaya makan dan minum yang populer dalam berbagai kehidupan. Namun yang paling sering kita alami adalah “bersantap bersama keluarga” dimana semuanya diolah dan dimasak sendiri. Sedang ada pula yang disebut dengan “makan di luar rumah” untuk sesekali menikmati beberapa menu di gerai makanan yang menyajikan cita rasa yang tajam dan spesial. Juga ada yang disebut dengan “makan terbang” yaitu mereka yang selalu bersantap di luar karena tidak ada atau tidak cukup waktu untuk memasak makanan sendiri. Tetapi, ada juga beberapa orang yang lebih hemat saat momen bersantap tiba yaitu mereka penyuka aktivitas “berpuasa.” Puasa itu memang baik tetapi berpuasa saat jadwal aktivitas padat jelas tidak baik. Berpuasa timbul karena dorongan iman namun jangan sampai menghambat pekerjaan yang menjadi tanggung jawab masing-masing.

Mari mendekatkan diri dengan sorga

Berpuasa merupakan aktivitas mendekati sorga dimana konsumsi yang dilakukan sungguh serba sedikit. Kami juga dahulu bahkan sekarang pun selalu melakukannya. Ada satu rahasia yang menjadi akar sehingga membuat aktivitas “konsumsi serba hemat” ini tetap awet untuk ditekuni, yaitu garam. Hanya air manis garamlah yang membuat kita bisa terus berpuasa berjam-jam selama berhari-hari, berminggu-minggu hingga bertahun-tahun kemudian. Tanpa natrium manis tersebut, puasa yang kita lakukan hanya akan membuat tubuh terasa lemah, letih, lesu, lelah, loyo dan lunglai. Mereka yang bekerja di bidang kesehatan sering menyebut gejala ini sebagai “darah rendah” atau “kekurangan zat besi” atau kami menyebutnya sebagai “kekurangan energi” atau “kekurangan garam.”

Hentikan berpuasa jika sudah menyebabkan gejala 5L dan mengganggu konsentrasi hingga membuat pekerjaan tidak siap-siap

Jelaslah bahwa hidup tanpa energi hanya akan membuat semangat beraktivitas melemah. Padahal yang namanya aktivitas sangatlah penting untuk membantu kita tetap sadar dan melatih otak tetap cerdas sehingga mampu bersikap sesuai dengan momennya. Puasa tanpa garam adalah kegiatan yang malah membuat pikiran minus sehingga kurang mampu mengerjakan sesuatu yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Berpuasa terus-menerus memang baik adanya bahkan kami sendiri pun turut melakukannya sampai sekarang. Akan tetapi, bila aktivitas ini sudah mulai mengganggu pekerjaan dan merusak konsentrasi sehingga tidak bisa memberi manfaat bagi kehidupan bersama (berkeluarga): sebaiknya mulai batasi puasanya kawan. Makanlah secukupnya saja agar tetap berenergi hari demi hari.

Ada efek samping saat berpuasa tetapi tidak berpuasa sama sekali justru berbahaya

Bagaimana pula jadinya, saat kita berpuasa tetapi tidak ada garam dapur? Mungkin garamnya sudah habis, mungkin belu dibeli, mungkin disembunyikan, mungkin kurang berkualitas, mungkin tidak ada lagi di toko. Apa yang bisa kita lakukan untuk menggantikannya sehingga puasa tetap jalan tanpa 5L, darah rendah, gangguan konsentrasi, rasa ngantuk berlebihan dan rasa dingin yang berlebihan merasuk hingga ke tulang-tulang? Kami pernah mencoba untuk menghilangkan aktivitas puasa lalu makan dengan normal 3 kali sehari. Namun masalahnya malah semakin terdorong untuk mengonsumsi lebih banyak makanan sehingga beresiko menyebabkan diabetes, kolesterol tinggi dan asam urat melunjak. Disinilah terjadi yang namanya ironi yang menyebabkan serba salah. Simaklah kawan, Kegunaan berpuasa.

Saat-saat minim konsumsi tetapi fisik tetap kuat karena sodium prima

Berpuasa memang penting tetapi kalau sampai aktivitas ini membuat fisik lemah, tidak bisa fokus dan pekerjaan terbengkalai: itu tandanya bahwa kebiasaan tersebut sudah tidak sehat lagi. Beruntunglah kita sebagai kaum puasaistis telah dianugerahi garam mineral yang lebih berharga dari emas. Air natrium manis inilah yang bermanfaat jitu untuk membuat aktivitas minim konsumsi terus berjalan selama berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan bahkan sampai bertahun-tahun. Akan tetapi, bagaimana jadinya kalau garam tidak ada lagi, hilang dari peredaran, disembunyikan kapitalis, menjadi mahal harganya dan lain sebagainya? Beruntunglah kita, Tuhan telah menganugerahkan Roh-Nya agar dapat menemukan solusi dari soal-soal kehidupan yang kita alami dari waktu ke waktu.

Air laut adalah sumber energi yang telah disebar merata diseluruh permukaan bumi

Belakangan kami baru menyadari bahwa lautan sebagai pusat energi cair bukanlah suatu spekulasi belaka. Sebab memang di sanalah terdapat kekuatan terbesar yang membuat setiap makhluk hidup di bumi terus aktif cerdas melewati putaran waktu yang melesat kencang. Harap diketahui bahwa energi tersebut telah tersuspensi secara aktif di dalam setiap tubuh makhluk hidup, baik tumbuhan, hewan mau pun manusia. Air hujanlah yang membawa garam ke daratan dalam jumlah besar. Sedang dalam jumlah yang lebih minimalis, senyawa tersebut dibawa oleh uap air yang mengisi kelembaban udara namun terkondensasi saat suhu menurun akibat matahari tenggelam/ hari mulai malam/ gelap gulita menyelimuti kita.

Semua garam adalah makanan dan semua makanan adalah garam

Saat kita mengonsumsi makanan dan minuman apa saja, di sana terdapat sodium. Baik tepung, daging, sayur, buah dan bumbu masak juga berbagai jenis bahan makanan lainnya: selalu mengandung natrium dalam jumlah yang besar. Hanya saja, perpaduan sodium dengan berbagai senyawa lainnya membuat rasa yang diekspresikan oleh masing-masing bahan konsumsi berbeda-beda. Lain rasa buah, daging, sayur, cemilan, air dan lain sebagainya. Semua ini tergantung dari senyawa organik/ anorganik yang berikatan dengan natrium tersebut. Sehingga tidaklah berlebihan jika kita mengatakan dan meyakini bahwa semua garam dapat menyusun bahan makanan dan semua makanan mengandung sodium di dalamnya. Saat mineral ini tidak ada maka kita pun bisa memperolehnya lewat makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari.

Sodium adalah energi adalah karbohidrat yang mana bentuk-bentuknya adalah glukosa dan fruktosa

Bila natrium adalah energi maka bisa dikatakan juga bahwa segala makanan dan minuman yang dikonsumsi turut mengandung energi. Karbohidrat adalah salah satu sumber energi terbaik yang dapat langsung dimanfaatkan oleh sel setelah sebelumnya diolah selama beberapa waktu oleh organ pencernaan makanan. Salah satu bentuk karbohidrat yang paling sederhana adalah glukosa dan fruktosa dimana senyawa tersebut terkandung dalam berbagai jenis gula yang kita konsumsi sehari-hari. Mulai dari gula pasir, tepung, cair dan gula batu. Masih banyak lagi bentuk senyawa ini yang rata-rata dikonsumsi oleh berbagai kalangan diseluruh dunia termasuk kami. Beberapap orang juga lebih suka menggunakannya secara bersamaan dengan bahan tambahan makanan lainnya seperti teh, susu, kopi, buah-buahan dan lain sebagainya. Saksikan juga kawan, Bahan pengganti gula terbaik.

Pengganti garam saat tubuh mulai lemah karena kurang energi

Seperti yang kami katakan pada judul tulisan ini bahwa semua gula adalah natrium dan semua sodium adalah energi yang memberi kekuatan bagi kita untuk tetap aktif menjalani hidup. Tepat saat tidak ada garam di rumah sedang anda rutin berpuasa, apa yang dilakukan untuk membuat tubuh tetap berenergi sehingga konsentrasi terjaga dan pekerjaan pun selesai? Tentu saja solusinya adalah dengan mengonsumsi air gula secukupnya saja agar tubuh tetap hangat saat melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi orang lain, lingkungan sekitar dan juga diri sendiri. Biasanya, kalau gejala tubuh lelah, mudah ngantuk, kurang konsentrasi dan badan terasa dingin muncul: kami langsung mengonsumsi air garam manis. Akan tetapi saat natrium yang dimiliki kurang adekuat, kami mengonsumsi setengah sampai satu sendok gula yang dicampurkan dalam minuman yang dikonsumsi.

Salam, Energi terbesar ada di laut,
Bukankah semuanya itu sifatnya gratis?
Kapitalis berjaya karena cerdik mengolah air laut,
Seharusnya itu dibagi secara adil atau gratis
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.