Bahagia Mudah & Harus


Banyak orang yang mungkin berpikir bahwa kebahagiaan adalah milik orang-orang kaya-raya. “Saat uang ditangan seseorang sangatlah melimpah-limpah banyaknya maka sudah pasti, ia sangatlah bahagia“: benarkan pernyataan ini? Tentu saja ada benarnya dan ada pula salahnya.

Benarlah bahwa materi memang membuat orang bahagia. Tetapi sadarilah bahwa rasa bahagianya itu hanyalah sesaat saja. Ketika kita terlalu mengeksplor kebahagiaan materi berhubung karena uang yang dimiliki juga besar maka tepat saat itu jugalah diri ini beresiko mengalami kebosanan bahkan mati rasa yang ujung-ujungnya menginginkan sesuatu yang nilainya lebih baik.

Benarlah bahwa kebahagiaan itu tidak didatangkan oleh materi sebab diluar sana masih banyak orang yang hidupnya biasa-biasa saja tetapi lebih bahagia dibandingkan dengan sekumpulan konglomerat kelas atas.

Tidak percaya kalau rakyat jelata lebih bahagia daripada para pejabat? Janganlah itu kita nilai dari materi yang mereka miliki sebab mereka hanya beruntung saja hidup di negara yang tidak mendukung keadilan sosial. Tetapi mari lihat dan amati seberapa lama waktunya didedikasikan untuk fokus kepada Tuhan? Siapa yang lebih lama, pejabat atau rakyat jelata? Lalu indikator keduanya adalah, seberapa banyak waktunya didedikasikan untuk bermanfaat bagi sesama, lebih banyak pejabat atau rakyat jelata? Dua hal ini saja sudah cukup untuk menggambarkan rasa sukacita di dalam hati manusia.

Dari yang anda temukan sampai sejauh ini, bukankah bahagia itu sangatlah mudah? Intinya adalah menjaga pikiran agar selalu aktif melakukan kebiasaan positif (salah satunya bernyanyi) sembari memproteksinya dari berbagai-bagai hal buruk seperti iri hati, kesombongan, suudzon, sungut-sungut dan lain sebagainya.

Jadi diri sendiri, pandanglah ke atas dan tujukan hidupmu untuk kebaikan hati. Miliki sikap yang kritis dan selektif dalam segala sesuatu lalu mulailah memberikan contoh yang baik ditengah masyarakat. Terakhir : BERBAHAGIALAH SENANTIASA: Bersyukur dan bernyanyi memuliakan Tuhan agar pikiran terbuka sehingga rasa senang-sukacita yang terkendali, tenang dan damai memenuhi hati hingga meluap dalam senyuman mungil di bibir masing-masing.

Kita harus berbahagia selama hidup di dunia sebab ini adalah energi positif yang siap disebarkan kepada orang lain. Bagaimana anda ingin berbuat baik kepada sesama & lingkungan sekitar ketika tidak memiliki energi (kekuatan) untuk mewujudkan semuanya itu? Jadi raihlah bahagia itu agar ekspresi anda (sikap) tetap positif kepada sesama dan lingkungan sekitar.

Iklan

Kategori: