Konflik Batin

Berjalan Melangkah Sambil Bernyanyi Memuliakan Tuhan

Dengarkan baik-baik nada-nada yang meluap dari dalam hati secara tiba-tiba lalu ubahlah itu menjadi rohani – bernyanyi dengan bebas & jangan terikat konteks – ngeraplah untuk Tuhan! Apa yang kami tuliskan di blog ini hanya serpihan inspirasi sebagai masukan saja!

Semua yang kita lakukan ada akhirnya tetapi memuji-memuliakan Tuhan tidak pernah berakhir

Banyak aktivitas yang kita lakukan sehari-hari namun semuanya itu pasti ada waktunya untuk selesai. Mulai dari pekerjaan mengurus diri sendiri: merapikan kamar tidur, mandi, menyuci, bersolek kecil, membaca dan lain sebagainya. Ada pula pekerjaan mengurus keluarga: misalnya merapikan – membersihkan rumah, memasak ini-itu, menyuci piring – pakaian dan masih banyak lagi. Juga ada momen dimana kita menikmati hidup, yaitu makan, minum, menonton, jalan-jalan, belanja membeli yang enak menurut pemandangan panca indra dan lain sebagainya. Apa pun yang kita lakukan di dunia ini, selalu ada batasnya, menikmati hidup juga ada dosisnya: tidak setiap waktu dan tidak setiap hari. Akan tetapi, memuji-muji Tuhan tidak ada batasannya sebab bisa disisipkan di dalam berbagai aktivitas lainnya.

Sisipi semua aktivitas dengan puji-pujian kepada Tuhan agar semangat tetap berkobar

Walau pun aktivitas menyisipkan nyanyian pujian kepada Tuhan di saat melakukan kegiatan lainnya seolah sebagai yang kedua. Padahal sesungguhnya, semua itu bukan masalah siapa yang pertama atau kedua melainkan hati yang selalu tertuju kepada Tuhan adalah kuncinya. Sebab di dalam pikiran kitalah terdapat colokan kuat yang langsung terhubung dengan Sang Pencipta. Itulah yang disebut sebagai Roh Kudus yang senantiasa mewartakan dan mengarahkan kita pada hal-hal benar di dalam setiap detik yang dilalui. Jadi apa pun pekerjaan kita di dunia ini tidak bisa menjadi penghalang hubungan kita dengan Allah. Sebab pekerjaan atau kegiatan tersebut hanya menyangkut hal-hal lahiriah sedang Roh yang ada di dalam diri kita terus membara bagai perapian di musim dingin.

Segala sesuatu yang kita perbuat dengan sepenuh hati di jalan yang benar adalah pujian kepada Sang Pencipta

Jangan pernah sungkan-sungkan untuk melakukannya sebab aktivitas hati hanya kita dan Tuhanlah yang dapat memahaminya. Sedang orang-orang di sekitar bisa saja menyibukkan diri dengan pekerjaannya sendiri tanpa menyadari keberadaan kita. Sebab kita pun ada kesibukan yang lain namun masih saja memberi kesempatan untuk disusupi oleh aktivitas bernyanyi di dalam hati. Tetapi, di atas semuanya itu, perhatikan juga pekerjaan yang dilakukan seperti apa. Bila membutuhkan konsentrasi tinggi, fokus Tuhannya bisa ditunda nanti.  Jika lagi diajak komunikasi dengan teman, ladeni jugalah itu terlebih dahulu. Sebab apa pun yang kita lakukan di dunia ini asalkan dilakukan dengan sepenuh jiwa pada jalur yang benar, itu juga sudah kita lakukan demi kemuliaan nama Tuhan. Seperti ada tertulis.

(Kolose  3:23) Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Sumber: Alkitab

Manfaat memusatkan pikiran kepada Yang Maha Mulia sembari melanjutkan hidup

Sebelum menjelaskan contohnya, perlu kami ingatkan tentang betapa bermanfaatnya aktivits bernyanyi memuliakan Tuhan di dalam hati. Tentu saja termasuk dalam hal ini adalah berdoa, membaca dan merenungkan firman, dimana semuanya itu dikenal dengan istilah fokus kepada Tuhan. Khusus dalam pembahasan kali ini, kita bisa melakukannya sambil berjalan maju melintasi waktu. Entah berjalan kaki, naik motor, kendaraan roda empat, melayang di atas air dan terbang dengan sayap baja. Berikut beberapa faedahnya yang sangat nyata.

  1. Mendamaikan, membahagiakan, melegakan dan memuaskan hati.
  2. Meningkatkan kecerdasan.
  3. Meniadakan rasa kesepian.
  4. Meningkatkan kesadaran.
  5. Memaksimalkan kemampuan mengendalikan diri.
  6. Membimbing dalam kesabaran.
  7. Menghilangkan rasa takut.
  8. Melatih kewaspadaan.
  9. Melenyapkan kegelisahan.
  10. Melatih kedewasaan.
  11. Dan lain sebagainya.
Berjalan Melangkah Sambil Bernyanyi Memuliakan Tuhan

Apa yang kita alami berbeda-beda satu sama lain tetapi masih berada dalam pola yang seiras

Jalan hidup yang ditempuh oleh tiap-tiap orang berbeda satu-sama lain. Tentu saja keadaan ini sangat kuat diperoleh dari perbedaan profesi antara satu orang dengan yang lainnya. Oleh karena jalan yang kita tempuh berbeda-beda maka masalah yang dihadapi juga pasti berbeda adanya. Sekali pun demikian, pada hakekatnya kesemua soal-soal tersebut memiliki pola yang sama dengan kita hadapi sendiri. Pola tersebut bisa berupa tantangan yang melemahkan hati, menghancurkan jiwa atau ajakan untuk membanggakan diri. Oleh karena itu, mari mulai saja memuji Tuhan sambil menapaki kaki.

Puisi – Menjalani Hidup Sambil Memandang Kepada Tuhan

Langkah kaki terus bergerak,
Tak tahu apa yang ada di depan,
Hanya memandang pada satu nama,
Berharap pertolongan dari Yang Kuasa,

Tak pernah berhenti menemani,
iringi langkah kaki dalam damai.
Walau ada saja informasi,
yang datang untuk menakut-nakuti.

Hidup memang harus dilalui,
Meski pencobaan datang menghampiri,
Berharap pada Tuhan kuatkan hati,
Andalkan firman di setiap langkah kaki.

Suka-duka bergonta-ganti,
Maju-mundur hidup tak pasti,
Jangan menyerah terus berlari,
Fokus Tuhan selalu di hati.

Gunung-lembah membentang luas,
Persiapkan jiwa-raga tuk selami,
Agar tetap bersikap tulus ikhlas,
Jalani lekak-lekuk penuh energi.

Gunung-gunung masalah dijalani,
Kesesakan hati dimana-mana,
Hampir kandas tercerai-berai,
Untunglah tangan kananNya
memegang penuh cinta.

Lembah kehidupan menanti,
Orang lain membuat galau hati,
Menyebarlah fitnah, bully, benci,
Sindiran – ejekan terus mendatangi,
Hampir putus asa gelaplah mata kaki,
Untunglah Tuhan ajari rendah hati,
Menyangkal diri penuh arogansi,
Mari muliakan nama-Nya setiap hari.

Hidup ini penuh tangga-tangga,
Berjenjang-jenjang semua butuh proses,
Ajari hamba-Mu untuk bersabar,
Lewati hidup dengan tetap benar,
Walau penyesat ada dimana-mana,
Bersandar pada Tuhan dengan antusias.

Aktivitas padat menanti di depan,
Sisipi hidup dengan fokus Tuhan,
Belajarlah dalam ketekunan,
Bekerjalah dalam kepatutan,
Semua itu puji-pujian kepada Tuhan.

Seni memang indah dibaca-baca dipandangi indra, itulah hakekat karya seni yang meremajakan indra. Tetapi hati manusia punya gayanya sendiri untuk memuji-muji Tuhan. Tidak ada suatu ketetapan yang bisa mengatur-ngatur bagaimana seharusnya cara pikiran fokus kepada Tuhan. Silahkan baca dan pelajari firman yang dititipkan-Nya. Berdoalah untuk orang-orang yang kita sayangi bahkan yang tidak kita kenal. Bernyanyilah dimulai dari lagu rohani populer yang dikuasai atau lewat lagu apa pun yang anda dengar. Bila ada dorongan dari dalam hati, silahkan gubah lagu tersebut, improvisasikan dan adaptasikan menurut versi sendiri yang membuat hati terasa indah. Bahkan bila perlu, hubung-hubungkan setiap peristiwa yang dialami dengan lagu yang dinyanyikan. Lebih dari itu, dengarkan baik-baik nada-nada yang meluap dari dalam hati secara tiba-tiba lalu ubahlah itu menjadi rohani – bernyanyi dengan bebas & jangan terikat konteks – ngeraplah untuk Tuhan! Apa yang kami tuliskan di blog ini hanya serpihan inspirasi sebagai masukan saja!

Beberapa suara sumbang

Yang mungkin bisa membuat riang

lainnya.

Inspirasi atau sampah tidak ada bedanya

Salam, Pandangilah mata kaki
dengan mata kepala.
tetapi dengarlah suara Bapa,
dengan mata hati
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.