Kepribadian

+10 Berkat Tuhan Selalu Ada, Tidak Pernah Mengecewakan Manusia

Pandanglah sekelilingmu dengan rendah hati maka engkau akan menemukan dan menikmati betapa luar biasanya berkat Tuhan itu. Selalu baru setiap hari.

Bisa kedagingan menyombongkan hati atau malah mendewasakan

Pembawaan tiap-tiap orang, pada dasarnya sombong. Suatu sifat yang terpendam di dalam diri sendiri dan menyusupi tiap daging terkecil sekali pun. Selama tubuh jasmaniah kita tersusun atas materi dari bumi ini maka selama itulah kehidupan akan terus tergoda oleh perbuatan daging. Orang yang terlena oleh rayuan mautnya akan jatuh tergelincir, entah itu perlahan-lahan atau dengan segera. Akan tetapi, mereka yang rela berkorban dengan ikhlas dan rendah hati akan menginjak bisa beracun kedagingan sehingga tidak berefek/ berdampak luas menyebar dalam kehidupannya. Sengatan itu bukan lagi melemahkan orang percaya tetapi semakin memperkuat imannya kepada Tuhan dan makin tabah juga bijak menjalani hari

Hidup semakin parah difokuskan pada hal-hal negatif

Sengatan kedagingan turut pula mengaburkan mata hati sampai terasa berkunang-kunang. Akibatnya, hal-hal baik yang terjadi di sekitar kita tidak lagi dianggap layak, malah akan timbul kesan menyepelekan hingga ditanggapi dengan sikap acuh tak acuh. Sikap yang abai seperti ini masih lumayan namun yang lebih parahnya lagi adalah sikap yang suka berprasangka buruk. Artinya, kebaikan yang terjadi dalam hidup malah dijadikan alasan untuk menuduh orang lain dengan berbagai dugaan yang tidak berdasar. Saat tanggapan kita semakin menjadi-jadi terhadap sesuatu, itu sama saja dengan mengundang gelombang masalah yang lebih besar. Oleh karena itu, daripada memenuhi pikiran dengan suudzon, lebih baik menghabiskannya dengan memuji Tuhan, mempelajari sesuatu dan mengerjakan sesuatu sesuai bakat secra tekun.

Sadari berkat Tuhan selalu baru

Percayalah dalam setiap hal yang terjadi di dalam hidup ini, tidak pernah lepas dari campur tangan Tuhan. Baik saat duduk, berbaring, berdiri dan dalam berbagai aktivitas lainnya, Tuhan selalu menyertai. Hanya, mungkin saja mata hati kita terhalang oleh dosa yang kita lakukan sendiri. Suatu kesalahan yang tidak disadari namun selalu dilakukan. Bukan Tuhan yang tidak menyertai tetapi mata batin kitalah yang berkunang-kunang sehingga tidak menyadari penyertaan-Nya yang kuat dan membawa keselamatan. Limpahan berkat yang dianugerahkan-Nya dari generasi sebelumnya sampai generasi berikutnya dan dari zaman ke zaman telah membuat keadaan kita seberuntung ini.

Alasan Tuhan tidak pernah mengecewakan manusia

Saat sesama manusia membuat janji bahkan sekali pun itu adalah orang terdekat di dalam keluarga sendiri, tetap saja ada resiko tidak ditepati. Janji yang tidak tepatinilah yang menyakiti hati, menimbulkan kekecewaan. Memang sedih rasanya dikecewakan tetapi bersabarlah menunggu, ikhlaskan semuanya dan hadapilah dengan rendah hati. Alhasil akan terbukti nyata bahwa Tuhan akan menganugerahkan kepada kita kekebalan emosional yang mumpuni sehingga menjadi terbiasa. Sekali pun rasa kecewa itu datang dari mana-mana, tetap bisa ditanggapi dengan santai bahkan sanggup beramah tamah dengan para lawan kita.

Lain halnya dengan Tuhan yang selalu ada untuk kita dan tidak pernah menimbulkan kekecewaan sekecil apa pun. Sayang, yang sering sekali terjadi adalah kita terlalu menganggap kecil berbagai hal yang berlangsung di sekitar. Mungkin karena kurang memperhatikan atau karena kitalah yang terlalu sombong sehingga terkesan sepele terhadap hal-hal kecil tersebut. Padahal, bila dipikirkan secara berulang-ulang, hal tersebut bisa jadi sebagai sebuah solusi dari masalah yang kerap kita hadapi. Oleh karena itu, pekalah terhadap anugerah Tuhan yang kadang timbul tanpa disadari sebelumnya. Belajarlah untuk mensyukuri berbagai anugerah yang diterima, entah itu kecil atau besar: Itulah kebahagiaan hati dari waktu ke waktu.

Tuhan selalu ada untuk kita dan tidak pernah menimbulkan kekecewaan sekecil apa pun. Sayang, yang sering terjadi adalah kita menganggap terlalu kecil banyak hal yang berlangsung di sekitar.

Kata-kata bijak
Berkat Tuhan Selalu Ada, Tidak Pernah Mengecewakan Manusia

Bukti bahwa berkat Tuhan selalu baru setiap saat

Berkat Tuhan selalu baru adalah anugerah Allah yang selalu ada dari waktu ke waktu dimana selalu diperbaharui dan tidak ada habisnya.

Defenisi

 Selalu terjadi bahwa firman Tuhan “ya dan amin.” Apakah anda selalu meyakini hal ini? Janji yang dihaturkan Tuhan bukanlah sebatas kata-kata kosong yang tidak berbobot melainkan terkandung makna kenamaan di dalamnya. Hanya saja, baiklah kita tidak terpesona dengan berbagai tawaran duniawi lalu dengan sekonyong-konyong mengatur Tuhan soal “bagaimana Dia seharusnya memberkati dan berkat seperti apa yang seharusnya anda peroleh? Kita hanyalah ciptaan yang tak berdaya saja. Yang selalu berupaya memasrahkan hidup kepada Sang Pencipta. Berikut akan kami hubung-hubungkan beberapa berkat rohani yang sering dianggap sepele namun ada hubungannya dengan janji yang pernah terucap dalam firman-Nya.

1. Berkat kekuasaan di awal penciptaan.

(Kejadian  1:28) Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranak cuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”

Sumber: Alkitab

Kadang orang tidak menyadari bahwa dirinya telah, sedang dan akan terus merasakan berkat Tuhan yang diucapkan sejak dari manusia pertama dijadikan. Bukan karena mereka tidak memahaminya tetapi karena manusia tersebut selalu berpikir (berangan-angan) untuk mencapai level kekuasaan yang lebih hebat lagi. Tidak puas dirinya dengan hanya berkuasa atas ikan, burung dan binatang lainnya. Dia ingin lebih dengan berkuasa atas sesama spesiesnya sendiri. Padahal dengan berlaku demikian, hidupnya tidak lagi mampu mengasihi sesama seperti diri sendiri.

2. Umur panjang dan negeri yang berlimpah susu juga madunya.

(Ulangan 11:9) dan supaya lanjut umurmu di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepada mereka dan kepada keturunan mereka, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.

Sumber: Alkitab

Berkat yang satu ini pun sudah terbukti kebenarannya. Tidak ada yang diragukan dari firman Tuhan asalkan kita telah mengetahui apa yang menjadi rahasia kehidupan. Kita berumur panjang di bumi bukan karena memiliki kekuatan super melainkan karena kita telah menemukan obat segala penyakit yang diderita manusia. Sehingga tidak ada lagi meninggal orang yang umurnya masih setengah baya. Sebab Allah telah menganugerahkan dua solusi ajaib untuk kesehatan yaitu garam dan air. Mengonsumsi natrium dalam kadar manis isotonik dan selalu meminum air minimal dua liter per hari, sedikit-sedikit tetapi tekun merupakan solusi kesehatan yang ajaib.

Hal berikutnya yang tidak kalah pentingnya untuk memiliki umur panjang adalah senantiasa fokus kepada Tuhan di segala waktu. Kemudian selalu membicarakan, membahas dan mengajarkan firman di dalam keluarga masing-masing. Bahkan menuliskannya di dinding rumah kita dan di pintu gerbang kota kita. Sebab aktivitas semacam ini membantu memori kita tetap terang. Orang yang selalu membahas-bahas kebenaran dalam hati memiliki daya ingat tajam. Mereka tidak mudah melupakan berbagai hal penting selama hidup di dunia ini. Seperti ada tertulis.

(Ulangan 11:18-20) Tetapi kamu harus menaruh perkataanku ini dalam hatimu dan dalam jiwamu; kamu harus mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu. Kamu harus mengajarkannya kepada anak-anakmu dengan membicarakannya, apabila engkau duduk di rumahmu dan apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun; engkau harus menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu,

Sumber: Alkitab

Sedang hal lainnya yang terbilang kecil-kecil namun ternyata sangat bermanfaat untuk menyehatkan adalah pembuatan madu tanpa merawat lebah dan susu tanpa memelihara sapi atau kambing. Madu dibuat dengan cara mencampurkan gula dengan garam dalam segelas air. Sedangkan susu dibuat dengan cara mencampurkan santan kelapa, gula dan garam dalam segelas air putih.

3. Mengangkat nama bangsa kita.

(Ulangan 28:1) “Jika engkau baik-baik mendengarkansuara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa dibumi.

Sumber: Alkitab

Haruskah kita memerangi bangsa lain agar Indonesia bisa terangkat namanya di antara segala bangsa di bumi? Visi tentang menjadi penguasa di antara bangsa-bangsa lain terlalu besar dan terlalu berbahaya untuk kita tanggung. Lagi pula berkat Tuhan tidak bermaksud demikian melainkan maksudnya adalah bahwa bangsa kita dikenal oleh bangsa lain karena kita pun setia mengikut jalan Tuhan. Popularitas Indonesia sudah cukup terangkat di antara segala bangsa, bukan karena kekuasaan dan kekuatannya tetapi karena kita pun patuh dan taat terhadap firman Tuhan. Silahkan ketik kata “Indonesia” di Google.Com maka akan diketahui ada berapa juta konten yang terdapat kata tersebut, demikianlah angka popularitas bangsa kita.

4. Beroleh berkat dimanapun kita berada.

(Ulangan 28:3) Diberkatilah engkau di kota dan diberkatilah engkau di ladang.

Sumber: Alkitab

Kami terlebih dahulu bertanya, “apakah anda selalu merasakan berkat-berkat Tuhan dimana pun berada?” Janganlah berpikir dulu tentang berkah yang besar dan banyak tetapi mulailah sadari bahwa udara yang kita hirup pun merupakan anugerah Allah. Bagaimana jadinya tempat yang kita kunjungi saat tidak ada lagi udara yang segar dan sejuk? Rasanya pasti menyesakkan. Oleh karena itu, mulai saat ini pantaslah kita bersukacita karena telah diberikan kesegaran dan kesejukan yang tak ternilai harganya namun gratis seumur hidup.

Berkah yang dari Allah juga dapat kita lihat dari orang-orang di sekitar yang menanggapi kehadiran kita secara positif. Kemana pun kita pergi selalu ada orang yang siap membantu kalau-kalau ada yang mau ditanyakan atau dicari tahu. Karunia kehidupan sosial yang aman dan damai memang sepertinya recehan namun nyatanya sangat bermanfat untuk menunjang kehidupan.

5. Semua yang ada pada kita berkembang.

(Ulangan 28:4) Diberkatilah buah kandunganmu, hasil bumimu dan hasil ternakmu, yakni anak lembu sapimu dan kandungan kambing dombamu.

Sumber: Alkitab

Bagi yang sudah berkeluarga, lama kelamaan akan merasakan penambahan jumlah anggota karena anak-anak lahir, menikah, memiliki cucu, cicit dan lain sebagainya. Sedang tanaman yang kita pelihara pun berkembang. Jangankan tanaman yang dipelihara, rumput yang dibiarkan hidup di pekarangan pun akan terus tumbuh tanpa butuh perhatian kita melainkan berkat Allahlah yang mewujudkan semuanya itu. Demikian juga dengan ternak yang kita pelihara, terus saja bertambah tanpa kita sadari walau jumlahnya tetap, mengapa demikian? Karena ternak biasanya dikonsumsi atau lebih banyak diberikan sebagai buah tangan kepada orang lain.

6. Makanan yang berkecukupan.

(Ulangan 28:5) Diberkatilah bakulmu dan tempat adonanmu.

Sumber: Alkitab

Hindari standar yang terlalu tinggi terhadap makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Jika kita membayangkan sesuatu yang lebih mahal dari yang dimiliki maka rasa-rasanya kurang diberkati hari ini, sebab tidak setiap saat mengonsumsi daging. Ikan teri, ikan asin, telur, cemilan sekali pun bisa jadi lauk pauk yang menyenangkan hati (membahagiakan) asal bisa dinikmati sembari bersyukur memuji-muji Tuhan di dalam pikiran sendiri.

7. Dimana pun berada selalu beroleh keberkahan.

(Ulangan 28:6) Diberkatilah engkau pada waktu masuk dan diberkatilah engkau pada waktu keluar.

Sumber: Alkitab

Sadarilah teman bahwa anugerah Tuhan tidak hanya dapat dinilai dalam bentuk materi belaka. Jangan hanya memandang kehidupan sebatas apa yang dapat dicitrakan oleh indra saja. Sebab yang diberikan Tuhan di dalam hati tiap-tiap orang sangat melimpah-limpah dibandingkan dengan materi duniawi yang terbatas. Bukankah dimana pun kita berada atau kemana pun kita pergi, selalu ada damai dan kebahagiaan? Walau terkadang di tempat-tempat yang dituju terdapat masalah, semuanya bisa dihadapi dengan tenang dan tenteram. Sebab berbagai perkara pelik yang yang berlangsung di sekitar tidak dapat mencemarkan hati.

8. Para pengganggu akan pulang tanpa hasil.

(Ulangan 28:7) TUHAN akan membiarkan musuhmu yang maju berperang melawan engkau, terpukul kalah olehmu. Bersatu jalan mereka akan menyerangi engkau, tetapi bertujuh jalan mereka akan lari dari depanmu.

Sumber: Alkitab

Sadarilah bahwa seburuk-buruknya seorang musuh, pasti masih ada hal positif yang dapat didatangkannya dalam kehidupan kita. Jika anda seorang kristen sejati pasti memahami arti dari perkataan ini. Sebab Yesus Kristus sangat menyarankan kepada kita untuk mengasihi musuh. Para pengganggu sekali pun dapat kita ramahin sehingga mereka pergi tanpa membawa hasil apa-apa bagi tuannya.

9. Memberkati setiap usaha kita.

(Ulangan 28:8) TUHAN akan memerintahkan berkat ke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

Sumber: Alkitab

Apakah anda dapat merasakan macam berkat Tuhan dalam setiap usaha yang dilakukan? Pahamilah bahwa sekali pun ada beberapa usaha kita yang tidak berhasil, bukankah sampai sekarang kita masih dapat hidup? Jika semua usaha yang kita rencanakan berhasil berarti hidup ini terjadi sesuai keinginan kita. Akan tetapi, karena Tuhan yang bekerja atas kita maka Dialah yang menentukan usaha seperti apa yang dapat kita lakukan sampai berhasil. Sehingga dengan usaha tersebut kita bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari untuk melanjutkan hidup.

10. Tuhan menguduskan kita.

(Ulangan 28:9) TUHAN akan menetapkan engkau sebagai umat-Nya yang kudus, seperti yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepadamu, jika engkau berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, dan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya.

Sumber: Alkitab

Besar usaha Tuhan untuk menguduskan kita tetapi kitalah yang selalu saja mengotori diri sendiri. Usaha terbesar Tuhan untuk menyucikan kita adalah dengan mengorbankan Anak-Nya yang tunggal untuk menebus dosa-dosa manusia. Karya keselamatan tersebut telah menghapuskan segala dosa yang kita lakukan baik di masa lalu, masa depan maupun yang sedang kita lakukan sekarang namun tidak kita sadari. Akan tetapi, dosa yang disadari, disengaja dan direncanakan tetap akan dituai hukumannya di akhir zaman.

11. Segala bangsa segan untuk berbuat jahat pada kita.

(Ulangan 28:10) Maka segala bangsa di bumi akan melihat, bahwa nama TUHAN telah disebut atasmu, dan mereka akan takut kepadamu.

Sumber: Alkitab

Memang dalam berkat di atas, kita akan ditakuti oleh bangsa-bangsa lain. Akan tetapi, maksud dari firman tersebut bukan ketakutan yang ditimbulkan oleh kuatnya armada perang atau besarnya kekuasaan bangsa kita. Melainkan rasa takut itu merupakan keseganan dari bangsa-bangsa lain sehingga mereka tidak berlaku semena-mena. Bukankah setiap perjanjian kerja sama yang kita lakukan dengan negara lain telah memberi keuntungan kepada kita dan mereka pun selalu mematuhinya? Terkecuali jika para pemimpin kita kongkalingkong untuk mengambil keuntungan pribadi dan kelompok dari aktivitas tersebut.

12. Hidup berkelimpahan.

(Ulangan 28:11) Juga TUHAN akan melimpahi engkau dengan kebaikan dalam buah kandunganmu, dalam hasil ternakmu dan dalam hasil bumimu –di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepadamu.

Sumber: Alkitab

Hindari sikap terlalu sepele sehingga menganggap bahwa hidup kita serba pas-pasan. Sekali pun kita ngepas di satu sisi tetapi tetap saja kita beroleh kelimpah di sisi lain. Di mulai dari hujan yang selalu turun setidaknya setiap minggu sehingga setiap bak meluap-luap dengan limpahnya. Kita tidak perlu membeli air untuk mandi atau pun minum kecuali jika sumber dayanya telah dikelola oleh swasta atau pemerintah. Meski pun demikian, tanah pertanian tempat kita bekerja telah diairi secara alami hingga melimpah-limpah. Lagipula udara yang selalu segar dan sejuk yang kita nikmati, bukankah itu jumlahnya melimpah-limpah?

13. Tidak meminta pinjaman dari bangsa lain.

(Ulangan 28:12) TUHAN akan membuka bagimu perbendaharaan-Nya yang melimpah, yakni langit, untuk memberi hujan bagi tanahmu pada masanya dan memberkati segala pekerjaanmu, sehingga engkau memberi pinjaman kepada banyak bangsa, tetapi engkau sendiri tidak meminta pinjaman.

Sumber: Alkitab

Dahulu, saat kita tidak memahami rahasia perputaran kehidupan, masih suka meminjam sana-sini. Akan tetapi, setelah mengetahui bagaimana caranya membuat sumber daya yang tersedia senantiasa berputar, kita pun berdikari hampir dalam segala bidang. Lalu apa yang dipinjam bangsa lain dari Indonesia? Yap, negara lain meminjam perairan dan pelabuhan kita untuk lalu-lalang agar bisa sampai ke negara tujuannya. Bangsa lain meminjam wilayah udara kita sebagai lintasan terbang sehingga pesawat terbangnya bisa sampai ke tempat yang dituj. Kami rasa itu sudah lebih dari cukup untuk menggenapi janji Tuhan ini.

14. Menjadi pemimpin bagi diri sendiri.

(Ulangan 28:13) TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kau lakukan dengan setia,

Sumber: Alkitab

Jangan salah kaprah, lewat firman ini kita tidak dijanjikan Tuhan untuk menjadi direktur, kepala bagian, kepala dinas, kepala desa, kepala negara dan lain sebagainya. Akan tetapi, ada orang yang mengartikannya demikian lalu menjadi kecewa karena tidak dapat menggapainya. Harap dipaham bahwa janji Tuhan untuk menjadikan kita sebagai kepala berlaku bagi diri sendiri. Setiap orang kristen telah dibebaskan dari perbudakan dosa yang cenderung membuat kita semakin jahat dari waktu ke waktu. Dosa tidak lagi menguasai pikiran kita sebab kebenaran Tuhan telah membebaskan kita dari kematian kekal. Seperti ada tertulis.

Kita telah dibebaskan dari perbudakan yang sewenang-wenang lalu dianugerahkan kebebasan pribadi lepas pribadi. Bisa memilih apa yang kita sukai dan mengabaikan apa yang tidak disukai. Hanya saja, kiranya kita bisa menggunakan kebebasan memilih ini secara benar dengan menjauhi pilihan-pilihan yang kita buat dari dosa dan pelanggaran aturan yang berlaku. Bukankah saat ini kita adalah pemimpin bagi diri sendiri? Walau pun tidak bebas melakukan segala hal tetapi ada segmen tertentu di dalam kehidupan dimana kita bebas memilih.

(Yohanes 8:34) Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.

Sumber: Alkitab

15. Perlindungan Tuhan

(Bilangan 6:24) TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;

Sumber: Alkitab

Perlindungan Allahlah yang telah menyelamatkan kita sampai sekarang masih mampu bertahan hidup. Sekali pun lawan-lawan mencoba menghimpit kita tetapi kita tidak merasa terjepit. Ada orang-orang yang datang mencobai diri ini tetapi kita tidak terjebak. Banyak masalah yang mencoba menyesakkan hati tetapi kita tidak mengalami kesusahan berat karena puji-pujian bagi Allah selalu menghibur hati ini. Bukankah semuanya itu adalah bukti nyata dan bukti hidup dari perlindungan Tuhan yang perkasa?

16. Berkat perhatian.

(Bilangan 6:25) TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;

Sumber: Alkitab

Apa buktinya bahwa Allah selalu memperhatikan kita? Yap, lingkungan hidup yang dianugerahkan Tuhan adalah bukti nyata bahwa Yang Maha Mulia memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan kita dan hendak memberikannya melalui hal-hal yang ada di sekitar. Perhatian Tuhan yang tidak kalah dahsyat adalah kelegaan dan ketenteraman hati yang selalu dicurahkannya saat kita memfokuskan seluruh hidup ini hanya untuk kemuliaan nama-Nya. Kasih karunia Tuhan yang lain sangat nyata di sekeliling kita, bukankah segala sesuatu yang ada di bumi ini asalnya dari karya agung tangan Tuhan yang luar biasa? Sayang, ada-ada saja sisi kehidupan yang bisa dibelokkan oleh pemahaman manusia lalu menganggap itu sebagai kehebatannya sendiri.

17. Anugerah damai sejahtera.

(Bilangan 6:26) TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.

Sumber: Alkitab

Damai sejahtera yang daripada Allah sungguh berlimpah-limpah. Kalau tidak, mustahil kita bisa hidup sesuai pilihan yang dibuat sendiri seperti saat ini. Kita bisa kemana-mana tanpa merasa terancam oleh musuh sekali pun ada banyak pengganggu di sekitar. Hati tetap damai di tengah riuh gemuruhnya dunia ini, semuanya karena penyertaan Yang Maha Kuasa. Bahkan semua yang kita perlukan telah dicukupkan-Nya sesuai dengan apa yang kita butuhkan hari lepas hari. Kesejahteraan menjadi milik kita sekali pun tidak ada uang di tangan. Perut kita selalu kenyang dengan makanan walau pun tidak ada harta benda yang berlimpah-limpah.

+18. Dan lain sebagainya silahkan cari sendiri.

Kesimpulan

Apa pun berkat yang dijanjikan Tuhan kepada kita, Hindarilah sikap yang selalu mengarahkannya demi arogansi belaka. Apa pun yang kita inginkan jika bertujuan semata-mata demi kebanggaan duniawi agar hidup lebih unggul dari sesama membuat telinga Tuhan semakin jauh dari doa-doa yang kita panjatkan. Oleh karena itu, mulai dari sekarang jadilah pendoa yang rendah hati dan yang selalu merasa bahwa semua doa-doanya telah dijawab oleh Yang Maha Esa. Sebab dirinya mampu merasakan, melihat dan menikmati berbagai pemberian kecil-kecil yang sangat menunjang keberlangsungan hidup di bumi ini. Jadi, Bersyukurlah selalu sebab Tuhan kita maha baik dalam segala perbuatan-Nya. Bapa adalah pribadi yang tegas yang tidak membiarkan kita berjalan dalam hawa nafsu yang sering sekali sesat tetapi menuntun kita kepada jalan yang benar hingga beroleh hidup yang kekal.

Salam, Tuhan tidak pernah mengecewakan,
Kitalah yang salah kaprah menafsir firman,
Sehingga menginginkan hal-hal yang arogan,
Pandanglah hidup dalam kesederhanaan,
Sehingga mampu menikmati aspek kebenaran
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.