Kata-Kata Bijak & Motivasi Kehidupan

10 Cara Nafsu Mendekatkan Diri Kepada Tuhan, Ikuti Saja Keinginan Anda Dan Rasakan Akibatnya

Hawa nafsu mendekatkan anda kepada Tuhan saat menyadari betapa banyaknya rasa sakit yang kita tanggung karenanya. Ikuti saja hawa nafsumu kawan….!

Sistem keseimbangan alam adalah cara Tuhan untuk mengendalikan ketamakan umat manusia

Segala sesuatu yang ada di bumi ini harus berada dalam keadaan yang seimbang. Ada banyak hal yang berbeda-beda bentuk dan wujudnya tetapi mereka bekerja sama untuk membuat segala sesuatu tetap hidup. Masing-masing komponen yang ada di dalamnya bermanfaat untuk komponen lainnya. Interaksi yang terjadi antara bagian-bagian yang berbeda justru membuatnya tetap aktif. Sampai sekarang, bumi belum berhenti berputar, justru aktivitas di dalamnya terus meningkat tajam. Sayang, aktivitas manusia yang arogan, manipulatif dan serakah secara tidak langsung enggan untuk mendukung keseimbangan tersebut. Akibatnya, terdapat berbagai anomali ekstrim (dikenal dengan sebutan bencana alam) yang beresiko tinggi merugikan manusia itu sendiri. Pada titik ini, alam hanya berusaha menjaga keseimbangannya yang telah ditetapkan Tuhan sejak dari pertama ia diciptakan.

Semua yang ada dan yang kita miliki ditujukan untuk kemuliaan nama Tuhan

Hal-hal duniawi yang ada di sekitar kita bukanlah ada karena kebetulan. Melainkan semuanya itu telah dipersiapkan Allah dengan sedemikian rupa demi kemuliaan nama-Nya. Entah itu kecil, sedang atau besar, telah dipersiapkan Allah untuk tujuan tertentu. Walau hal itu terkesan baik bahkan buruk sekali pun, semuanya dipakai Tuhan untuk membuat manusia bisa belajar sehingga beroleh damai sejahtera seumur hidupnya. Mungkin awalnya buruk sama sekali tetapi ujungnya membawa kepada kualitas hidup yang lebih baik. Bahkan sering sekali, proses-proses kehidupan menjadi lebih rumit untuk mengasah kepribadian dan kecerdasan manusia itu sendiri menjadi lebih dekat kepada Pencipta-Nya. Karena kita pernah merasakan betapa buruknya hidup sewaktu jauh dari Allah, oleh sebab itulah kita memilih mulai dari saat ini untuk selalu berada di dekat-Nya seumur hidup.

Seleksi setiap hasrat yang meluap dari dalam pikiran

Hawa nafsu adalah anugerah Tuhan. Pada dasarnya tidak ada yang salah dengan hasrat tiap-tiap manusia. Sebab bukan hanya manusia saja yang memiliki keinginan melainkan hewan-hewan juga memilikinya menurut porsinya masing-masing. Hanya saja, nafsu binatang sifatnya standar saja karena tidak jauh-jauh dari apa yang dibutuhkannya sehari-hari. Lain halnya dengan yang dimiliki oleh manusia yang terkadang melampaui batas-batas kewajaran. Biasanya, semakin tinggi tingkat kecerdasan seseorang, makin tinggi pula kerumitan seputar keinginannya. Oleh karena itu, mulai dari sekarang, kenalilah keinginan anda lalu pilah-pilahlah dimana yang dibutuhkan, apa yang paling penting dan apa yang sedang mendesak. Orang yang tidak bisa mengendalikan keinginannya akan terjatuh olehnya.

Bernafsulah pada hal-hal baik

Hawa nafsu juga bermanfaat bukan hanya bagi diri sendiri melainkan juga bagi orang lain. Ada kerinduan (alias hasrat alias hawa nafsu) untuk berbuat baik kepada sesama.  Melayani orang lain adalah pengorbanan yang upahnya kekal di sorga bila dilakukan dengan penuh ketulusan (tidak mengharap balasan atau meminta imbalan). Jadi, pada dasarnya, nafsu manusia bisa menjadi baik adanya, hanya saja semuanya itu tergantung dari pengalaman hidup dan pengendalian diri yang dilakukan tiap-tiap orang. Mereka yang sudah dewasa, mampu memahami diri sendiri dan mengenal/ pernah mencicipi akibat nyata dari hasrat lebay-sesat, akan lebih dimampukan untuk menahan diri dari keinginan yang buruk. Biasanya, semakin tinggi umur seseorang maka makin tinggi pula kemampuannya untuk mengendalikan diri. Bahkan bisa dikatakan bahwa panjang pendeknya umur seseorang dipengaruhi oleh kemampuan mengendalikan diri.

Beberapa nafsu tidak bisa diwujudkan tetapi bisa disenikan

Ada berbagai inspirasi yang muncul di dalam pikiran manusia, entah itu bisa diwujudkan atau tidak. Tetapi, menurut pengalaman sendiri, jauh lebih banyak hal-hal yang tiba-tiba muncul dan terlalu tinggi di dalam otak ini. Sadarilah bahwa di dalam pikiran kita ada kebaikan dan kejahatan, juga ada kenyataan dan imajinasi: layaknya internet, semua ada di sana. Anda harus pintar-pintar memilah mana yang baik untuk diterapkan dan mana pula yang hanya merupakan bunga-bunga imajinasi untuk mewarnai hari-hari. Keinginan yang menurut pemahaman anda tidak realistis, lupakan saja atau gubahlah itu menjadi sebuah karya seni. Dalam berkarya, kita bebas menuliskan/ melukiskan apa saja asalkan urutan kejadiannya logis dan maknanya tidak bertentangan dengan kebenaran hakiki.

Pengertian

Pemahaman yang benar tentang realitas kehidupan merupakan awal untuk mengarahkan hidup pada kebenaran. (1) Realitas pertama, semua manusia punya keinginan yang berpotensi besar menjadi sesat dan berlebihan. (2) Kenyataaan kedua, sumber daya yang tersedia terbatas adanya. (3) Realitas ketiga, masing-masing orang harus bersaing untuk memenuhi keinginannya yang tinggi besar. Pada akhirnya, ada banyak pihak yang tersakiti hatinya karena kecewa, apa yang dinanti-nantikannya ternyata tidak kunjung terwujud. Pada saat seperti inilah manusia berada pada titik nadir kehidupan yang cenderung membuatnya stres. Dia bisa saja melakukan pelarian lalu berakhir di rumah sakit. Atau dia bisa belajar kuat, memasrahkan hidup kepada Tuhan dan memulai hidup baru yang apa adanya saja.

Rasa kecewa akibat tingginya hawa nafsu dapat membuat seseorang mencari pelarian duniawi. Misalnya makan-makan, merokok, minum minuman keras, narkoba dan seks bebas. Termasuk dalam hal ini adalah dengan marah-marah kepada pihak yang merugikan anda. Atau anda bisa membawanya di hadapan Tuhan dalam doa-doa yang penuh rasa syukur. Sebab seburuk-buruknya kekecewaan pastilah ada manfaatnya. Dari kejadian ini, mulai belajar untuk mengendalikan keinginan, tidak perlu menginginkan hal-hal yang terlalu tinggi (arogan) dan jelas-jalas tidak bisa dicapai, itulah yang namanya realistis.

Nafsu membuat manusia mendekat kepada Tuhan adalah dampak positif dari keinginan yang membuat manusia semakin mendekat (setia & taat) kepada Allah karena menyadari betapa hampanya hati dan menderitanya hidup akibat digantungkan pada materi dan kemuliaan duniawi.

Defenisi
Cara Hawa Nafsu Mendekatkan Kita Kepada Tuhan, Ikuti Saja Keinginan Anda Dan Rasakan Akibatnya

Cara hawa nafsu membuat kita dekat kepada Tuhan

Amatilah kehidupan hewan-hewan di padang belantara nan hijau dan luas. Keinginan mereka sederhana pada apa yang dibutuhkannya saja. Mereka tidak menimbun secara berlebihan tetapi Tuhan yang selalu menyediakan jalan untuk memenuhinya. Amatilah tanaman yang tumbuh dipekarangan dalam kesederhanaannya, Tuhanlah yang menganugerahkan keindahan dalam setiap kuncupnya. Mereka spesial, masing-masing memiliki keunikannya sendiri, itulah yang membuatnya enak dipandang mata. Akan tetapi, perhatikan kehidupan kita dan bagaimana setiap manusia berusaha luar biasa membuktikan kegemilangannya lewat pencapaian harta yang besar dan jabatan yang tinggi. Padahal, segala pencapaian tersebut sia-sia belaka dan akan lenyap dalam waktu yang tidak akan lama lagi.

Berikut akan kami sampaikan beberapa pola tentang proses kehidupan ketika hawa nafsu malah membuat kita semakin dekat kepada Tuhan.

1. Dengarkan kata hati anda.

Sumber keinginan adalah hati. Sedang inspirasi tentang suatu nafsu bisa muncul dari luar diri sendiri lewat hasil pengamatan yang dilakukan indra terhadap lingkungan sekitar. Mungkin anda terinspirasi dari orang terdekat di dalam keluarga, media tertentu, rekan-rekan, pemimpin/ motivator/ pembicara seminar dan lain sebagainya. Bisa juga, inspirasi tersebut tiba-tiba meluap dari dalam hati tanpa dipengaruhi oleh apa pun. Semuanya itu adalah anugarah sekaligus cobaan untuk menguji kehidupan kita.

Dalam beberapa situasi, kita diharuskan untuk memilih antara menginginkan ini atau itu. Sebab semua sama-sama baik, sama-sama ada sisi positif negatifnya. Pada waktu seperti inilah, kita memohonkan petunjuk Tuhan agar dimampukan untuk menentukan minat pada sesuatu yang bernilai baik sesui dengan bakat dan panggilan jiwa. Pilihan yang banyak semacam ini sering sekali terjadi saat kita hendak masuk sekolah, mesuk perguruan tinggi dan hendak bekerja di bidang apa/ pada perusahaan mana. Kebijaksanaan dari Tuhan bisa saja jatuh pada pilihan yang di dukung oleh orang tua, pilihan terbanyak atau karena alasan khusus lainnya.

2. Bandingkan dengan standar kehidupan.

Proses membanding-bandingkan ini sangat penting untuk menyaring setiap ide-ide yang muncul dalam pikiran masing-masing. Silahkan seleksi setiap inspirasi yang timbul di dalam hati, mana yang baik dan buruknya lalu bandingkan dengan standar kehidupan yang dimiliki. Pastikanlah apa yang diingini tidak bertentangan dengan kebenaran sehingga hati pun lega membawa beban itu. Menginginkan dosa sama artinya dengan membawa ketakutan di dalam kantong baju yang membuat anda mengalami kegentaran. Padahal tidak ada seorang pun di sekitar yang sedang menakutimu. Dengan membawa-bawa firman dalam setiap penilaian anda, secara tidak langsung hal tersebut mendekatkan kita kepada Tuhan.

3. Buat keinginan, kibarkan cita-cita dan lebarkan harapan.

Ada banyak keinginan yang bertebaran di dunia ini. Ambil satu, kantongi lalu bawalah dalam doa-doa anda. Ambillah apa yang menurut anda menarik dan sesuai untuk diri sendiri. Saat anak anda mulai mengungkapkan, “ini cita-cita saya!” Biarkan sajalah dia. Lama kelamaan dia pun akan dimampukan untuk menyesuaikan diri. Silahkan ukir mimpimu setinggi bintang di langit tetapi jangan sampai menggunakannya sebagai alat kesombongan untuk membanggakan diri. Sebab jatuhnya keras ambruk semuanya ketika hal tersebut tidak jadi-jadi.

4. Berharap kepada Tuhan tetapi tidak memikirkan itu-itu saja.

Apa pun cita-cita anda dimasa depan, silahkan ganggam itu baik-bagi di dalam hati sendiri. Tidak perlu mengungkapkannya kepada siapa pun sebab itu hanyalah mimpi yang tidak berdasar. Hindari kebiasaan memfokuskan pikiran kepada keinginan yang belum tercapai. Terus-menerus membahas sesuatu yang belum terjadi lalu menjadi senang karenanya seperti berjalan dalam kehampaan. Adalah lebih baik jika anda memuji-muji Tuhan di dalam hati, pujilah kebesarannya karena alam yang dianugerahkannya luar biasa menopang kehidupan umat manusia. Niscaya aktivitas ini akan menimbulkan sukacita dan kebahagiaan sepanjang waktu.

5. Berusaha membuat rencana dan berjuang melakukannya.

Dimana ada keinginan di situ ada usaha. Silahkan buatlah strategi kecil untuk mewujudkan hal tersebut. Susun perencanaan yang masuk akal dan mampu anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Berusahalah semaksimal mungkin untuk mencapai setiap target yang telah ditetapkan. Jalinlah hubungan baik dengan banyak orang untuk memudahkan terwujudnya setiap tahapan/ jenjang rencana tersebut. Akan tetapi, hindari cara-cara kotor yang cenderung menghalalkan segala sesuatu. Melainkan tetaplah pegang standar kehidupan anda dalam setiap perjuangan yang digalakkan sehingga hati tetap tenteram (tenang) menjalaninya. Akan tetapi, di atas semuanya itu, dahulukanlah untuk mencari dan melakukan pelayanan untuk kemuliaan nama Tuhan.

Pada tahapan ini, kita malah perlu mendekatkan diri kepada Tuhan agar setiap strategi yang di susun dapat mencapai tujuan yang baik. Bukankah dengan demikian hawa nafsu yang dimiliki secara tidak langsung mengharuskan kita untuk hidup sebenar-benarnya di jalan Tuhan?

6. Banyak pihak yang bersaing untuk menjadi terbaik.

Harap selalu menyadarinya, bahwa dimana terdapat posisi tinggi maka ke sanalah manusia berkerumun. Ada banyak orang yang sedang berjuang sama seperti anda, seorang percaya yang taat dan setia kepada Tuhannya. Semua ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan yang akan dan sedang berlangsung. Terlebih ketika posisi yang ditawarkan (hadiahnya) merupakan hal-hal yang bernilai tinggi. Orang tertentu bisa saja melegalkan segala cara agar harapannya terwujud. Tetapi kita, kedepankanlah kejujuran dalam segala usaha agar apa pun hasilnya selalu ada sukacita. Untuk apa pula menang dengan cara curang yang hanya menimbulkan rasa bersalah dan kegelisahan?

Maklumlah dengan berbagai tekanan yang mengiringi persaingan tersebut. Tidak perlu over aktif bisa jadi menyimpang sana-sini. Tingginya gejolak yang terjadi setimpal dengan besarnya hadiah yang diberikan. Jika mau tekanannya standar, setarakan saja dan tegakkanlah keadilan sosial.

7. Sumber daya yang dimiliki terbatas.

Harap selalu dipahami bahwa sumber daya yang tersedia jelas terbatas. Memang benar bahwa kekayaan alam cukup untuk memenuhi kebutuhan semua orang di dalam kesederhanaan. Akan tetapi, ketika sistem hendak meninggikan beberapa orang dengan mega power di atas rata-rata, niscaya hak-hak orang lain akan diserobot secara diam-diam demi kekayaan dan kemuliaan oknum tertentu saja. Harta yang deras membuatnya bebas mengonsumsi: membeli dan membangun apa saja. Sadar atau tidak, bangunan mewah yang dipakai sendiri itulah yang menelan banyak sumber daya. Keterbatasan ini membuat orang saling berebut satu-sama lain bahkan bertengkar habis-habisan melewati batas-batas kepatutan, semata-mata demi kefanaan belaka.

Bisa dikatakan bahwa keterbatasan sumber daya adalah musuh alami dari hawa nafsu manusia. Seandainya potensi kekayaan duniawi ini tidak terbatas dan kita bisa bereksplorasi hingga ke luar angkasa, bisa dipastikan bahwa keserakahan umat manusia semakin menjadi-jadi. Akan tetapi, itulah kebijaksanaan Tuhan, dia menciptakan alam semesta seimbang termasuk bumi memiliki ekosistem yang berimbang. Ketika manusia di dalamnya mulai hidup serakah maka alam akan bertindak untuk membersihkan hasrat yang berlebihan di atas bumi ini (bencana alam dan bencana kemanusiaan).

Kata-kata bijak

8. Bagaimana hasilnya setelah beberapa waktu, berhasil atau tidak?

Bandingkanlah setiap tahapan perencanaan yang telah dilakukan. Apa semuanya sudah sesuai dengan yang direncanakan? Harap dipahami bahwa kehidupan senantiasa bergulir dari waktu ke waktu. Tetapi perubahan itu lambat pada kelas cita-cita jangka panjang. Itulah sebabnya, kita tidak perlu fokus kepada cita-cita sebab progresnya hampir tidak teramati dalam setiap hari-hari yang dilalui. Panjangnya proses yang dibutuhkan untuk mencapai sesuatu bisa membuat kita bosan sendiri. Sekali lagi kami tegaskan, jangan fokus dengan mimpi anda melainkan fokuslah pada hal-hal positif yaitu fokus kepada Tuhan, fokus pada pelajaran menurut minat dan fokus pada pekerjaan sesuai potensi.

Untuk keinginan berkelas cepat yang dapat diwujudkan segera, kita bisa langsung merasakan hasilnya, bersyukurlah atas semuanya. Entah itu baik atau buruk, apakah ada kerugian yang ditimbulkan atau tidak, seberapa besar manfaatnya dalam kehidupan kita? Anda bisa menilai langsung ketika suatu hawa nafsu telah terwujud sedang akibatnya pun akan dirasakan saat itu juga. Bukankah semuanya ini turut membuktikan apakah keinginan tersebut bisa dilanjutkan/ diteruskan atau perlu segera dibatasi bahkan dihentikan sama sekali? Nilailah sendiri berdasarkan efek samping yang ditimbulkannya (gangguan perasaan (kuatir), gangguan kosentrasi (gelisah) dan kerugian lainnya)

9. Rasakan kekecewaan karena semuanya itu.

Bagi anda yang mencicipi hasil yang buruk dimana keinginan yang dinantikan tidak kunjung terwujud dan harapan yang dinaikkan justru semakin menjauh. Pastilah rasa kecewa yang anda cicipi menyayat hati. Sayatan kecil-kecil itu akan semakin menyakitkan terlebih ketika sempat diumbar kepada sesama dengan sedikit berlagak sombong. Ini akan menjadi pelajaran yang berharga bagi kita untuk meniti masa depan yang lebih baik. Agar tidak lagi terlalu berani mengumbar mimpi-mimpi tanpa tulang punggung yang hanya beresiko mempermalukan diri sendiri.

Pada tahapan ini, seseorang bisa saja mencari-cari pelarian untuk melampiaskan sakit hatinya. Cara kotornya dengan mengonsumsi rokok, minuman keras, narkoba, seks bebas dan lain sebagainya. Ada juga yang saking kesalnya melakukan kekerasa verbal kepada pihak tertentu. Bahkan bisa saja kekerasan fisik terjadi semata-mata demi melampiaskan amarah yang penuh kecewa.

Tidak cukup sampai di situ saja, celaan yang bisa saja muncul adalah dari orang lain di sekitar kita. Mereka bisa saja menyindir atau mengejek dengan cara halus sampai ekstrim. Pada situasi penuh hinaan semacam ini, orang yang kurang cerdas akan membalas cela dengan mencela balik. Tetapi, mereka yang bijak akan ikhlas mendengarkannya, menerima apa adanya dan tetap berbuat baik kepada siapa pun juga (termasuk dengan para pencela). Berbuat baik kepada musuh sama artinya dengan membuktikan bahwa kita tidak terpengaruh dengan sisi negatif yang dengan sengaja ditimbulkannya.

Kecewa itu tidak selamanya buruk. Mungkin ini sebagai suatu pertanda dan awal bagi anda untuk memahami bahwa semakin tertawan hati pada hal-hal duniawi maka semakin tinggi potensi kekecewaan yang ditimbulkannya. Simak pula, Kata-kata motivasi saat dikecewakan.

Kata-kata bijak

10. Tetapkan hati hanya untuk mengejar kebenaran saja dan ikhlas meresponi hal-hal duniawi.

Di sisi lain anda dapat mengarahkan besarnya kekecewaan ini untuk menjernihkan pikiran dari berbagai-bagai hal duniawi. Tepat saat hati merasakan betapa sakitnya beban kekecewaan akibat menginginkan hal-hal duniawi. Kesadaran semacam ini dapat anda pakai untuk melepas hawa nafsu duniawi lainnya di dalam hati. Kita sadar betul bahwa semakin memforsir kehidupan kepada materi dan kemuliaan, makin rapuh dan mudahnya hati tersakiti. Karena tidak mau lagi disakiti oleh perkara-perkara duniawi maka kita pun memilih untuk hidup apa andanya saja lalu mengejar kebenaran hakiki sebagai sesuatu

Orang yang sudah pernah kecewa besar karena mendoakan hal-hal duniawi yang arogan cenderung menghentikan doa-doanya tentang kemuliaan dan kekayaan yang luar biasa. Selalu ingin hidup lebih unggul dari orang lain justru membuat iman kita terpancung. Sebab kebesaran harta dan nama tenar menjadi sesuatu yang terus menerus kita bahas (terlalu fokus terhadap hal tersebut) sehingga Tuhan pun terlupakan. Padahal dengan melupakan Yang Maha Mulia sama saja menawan hari-hari di dalam kejahatan.

Kata-kata bijak

Sisi hawa nafsu yang membuat kita dekat kepada Tuhan

Keinginan itu bisa datang darimana saja. Jikalau anda mampu mengenalinya maka bisa membedakan dimana yang baiknya dan mana pula yang buruknya. Kemampuan membedakan ini biasanya mengalami hambatan sebab apa yang kita kehendaki belum diatur dalam Kitab Suci. Misalnya saja saat memilik sekolah dimana, kampus apa, tempat kerja bagaimana dan lain sebagainya. Hal-hal yang belum di atur semacam ini pada dasarnya tidak salah tetapi tentang pilihan terbaik, semuanya tergantung dari panggilan jiwa masing-masing orang. Dari awal timbulnya suatu hasrat, kita sudah mulai mendekatkan diri kepada Tuhan, Mengapa demikian? Karena setiap sikap yang diekspresikan

  1. Saat memilih.
  2. Sewaktu membuat perencanaan
  3. Sewaktu bergiat mengusahakannya .
  4. Ketika yang dinginkan telah terwujud
  5. Saat kecewa karena tidak tercapai.
  6. Tetap bertahan walau banyak ejekan.
  7. Memutuskan untuk hidup seikhlas-ikhlasnya dan meniadakan keinginan yang arogan.

Mengapa manusia menginginkan yang besar-besar, yang tinggi-tinggi dan yang banyak-banyak? Karena mereka ingin seperti orang-orang duniawi yang digemarinya (diidolakannya). Coba saja kita mengidolakan Tuhan Yesus Kristus, manusia yang sederhana, tidak suka menimbun harta bahkan matinya pun tanpa kekayaan materi. Niscaya, kehidupan mesias menjadi dorongan/ motivasi terbesar dalam diri kita untuk menjauhi hawa nafsu yang arogan.Terlebih lagi ketika kita sudah pernah merasakan betapa kecewa, gelisah dan malunya hati akibat menginginkan hal-hal yang terlalu berada di luar jangkauan tersebut. Semuanya itu membuat kita kapok sehingga membuat kita mengubah haluan mengikuti jalan-jalan kebenaran yang penuh sukacita walau sangat sederhana.

Kata-kata bijak motivasi kehidupan

Rasakan kekecewaan yang ditimbulkan orang lain. Cicipi sakitnya hati karena sistem yang berjenjang-jenjang. Kecapi betapa sulitnya hidup di tengah bayang-bayang dan himpitan multi kapitalisme. Jangan tahan-tahan dirimu untuk bersedih lalu mulai belajarlah dari pengalaman untuk hidup yang lebih baik menjadi sosialis sejati. Seorang sosialis sejati tetap hidup seperti manusia biasa lainnya namun mengedepankan keikhlasan dan kesederhanaan. Termasuk dalam hal ini adalah meninggalkan hasrat yang selalu “ingin mengungguli orang lain.”

Kata-kata bijak

Kesimpulan

Hawa nafsu, ikuti saja. Rasakan gairah sesaat yang ditimbulkannya dan cicipi penderitaan (luka hati dan kerugian) yang disebabkannya: itulah pengalaman hidup. Sehingga di waktu-waktu yang akan datang, lebih waspada lagi saat mengingini sesuatu perlu dipertimbangkan matang-matang. Berupaya untuk menghindari potensi/ peluang hasrat yang sama di masa depan. Oleh karena itu, jangan larang orang lain untuk mengingini sesuatu yang bernilai tinggi dan besar. Biarkan sajalah dia dalam nafsunya yang arogan. Kelak pada suatu masa, dia pun akan mencicipi betapa hampanya hidup dan kecewanya hati saat berupaya mencapai puncak arogansi. Sehingga di waktu berikutnya, hidup lebih ikhlas, sederhana dan mendedikasikan setiap waktu untuk menempuh jalan-jalan kebenaran.

Salam, Keinginan membuat hati dekat Tuhan,
Ikuti saja hawa nafsumu yang arogan,
Semakin keras jatuhmu karenanya,
makin bulat tekad mengikut jalan-Nya
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.